
Berita Terkini
BAZNAS Surabaya Jemput Donasi Bantuan Bencana NTT di SMPN 33 Surabaya
Surabaya, 15 September 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya melaksanakan layanan jemput donasi bantuan bencana Nusa Tenggara Timur (NTT) di SMPN 33 Surabaya Surabaya, Selasa (15/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Surabaya menerima donasi sebesar Rp8.600.000 yang dihimpun oleh keluarga besar SMPN 33 Surabaya sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat terdampak bencana di NTT.
Layanan jemput donasi merupakan bentuk kemudahan yang diberikan BAZNAS Kota Surabaya kepada masyarakat, lembaga pendidikan, komunitas, maupun berbagai pihak yang ingin menyalurkan bantuan kemanusiaan.
BAZNAS Kota Surabaya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada keluarga besar SMPN 33 Surabaya atas kepercayaan dan kepedulian yang diberikan. Donasi tersebut selanjutnya akan dikelola sesuai dengan mekanisme yang berlaku untuk mendukung penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak bencana.
Melalui sinergi dengan berbagai pihak, BAZNAS Kota Surabaya terus mendorong semangat berbagi dan gotong royong agar kepedulian masyarakat dapat memberikan manfaat bagi sesama.
15/09/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Surabaya Jemput Donasi Bantuan Bencana NTT di SMPN 57 Surabaya
Surabaya, 15 September 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya melaksanakan layanan jemput donasi bantuan bencana Nusa Tenggara Timur (NTT) di SMPN 57 Surabaya Surabaya, Selasa (15/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Surabaya menerima donasi sebesar Rp2.917.000 yang dihimpun oleh keluarga besar SMPN 57 Surabaya sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat terdampak bencana di NTT.
Layanan jemput donasi merupakan bentuk kemudahan yang diberikan BAZNAS Kota Surabaya kepada masyarakat, lembaga pendidikan, komunitas, maupun berbagai pihak yang ingin menyalurkan bantuan kemanusiaan.
BAZNAS Kota Surabaya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada keluarga besar SMPN 57 Surabaya atas kepercayaan dan kepedulian yang diberikan. Donasi tersebut selanjutnya akan dikelola sesuai dengan mekanisme yang berlaku untuk mendukung penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak bencana.
Melalui sinergi dengan berbagai pihak, BAZNAS Kota Surabaya terus mendorong semangat berbagi dan gotong royong agar kepedulian masyarakat dapat memberikan manfaat bagi sesama.
15/09/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Surabaya Jemput Donasi Bantuan Bencana NTT di SDN Petemon 10 Surabaya
Surabaya, 14 September 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya melaksanakan layanan jemput donasi bantuan bencana Nusa Tenggara Timur (NTT) di SDN Petemon 10 Surabaya Surabaya, Rabu (14/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Surabaya menerima donasi sebesar Rp3.845.000 yang dihimpun oleh keluarga besar SDN Petemon 10 Surabaya sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat terdampak bencana di NTT.
Layanan jemput donasi merupakan bentuk kemudahan yang diberikan BAZNAS Kota Surabaya kepada masyarakat, lembaga pendidikan, komunitas, maupun berbagai pihak yang ingin menyalurkan bantuan kemanusiaan.
BAZNAS Kota Surabaya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada keluarga besar SDN Petemon 10 Surabaya atas kepercayaan dan kepedulian yang diberikan. Donasi tersebut selanjutnya akan dikelola sesuai dengan mekanisme yang berlaku untuk mendukung penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak bencana.
Melalui sinergi dengan berbagai pihak, BAZNAS Kota Surabaya terus mendorong semangat berbagi dan gotong royong agar kepedulian masyarakat dapat memberikan manfaat bagi sesama.
14/09/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Agenda Pimpinan

Wakil Ketua IV Hadiri Uji Kompetensi SKK Konstruksi Tukang Pasang Bata
Surabaya, 27 Agustus 2026 – Pimpinan BAZNAS Kota Surabaya, H. Muhammad Riduwan, S.M., menghadiri Uji Kompetensi Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi Tukang Pasang Bata yang diikuti oleh 25 peserta, Kamis (27/8/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama BAZNAS Kota Surabaya dengan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya serta melibatkan Dymo sebagai kontraktor.
