Berita Terkini
BAZNAS Surabaya dan Kejari Tanjung Perak Teken MoU Penguatan Pengelolaan ZIS
Surabaya, 5 Maret 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai langkah strategis dalam memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Kegiatan tersebut digelar di Hotel Khas Ampel Surabaya, Rabu (5/3).
Penandatanganan MoU ini dihadiri oleh seluruh pimpinan, pelaksana, dan staf BAZNAS Kota Surabaya serta jajaran pimpinan dan pegawai Kejari Tanjung Perak Surabaya. Turut hadir pula perwakilan Bapemkesra Kota Surabaya, Ibu Evi, serta para penerima manfaat bantuan sosial.
Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, S.T., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen dalam memastikan pengelolaan zakat berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan syariah serta regulasi negara.
“Dengan adanya MoU ini merupakan langkah komitmen kami dalam pengelolaan ZIS dengan prinsip 3 Aman, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa selama periode kepemimpinan saat ini, BAZNAS Kota Surabaya terus melakukan berbagai percepatan dalam penguatan kelembagaan.
“Dalam perjalanan periode pertama ini kami banyak melakukan percepatan, baik dari sistem penguatan kelembagaan maupun peningkatan kompetensi pimpinan dan amil pelaksana yang telah tersertifikasi,” tambahnya.
Melalui kerja sama ini diharapkan sinergi antara BAZNAS Kota Surabaya dan Kejari Tanjung Perak dapat semakin memperkuat tata kelola zakat yang akuntabel serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
05/03/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Kejari Tanjung Perak Nyatakan Komitmen Berzakat Melalui BAZNAS Surabaya
Surabaya, 5 Maret 2026 – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya menyatakan komitmennya untuk menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan penandatanganan nota kesepahaman antara kedua lembaga yang digelar di Hotel Khas Ampel Surabaya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan dan staf Kejari Tanjung Perak Surabaya serta pimpinan, pelaksana, dan staf BAZNAS Kota Surabaya. Turut hadir pula perwakilan Bapemkesra Kota Surabaya dan masyarakat penerima manfaat program sosial.
Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya, Darwis Burhansyah, S.H., M.H., dalam sambutannya mengajak seluruh jajaran pegawai untuk menyalurkan zakat melalui BAZNAS Kota Surabaya sebagai lembaga resmi pengelola zakat.
“Saya sampaikan kepada seluruh staf, jika ingin masuk surga maka kita harus merapat kepada BAZNAS Kota Surabaya,” ujarnya.
Menurutnya, BAZNAS merupakan lembaga yang memiliki kredibilitas serta sistem pengelolaan zakat yang terpercaya dan profesional. Oleh karena itu, pihaknya mendorong seluruh pegawai di lingkungan Kejari Tanjung Perak untuk turut berpartisipasi dalam gerakan zakat melalui BAZNAS.
Dengan adanya komitmen ini, diharapkan potensi zakat dari kalangan aparatur negara dapat semakin optimal dalam membantu masyarakat yang membutuhkan serta mendukung program pemberdayaan ekonomi umat di Kota Surabaya.
05/03/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Jaga Kepercayaan Publik, BAZNAS RI Perkuat Sistem Pengawasan Berlapis yang Transparan dan Akuntabel
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat tata kelola kelembagaan melalui penerapan sistem pengawasan berlapis yang transparan dan akuntabel. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menjaga amanah umat serta memastikan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) berjalan sesuai koridor syariat dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad, menegaskan bahwa transparansi menjadi fondasi utama dalam menjalankan mandat pengelolaan dana umat. Menurutnya, seluruh operasional BAZNAS berada dalam sistem pengawasan yang ketat dan terstruktur.
“BAZNAS dalam menjalankan tugasnya berada dalam sistem pengawasan berlapis sesuai Undang-Undang, termasuk pengawasan syariah, audit internal, audit eksternal, serta pengawasan oleh otoritas terkait,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (26/2/2026).
