Dari Cemas Jadi Berkah: Mengubah Stigma Bulan Safar Lewat Penyaluran ZIS BAZNAS
11/08/2026 | Penulis: Icha - Magang
Mengubah Stigma Bulan Safar
Dari Cemas Jadi Berkah di Bulan Safar
Bulan Safar merupakan salah satu bulan dalam kalender Hijriah yang sering dikaitkan dengan berbagai mitos dan anggapan kurang baik di tengah masyarakat. Sebagian orang masih meyakini bahwa Bulan Safar membawa kesialan, musibah, atau berbagai kejadian buruk.
Padahal, dalam ajaran Islam, tidak ada dasar untuk meyakini bahwa waktu atau bulan tertentu secara otomatis membawa kesialan. Setiap waktu adalah kesempatan bagi umat Islam untuk memperbanyak amal kebaikan, memperkuat kepedulian sosial, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Daripada dipenuhi rasa cemas dan kekhawatiran, Bulan Safar dapat menjadi momentum untuk memperbanyak kebaikan melalui zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Melalui penyaluran ZIS, kebaikan tidak hanya menjadi ibadah bagi muzaki dan donatur, tetapi juga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Tinggalkan Stigma, Perbanyak Kebaikan
Stigma negatif tentang Bulan Safar sebaiknya tidak membuat umat Islam takut menjalani aktivitas sehari-hari. Justru, momentum ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan keimanan dan kepedulian kepada sesama.
Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah.
Zakat merupakan kewajiban bagi umat Islam yang telah memenuhi syarat. Sementara infak dan sedekah menjadi bentuk kebaikan yang dapat dilakukan sesuai kemampuan. Ketiganya memiliki peran penting dalam membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat solidaritas sosial.
Dengan berbagi, rasa cemas dapat berubah menjadi kebermanfaatan. Harta yang dikeluarkan untuk kebaikan dapat menjadi jalan hadirnya kebahagiaan bagi orang lain.
ZIS BAZNAS Hadir untuk Masyarakat
Sebagai lembaga yang memiliki peran dalam pengelolaan zakat, BAZNAS Kota Surabaya berupaya menyalurkan dana ZIS kepada masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program.
Dana yang dihimpun dari para muzaki dan donatur dapat disalurkan untuk mendukung berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga program kemanusiaan lainnya.
Dengan pengelolaan dan penyaluran yang tepat, ZIS diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas. Bukan sekadar bantuan sesaat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat.
Hal inilah yang menjadikan zakat, infak, dan sedekah sebagai salah satu bentuk nyata kepedulian sosial.
Mengubah Cemas Menjadi Amal yang Bernilai
Ketika masyarakat memahami Bulan Safar dengan lebih baik, rasa takut terhadap berbagai mitos dapat perlahan digantikan dengan semangat melakukan amal kebaikan.
Ada banyak cara untuk mengisi Bulan Safar dengan kegiatan positif. Salah satunya adalah menyisihkan sebagian rezeki untuk membantu saudara yang membutuhkan.
Misalnya, melalui:
-
Menunaikan zakat sesuai ketentuan.
-
Bersedekah kepada masyarakat yang membutuhkan.
-
Berinfak untuk mendukung program sosial.
-
Membantu pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu.
-
Mendukung program kesehatan masyarakat.
-
Berbagi makanan kepada mereka yang membutuhkan.
-
Membantu pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Setiap kebaikan, sekecil apa pun, memiliki nilai ketika dilakukan dengan ikhlas. Karena itu, jangan biarkan mitos membuat langkah kita terhenti untuk berbuat baik.
Penyaluran ZIS Tepat Sasaran, Manfaat Lebih Luas
Kepercayaan masyarakat merupakan bagian penting dalam pengelolaan ZIS. Karena itu, penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah perlu dilakukan secara amanah dan tepat sasaran agar manfaatnya dapat dirasakan oleh penerima yang benar-benar membutuhkan.
