
Berita Terkini
Wujud Transparansi, BAZNAS Surabaya Serahkan Laporan Kinerja kepada Bapemkesra Surabaya
SURABAYA, (10/09/26) – BAZNAS Kota Surabaya menyerahkan Laporan Kinerja Semester I Periode Januari–Juni 2026 kepada Bapemkesra Kota Surabaya. Penyerahan laporan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kota Surabaya dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Surabaya.
Laporan Kinerja Semester I memuat berbagai pelaksanaan dan capaian BAZNAS Kota Surabaya selama enam bulan pertama tahun 2026. Laporan tersebut mencakup kegiatan kelembagaan serta pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), mulai dari penghimpunan hingga pendistribusian dan pendayagunaan.
Selama periode Januari hingga Juni 2026, BAZNAS Kota Surabaya terus menjalankan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Program tersebut mencakup bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, serta dakwah dan advokasi.
Penyerahan laporan kepada Bapemkesra menjadi bagian penting dalam menjaga koordinasi antara BAZNAS Kota Surabaya dan Pemerintah Kota Surabaya. Sinergi tersebut diperlukan agar program yang dijalankan dapat selaras dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan warga Kota Surabaya.
Selain sebagai bentuk pertanggungjawaban, Laporan Kinerja Semester I juga menjadi bahan evaluasi terhadap pelaksanaan program selama enam bulan pertama. Berbagai capaian yang telah diperoleh akan terus diperkuat, sementara hal-hal yang masih membutuhkan peningkatan menjadi perhatian dalam pelaksanaan program pada Semester II Tahun 2026.
BAZNAS Kota Surabaya berkomitmen untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat melalui pengelolaan ZIS yang amanah, profesional, transparan, dan tepat sasaran.
Melalui penyampaian Laporan Kinerja Semester I kepada Bapemkesra, BAZNAS Kota Surabaya juga berharap sinergi bersama Pemerintah Kota Surabaya semakin kuat sehingga dana zakat, infak, dan sedekah dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
10/09/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Kota Mojokerto Kunjungi BAZNAS Kota Surabaya, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Kelembagaan
SURABAYA, (10/09/26) – BAZNAS Kota Surabaya menerima kunjungan kerja dari BAZNAS Kota Mojokerto bersama jajaran Pemerintah Kota Mojokerto. Kegiatan yang berlangsung di Bapemkesra Kota Surabaya tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, bertukar pengalaman, serta memperkuat sinergi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Rombongan dari Kota Mojokerto dihadiri oleh Dr. Santi Ratnaning Tias, S.T., M.M. selaku Asisten III Pemerintah Kota Mojokerto; Dodik Irawan yang mewakili Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat; H. Dwi Hariadi, S.E. selaku Ketua BAZNAS Kota Mojokerto; Muhtadi, S.E., S.Pd., S.Kom., M.M. selaku Wakil Ketua I BAZNAS Kota Mojokerto; serta Drs. Akhnan selaku Wakil Ketua II BAZNAS Kota Mojokerto.
Kedatangan rombongan disambut oleh Drs. Arief Boediarto, M.Si. selaku Kepala Bapemkesra Kota Surabaya bersama Mas Akbar selaku Staf Bapemkesra.
Turut hadir menyambut rombongan, jajaran pimpinan BAZNAS Kota Surabaya, yakni H. Moch. Hamzah, S.T., M.M. selaku Ketua; Drs. H. Marjuki, M.A. selaku Wakil Ketua I; H. Mas Kamil Thobroni, S.HI. selaku Wakil Ketua II; Drs. Ec. H. Abd. Halim AF, M.E. selaku Wakil Ketua III; H. Muhammad Riduwan, S.M. selaku Wakil Ketua IV; serta Imam Syafi'i Musthofa, M.M. selaku Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Surabaya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Pertemuan diawali dengan rangkaian sambutan dari Ketua BAZNAS Kota Surabaya H. Moch. Hamzah, S.T., M.M., Ketua BAZNAS Kota Mojokerto H. Dwi Hariadi, S.E., Kepala Bapemkesra Kota Surabaya Drs. Arief Boediarto, M.Si., serta Mas Akbar selaku Staf Bapemkesra.