Uji Kompetensi SKK Konstruksi Tukang Pasang Bata merupakan program rutin yang diselenggarakan setiap bulan. Kehadiran H. Muhammad Riduwan menjadi bagian dari agenda pimpinan untuk memastikan program peningkatan kompetensi tenaga kerja berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam agenda tersebut, H. Muhammad Riduwan meninjau rangkaian uji kompetensi yang dijalani para peserta. Proses penilaian meliputi pengetahuan dasar konstruksi, keterampilan pemasangan bata, penggunaan peralatan, ketepatan hasil pekerjaan, serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja.
Sertifikasi kompetensi memiliki peran penting dalam meningkatkan profesionalitas tenaga kerja konstruksi. Pengalaman kerja yang dimiliki para peserta perlu didukung dengan bukti kompetensi resmi agar kemampuan mereka semakin diakui oleh perusahaan dan pengguna jasa.
Pelaksanaan program secara rutin setiap bulan menunjukkan komitmen BAZNAS Kota Surabaya dalam menghadirkan pemberdayaan yang berkelanjutan. Masyarakat tidak hanya memperoleh dukungan, tetapi juga kesempatan untuk meningkatkan keterampilan serta mendapatkan pengakuan profesi sebagai bekal memasuki dunia kerja.
Sinergi antara BAZNAS Kota Surabaya, Disperinaker Surabaya, dan Dymo diharapkan membuka kesempatan bagi lebih banyak tenaga kerja untuk mengikuti sertifikasi pada periode berikutnya.
Melalui kegiatan tersebut, H. Muhammad Riduwan mendorong para peserta agar terus meningkatkan kualitas, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam bekerja. Program ini diharapkan mampu melahirkan tukang pasang bata yang kompeten, profesional, mandiri, dan berdaya saing.
27-08-2026 | Humas BAZNAS Surabaya

Ketua BAZNAS Surabaya Hadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Pemkot Surabaya
Surabaya, 17 Agustus 2026 – Ketua BAZNAS Kota Surabaya turut menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Surabaya.
Upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, serta bersama-sama melanjutkan perjuangan dalam membangun Indonesia yang maju dan sejahtera.
Kehadiran Ketua BAZNAS Kota Surabaya dalam kegiatan tersebut juga menjadi wujud komitmen BAZNAS untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi bersama Pemerintah Kota Surabaya dalam menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kota Surabaya terus berupaya mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui program-program di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dan dakwah.
Dengan semangat kemerdekaan, BAZNAS Kota Surabaya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian dan semangat berbagi. Bersama, mari melanjutkan perjuangan dengan karya dan kontribusi nyata untuk mewujudkan Surabaya yang semakin sejahtera.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!Merdeka Bersama Zakat, Bersama Wujudkan Surabaya Sejahtera.
17-08-2026 | Humas BAZNAS Surabaya

Pimpinan BAZNAS Surabaya Hadiri Khitanan Massal Gratis bagi Anak Keluarga Kurang Mampu
SURABAYA, 15 Agustus 2026 — Pimpinan BAZNAS Kota Surabaya turut hadir dalam kegiatan Khitanan Massal yang digelar di Gedung Wanita Surabaya, Sabtu (15/8/2026). Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari sinergi berbagai pihak dalam memberikan manfaat kepada masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu.
Khitanan massal ini merupakan hasil kolaborasi antara Dharma Wanita, BAZNAS Kota Surabaya, dan Bangga Surabaya Peduli. Sebanyak 280 anak mengikuti khitan secara gratis tanpa dipungut biaya.
Mayoritas peserta berasal dari kalangan menengah ke bawah dan keluarga kurang mampu. Kehadiran program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga sekaligus memberikan pelayanan kesehatan bagi anak-anak penerima manfaat.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Surabaya memberikan dukungan berupa uang saku, bingkisan, dan tas kepada 280 anak peserta khitan.
Pimpinan BAZNAS Surabaya Dorong Penguatan Kolaborasi Sosial
Kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS Surabaya dalam kegiatan ini menjadi bentuk komitmen untuk memastikan program sosial yang dilaksanakan bersama dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
Sinergi dengan Dharma Wanita dan Bangga Surabaya Peduli juga menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan manfaat zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Surabaya, Ketua PKK Kota Surabaya, jajaran pimpinan BAZNAS Kota Surabaya, pimpinan Bangga Surabaya Peduli, serta pengurus Dharma Wanita.