Ia juga mengapresiasi pernyataan Menteri Agama RI terkait penguatan fungsi pengawasan BAZNAS. Hal tersebut dinilai sejalan dengan aspirasi BAZNAS di tingkat pusat maupun daerah, sekaligus sesuai dengan amanat konstitusi.
Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat Pasal 34 Ayat 1, Menteri Agama memiliki kewenangan melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ). Menurut Kiai Noor, regulasi tersebut menjadi landasan kuat dalam memastikan tata kelola zakat yang profesional dan terpercaya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa penguatan pengawasan dapat diwujudkan melalui pembentukan Dewan Pengawas di lingkungan BAZNAS, sebagaimana yang telah diterapkan pada LAZ. Saat ini, BAZNAS telah berada di bawah pengawasan DPR, Inspektorat Jenderal Kementerian Agama, Kantor Akuntan Publik (KAP), serta sistem pengawasan internal.
“Dengan adanya masukan dari Pak Menag, ke depan BAZNAS akan semakin kuat dalam melaksanakan prinsip 3 Aman, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI,” tegasnya.
Kiai Noor menambahkan, seiring dengan meningkatnya penghimpunan dan penyaluran dana ZIS secara nasional, penguatan struktur pengawasan menjadi kebutuhan strategis. Pembentukan Dewan Pengawas dinilai akan semakin memperkokoh kredibilitas lembaga dalam menjaga integritas pengelolaan dana zakat.
BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas demi menjaga kepercayaan publik. Dengan tata kelola yang profesional dan sistem pengawasan yang komprehensif, BAZNAS optimistis dapat menghadirkan kemaslahatan yang lebih luas bagi masyarakat dan berkontribusi nyata dalam penguatan kesejahteraan bangsa.
27/02/2026 | Humas Baznas Surabaya
Agenda Pimpinan

BAZNAS Surabaya Hadiri Rapat Koordinasi Kegiatan Ramadhan 1447 H yang Digelar Kemenag Kota Surabaya
Surabaya — BAZNAS Kota Surabaya menghadiri Rapat Koordinasi Kegiatan Ramadhan 1447 H yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya sebagai langkah strategis memperkuat sinergi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) menjelang bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini menjadi forum penting dalam menyamakan visi dan misi antar lembaga pengelola zakat di Kota Surabaya.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, S.T., MM., bersama jajaran pimpinan dan perwakilan lembaga zakat lainnya. Selain BAZNAS, Kemenag Kota Surabaya juga mengundang seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang beroperasi di Surabaya guna membangun kolaborasi yang terstruktur dan terintegrasi.
Kepala Kemenag Kota Surabaya, Muhammad Muslim, S.Ag., M.Sy, dalam sambutannya menegaskan pentingnya pertemuan koordinatif yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Tentu pertemuan ini harus sering dilakukan guna untuk menyamakan visi dan misi dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah untuk bisa didistribusikan secara tepat sasaran serta mengutamakan mustahik dari warga Kota Surabaya,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Ramadhan merupakan momentum puncak dalam penghimpunan dan pendistribusian ZIS, sehingga diperlukan komunikasi dan koordinasi yang solid antar lembaga agar tidak terjadi tumpang tindih program serta dapat menjangkau mustahik secara lebih merata.
Sebagai bentuk komitmen transparansi dan akuntabilitas, di akhir acara BAZNAS Kota Surabaya menyerahkan Laporan Keuangan dan Kinerja Tahun 2025 kepada Kepala Kemenag Kota Surabaya. Penyerahan laporan tersebut menjadi wujud pertanggungjawaban atas pengelolaan dana ZIS sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja lembaga.
Melalui Rapat Koordinasi Kegiatan Ramadhan 1447 H ini, diharapkan terbangun kesamaan langkah dalam menyukseskan program Ramadhan yang lebih terarah dan tepat sasaran. Sinergi antara regulator dan lembaga pengelola zakat menjadi fondasi penting dalam memperkuat tata kelola ZIS yang profesional serta berdampak nyata bagi masyarakat Surabaya.