Kunjungan kerja tersebut menjadi ruang bagi BAZNAS Kota Mojokerto dan BAZNAS Kota Surabaya untuk memperkuat komunikasi antarlembaga. Pertemuan juga membuka kesempatan untuk saling berbagi pengalaman mengenai pengelolaan ZIS dan pelayanan kepada masyarakat di masing-masing daerah.
Kehadiran unsur Pemerintah Kota Mojokerto dan Bapemkesra Kota Surabaya turut memperkuat semangat kolaborasi antara BAZNAS dan pemerintah daerah. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung optimalisasi pengelolaan zakat sekaligus memperluas manfaatnya bagi masyarakat yang membutuhkan.
Usai rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi santai. Dalam suasana terbuka dan kekeluargaan, kedua pihak bertukar pengalaman dan gagasan mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan penguatan kelembagaan dan pelayanan BAZNAS.
Pertukaran pengalaman antardaerah diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi masing-masing lembaga. Setiap daerah memiliki karakteristik, potensi, serta tantangan tersendiri sehingga praktik baik yang telah berjalan dapat menjadi bahan pembelajaran dan pengembangan program sesuai kebutuhan masyarakat.
Kunjungan ini sekaligus menjadi bentuk silaturahmi kelembagaan yang diharapkan dapat terus terjaga. BAZNAS Kota Surabaya dan BAZNAS Kota Mojokerto memiliki semangat yang sama untuk mengelola amanah zakat, infak, dan sedekah secara profesional serta menghadirkan manfaat yang semakin luas bagi muzaki dan mustahik.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama. Melalui kunjungan kerja tersebut, diharapkan komunikasi, silaturahmi, dan sinergi antara Pemerintah Kota Surabaya, Pemerintah Kota Mojokerto, BAZNAS Kota Surabaya, dan BAZNAS Kota Mojokerto semakin kuat dalam mendukung kemaslahatan masyarakat.
10/09/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
156 Langkah Menuju Sarjana, Kolaborasi BAZNAS Surabaya Wujudkan Mimpi melalui Beasiswa CESAR
Surabaya, (08/09/2026) – BAZNAS Kota Surabaya berkolaborasi dengan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA), Bunda PAUD Kota Surabaya, serta Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan Kota Surabaya menyelenggarakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan serah terima calon penerima Beasiswa CESAR (Cetak Sarjana).
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Lantai 9 UNUSA Tower Kampus B tersebut diikuti oleh 156 calon penerima Beasiswa CESAR. Program beasiswa ini mencakup Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) pada Program Studi S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) dan Program Reguler pada Program Studi S1 Sistem Informasi.
Kegiatan tersebut dihadiri sekaligus diisi sambutan oleh Ketua Bunda PAUD Kota Surabaya, Rini Indriyani Eri Cahyadi, S.Farm., Apt.; Rektor UNUSA, Prof. Dr. Ir. Tri Yogi Yuwono, DEA., IPU., ASEAN.Eng.; dan Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, S.T., MM.
Kolaborasi lintas lembaga ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi masyarakat Kota Surabaya. Melalui sinergi tersebut, para penerima manfaat diharapkan dapat meningkatkan kualifikasi akademik, kompetensi, serta kapasitas diri untuk memberikan kontribusi bagi pembangunan Kota Surabaya.
Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, menyampaikan bahwa Beasiswa CESAR merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah dalam bidang pendidikan. Program ini diharapkan dapat membuka kesempatan bagi masyarakat yang memiliki potensi dan semangat belajar untuk memperoleh pendidikan tinggi.