Melalui kegiatan khitanan massal ini, BAZNAS Surabaya terus mendorong semangat kolaborasi dalam menghadirkan program yang tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Bagi BAZNAS Surabaya, setiap dukungan yang diberikan merupakan bagian dari upaya mewujudkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh para penerima manfaat.
“Amanah Muzaki, Bahagia Mustahik.”
15-08-2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Berita Pendistribusian

BAZNAS Surabaya Salurkan Bantuan untuk Dukung Khitanan Massal
SURABAYA, 15 Agustus 2026 — BAZNAS Kota Surabaya kembali menyalurkan manfaat kepada masyarakat melalui dukungan dalam kegiatan Khitanan Massal yang berlangsung di Gedung Wanita Surabaya, Sabtu (15/8/2026).
Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi BAZNAS Kota Surabaya bersama Dharma Wanita dan Bangga Surabaya Peduli dalam menghadirkan layanan sosial bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Dalam kegiatan ini, BAZNAS Surabaya menyalurkan bantuan berupa uang saku, bingkisan, dan tas kepada para peserta khitanan massal. Selain mendapatkan bantuan, para peserta juga memperoleh layanan khitan secara gratis tanpa dipungut biaya.
Program tersebut ditujukan terutama bagi anak-anak dari keluarga menengah ke bawah dan masyarakat yang membutuhkan. Melalui penyaluran ini, BAZNAS Surabaya berupaya membantu meringankan beban keluarga sekaligus memberikan kebahagiaan kepada anak-anak penerima manfaat.
BAZNAS Surabaya Perkuat Penyaluran Manfaat kepada Masyarakat
Pimpinan BAZNAS Kota Surabaya turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama sejumlah tamu undangan, di antaranya Wali Kota Surabaya, Ketua PKK Kota Surabaya, pimpinan Bangga Surabaya Peduli, serta jajaran pengurus Dharma Wanita.
Kehadiran BAZNAS Surabaya dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen untuk memastikan zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dapat disalurkan dalam bentuk program yang memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
Kolaborasi tersebut juga menunjukkan pentingnya sinergi antara lembaga pengelola zakat dan berbagai pihak dalam memperluas jangkauan penyaluran manfaat, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui berbagai program penyaluran, BAZNAS Kota Surabaya terus berupaya menghadirkan manfaat yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
Amanah Muzaki, Bahagia Mustahik.
15/08/2026 | Humas BAZNAS Surabaya

BAZNAS Surabaya Serahkan Alat Bantu Dengar kepada Abdur Rouf - Program Kesehatan
SURABAYA – BAZNAS Surabaya kembali menyalurkan bantuan alat bantu dengar kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diberikan kepada Abdur Rouf, warga Jalan Mojo V/22, Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (9/7/2026) di Kantor Kecamatan Krembangan.
Penyaluran ini merupakan bagian dari Program Kesehatan BAZNAS Surabaya yang bertujuan membantu masyarakat dengan gangguan pendengaran agar dapat beraktivitas secara lebih mandiri dan meningkatkan kualitas hidupnya.
Kegiatan penyaluran dihadiri oleh relawan dan peserta magang BAZNAS Surabaya, penerima manfaat beserta keluarga, serta Tim Brilliant Hearing yang mendampingi proses penyerahan sekaligus memastikan alat bantu dengar dapat digunakan sesuai kebutuhan penerima manfaat.
Bantuan alat bantu dengar merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah yang difokuskan pada peningkatan layanan kesehatan bagi mustahik. Dengan bantuan tersebut, diharapkan penerima manfaat dapat kembali mendengar dengan lebih baik sehingga komunikasi dengan keluarga maupun lingkungan sekitar menjadi lebih mudah.
BAZNAS Surabaya senantiasa berupaya memastikan setiap bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan memberikan manfaat yang berkelanjutan. Oleh karena itu, proses penyaluran dilakukan melalui koordinasi dan pendampingan bersama mitra yang memiliki kompetensi di bidang alat bantu pendengaran.
Program kesehatan menjadi salah satu prioritas BAZNAS Surabaya dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Melalui dukungan para muzaki, berbagai bantuan kesehatan terus dihadirkan agar masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh pelayanan yang lebih baik.
