WhatsApp Icon
banner
banner
banner
Statistik

Berita Terkini

BAZNAS Surabaya dan Disperinaker Rutin Gelar Uji Kompetensi SKK Konstruksi Tukang Pasang Bata
BAZNAS Surabaya dan Disperinaker Rutin Gelar Uji Kompetensi SKK Konstruksi Tukang Pasang Bata
Surabaya, 27 Agustus 2026 – BAZNAS Kota Surabaya bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya kembali menyelenggarakan Uji Kompetensi Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi Tukang Pasang Bata, Kamis (27/8/2026). Pelaksanaan periode Agustus ini diikuti oleh 25 peserta dengan melibatkan Dymo sebagai kontraktor. Uji Kompetensi SKK Konstruksi Tukang Pasang Bata merupakan program rutin yang diselenggarakan setiap bulan. Program tersebut menjadi bentuk komitmen berkelanjutan BAZNAS Kota Surabaya dan Disperinaker Surabaya dalam meningkatkan keterampilan, profesionalitas, serta daya saing tenaga kerja di sektor konstruksi. Dalam kegiatan ini, para peserta menjalani proses penilaian terhadap pengetahuan dan keterampilan dalam pekerjaan pemasangan bata. Penilaian mencakup pemahaman prosedur kerja, penggunaan peralatan, ketepatan hasil pekerjaan, serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja. Melalui tahapan tersebut, kemampuan peserta dapat dinilai berdasarkan standar kompetensi yang berlaku. Peserta yang memenuhi persyaratan diharapkan memperoleh pengakuan resmi atas keterampilan yang dimiliki sebagai tukang pasang bata. Kepemilikan SKK Konstruksi dapat menjadi nilai tambah bagi tenaga kerja ketika mencari pekerjaan maupun mengembangkan karier. Sertifikat kompetensi menjadi bukti bahwa seorang pekerja memiliki keterampilan yang terukur dan sesuai dengan kebutuhan industri konstruksi. Pelaksanaan kegiatan secara rutin setiap bulan memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat untuk mengikuti sertifikasi kompetensi. Program ini tidak hanya berorientasi pada bantuan jangka pendek, tetapi juga mendukung peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Melalui sinergi dengan Disperinaker Surabaya dan Dymo, BAZNAS Kota Surabaya berharap semakin banyak tukang pasang bata memiliki kompetensi yang diakui, profesional, dan siap bersaing di dunia kerja.
27/08/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Kota Surabaya Terima Kunjungan Kerja BAZNAS Kota Jambi
BAZNAS Kota Surabaya Terima Kunjungan Kerja BAZNAS Kota Jambi
Surabaya, 26 Agustus 2026 – BAZNAS Kota Surabaya menerima kunjungan kerja BAZNAS Kota Jambi di Kantor BAZNAS Kota Surabaya pada Rabu (26/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi pengalaman dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Rombongan BAZNAS Kota Jambi terdiri dari unsur Kesejahteraan Rakyat (Kesra), jajaran pimpinan BAZNAS Kota Jambi, serta pelaksana. Kehadiran rombongan disambut oleh jajaran BAZNAS Kota Surabaya dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat Kunjungan kerja tersebut menjadi ruang diskusi dan pertukaran informasi mengenai tata kelola kelembagaan, pengumpulan dan pendistribusian ZIS, pelayanan kepada muzaki dan mustahik, serta pengembangan berbagai program yang dilaksanakan oleh masing-masing BAZNAS daerah. Melalui pertemuan ini, BAZNAS Kota Surabaya dan BAZNAS Kota Jambi juga saling berbagi praktik baik yang dapat menjadi referensi dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dorong Tata Kelola ZIS yang Profesional BAZNAS Kota Surabaya menyambut positif kunjungan kerja tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat jejaring dan kolaborasi antarlembaga BAZNAS di daerah. Diharapkan, kunjungan kerja BAZNAS Kota Jambi ke BAZNAS Kota Surabaya dapat semakin mempererat hubungan kelembagaan serta mendorong pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang profesional, transparan, akuntabel, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