Program RPL S1 PG PAUD diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan kualifikasi akademik para pendidik PAUD. Sementara itu, Program Reguler S1 Sistem Informasi menjadi bagian dari upaya mempersiapkan generasi muda yang kompeten dan mampu menghadapi perkembangan teknologi digital.
Melalui kolaborasi BAZNAS Kota Surabaya, UNUSA, Bunda PAUD Kota Surabaya, dan Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Beasiswa CESAR diharapkan tidak hanya membantu penerima menyelesaikan pendidikan tinggi, tetapi juga melahirkan sumber daya manusia yang unggul, mandiri, dan bermanfaat bagi masyarakat.
08/09/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Agenda Pimpinan

Wakil Ketua IV Hadiri Uji Kompetensi SKK Konstruksi Tukang Pasang Bata
Surabaya, 27 Agustus 2026 – Pimpinan BAZNAS Kota Surabaya, H. Muhammad Riduwan, S.M., menghadiri Uji Kompetensi Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi Tukang Pasang Bata yang diikuti oleh 25 peserta, Kamis (27/8/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama BAZNAS Kota Surabaya dengan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya serta melibatkan Dymo sebagai kontraktor.
Uji Kompetensi SKK Konstruksi Tukang Pasang Bata merupakan program rutin yang diselenggarakan setiap bulan. Kehadiran H. Muhammad Riduwan menjadi bagian dari agenda pimpinan untuk memastikan program peningkatan kompetensi tenaga kerja berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam agenda tersebut, H. Muhammad Riduwan meninjau rangkaian uji kompetensi yang dijalani para peserta. Proses penilaian meliputi pengetahuan dasar konstruksi, keterampilan pemasangan bata, penggunaan peralatan, ketepatan hasil pekerjaan, serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja.
Sertifikasi kompetensi memiliki peran penting dalam meningkatkan profesionalitas tenaga kerja konstruksi. Pengalaman kerja yang dimiliki para peserta perlu didukung dengan bukti kompetensi resmi agar kemampuan mereka semakin diakui oleh perusahaan dan pengguna jasa.
Pelaksanaan program secara rutin setiap bulan menunjukkan komitmen BAZNAS Kota Surabaya dalam menghadirkan pemberdayaan yang berkelanjutan. Masyarakat tidak hanya memperoleh dukungan, tetapi juga kesempatan untuk meningkatkan keterampilan serta mendapatkan pengakuan profesi sebagai bekal memasuki dunia kerja.
Sinergi antara BAZNAS Kota Surabaya, Disperinaker Surabaya, dan Dymo diharapkan membuka kesempatan bagi lebih banyak tenaga kerja untuk mengikuti sertifikasi pada periode berikutnya.
Melalui kegiatan tersebut, H. Muhammad Riduwan mendorong para peserta agar terus meningkatkan kualitas, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam bekerja. Program ini diharapkan mampu melahirkan tukang pasang bata yang kompeten, profesional, mandiri, dan berdaya saing.
27-08-2026 | Humas BAZNAS Surabaya

Ketua BAZNAS Surabaya Hadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Pemkot Surabaya
Surabaya, 17 Agustus 2026 – Ketua BAZNAS Kota Surabaya turut menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Surabaya.
Upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, serta bersama-sama melanjutkan perjuangan dalam membangun Indonesia yang maju dan sejahtera.
Kehadiran Ketua BAZNAS Kota Surabaya dalam kegiatan tersebut juga menjadi wujud komitmen BAZNAS untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi bersama Pemerintah Kota Surabaya dalam menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kota Surabaya terus berupaya mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui program-program di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dan dakwah.
Dengan semangat kemerdekaan, BAZNAS Kota Surabaya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian dan semangat berbagi. Bersama, mari melanjutkan perjuangan dengan karya dan kontribusi nyata untuk mewujudkan Surabaya yang semakin sejahtera.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!Merdeka Bersama Zakat, Bersama Wujudkan Surabaya Sejahtera.