26-02-2026 | Humas Baznas Surabaya

Sinergi Kuat! BAZNAS dan Dispendik Surabaya Kolaborasi Maksimal, Dana Zakat Dioptimalkan untuk Bantuan Pendidikan
SURABAYA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya dan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya menggelar rapat koordinasi strategis untuk menindaklanjuti hasil rapat bersama Asisten Pemerintahan Kota Surabaya yang telah dilaksanakan pada Jumat lalu. Pertemuan ini fokus pada penguatan kolaborasi intervensi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan BAZNAS Kota Surabaya, khususnya dalam sektor pendidikan.
Rapat penting ini diselenggarakan pada hari Selasa, 21 Oktober 2025 bertempat di Kantor BAZNAS Kota Surabaya.
Dari BAZNAS Kota Surabaya, hadir langsung Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, ST., MM., sementara Dinas Pendidikan Kota Surabaya diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Ir. Yusuf Masruh, M.M.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas langkah-langkah konkret untuk menyinergikan program bantuan pendidikan yang dikelola oleh masing-masing institusi. Tujuan utamanya adalah memastikan dana zakat yang dihimpun oleh BAZNAS dapat tersalurkan secara maksimal, tepat sasaran, dan terintegrasi dengan program-program pendidikan Pemkot Surabaya.
Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, menyampaikan bahwa sinergi ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam mendukung penuh visi Pemkot Surabaya di bidang pendidikan.
"Kami menyambut baik sinergi ini. Melalui kolaborasi dengan Dinas Pendidikan, insyaallah program bantuan pendidikan BAZNAS akan lebih terarah dan dampaknya akan lebih besar dalam membantu pelajar dari keluarga kurang mampu di Surabaya. Kami akan memastikan dana zakat umat ini benar-benar menjadi solusi bagi permasalahan pendidikan," ujar H. Moch. Hamzah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Ir. Yusuf Masruh, M.M., mengapresiasi langkah cepat BAZNAS Kota Surabaya dalam menindaklanjuti hasil rapat bersama Asisten Pemerintahan.
"Dinas Pendidikan siap berkolaborasi penuh. Data dan informasi yang kami miliki dapat menjadi landasan bagi BAZNAS untuk menyusun program bantuan yang paling dibutuhkan oleh siswa-siswi kita. Komitmen bersama ini adalah kunci untuk menciptakan generasi penerus bangsa yang cerdas dan berakhlak, tanpa terhalang kendala ekonomi," tegas Ir. Yusuf Masruh.
Rapat ini menyepakati bahwa kedepannya BAZNAS dan Dinas Pendidikan akan berkomitmen Bersama untuk memaksimalkan program bantuan pendidkan dengan menggunakan dana zakat yang terkumpul, meliputi beasiswa, perlengkapan sekolah, hingga bantuan pendukung lainnya. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi model sinergi antara lembaga amil zakat dan pemerintah daerah dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui jalur pendidikan.
22-10-2025 | IMAM SYAFII

BAZNAS Kota Surabaya dan BPBD Kota Surabaya Perkuat Kolaborasi Tanggap Bencana
Surabaya, 21 Oktober 2025 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) mengadakan pertemuan penting dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya pada Senin, 20 Oktober 2025. Pertemuan yang berlokasi di Kantor BPBD, Jl. Jemursari Tim. II No. 2, Surabaya, ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi strategis dalam upaya penanggulangan bencana di wilayah Kota Surabaya.
Dari pihak BAZNAS, rapat dihadiri langsung oleh Ketua BTB, Drs. Ec. H. Abd Halim AF, yang memimpin diskusi mengenai rencana sinergi program. Sementara itu, BPBD Kota Surabaya menunjukkan komitmennya dengan menerima kunjungan tersebut dan diwakili langsung oleh Kepala BPBD Kota Surabaya.