26/08/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Kota Padang Kunjungi BAZNAS Kota Surabaya untuk Kaji Tiru Pengelolaan Zakat
BAZNAS Kota Padang Kunjungi BAZNAS Kota Surabaya untuk Kaji Tiru Pengelolaan Zakat
Surabaya, 20 Agustus 2026 – BAZNAS Kota Surabaya menerima kunjungan BAZNAS Kota Padang dalam rangka silaturahim dan kaji tiru pengelolaan zakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Surabaya pada Kamis (20/8/2026). Kunjungan BAZNAS Kota Padang disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, S.T., MM., bersama seluruh pimpinan, pelaksana, dan staf BAZNAS Kota Surabaya. Rombongan BAZNAS Kota Padang terdiri dari Ketua, Wakil Ketua I, Wakil Ketua II, Wakil Ketua III, Wakil Ketua IV, Sekretaris, Kepala Bidang I, Kepala Bidang II, serta Kepala Bidang IV. Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, S.T., MM., menyambut hangat kedatangan rombongan BAZNAS Kota Padang. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dengan semangat saling berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan zakat. Kaji Tiru Pengelolaan Zakat dan Tata Kelola BAZNAS Kegiatan kaji tiru BAZNAS Kota Padang ke BAZNAS Kota Surabaya bertujuan mempererat silaturahim sekaligus menjadi ruang berbagi pengetahuan terkait tata kelola kelembagaan dan pengelolaan zakat. Dalam pertemuan tersebut, kedua lembaga berdiskusi mengenai berbagai program, sistem pengelolaan, serta pengalaman dalam menjalankan tugas penghimpunan, pendistribusian, pendayagunaan zakat, administrasi, dan pelayanan kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Surabaya dan BAZNAS Kota Padang diharapkan dapat saling mengambil praktik baik yang dapat diterapkan dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah. Kunjungan kaji tiru tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antarlembaga BAZNAS dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, akuntabel, serta memberikan manfaat yang semakin luas bagi muzaki dan mustahik.
20/08/2026 | Humas BAZNAS Surabaya

Agenda Pimpinan

Ketua BAZNAS Surabaya Hadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Pemkot Surabaya
Ketua BAZNAS Surabaya Hadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Pemkot Surabaya
Surabaya, 17 Agustus 2026 – Ketua BAZNAS Kota Surabaya turut menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Surabaya. Upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, serta bersama-sama melanjutkan perjuangan dalam membangun Indonesia yang maju dan sejahtera. Kehadiran Ketua BAZNAS Kota Surabaya dalam kegiatan tersebut juga menjadi wujud komitmen BAZNAS untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi bersama Pemerintah Kota Surabaya dalam menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kota Surabaya terus berupaya mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui program-program di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dan dakwah. Dengan semangat kemerdekaan, BAZNAS Kota Surabaya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian dan semangat berbagi. Bersama, mari melanjutkan perjuangan dengan karya dan kontribusi nyata untuk mewujudkan Surabaya yang semakin sejahtera. Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!Merdeka Bersama Zakat, Bersama Wujudkan Surabaya Sejahtera.