17-08-2026 | Humas BAZNAS Surabaya

Pimpinan BAZNAS Surabaya Hadiri Khitanan Massal Gratis bagi Anak Keluarga Kurang Mampu
SURABAYA, 15 Agustus 2026 — Pimpinan BAZNAS Kota Surabaya turut hadir dalam kegiatan Khitanan Massal yang digelar di Gedung Wanita Surabaya, Sabtu (15/8/2026). Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari sinergi berbagai pihak dalam memberikan manfaat kepada masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu.
Khitanan massal ini merupakan hasil kolaborasi antara Dharma Wanita, BAZNAS Kota Surabaya, dan Bangga Surabaya Peduli. Sebanyak 280 anak mengikuti khitan secara gratis tanpa dipungut biaya.
Mayoritas peserta berasal dari kalangan menengah ke bawah dan keluarga kurang mampu. Kehadiran program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga sekaligus memberikan pelayanan kesehatan bagi anak-anak penerima manfaat.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Surabaya memberikan dukungan berupa uang saku, bingkisan, dan tas kepada 280 anak peserta khitan.
Pimpinan BAZNAS Surabaya Dorong Penguatan Kolaborasi Sosial
Kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS Surabaya dalam kegiatan ini menjadi bentuk komitmen untuk memastikan program sosial yang dilaksanakan bersama dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
Sinergi dengan Dharma Wanita dan Bangga Surabaya Peduli juga menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan manfaat zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Surabaya, Ketua PKK Kota Surabaya, jajaran pimpinan BAZNAS Kota Surabaya, pimpinan Bangga Surabaya Peduli, serta pengurus Dharma Wanita.
Melalui kegiatan khitanan massal ini, BAZNAS Surabaya terus mendorong semangat kolaborasi dalam menghadirkan program yang tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Bagi BAZNAS Surabaya, setiap dukungan yang diberikan merupakan bagian dari upaya mewujudkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh para penerima manfaat.
“Amanah Muzaki, Bahagia Mustahik.”
15-08-2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Berita Pendistribusian

BAZNAS Surabaya Salurkan Bantuan untuk Dukung Khitanan Massal
SURABAYA, 15 Agustus 2026 — BAZNAS Kota Surabaya kembali menyalurkan manfaat kepada masyarakat melalui dukungan dalam kegiatan Khitanan Massal yang berlangsung di Gedung Wanita Surabaya, Sabtu (15/8/2026).
Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi BAZNAS Kota Surabaya bersama Dharma Wanita dan Bangga Surabaya Peduli dalam menghadirkan layanan sosial bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Dalam kegiatan ini, BAZNAS Surabaya menyalurkan bantuan berupa uang saku, bingkisan, dan tas kepada para peserta khitanan massal. Selain mendapatkan bantuan, para peserta juga memperoleh layanan khitan secara gratis tanpa dipungut biaya.
Program tersebut ditujukan terutama bagi anak-anak dari keluarga menengah ke bawah dan masyarakat yang membutuhkan. Melalui penyaluran ini, BAZNAS Surabaya berupaya membantu meringankan beban keluarga sekaligus memberikan kebahagiaan kepada anak-anak penerima manfaat.
BAZNAS Surabaya Perkuat Penyaluran Manfaat kepada Masyarakat
Pimpinan BAZNAS Kota Surabaya turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama sejumlah tamu undangan, di antaranya Wali Kota Surabaya, Ketua PKK Kota Surabaya, pimpinan Bangga Surabaya Peduli, serta jajaran pengurus Dharma Wanita.
Kehadiran BAZNAS Surabaya dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen untuk memastikan zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dapat disalurkan dalam bentuk program yang memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
Kolaborasi tersebut juga menunjukkan pentingnya sinergi antara lembaga pengelola zakat dan berbagai pihak dalam memperluas jangkauan penyaluran manfaat, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui berbagai program penyaluran, BAZNAS Kota Surabaya terus berupaya menghadirkan manfaat yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
Amanah Muzaki, Bahagia Mustahik.