Ketua BTB BAZNAS Kota Surabaya, Drs. Ec. H. Abd Halim AF, menyampaikan bahwa komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan antara kedua lembaga sangat krusial untuk memastikan respon bencana yang cepat dan terstruktur. "Kolaborasi ini adalah wujud nyata dari peran aktif BAZNAS dalam membantu pemerintah daerah, khususnya dalam isu kemanusiaan dan kebencanaan. Kami berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi yang intens dengan BPBD," ujarnya.
Dalam waktu dekat, sebagai langkah awal dari kolaborasi ini, BTB BAZNAS Kota Surabaya dan BPBD Kota Surabaya merencanakan penyelenggaraan Pelatihan Tanggap Bencana yang ditujukan bagi para relawan. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan relawan dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
Kepala BPBD Kota Surabaya menyambut baik inisiatif kolaborasi ini dan menyatakan dukungannya penuh. "Sinergi antara BPBD dan BAZNAS, melalui tim BTB-nya, akan sangat membantu dalam memperluas jangkauan mitigasi dan respon bencana di masyarakat. Pelatihan relawan yang akan kita selenggarakan bersama adalah langkah konkret yang sangat kami apresiasi," tuturnya.
Diharapkan, kolaborasi yang terjalin ini dapat menciptakan sistem penanggulangan bencana yang lebih terpadu, efektif, dan komprehensif di Kota Surabaya.
21-10-2025 | IMAM SYAFII
Berita Pendistribusian

BAZNAS Surabaya Salurkan Bantuan Sembako untuk Dhuafa di Kota Surabaya
Surabaya, 5 Maret 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya menyalurkan bantuan sembako kepada warga dhuafa Kota Surabaya dalam kegiatan sosial yang digelar di Hotel Khas Ampel Surabaya, Rabu (5/3).
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program kepedulian sosial BAZNAS Kota Surabaya dalam membantu masyarakat kurang mampu sekaligus memperkuat peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan umat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh pimpinan, pelaksana, dan staf BAZNAS Kota Surabaya, jajaran Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya, perwakilan Bapemkesra Kota Surabaya, serta para penerima manfaat bantuan sembako.
Perwakilan Bapemkesra Kota Surabaya, Ibu Evi, menyampaikan apresiasinya terhadap peran BAZNAS Kota Surabaya yang dinilai sangat membantu pemerintah daerah dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
“Sejak berdirinya BAZNAS Surabaya ini sangat membantu bagi kami, terutama dalam beberapa kegiatan sosial yang tidak tercover oleh anggaran APBN,” ungkapnya.
Melalui penyaluran bantuan sembako ini, BAZNAS Kota Surabaya berharap dapat meringankan beban ekonomi masyarakat dhuafa sekaligus memperkuat semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Program ini juga menjadi bukti nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun oleh BAZNAS Kota Surabaya terus disalurkan secara tepat sasaran untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
05/03/2026 | Humas BAZNAS Surabaya

Penyaluran Bantuan Kursi Roda di Kecamatan Dukuh Kupang
Surabaya 25 Febuari 2026 BAZNAS Kota Surabaya kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa kursi roda kepada mustahiq di wilayah Kecamatan Dukuh Kupang, Kota Surabaya. Program ini merupakan bagian dari optimalisasi pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan mobilitas.
Penyaluran dilakukan secara langsung oleh tim BAZNAS serta kelurahan guna memastikan bantuan tepat sasaran. Kursi roda tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemandirian penerima manfaat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup mustahiq.
Penerima manfaat beserta keluarga menyambut bantuan ini dengan penuh rasa syukur. Mereka mengungkapkan bahwa keberadaan kursi roda sangat membantu mobilitas yang sebelumnya terbatas, terutama untuk aktivitas harian di rumah maupun lingkungan sekitar.
Melalui program-program sosial dan pemberdayaan yang berkelanjutan, BAZNAS Kota Surabaya mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar semakin banyak mustahiq yang merasakan manfaatnya.