17-08-2026 | Humas BAZNAS Surabaya

Pimpinan BAZNAS Surabaya Hadiri Khitanan Massal Gratis bagi Anak Keluarga Kurang Mampu
Pimpinan BAZNAS Surabaya Hadiri Khitanan Massal Gratis bagi Anak Keluarga Kurang Mampu
SURABAYA, 15 Agustus 2026 — Pimpinan BAZNAS Kota Surabaya turut hadir dalam kegiatan Khitanan Massal yang digelar di Gedung Wanita Surabaya, Sabtu (15/8/2026). Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari sinergi berbagai pihak dalam memberikan manfaat kepada masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu. Khitanan massal ini merupakan hasil kolaborasi antara Dharma Wanita, BAZNAS Kota Surabaya, dan Bangga Surabaya Peduli. Sebanyak 280 anak mengikuti khitan secara gratis tanpa dipungut biaya. Mayoritas peserta berasal dari kalangan menengah ke bawah dan keluarga kurang mampu. Kehadiran program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga sekaligus memberikan pelayanan kesehatan bagi anak-anak penerima manfaat. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Surabaya memberikan dukungan berupa uang saku, bingkisan, dan tas kepada 280 anak peserta khitan. Pimpinan BAZNAS Surabaya Dorong Penguatan Kolaborasi Sosial Kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS Surabaya dalam kegiatan ini menjadi bentuk komitmen untuk memastikan program sosial yang dilaksanakan bersama dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat. Sinergi dengan Dharma Wanita dan Bangga Surabaya Peduli juga menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan manfaat zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Surabaya, Ketua PKK Kota Surabaya, jajaran pimpinan BAZNAS Kota Surabaya, pimpinan Bangga Surabaya Peduli, serta pengurus Dharma Wanita. Melalui kegiatan khitanan massal ini, BAZNAS Surabaya terus mendorong semangat kolaborasi dalam menghadirkan program yang tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Bagi BAZNAS Surabaya, setiap dukungan yang diberikan merupakan bagian dari upaya mewujudkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh para penerima manfaat. “Amanah Muzaki, Bahagia Mustahik.”

15-08-2026 | Humas BAZNAS Surabaya

Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Surabaya Tinjau Lokasi Kebakaran di Wonokromo dan Jagir Bersama BTB
Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Surabaya Tinjau Lokasi Kebakaran di Wonokromo dan Jagir Bersama BTB
SURABAYA – Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Surabaya, H. Muhammad Riduwan, S.Ag, menghadiri kegiatan survei lapangan yang dilaksanakan oleh BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kota Surabaya di lokasi kebakaran rumah di Kelurahan Wonokromo dan Kelurahan Jagir, Kecamatan Wonokromo, pada Rabu (8/7/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB tersebut bertujuan memastikan kondisi warga terdampak sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dalam menentukan langkah penanganan pascabencana. Dalam survei tersebut, H. Muhammad Riduwan, S.Ag bersama tim BTB melakukan peninjauan langsung terhadap rumah-rumah yang mengalami kerusakan akibat kebakaran. Kegiatan ini juga dihadiri oleh lurah beserta staf Kelurahan Wonokromo dan Kelurahan Jagir, relawan BTB dan peserta magang BAZNAS Kota Surabaya, pengurus RT/RW, serta warga terdampak. Hasil koordinasi lapangan menghasilkan sejumlah tindak lanjut. Untuk tiga rumah terdampak di Kelurahan Wonokromo, dua rumah akan ditangani oleh DPRKPP Kota Surabaya dan satu rumah mendapatkan dukungan dari CSR Nurul Hayat. Selain itu, BAZNAS Kota Surabaya akan memberikan bantuan zakat tunai kepada korban kebakaran sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan mendesak para penyintas. Sementara itu, pada empat rumah terdampak di Kelurahan Jagir, satu rumah akan diajukan dalam pleno pimpinan BAZNAS Kota Surabaya untuk mendapatkan bantuan melalui dana kemanusiaan. Adapun tiga rumah lainnya akan memperoleh penanganan dari DPRKPP Kota Surabaya, sedangkan pembersihan lokasi kebakaran akan dilaksanakan oleh Satgas DPRKPP paling lambat pada pekan berikutnya. Kehadiran Wakil Ketua IV dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen BAZNAS Kota Surabaya untuk memastikan setiap proses asesmen berjalan secara objektif, terkoordinasi, dan menghasilkan keputusan yang tepat bagi masyarakat terdampak. Sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, lembaga sosial, serta masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana. BAZNAS Kota Surabaya akan terus memperkuat peran BAZNAS Tanggap Bencana sebagai garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan. Melalui dukungan para muzaki yang menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Surabaya, berbagai program tanggap bencana dapat terus hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan.