15/08/2026 | Humas BAZNAS Surabaya

BAZNAS Surabaya Serahkan Alat Bantu Dengar kepada Abdur Rouf - Program Kesehatan
SURABAYA – BAZNAS Surabaya kembali menyalurkan bantuan alat bantu dengar kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diberikan kepada Abdur Rouf, warga Jalan Mojo V/22, Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (9/7/2026) di Kantor Kecamatan Krembangan.
Penyaluran ini merupakan bagian dari Program Kesehatan BAZNAS Surabaya yang bertujuan membantu masyarakat dengan gangguan pendengaran agar dapat beraktivitas secara lebih mandiri dan meningkatkan kualitas hidupnya.
Kegiatan penyaluran dihadiri oleh relawan dan peserta magang BAZNAS Surabaya, penerima manfaat beserta keluarga, serta Tim Brilliant Hearing yang mendampingi proses penyerahan sekaligus memastikan alat bantu dengar dapat digunakan sesuai kebutuhan penerima manfaat.
Bantuan alat bantu dengar merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah yang difokuskan pada peningkatan layanan kesehatan bagi mustahik. Dengan bantuan tersebut, diharapkan penerima manfaat dapat kembali mendengar dengan lebih baik sehingga komunikasi dengan keluarga maupun lingkungan sekitar menjadi lebih mudah.
BAZNAS Surabaya senantiasa berupaya memastikan setiap bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan memberikan manfaat yang berkelanjutan. Oleh karena itu, proses penyaluran dilakukan melalui koordinasi dan pendampingan bersama mitra yang memiliki kompetensi di bidang alat bantu pendengaran.
Program kesehatan menjadi salah satu prioritas BAZNAS Surabaya dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Melalui dukungan para muzaki, berbagai bantuan kesehatan terus dihadirkan agar masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh pelayanan yang lebih baik.
BAZNAS Surabaya mengajak masyarakat untuk terus mempercayakan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Surabaya sehingga semakin banyak mustahik yang dapat merasakan manfaat dari berbagai program kemaslahatan yang dijalankan.
10/07/2026 | Humas BAZNAS Surabaya

BAZNAS Surabaya Serahkan Alat Bantu Dengar kepada Warga Kelurahan Kemayoran
SURABAYA – BAZNAS Kota Surabaya melaksanakan penyaluran alat bantu dengar kepada Winarti, warga Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan, pada Kamis (9/7/2026). Penyaluran berlangsung di Kantor Kecamatan Krembangan. Bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Kesehatan BAZNAS Kota Surabaya yang bertujuan membantu masyarakat yang membutuhkan alat penunjang kesehatan agar dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik.
Kegiatan penyaluran dihadiri oleh Staf Kesra Kecamatan Krembangan, Staf Kesra Kelurahan Kemayoran, relawan dan peserta magang BAZNAS Kota Surabaya, serta penerima manfaat bersama anggota keluarganya.
Melalui bantuan alat bantu dengar ini, BAZNAS Kota Surabaya berharap penerima manfaat dapat memperoleh kemudahan dalam berkomunikasi, meningkatkan aktivitas sosial, serta menjalani kehidupan dengan lebih mandiri. Bantuan ini juga menjadi bentuk nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzaki dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dalam setiap proses penyaluran, BAZNAS Kota Surabaya selalu mengedepankan prinsip tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa bantuan diterima oleh masyarakat yang sesuai dengan kriteria penerima manfaat.
Program bantuan kesehatan seperti penyaluran alat bantu dengar menjadi salah satu upaya BAZNAS Kota Surabaya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain memenuhi kebutuhan kesehatan, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri dan kualitas hidup penerima manfaat.
BAZNAS Kota Surabaya terus mengajak masyarakat untuk memperkuat semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan dukungan para muzaki, semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat berbagai program kesehatan, pendidikan, ekonomi, kemanusiaan, dan dakwah yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kota Surabaya.