BAZNAS Surabaya mengajak masyarakat untuk terus mempercayakan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Surabaya sehingga semakin banyak mustahik yang dapat merasakan manfaat dari berbagai program kemaslahatan yang dijalankan.
10/07/2026 | Humas BAZNAS Surabaya

BAZNAS Surabaya Serahkan Alat Bantu Dengar kepada Warga Kelurahan Kemayoran
SURABAYA – BAZNAS Kota Surabaya melaksanakan penyaluran alat bantu dengar kepada Winarti, warga Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan, pada Kamis (9/7/2026). Penyaluran berlangsung di Kantor Kecamatan Krembangan. Bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Kesehatan BAZNAS Kota Surabaya yang bertujuan membantu masyarakat yang membutuhkan alat penunjang kesehatan agar dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik.
Kegiatan penyaluran dihadiri oleh Staf Kesra Kecamatan Krembangan, Staf Kesra Kelurahan Kemayoran, relawan dan peserta magang BAZNAS Kota Surabaya, serta penerima manfaat bersama anggota keluarganya.
Melalui bantuan alat bantu dengar ini, BAZNAS Kota Surabaya berharap penerima manfaat dapat memperoleh kemudahan dalam berkomunikasi, meningkatkan aktivitas sosial, serta menjalani kehidupan dengan lebih mandiri. Bantuan ini juga menjadi bentuk nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzaki dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dalam setiap proses penyaluran, BAZNAS Kota Surabaya selalu mengedepankan prinsip tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa bantuan diterima oleh masyarakat yang sesuai dengan kriteria penerima manfaat.
Program bantuan kesehatan seperti penyaluran alat bantu dengar menjadi salah satu upaya BAZNAS Kota Surabaya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain memenuhi kebutuhan kesehatan, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri dan kualitas hidup penerima manfaat.
BAZNAS Kota Surabaya terus mengajak masyarakat untuk memperkuat semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan dukungan para muzaki, semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat berbagai program kesehatan, pendidikan, ekonomi, kemanusiaan, dan dakwah yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kota Surabaya.
09/07/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Artikel Terbaru
Kemana Dana Zakat Disalurkan? Mengenal Peran BAZNAS Kota Surabaya
Pernahkah terpikir, ke mana dana zakat yang kita tunaikan disalurkan setelah diterima oleh lembaga pengelola zakat?
Bagi muzaki, menunaikan zakat merupakan bentuk kewajiban sekaligus kepedulian kepada sesama. Namun, prosesnya tidak berhenti ketika zakat diterima. Dana yang dihimpun perlu dikelola dan disalurkan sesuai dengan ketentuan syariat serta sasaran penerima yang berhak. Di Kota Surabaya, BAZNAS Kota Surabaya menjadi salah satu lembaga yang menjalankan fungsi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Melalui berbagai program, dana ZIS disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pemberdayaan mustahik.
Dari Muzaki, Dikelola untuk Masyarakat yang Berhak
Zakat yang ditunaikan oleh masyarakat tidak dapat disalurkan secara sembarangan. Dalam Islam, terdapat ketentuan mengenai golongan yang berhak menerima zakat atau disebut asnaf. Surah At-Taubah ayat 60 menyebutkan delapan golongan penerima zakat, yaitu fakir, miskin, amil, mualaf, riqab, gharimin, fisabilillah, dan ibnu sabil. Ketentuan tersebut menjadi salah satu dasar dalam menentukan sasaran pendistribusian zakat. BAZNAS Kota Surabaya juga menjelaskan bahwa penyaluran zakat dilakukan dengan memperhatikan ketentuan asnaf. Dengan demikian, pengelolaan zakat membutuhkan proses yang terarah agar dana yang dihimpun dapat diberikan kepada pihak yang sesuai dengan ketentuan.
Bagaimana Dana Zakat Dikelola?
Secara sederhana, perjalanan dana zakat dapat dipahami melalui beberapa tahapan, mulai dari penghimpunan dana dari muzaki, pengelolaan oleh lembaga amil, hingga pendistribusian dan pendayagunaan kepada mustahik. Pada tahap pendistribusian, bantuan dapat diberikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang membutuhkan. Sementara itu, pendayagunaan dapat diarahkan pada program yang bertujuan membantu mustahik agar memiliki kemampuan untuk berkembang dan lebih mandiri. BAZNAS Kota Surabaya mempublikasikan berbagai bentuk pendistribusian dan pendayagunaan ZIS, termasuk bantuan untuk kebutuhan dasar, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi.