08-07-2026 | Humas BAZNAS Surabaya

Berita Pendistribusian

BAZNAS Surabaya Serahkan Alat Bantu Dengar kepada Abdur Rouf - Program Kesehatan
BAZNAS Surabaya Serahkan Alat Bantu Dengar kepada Abdur Rouf - Program Kesehatan
SURABAYA – BAZNAS Surabaya kembali menyalurkan bantuan alat bantu dengar kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diberikan kepada Abdur Rouf, warga Jalan Mojo V/22, Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (9/7/2026) di Kantor Kecamatan Krembangan. Penyaluran ini merupakan bagian dari Program Kesehatan BAZNAS Surabaya yang bertujuan membantu masyarakat dengan gangguan pendengaran agar dapat beraktivitas secara lebih mandiri dan meningkatkan kualitas hidupnya. Kegiatan penyaluran dihadiri oleh relawan dan peserta magang BAZNAS Surabaya, penerima manfaat beserta keluarga, serta Tim Brilliant Hearing yang mendampingi proses penyerahan sekaligus memastikan alat bantu dengar dapat digunakan sesuai kebutuhan penerima manfaat. Bantuan alat bantu dengar merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah yang difokuskan pada peningkatan layanan kesehatan bagi mustahik. Dengan bantuan tersebut, diharapkan penerima manfaat dapat kembali mendengar dengan lebih baik sehingga komunikasi dengan keluarga maupun lingkungan sekitar menjadi lebih mudah. BAZNAS Surabaya senantiasa berupaya memastikan setiap bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan memberikan manfaat yang berkelanjutan. Oleh karena itu, proses penyaluran dilakukan melalui koordinasi dan pendampingan bersama mitra yang memiliki kompetensi di bidang alat bantu pendengaran. Program kesehatan menjadi salah satu prioritas BAZNAS Surabaya dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Melalui dukungan para muzaki, berbagai bantuan kesehatan terus dihadirkan agar masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh pelayanan yang lebih baik. BAZNAS Surabaya mengajak masyarakat untuk terus mempercayakan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Surabaya sehingga semakin banyak mustahik yang dapat merasakan manfaat dari berbagai program kemaslahatan yang dijalankan.
10/07/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Surabaya Serahkan Alat Bantu Dengar kepada Warga Kelurahan Kemayoran
BAZNAS Surabaya Serahkan Alat Bantu Dengar kepada Warga Kelurahan Kemayoran
SURABAYA – BAZNAS Kota Surabaya melaksanakan penyaluran alat bantu dengar kepada Winarti, warga Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan, pada Kamis (9/7/2026). Penyaluran berlangsung di Kantor Kecamatan Krembangan. Bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Kesehatan BAZNAS Kota Surabaya yang bertujuan membantu masyarakat yang membutuhkan alat penunjang kesehatan agar dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik. Kegiatan penyaluran dihadiri oleh Staf Kesra Kecamatan Krembangan, Staf Kesra Kelurahan Kemayoran, relawan dan peserta magang BAZNAS Kota Surabaya, serta penerima manfaat bersama anggota keluarganya. Melalui bantuan alat bantu dengar ini, BAZNAS Kota Surabaya berharap penerima manfaat dapat memperoleh kemudahan dalam berkomunikasi, meningkatkan aktivitas sosial, serta menjalani kehidupan dengan lebih mandiri. Bantuan ini juga menjadi bentuk nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzaki dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Dalam setiap proses penyaluran, BAZNAS Kota Surabaya selalu mengedepankan prinsip tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa bantuan diterima oleh masyarakat yang sesuai dengan kriteria penerima manfaat. Program bantuan kesehatan seperti penyaluran alat bantu dengar menjadi salah satu upaya BAZNAS Kota Surabaya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain memenuhi kebutuhan kesehatan, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri dan kualitas hidup penerima manfaat. BAZNAS Kota Surabaya terus mengajak masyarakat untuk memperkuat semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan dukungan para muzaki, semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat berbagai program kesehatan, pendidikan, ekonomi, kemanusiaan, dan dakwah yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kota Surabaya.