09/07/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Artikel Terbaru
Momentum Hijrah Spiritual dan Meningkatkan Kepedulian Sosial Bersama BAZNAS Surabaya
Bulan Safar merupakan bulan kedua dalam kalender Hijriyah setelah Muharram. Di tengah masyarakat, bulan ini seringkali dikaitkan dengan berbagai mitos yang kurang tepat, seperti anggapan membawa kesialan. Padahal, dalam ajaran Islam, tidak ada bulan yang membawa keburukan. Semua waktu adalah baik jika dimanfaatkan untuk kebaikan.
Melalui momentum Bulan Safar, BAZNAS Kota Surabaya mengajak masyarakat untuk meluruskan pemahaman serta menjadikan bulan ini sebagai waktu yang tepat untuk meningkatkan ibadah dan kepedulian sosial, terutama melalui zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Meluruskan Mitos tentang Bulan Safar
Sebagian masyarakat masih mempercayai bahwa Bulan Safar adalah bulan sial. Namun, Rasulullah SAW telah menegaskan bahwa tidak ada kesialan pada waktu tertentu. Keyakinan seperti ini perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dalam beragama.
Sebaliknya, Bulan Safar bisa menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, memperbanyak doa, serta meningkatkan amal kebaikan.
Safar sebagai Momentum Berbagi
BAZNAS Kota Surabaya terus mendorong masyarakat untuk menjadikan setiap bulan sebagai kesempatan berbagi, termasuk di Bulan Safar. Berbagi tidak hanya membawa manfaat bagi penerima, tetapi juga memberikan ketenangan dan keberkahan bagi pemberi.
Melalui program-program unggulan, BAZNAS Surabaya menyalurkan zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan, seperti:
Bantuan pendidikan
Bantuan kesehatan
Pemberdayaan ekonomi
Bantuan sosial kemanusiaan
Program dakwah dan advokasi
Dengan berpartisipasi dalam program ini, masyarakat turut berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan umat.
Keutamaan Bersedekah di Setiap Waktu
Tidak ada waktu khusus untuk berbuat baik, termasuk bersedekah. Bulan Safar adalah salah satu waktu yang tepat untuk meningkatkan kepedulian sosial. Sedekah dapat menjadi penolak bala, membuka pintu rezeki, serta mempererat hubungan antar sesama.
BAZNAS Kota Surabaya memfasilitasi masyarakat untuk menunaikan ZIS secara mudah dan aman, baik secara langsung maupun melalui platform digital.
Peran BAZNAS Surabaya dalam Membangun Kepedulian
Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Kota Surabaya berkomitmen untuk menyalurkan amanah masyarakat secara transparan dan tepat sasaran. Program-program yang dijalankan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif, sehingga mampu membantu mustahik menjadi mandiri.
Melalui semangat Bulan Safar, BAZNAS mengajak seluruh masyarakat Surabaya untuk terus berbagi dan menebar kebaikan.
Ayo Berzakat dan Bersedekah di Bulan Safar
Jadikan Bulan Safar sebagai titik awal untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Setiap kebaikan yang dilakukan akan membawa dampak besar bagi kehidupan orang lain.
Salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Surabaya dan jadilah bagian dari gerakan kebaikan untuk negeri.
BAZNAS Surabaya, Hadir untuk Negeri.
27/08/2026 | Icha - Magang
Zakat Bukan Pengeluaran, Melainkan Awal dari Perubahan
Banyak orang masih memandang zakat sebagai pengeluaran karena sebagian harta harus disisihkan untuk diberikan kepada mereka yang berhak menerimanya. Padahal, zakat memiliki makna yang lebih luas. Zakat bukan sekadar harta yang keluar, tetapi juga bentuk kepedulian yang dapat menghadirkan manfaat bagi sesama.
Melalui pengelolaan yang amanah, zakat dapat menjadi kekuatan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Bersama BAZNAS, zakat yang ditunaikan oleh para muzaki dapat disalurkan melalui berbagai program sehingga kepedulian yang diberikan tidak berhenti sebagai sebuah kewajiban, tetapi dapat menjadi awal dari perubahan nyata.