26/02/2026 | M. Juan

BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Bantuan Zakat Tunai Kecamatan Dukuh Pakis
Surabaya 25 Febuari 2026 BAZNAS Kota Surabaya kembali menyalurkan bantuan zakat tunai kepada mustahiq di wilayah Kecamatan Dukuh Pakis, Kota Surabaya. Program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mengoptimalkan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.
Penyaluran zakat tunai dilakukan secara langsung oleh tim BAZNAS serta perwakilan dari kelurahan kepada penerima manfaat. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar mustahiq, meringankan beban ekonomi, serta memberikan dukungan di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat.
Para penerima manfaat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Mereka mengaku bantuan zakat tunai sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Melalui berbagai program pendistribusian dan pemberdayaan, BAZNAS Kota Surabaya mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar semakin banyak masyarakat yang dapat dibantu dan diberdayakan.
26/02/2026 | M. Juan
Artikel Terbaru
Keberkahan Qiyamul Lail di Bulan Ramadhan Perkuat Semangat Berzakat Bersama BAZNAS Surabaya
Surabaya News — Bulan suci Ramadhan menjadi momentum istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus memperkuat kepedulian sosial. Salah satu amalan utama yang dianjurkan selama Ramadhan adalah Qiyamul lail, yaitu ibadah malam yang menghadirkan ketenangan spiritual serta keberkahan bagi setiap Muslim yang menjalankannya. Di Kota Surabaya, semangat qiyamul lail turut dikaitkan dengan peningkatan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat melalui BAZNAS Surabaya.
Qiyamul lail merupakan ibadah yang dilakukan pada malam hari, meliputi shalat tahajud, witir, membaca Al-Qur’an, berdzikir, hingga memperbanyak doa. Ibadah ini memiliki nilai keutamaan tinggi karena dilakukan pada waktu yang penuh ketenangan dan menjadi momen terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Selama bulan Ramadhan, BAZNAS Surabaya aktif mengajak masyarakat memanfaatkan waktu malam sebagai sarana refleksi diri sekaligus meningkatkan kepedulian sosial. Ibadah malam diyakini mampu menumbuhkan empati dan rasa syukur yang kemudian diwujudkan melalui aksi berbagi kepada sesama.
Zakat menjadi instrumen penting dalam menciptakan keseimbangan sosial. Melalui pengelolaan zakat yang amanah dan profesional, dana yang dihimpun dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan secara tepat sasaran. Program pendistribusian zakat yang dijalankan BAZNAS Surabaya mencakup bantuan pangan, santunan yatim dan dhuafa, layanan kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat kurang mampu.
Momentum Ramadhan dimanfaatkan BAZNAS Surabaya untuk memperluas jangkauan program sosial. Sejumlah kegiatan digelar untuk membantu masyarakat prasejahtera, termasuk pembagian paket sembako Ramadhan, bantuan kebutuhan harian, serta dukungan bagi pelaku usaha mikro agar tetap produktif.
Selain itu, layanan pembayaran zakat juga semakin dipermudah melalui sistem digital. Masyarakat kini dapat menunaikan zakat secara online kapan saja, termasuk setelah menjalankan qiyamul lail di rumah maupun di masjid. Kemudahan layanan ini menjadi salah satu faktor meningkatnya kepercayaan publik dalam menyalurkan zakat melalui lembaga resmi.
Qiyamul lail tidak hanya dimaknai sebagai ibadah personal, tetapi juga sebagai sarana membangun kesadaran kolektif untuk saling membantu. Nilai keikhlasan yang tumbuh dari ibadah malam mendorong umat Islam untuk berbagi rezeki kepada mereka yang membutuhkan.
Relawan BAZNAS Surabaya turut berperan aktif dalam mendukung program Ramadhan dengan menyalurkan bantuan kepada mustahik di berbagai wilayah Surabaya. Aktivitas distribusi bahkan dilakukan sejak dini hari sebagai bagian dari upaya menghadirkan manfaat nyata dari semangat ibadah Ramadhan.