09/07/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Surabaya Serahkan Program Bedah Rumah kepada Warga Krembangan Selatan
BAZNAS Surabaya Serahkan Program Bedah Rumah kepada Warga Krembangan Selatan
SURABAYA – BAZNAS Surabaya melaksanakan penyaluran akhir Program Bedah Rumah kepada Ibu Mimtarti yang beralamat di Jalan Pekalongan Tengah 18, Kelurahan Krembangan Selatan, Kecamatan Krembangan, pada Selasa (7/7/2026). Penyaluran tersebut menjadi tahap akhir dari rangkaian pelaksanaan Program Bedah Rumah yang bertujuan membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak. Melalui program ini, dana zakat, infak, dan sedekah yang diamanahkan oleh para muzaki diwujudkan dalam bentuk hunian yang lebih aman dan nyaman bagi mustahik. Kegiatan dihadiri oleh Kasi dan Staf Kesra Kecamatan Krembangan, Lurah beserta staf Kelurahan Krembangan Selatan, relawan dan peserta magang BAZNAS Surabaya, serta pengurus RT/RW setempat. Penyaluran akhir ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara BAZNAS Surabaya dengan pemerintah daerah serta masyarakat mampu menghasilkan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan. Rumah yang telah selesai diperbaiki diharapkan dapat menunjang kesehatan, keamanan, dan kenyamanan keluarga penerima manfaat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Program Bedah Rumah merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat yang tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menghadirkan manfaat jangka panjang. Dengan kondisi rumah yang lebih baik, diharapkan penerima manfaat memiliki semangat baru untuk meningkatkan taraf hidup keluarganya. BAZNAS Surabaya senantiasa memastikan setiap program penyaluran dilakukan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel sehingga amanah para muzaki dapat memberikan dampak yang optimal bagi masyarakat. Melalui berbagai program kemanusiaan yang dijalankan, BAZNAS Surabaya terus berkomitmen menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Masyarakat pun diajak untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Surabaya agar semakin banyak mustahik yang dapat dibantu melalui berbagai program pemberdayaan dan kesejahteraan.
07/07/2026 | Humas BAZNAS Surabaya

Artikel Terbaru

Zakat sebagai Investasi Sosial: Membangun Masa Depan Umat Bersama BAZNAS Kota Surabaya
Zakat sebagai Investasi Sosial: Membangun Masa Depan Umat Bersama BAZNAS Kota Surabaya
Zakat tidak hanya menjadi kewajiban bagi setiap muslim yang telah memenuhi syarat, tetapi juga merupakan investasi sosial yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Berbeda dengan investasi pada umumnya yang berorientasi pada keuntungan materi, zakat menghadirkan nilai keberkahan karena mampu menciptakan perubahan nyata dalam kehidupan para mustahik. Melalui pengelolaan yang tepat, zakat dapat menjadi solusi untuk mengurangi kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan, serta mendorong kemandirian ekonomi umat. Di era modern, pengelolaan zakat tidak lagi sebatas memberikan bantuan konsumtif kepada masyarakat yang membutuhkan. Kini, zakat juga diarahkan untuk mendukung program-program pemberdayaan sehingga penerima manfaat memiliki kesempatan untuk meningkatkan taraf hidupnya. Bantuan modal usaha, beasiswa pendidikan, layanan kesehatan, hingga pelatihan keterampilan menjadi contoh bagaimana dana zakat dapat mengubah kehidupan seseorang menjadi lebih mandiri. Sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah, BAZNAS Kota Surabaya terus berkomitmen mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara profesional, transparan, dan akuntabel. Dana yang dihimpun dari para muzaki disalurkan melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, serta dakwah. Dengan pengelolaan yang sesuai syariat, BAZNAS memastikan setiap amanah yang diberikan masyarakat dapat memberikan manfaat secara optimal. Salah satu tujuan utama pengelolaan zakat adalah mendorong perubahan status mustahik menjadi muzaki. Hal ini diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi, seperti bantuan modal usaha, pendampingan UMKM, hingga pelatihan kewirausahaan. Dengan adanya dukungan tersebut, masyarakat yang sebelumnya menerima bantuan diharapkan mampu membangun usaha yang berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarganya. Selain