Mengubah Cara Pandang tentang Zakat
Zakat sering kali dipahami hanya dari sisi berkurangnya harta. Namun, ketika melihat manfaat yang dihasilkan, zakat sebenarnya memiliki nilai yang jauh lebih besar. Harta yang disisihkan dapat membantu memenuhi kebutuhan orang lain dan memberikan dukungan bagi mereka yang sedang menghadapi kesulitan.
Karena itu, zakat bukan sekadar pengeluaran. Zakat merupakan bentuk kepedulian yang menghubungkan kemampuan seseorang dengan kebutuhan sesamanya. Apa yang mungkin terlihat sederhana bagi seorang muzaki dapat menjadi bantuan yang sangat berarti bagi mustahik untuk terus menjalani kehidupan dengan harapan yang lebih baik.
Dari Zakat Menjadi Harapan untuk Sesama
Setiap zakat yang ditunaikan memiliki arti bagi penerimanya. Bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, mendukung pendidikan, membantu layanan kesehatan, atau memberikan kesempatan bagi seseorang untuk membangun kehidupan yang lebih baik.
Dari sinilah zakat menjadi awal dari harapan. Ketika seseorang mendapatkan dukungan pada saat sedang membutuhkan, bantuan tersebut dapat menjadi kekuatan untuk bangkit. Zakat tidak hanya memberikan manfaat pada saat ini, tetapi juga dapat membuka kesempatan bagi mustahik untuk melangkah menuju masa depan yang lebih mandiri.
BAZNAS Mengubah Kepedulian Menjadi Manfaat
Agar zakat dapat memberikan dampak yang lebih luas, diperlukan pengelolaan yang baik dan terarah. BAZNAS memiliki peran dalam menghimpun serta menyalurkan zakat dari masyarakat kepada mereka yang membutuhkan melalui berbagai program dan bentuk bantuan.
Melalui BAZNAS, kepedulian para muzaki dapat diwujudkan menjadi manfaat nyata dalam berbagai bidang, seperti sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi. Dengan begitu, dana yang diberikan oleh masyarakat tidak hanya berhenti sebagai angka, tetapi dapat menjadi bagian dari perubahan dalam kehidupan penerima manfaat.
Zakat sebagai Langkah Awal untuk Bangkit
Perubahan tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Terkadang, sebuah bantuan yang diberikan pada waktu yang tepat dapat menjadi awal bagi seseorang untuk kembali memiliki semangat dan kesempatan untuk bangkit dari kesulitan.
Zakat dapat menjadi bagian dari langkah tersebut. Ketika dikelola dan disalurkan dengan tepat, zakat dapat membantu mustahik menghadapi kebutuhan sekaligus memperoleh kesempatan untuk membangun kehidupan yang lebih baik. Dari satu bantuan, dapat tumbuh harapan, dan dari harapan tersebut dapat dimulai sebuah perubahan.
Kebaikan yang Tumbuh Bersama
Satu orang yang menunaikan zakat mungkin memberikan manfaat bagi beberapa orang. Namun, ketika kepedulian tersebut dilakukan oleh banyak orang, zakat dapat menjadi kekuatan yang lebih besar untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Melalui BAZNAS, semangat kebaikan dari para muzaki dapat dihimpun dan disalurkan secara lebih terarah. Ketika banyak orang mengambil bagian, kepedulian dapat berkembang menjadi gerakan bersama yang menghadirkan manfaat lebih luas dan membantu lebih banyak masyarakat untuk memiliki kesempatan bangkit.
24/08/2026 | Elsa - Magang
Sosok yang Jarang Dibicarakan di Balik Perjalanan Zakat
Ketika berbicara tentang zakat, perhatian sering tertuju pada muzaki yang menunaikan zakat dan mustahik yang menerima manfaatnya. Namun, ada sosok lain yang memiliki peran penting dalam perjalanan zakat, yaitu amil. Mereka bekerja di balik proses penghimpunan, pengelolaan, hingga penyaluran zakat agar amanah dari masyarakat dapat sampai kepada mereka yang berhak.