Melalui lembaga pengelola zakat seperti BAZNAS, masyarakat dapat mengambil bagian dalam membantu sesama melalui program-program yang telah disiapkan.
ZIS yang ditunaikan oleh masyarakat kemudian dapat menjadi sumber daya untuk menghadirkan berbagai program kemanfaatan. Dari satu kebaikan, dapat lahir banyak manfaat bagi penerima.
Inilah makna berbagi yang sesungguhnya: ketika sebagian rezeki kita menjadi jalan bagi hadirnya harapan bagi orang lain.
Bulan Safar, Momentum Memperkuat Kepedulian
Bulan Safar tidak perlu dipenuhi dengan kekhawatiran terhadap mitos. Sebaliknya, jadikan bulan ini sebagai pengingat bahwa setiap hari adalah kesempatan untuk memperbanyak amal.
Daripada mengkhawatirkan sesuatu yang belum tentu terjadi, lebih baik melakukan sesuatu yang nyata dan memberikan manfaat.
Melalui ZIS BAZNAS Kota Surabaya, masyarakat dapat ikut mengambil peran dalam menghadirkan kebermanfaatan bagi sesama. Zakat, infak, dan sedekah bukan hanya tentang memberikan sebagian harta, tetapi juga tentang membangun kepedulian, memperkuat solidaritas, dan membantu menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat.
Dari Cemas Menjadi Berkah
Bulan Safar dapat dimaknai sebagai momentum untuk meninggalkan stigma dan memperbanyak kebaikan. Tidak perlu takut terhadap mitos, karena yang lebih penting adalah bagaimana kita mengisi setiap waktu dengan amal yang bermanfaat.
Mari ubah cemas menjadi berkah. Ubah keraguan menjadi kepedulian. Dan ubah sebagian rezeki menjadi manfaat melalui zakat, infak, dan sedekah bersama BAZNAS Kota Surabaya.
Karena ketika kebaikan disalurkan dengan amanah dan tepat sasaran, satu kebaikan dapat menjadi berkah bagi banyak orang.
Artikel Lainnya
Dari Pintu ke Pintu hingga Pendidikan, BAZNAS Kota Surabaya Hadir untuk Masyarakat
Zakat Penghasilan di Awal Bulan Bagian dari Perencanaan Keuangan
Tak Hanya Memberi Bantuan, Begini Cara BAZNAS Kota Surabaya Hadir untuk Masyarakat
Hari Kesaktian Pancasila 2026: BAZNAS Surabaya Hidupkan Kepedulian melalui Zakat
Menjaga Martabat Lansia Dhuafa: Program Perlindungan Sosial dan Layanan Kesehatan Terpadu BAZNAS
Dari Rumah hingga Ruang Belajar, BAZNAS Kota Surabaya Hadir Membawa Masyarakat
Ketahanan Pangan Berkelanjutan: Mengoptimalkan Dana ZIS untuk Lumbung Pangan Umat Binaan BAZNAS
Keteladanan Rasulullah dalam Merespons Musibah: Peran BAZNAS dan Dana ZIS dalam Tanggap Darurat Bencana
Menghadirkan Layanan Zakat di Tengah Perubahan Digital
Satu Bantuan, Banyak Kebutuhan: Mengapa Penyaluran ZIS Tidak Bisa Disamaratakan?
Hari Batik Nasional 2026: Lestarikan Budaya, Dukung Perajin Lokal
Ketika Rezeki yang Disisihkan Menjadi Jalan bagi Kehidupan yang Lebih Baik
Sedikit yang Kita Berikan, Besar Manfaatnya: Bersama BAZNAS Menguatkan Sesama
Meneruskan Cahaya Kepedulian di Bulan Rabiul Akhir: Zakat sebagai Pelindung Umat di Masa Bencana
Hari Jadi Jawa Timur ke-81, Momentum Wujudkan Jawa Timur Unggul, Maju, Berkelanjutan

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Surabaya.
Lihat Daftar Rekening →