aspek ekonomi, BAZNAS Kota Surabaya juga memberikan perhatian besar terhadap sektor pendidikan. Berbagai program bantuan pendidikan diberikan kepada pelajar dan mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi agar mereka tetap dapat melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita. Pendidikan menjadi salah satu investasi terbaik dalam membangun generasi yang berkualitas dan mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Di bidang kesehatan, BAZNAS turut menghadirkan berbagai bentuk bantuan, mulai dari alat kesehatan, bantuan pengobatan, hingga program layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. Kehadiran program-program tersebut menunjukkan bahwa zakat memiliki peran yang luas dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kepercayaan masyarakat menjadi modal utama dalam pengelolaan zakat. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Surabaya terus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam setiap proses penghimpunan maupun pendistribusian dana ZIS. Dengan tata kelola yang baik, masyarakat dapat menunaikan zakat dengan rasa aman dan yakin bahwa amanahnya disalurkan kepada mereka yang benar-benar berhak menerima. Melalui zakat, setiap muslim memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari perubahan sosial yang berkelanjutan. Setiap rupiah yang ditunaikan bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi modal bagi lahirnya masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera. Mari bersama BAZNAS Kota Surabaya, jadikan zakat sebagai investasi sosial yang menghadirkan keberkahan bagi diri sendiri sekaligus membawa manfaat yang luas bagi umat.
07/08/2026 | Aliya - Magang
Safar Bukan Bulan Sial: Saatnya Menebar Kebaikan Melalui Zakat dan Sedekah
Safar Bukan Bulan Sial: Saatnya Menebar Kebaikan Melalui Zakat dan Sedekah
Bulan Safar merupakan bulan kedua dalam kalender Hijriah yang sering kali diselimuti berbagai anggapan keliru di tengah masyarakat. Hingga saat ini masih ada sebagian orang yang meyakini bahwa Safar adalah bulan yang membawa kesialan sehingga mereka memilih menunda berbagai aktivitas penting, seperti memulai usaha, melangsungkan pernikahan, atau melakukan perjalanan jauh. Padahal, keyakinan tersebut tidak memiliki dasar yang kuat dalam ajaran Islam. Rasulullah SAW telah meluruskan anggapan tersebut melalui sabdanya yang diriwayatkan dalam hadis sahih, bahwa tidak ada kesialan yang melekat pada bulan tertentu. Dalam Islam, seluruh waktu yang Allah SWT ciptakan memiliki kemuliaan dan nilai yang sama sebagai kesempatan bagi manusia untuk beribadah dan memperbanyak amal saleh. Oleh karena itu, bulan Safar seharusnya tidak dipandang sebagai bulan yang perlu ditakuti, melainkan sebagai momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui berbagai bentuk ibadah dan kepedulian sosial. Menghilangkan kepercayaan terhadap mitos merupakan salah satu bentuk penguatan akidah seorang muslim. Keimanan mengajarkan bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan manusia merupakan ketetapan Allah SWT. Tidak ada satu pun bulan, hari, ataupun tempat yang mampu mendatangkan manfaat maupun mudarat tanpa izin-Nya. Karena itu, mengisi bulan Safar dengan amal kebajikan jauh lebih utama dibandingkan mempercayai berbagai mitos yang tidak memiliki landasan syariat. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan adalah memperbanyak zakat, infak, dan sedekah. Ketiga amalan tersebut memiliki peran yang sangat penting, tidak hanya dalam meningkatkan kualitas spiritual seseorang, tetapi juga dalam memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat. Ketika seseorang menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu sesama, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima, tetapi juga menghadirkan keberkahan bagi pemberinya. Di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan, masih banyak masyarakat yang membutuhkan uluran tangan. Ada keluarga yang kesulitan memenuhi kebutuhan pokok, anak-anak yang membutuhkan biaya pendidikan, pelaku usaha kecil yang memerlukan tambahan modal, hingga masyarakat yang membutuhkan bantuan kesehatan. Semua kondisi tersebut menunjukkan bahwa kepedulian sosial tetap menjadi kebutuhan yang tidak mengenal waktu maupun