Lima Pilar Program BAZNAS Kota Surabaya
Dalam menjalankan programnya, BAZNAS Kota Surabaya memiliki lima pilar utama, yaitu Surabaya Cerdas, Surabaya Sehat, Surabaya Berdaya, Surabaya Sigap, dan Surabaya Berdakwah. Kelima pilar tersebut mencakup bidang kebutuhan yang berbeda di masyarakat.
Surabaya Cerdas
Pilar Surabaya Cerdas berfokus pada bidang pendidikan. Programnya mencakup bantuan pendidikan dan beasiswa serta dukungan lain yang berkaitan dengan kebutuhan pendidikan masyarakat. Melalui pilar ini, dana ZIS dapat diarahkan untuk membantu mustahik yang menghadapi keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan pendidikan.
Surabaya Sehat
Surabaya Sehat merupakan pilar yang bergerak di bidang kesehatan. BAZNAS Kota Surabaya mempublikasikan adanya bantuan kesehatan dan pengobatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Dukungan tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dana ZIS untuk membantu mustahik dalam memenuhi kebutuhan kesehatan.
Surabaya Berdaya
Tidak semua bantuan harus berbentuk bantuan konsumtif. Melalui Surabaya Berdaya, BAZNAS Kota Surabaya mengembangkan program pemberdayaan ekonomi, antara lain melalui bantuan usaha, modal, alat kerja, pelatihan, dan pendampingan.
Pendekatan tersebut diarahkan untuk mendukung mustahik yang memiliki potensi untuk mengembangkan aktivitas ekonominya.
Surabaya Sigap
Surabaya Sigap berfokus pada respons kemanusiaan, termasuk bantuan ketika terjadi kondisi darurat dan bencana. Dalam situasi tertentu, masyarakat membutuhkan bantuan yang dapat diberikan dengan cepat. Pilar ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kota Surabaya dalam merespons kebutuhan tersebut.
Surabaya Berdakwah
Pilar Surabaya Berdakwah berkaitan dengan penguatan nilai-nilai keislaman dan kegiatan dakwah. Pilar ini melengkapi bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, serta kemanusiaan yang menjadi bagian dari program BAZNAS Kota Surabaya.
Tidak Semua Bantuan Berbentuk Uang
Ketika mendengar kata “penyaluran zakat”, sebagian orang mungkin membayangkan bantuan berupa uang tunai. Padahal, pemanfaatan dana ZIS dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk sesuai dengan kebutuhan dan program. BAZNAS Kota Surabaya, misalnya, mencatat bentuk bantuan berupa kebutuhan pokok, alat bantu kesehatan, bantuan pendidikan, hingga dukungan untuk usaha dan alat kerja. Artinya, manfaat dana ZIS dapat hadir dalam bentuk yang berbeda-beda sesuai dengan kondisi dan kebutuhan penerima.
Mengapa Ketepatan Sasaran Penting?
Dana zakat merupakan amanah yang harus dikelola sesuai ketentuan. Karena itu, ketepatan sasaran menjadi bagian penting dalam proses pendistribusiannya. Penyaluran yang memperhatikan ketentuan asnaf membantu memastikan bahwa zakat diberikan kepada pihak yang memang termasuk dalam golongan penerima. Selain itu, pengelolaan yang terarah juga membantu lembaga menentukan bentuk bantuan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Bagi muzaki, hal ini menjadi alasan penting untuk memahami bagaimana zakat dikelola dan memilih lembaga pengelola zakat yang memiliki sistem pengelolaan yang jelas.
Zakat yang Ditunaikan, Manfaat yang Diteruskan
Menunaikan zakat merupakan kewajiban bagi umat Islam yang telah memenuhi ketentuannya. Setelah zakat ditunaikan, dana tersebut kemudian dikelola agar dapat sampai kepada pihak yang berhak sesuai dengan ketentuan. Di Kota Surabaya, BAZNAS menjalankan pengelolaan ZIS melalui berbagai bidang program yang mencakup pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, kemanusiaan, dan dakwah.