Peningkatan aktivitas zakat selama Ramadhan menunjukkan bahwa masyarakat semakin memahami pentingnya peran zakat sebagai solusi sosial. Dana zakat tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar penerima manfaat, tetapi juga mendukung program pemberdayaan yang berkelanjutan.
BAZNAS Surabaya terus mengajak masyarakat menjadikan qiyamul lail sebagai momentum memperbanyak amal kebaikan, termasuk menunaikan zakat lebih awal agar penyaluran dapat dilakukan secara optimal kepada para mustahik, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri. Melalui sinergi antara ibadah spiritual dan kepedulian sosial, Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk menghadirkan keberkahan yang dirasakan secara luas oleh masyarakat.
Salurkan donasi Anda sekarang melalui: ???? Website: https://surabaya.baznas.go.id ???? Instagram: @baznaskotasurabaya
Keyword SEO: Baznas Kota Surabaya, Ramadhan 2026, Qiyamul Lail Ramadhan, Keberkahan Qiyamul Lail, Zakat Ramadhan Surabaya, Zakat Baznas Surabaya, Ibadah Malam Ramadhan, Program Ramadhan Baznas, Zakat Dan Qiyamul Lail.
05/03/2026 | Sahroh
Qiyamul Lail dan Semangat Berbagi: Menghidupkan Kepedulian Sosial di Surabaya
Qiyamul lail merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Ibadah ini dilakukan pada malam hari dengan berbagai amalan seperti salat tahajud, membaca Al-Qur’an, berzikir, dan berdoa kepada Allah SWT. Di tengah suasana malam yang tenang dan hening, qiyamul lail menjadi momen istimewa bagi seorang muslim untuk memperkuat hubungan spiritual dengan Sang Pencipta sekaligus merenungi makna kehidupan.
Dalam ajaran Islam, qiyamul lail tidak hanya dimaknai sebagai ibadah yang bersifat personal, tetapi juga sebagai sarana untuk membentuk kepekaan sosial. Ketika seseorang bermunajat di sepertiga malam, ia diajak untuk merenungkan berbagai nikmat yang telah diberikan Allah SWT, sekaligus menyadari bahwa masih banyak saudara-saudara yang hidup dalam keterbatasan. Dari refleksi inilah lahir rasa empati dan dorongan untuk berbagi kepada sesama.
Semangat berbagi tersebut menjadi salah satu nilai penting dalam kehidupan bermasyarakat. Di tengah dinamika kehidupan perkotaan seperti di Kota Surabaya, kepedulian sosial menjadi kunci untuk menciptakan solidaritas dan kebersamaan. Banyak masyarakat yang membutuhkan dukungan, baik dalam bentuk bantuan ekonomi, kesehatan, maupun pendidikan.
Upaya untuk menumbuhkan kepedulian sosial ini juga terus dilakukan oleh BAZNAS Kota Surabaya sebagai lembaga resmi pengelola zakat. Melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan, BAZNAS berperan sebagai jembatan kebaikan antara para muzakki (pemberi zakat) dan masyarakat yang membutuhkan. Program-program tersebut tidak hanya memberikan bantuan secara langsung, tetapi juga berupaya memberdayakan masyarakat agar lebih mandiri dan sejahtera.
Momentum qiyamul lail, terutama pada bulan Ramadan, dapat menjadi pengingat bagi umat Islam untuk memperkuat ibadah sekaligus meningkatkan kepedulian sosial. Setelah mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui doa dan salat malam, umat Islam diajak untuk mewujudkan nilai-nilai tersebut dalam tindakan nyata, salah satunya dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah.
Melalui dukungan terhadap program-program yang dijalankan oleh BAZNAS Surabaya, masyarakat dapat turut serta dalam gerakan kebaikan yang memberikan manfaat luas bagi sesama. Setiap kontribusi yang diberikan, sekecil apa pun, dapat menjadi harapan baru bagi mereka yang sedang menghadapi kesulitan hidup.