musim. Dalam konteks inilah, zakat menjadi instrumen penting dalam mewujudkan pemerataan kesejahteraan. Islam mengajarkan bahwa harta yang dimiliki seseorang tidak hanya mengandung hak bagi dirinya sendiri, tetapi juga terdapat hak orang lain yang harus ditunaikan melalui zakat. Sementara itu, infak dan sedekah menjadi pelengkap yang dapat dilakukan kapan saja sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang telah Allah SWT berikan. Sebagai lembaga resmi yang diberi amanah untuk mengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kota Surabaya terus berupaya menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dana ZIS yang dihimpun dari para muzaki dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel agar dapat disalurkan kepada mustahik sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Program-program yang dijalankan BAZNAS Kota Surabaya mencakup berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, hingga dakwah. Bantuan pendidikan diberikan kepada pelajar maupun mahasiswa yang membutuhkan agar mereka tetap dapat melanjutkan sekolah dan meraih cita-cita. Di bidang ekonomi, berbagai program pemberdayaan seperti bantuan modal usaha, pelatihan keterampilan, dan pendampingan UMKM terus dilakukan agar masyarakat mampu meningkatkan taraf hidupnya secara mandiri. Tidak hanya itu, BAZNAS Kota Surabaya juga aktif memberikan bantuan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan, mulai dari bantuan alat kesehatan, biaya pengobatan, hingga berbagai layanan kesehatan lainnya. Dalam bidang kemanusiaan, BAZNAS turut hadir membantu masyarakat yang terdampak bencana maupun mengalami kondisi darurat melalui penyaluran bantuan yang cepat dan tepat sasaran. Kehadiran berbagai program tersebut menjadi bukti bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, melainkan instrumen pemberdayaan yang mampu menghadirkan perubahan nyata dalam kehidupan masyarakat. Dana zakat yang dikelola dengan baik mampu mengubah mustahik menjadi pribadi yang lebih mandiri, bahkan diharapkan suatu saat dapat menjadi muzaki yang ikut membantu sesama. Momentum bulan Safar menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan kembali makna kepedulian sosial. Daripada menghabiskan waktu dengan mempercayai mitos yang belum tentu benar, lebih baik mengisi hari-hari di bulan Safar dengan memperbanyak amal kebaikan. Setiap sedekah yang diberikan, sekecil apa pun nilainya, memiliki arti besar bagi mereka yang sedang membutuhkan. Bahkan senyuman, bantuan tenaga, maupun kepedulian kepada lingkungan sekitar juga merupakan bagian dari sedekah yang dianjurkan dalam Islam. Selain memberikan manfaat bagi penerima, berbagi juga mampu menumbuhkan rasa syukur dalam diri seseorang. Ketika melihat masih banyak saudara yang hidup dalam keterbatasan, seseorang akan lebih menghargai nikmat yang telah Allah SWT berikan kepadanya. Dari rasa syukur itulah akan tumbuh semangat untuk terus berbagi dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain. Di era digital saat ini, menunaikan zakat, infak, dan sedekah juga semakin mudah. Masyarakat dapat menyalurkannya melalui berbagai layanan yang disediakan oleh BAZNAS Kota Surabaya tanpa harus datang langsung ke kantor. Kemudahan tersebut diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menunaikan kewajiban maupun memperbanyak amal kebaikan. Bulan Safar sejatinya bukanlah bulan yang harus ditakuti. Sebaliknya, bulan ini dapat menjadi awal untuk memperbaiki kualitas ibadah, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Dengan menjadikan zakat, infak, dan sedekah sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, setiap muslim turut berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih sejahtera, berkeadilan, dan penuh keberkahan. Mari jadikan bulan Safar sebagai momentum meninggalkan mitos dan memperkuat keyakinan kepada Allah SWT melalui amal nyata. Bersama BAZNAS Kota Surabaya, setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan akan menjadi jalan menghadirkan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan serta menjadi investasi amal yang pahalanya terus mengalir. Dengan semangat berbagi dan kepedulian, kita dapat mewujudkan kehidupan yang lebih harmonis, saling menguatkan, dan penuh keberkahan bagi seluruh umat.