Dengan memahami proses tersebut, masyarakat dapat melihat bahwa zakat bukan sekadar kewajiban yang selesai ketika pembayaran dilakukan. Di balik setiap zakat yang ditunaikan terdapat proses pengelolaan dan penyaluran agar dana tersebut dapat memberikan manfaat kepada masyarakat yang menjadi sasaran.
Dari muzaki, dikelola dengan amanah, dan disalurkan kepada mereka yang berhak. Karena setiap zakat yang ditunaikan membawa amanah untuk terus menjadi manfaat.
16/09/2026 | Sabriana - Magang
ZAKAT SAHAM DAN ASET DIGITAL: TANTANGAN SERTA PELUANG OPTIMALISASI LITERASI KEUANGAN SYARIAH
Perkembangan Instrumen Keuangan di Era Digital Perkembangan teknologi finansial telah mengubah lanskap investasi secara signifikan. Jika dahulu portofolio investasi masyarakat didominasi oleh aset fisik seperti tanah, emas, atau properti, kini instrumen berbasis digital seperti saham syariah, reksa dana, hingga instrumen crypto asset yang memenuhi kriteria syariah semakin diminati. Fenomena ini terutama digerakkan oleh generasi muda yang makin fasih bertransaksi di pasar modal dan platform digital.
Pergeseran pola investasi ini membawa konsekuensi pada mekanisme ibadah harta. Kepemilikan atas instrumen finansial modern melahirkan kewajiban zakat atas aset-aset tersebut apabila telah memenuhi ketentuan fikih, baik dari segi kecukupan nisab maupun kriteria masa kepemilikan (haul).
Tantangan Perhitungan dan Pemahaman Fikih Kontemporer Meskipun potensi zakat saham dan aset digital sangat besar, implementasinya di lapangan masih menghadapi berbagai tantangan mendasar. Salah satu kendala utama adalah dinamika fluktuasi harga pasar (volatilitas) yang sangat tinggi pada instrumen finansial digital. Hal ini sering kali membingungkan muzaki dalam menentukan nilai wajar (fair value) aset saat menghitung kewajiban zakatnya.
Selain itu, masih terdapat ketimpangan pemahaman fikih muamalah kontemporer di tengah masyarakat. Banyak investor muslim yang belum memahami secara menyeluruh kapan suatu aset digital dikategorikan sebagai zakat tradeable assets (barang dagangan/komoditas) atau capital gains yang berwajib zakat. Keterbatasan literasi ini menyebabkan potensi penerimaan zakat dari sektor investasi modern belum tergarap secara maksimal.
Peluang Optimalisasi Literasi Keuangan Syariah Di balik tantangan yang ada, maraknya investasi digital justru menjadi momentum emas untuk mengakselerasi literasi keuangan syariah. Isu zakat saham dan aset digital dapat dijadikan pintu masuk untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya manajemen keuangan berbasis nilai-nilai Islami.
Integrasi antara edukasi investasi syariah dan kesadaran zakat menciptakan sinergi yang saling menguatkan. Investor tidak hanya didorong untuk mengejar imbal hasil (return) finansial semata, tetapi juga diajak untuk menjaga keberkahan harta melalui penyerahan zakat atas keuntungan dan kapitalisasi aset yang mereka miliki.
Peran Lembaga Pengelola Zakat dan Inovasi Teknologi Untuk mengoptimalkan potensi ini, lembaga pengelola zakat resmi seperti BAZNAS memegang peranan yang sangat strategis. Penyediaan kalkulator zakat saham otomatis, fitur integrasi langsung (API) dengan aplikasi sekuritas, hingga penyusunan panduan edukasi yang rinci merupakan langkah nyata untuk memudahkan para investor menunaikan kewajibannya.
Kolaborasi antara regulator, pasar modal syariah, platform finansial digital, dan lembaga amil zakat akan menciptakan ekosistem inklusi keuangan yang solid. Pengelolaan dana zakat investasi yang dihimpun secara profesional kemudian disalurkan untuk program-program produktif yang memberi manfaat nyata bagi para mustahik.
Mewujudkan Keberkahan Investasi Modern Investasi pada instrumen saham dan aset digital bukan sekadar upaya memperkuat ketahanan finansial pribadi, melainkan juga sarana untuk berkontribusi pada pembangunan ekonomi umat.