Oleh karena itu, qiyamul lail hendaknya tidak hanya menjadi ibadah yang dilakukan secara rutin, tetapi juga menjadi sumber inspirasi untuk menumbuhkan semangat berbagi. Dengan menghidupkan malam melalui ibadah dan menghidupkan kepedulian melalui aksi sosial, masyarakat Surabaya dapat bersama-sama membangun lingkungan yang lebih peduli, penuh solidaritas, dan saling menguatkan.
05/03/2026 | Ana
Qiyamul Lail: Menguatkan Spirit Kepedulian Sosial bersama BAZNAS Surabaya
Bulan Ramadan merupakan momentum yang istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT. Salah satu ibadah yang sangat dianjurkan pada bulan suci ini adalah qiyamul lail, yaitu menghidupkan malam dengan berbagai bentuk ibadah seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, dan berdoa. Qiyamul lail tidak hanya memiliki dimensi spiritual, tetapi juga mampu menumbuhkan kepekaan sosial dan semangat berbagi kepada sesama.
Dalam ajaran Islam, qiyamul lail menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus melatih ketulusan hati. Ketika seseorang bangun di tengah malam untuk beribadah, ia diajak untuk merenungi kehidupan, mensyukuri nikmat yang telah diberikan, serta memohon ampun atas segala kekhilafan. Dari proses refleksi spiritual inilah lahir kesadaran bahwa masih banyak saudara-saudara yang membutuhkan perhatian dan bantuan.
Nilai-nilai yang terkandung dalam qiyamul lail juga sejalan dengan semangat kepedulian sosial yang dijalankan oleh BAZNAS Surabaya. Sebagai lembaga pengelola zakat, BAZNAS Surabaya terus berupaya menghadirkan berbagai program sosial yang bertujuan membantu masyarakat yang membutuhkan. Melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional, BAZNAS menjadi jembatan kebaikan antara para muzakki dan masyarakat penerima manfaat di Kota Surabaya.
Semangat qiyamul lail dapat menjadi pengingat bahwa ibadah tidak hanya berhenti pada hubungan personal dengan Tuhan, tetapi juga harus diwujudkan dalam tindakan nyata bagi masyarakat. Setelah memperkuat spiritualitas di malam hari, umat Islam didorong untuk menebarkan manfaat pada siang harinya. Inilah yang menjadi esensi dari ibadah dalam Islam, yakni keseimbangan antara hablum minallah (hubungan dengan Allah) dan hablum minannas (hubungan dengan sesama manusia).
Dalam konteks kehidupan sosial di Surabaya, berbagai program yang dijalankan BAZNAS Surabaya seperti bantuan kemanusiaan, program kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga bantuan untuk masyarakat rentan menjadi bentuk nyata dari nilai kepedulian tersebut. Program-program ini tidak hanya memberikan bantuan material, tetapi juga berupaya membangun kemandirian dan harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui qiyamul lail, umat Islam diajak untuk memperkuat keimanan sekaligus menumbuhkan empati terhadap kondisi sosial di sekitarnya. Ketika spiritualitas dan kepedulian sosial berjalan beriringan, maka akan tercipta masyarakat yang lebih peduli, solidaritas yang lebih kuat, serta kesejahteraan yang lebih merata.
Oleh karena itu, qiyamul lail bukan sekadar ibadah malam, melainkan juga momentum untuk memperbaiki diri dan memperluas manfaat bagi orang lain. Dengan semangat tersebut, masyarakat Surabaya diharapkan dapat terus mendukung gerakan zakat dan kepedulian sosial bersama BAZNAS Surabaya, sehingga nilai-nilai kebaikan yang lahir dari ibadah dapat benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
05/03/2026 | Mila
BAZNAS TV
Langkah baru Jian Asyagaf - Bantuan Kaki Palsu BAZNAS Kota Surabaya
Penulis: Abraham Adimukti
Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Mustahik di Sumberrejo Pakal
Penulis: Abraham Adimukti