07/08/2026 | Aliya
Maknai Kemerdekaan dengan Berbagi Bersama BAZNAS Surabaya
Maknai Kemerdekaan dengan Berbagi Bersama BAZNAS Surabaya
Bulan Agustus selalu memberikan suasana penuh semangat bagi masyarakat Indonesia. Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya sekadar mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menumbuhkan rasa persatuan, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama. Makna kemerdekaan akan terasa lebih nyata ketika seluruh elemen masyarakat dapat saling mendukung agar tidak ada yang tertinggal dalam memperoleh kehidupan yang lebih baik. Salah satu bentuk kontribusi yang dapat dilakukan adalah dengan berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah sebagai wujud kepedulian sosial. Mengisi Kemerdekaan dengan Aksi Nyata Kemerdekaan memberikan kesempatan bagi setiap warga negara untuk berkarya, beribadah, dan berkontribusi bagi lingkungan sekitar. Oleh karena itu, mengisi kemerdekaan tidak hanya dilakukan melalui berbagai perlombaan atau upacara, tetapi juga dengan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Banyak saudara kita masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan ekonomi, akses pendidikan, maupun layanan kesehatan. Kepedulian dari masyarakat menjadi salah satu langkah penting untuk membantu mereka memperoleh kesempatan hidup yang lebih baik. Peran BAZNAS Surabaya dalam Mewujudkan Kesejahteraan Sebagai lembaga resmi yang mengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Surabaya berkomitmen untuk menyelenggarakan berbagai program yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Dana yang dihimpun disalurkan secara amanah dan tepat sasaran untuk mendukung berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, kemanusiaan, hingga kegiatan dakwah. Melalui berbagai program tersebut, BAZNAS Surabaya tidak hanya memberikan bantuan sementara, tetapi juga berusaha mendorong kemandirian mustahik sehingga mereka dapat meningkatkan kualitas hidupnya secara berkelanjutan. Semangat Berbagi untuk Indonesia yang Lebih Baik Momen Hari Kemerdekaan dapat menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam membangun negeri ini. Berbagi tidak harus menunggu jumlah yang besar, karena setiap kebaikan yang diberikan dapat membawa manfaat bagi mereka yang membutuhkan. Melaksanakan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Surabaya merupakan salah satu cara untuk memperkuat semangat gotong royong sekaligus membantu menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera. Dengan pengelolaan yang profesional dan transparan, setiap amanah yang dititipkan diharapkan mampu menghadirkan perubahan positif bagi para penerima manfaat. Mari gunakan Bulan Kemerdekaan sebagai pengingat bahwa kemerdekaan tidak hanya dirasakan oleh diri sendiri, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian kepada sesama. Bersama BAZNAS Surabaya, semangat berbagi dapat menjadi langkah nyata dalam membangun Indonesia yang lebih kuat, mandiri, dan sejahtera.
06/08/2026 | Putri - Magang

BAZNAS TV