Dengan meningkatkan literasi keuangan syariah serta memahami tata cara penyaluran zakat saham dan aset digital secara tepat, kita dapat memastikan bahwa kemajuan teknologi finansial yang kita nikmati senantiasa berbanding lurus dengan peningkatan empati sosial dan keberkahan harta.
16/09/2026 | Rosita - Magang
Berbagi Tanpa Menunggu Sisa: Mengapa Kebaikan Perlu Direncanakan?
Setiap menerima penghasilan, kita biasanya sudah punya banyak rencana. Ada kebutuhan rumah yang harus dipenuhi, tagihan yang perlu dibayar, biaya transportasi, sampai keinginan pribadi yang ingin diwujudkan.
Karena banyaknya kebutuhan, berbagi terkadang justru diletakkan paling akhir. Kita menunggu sampai semua kebutuhan selesai, kemudian baru berpikir, “Kalau masih ada sisa, mungkin bisa disedekahkan.”
Padahal, kalau terus menunggu sisa, niat untuk berbagi bisa saja selalu tertunda.
Berbagi Tidak Harus Menunggu Rezeki Berlebih
Berbagi bukan tentang seberapa banyak yang kita punya, tetapi tentang kemauan untuk menyisihkan sebagian dari apa yang kita terima.
Kita bisa mulai dengan cara sederhana. Saat menerima penghasilan, tentukan sejak awal bagian yang akan digunakan untuk kebutuhan, disimpan untuk keperluan mendatang, dan disalurkan untuk kebaikan.
Dengan cara ini, berbagi tidak lagi bergantung pada ada atau tidaknya uang yang tersisa. Kebaikan sudah menjadi bagian dari rencana kita.
Tentu, kemampuan setiap orang berbeda. Karena itu, tidak perlu membandingkan jumlah yang diberikan dengan orang lain. Yang penting adalah menyesuaikan dengan kemampuan dan melakukannya dengan niat yang baik.
Zakat, Infak, dan Sedekah sebagai Bentuk Kepedulian
Dalam Islam, berbagi memiliki berbagai bentuk. Ada zakat yang wajib ditunaikan oleh mereka yang telah memenuhi syarat, serta infak dan sedekah yang dapat dilakukan sesuai kemampuan.
Ketika kebiasaan ini mulai dibangun, kita tidak hanya belajar mengatur rezeki, tetapi juga belajar untuk lebih peka terhadap kondisi orang lain.
Sebagian rezeki yang kita sisihkan mungkin terlihat kecil bagi kita. Namun, ketika dikelola dan disalurkan dengan tepat, rezeki tersebut dapat menjadi bantuan yang berarti bagi masyarakat yang membutuhkan.
BAZNAS Kota Surabaya Menghubungkan Kebaikan dengan Manfaat
Menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga pengelola zakat dapat menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang ingin berbagi secara terarah.
BAZNAS Kota Surabaya menjadi bagian dari upaya menghimpun dan mengelola dana zakat, infak, dan sedekah untuk kemudian disalurkan melalui berbagai program yang memberikan manfaat kepada masyarakat.
Dari sinilah sebuah kebaikan bisa berjalan lebih jauh. Rezeki yang disisihkan oleh seseorang dapat menjadi bagian dari manfaat yang dirasakan oleh orang lain.
Mulai dari Sekarang, Tidak Perlu Menunggu Sisa
Berbagi tidak harus menunggu akhir bulan. Tidak harus menunggu memiliki banyak uang. Dan tidak harus menunggu sampai semua kebutuhan pribadi terpenuhi.
Kita bisa memulainya dari sekarang dengan menyisihkan sebagian rezeki sesuai kemampuan.
Sebab, ketika berbagi sudah masuk dalam rencana, kita tidak hanya mengatur bagaimana rezeki digunakan untuk diri sendiri, tetapi juga memberi ruang bagi orang lain untuk merasakan manfaatnya.
Jadi, bulan ini jangan hanya menyisakan rezeki untuk berbagi. Cobalah menyisihkan rezeki sejak awal, karena kebaikan yang direncanakan lebih mudah untuk diwujudkan.
16/09/2026 | Cyntia - Magang
BAZNAS TV
Langkah baru Jian Asyagaf - Bantuan Kaki Palsu BAZNAS Kota Surabaya
Penulis: Abraham Adimukti
Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Mustahik di Sumberrejo Pakal
Penulis: Abraham Adimukti