Peran amil mungkin tidak selalu terlihat, tetapi keberadaannya menjadi bagian penting dalam menjaga perjalanan zakat. Bersama BAZNAS, amil membantu menghubungkan kepedulian para muzaki dengan kebutuhan para mustahik. Dari proses yang dilakukan di balik layar, zakat dapat dikelola menjadi manfaat nyata bagi masyarakat.
Amil, Sosok di Balik Perjalanan Zakat
Perjalanan zakat tidak dimulai dan berakhir hanya pada saat seseorang menunaikan kewajibannya. Setelah zakat disalurkan kepada lembaga pengelola, terdapat proses yang terus berjalan agar dana tersebut dapat dikelola dengan baik dan sampai kepada penerima manfaat yang tepat. Dalam proses inilah amil menjalankan perannya.
Amil menjadi salah satu sosok yang membantu menjaga amanah zakat. Mereka terlibat dalam berbagai proses, mulai dari pelayanan kepada masyarakat, penghimpunan dana, pendataan, hingga penyaluran. Meski sering bekerja tanpa banyak sorotan, peran tersebut membantu memastikan bahwa zakat dapat terus bergerak dan menghadirkan manfaat.
Menjaga Amanah di Setiap Proses
Zakat yang ditunaikan masyarakat merupakan sebuah kepercayaan yang harus dijaga. Karena itu, pengelolaannya membutuhkan ketelitian, tanggung jawab, dan komitmen untuk menjalankan amanah. Amil memiliki peran dalam menjaga proses tersebut agar pengelolaan zakat dapat dilakukan secara terarah.
Di BAZNAS, perjalanan zakat melibatkan proses yang tidak sederhana. Dana yang dihimpun perlu dikelola dan disalurkan melalui berbagai program sesuai kebutuhan penerima manfaat. Di balik setiap proses tersebut, terdapat kerja dan tanggung jawab amil yang berusaha memastikan bahwa kepedulian masyarakat dapat diwujudkan menjadi manfaat nyata.
Menghubungkan Muzaki dengan Mustahik
Muzaki menunaikan zakat sebagai bentuk kewajiban dan kepedulian, sementara mustahik menerima manfaat untuk membantu memenuhi kebutuhan atau memperoleh kesempatan untuk bangkit. Di antara keduanya, terdapat peran amil yang membantu menghubungkan kebaikan tersebut agar dapat berjalan dengan baik.
Melalui BAZNAS, amil membantu mengubah kepercayaan masyarakat menjadi berbagai bentuk manfaat. Zakat yang dihimpun dapat disalurkan dalam bidang sosial, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi. Dengan demikian, amil tidak hanya menjalankan proses pengelolaan, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan yang menghubungkan satu kepedulian dengan harapan bagi orang lain.
Kerja yang Tidak Selalu Terlihat
Tidak semua proses kebaikan terlihat oleh banyak orang. Ketika masyarakat melihat bantuan sampai kepada penerima manfaat, mungkin yang terlihat adalah hasil akhirnya. Namun, sebelum manfaat tersebut hadir, terdapat proses panjang yang membutuhkan persiapan, pendataan, koordinasi, dan penyaluran.
Amil menjadi bagian dari proses yang sering kali jarang dibicarakan. Mereka bekerja di balik perjalanan zakat agar bantuan dapat tersalurkan dan manfaat dapat dirasakan. Karena itu, setiap perubahan yang lahir dari zakat juga tidak terlepas dari kerja orang-orang yang menjaga amanah di sepanjang prosesnya.
Di Balik Zakat, Ada Amanah yang Terus Berjalan
Zakat bukan hanya tentang memberi dan menerima. Di antara keduanya, terdapat amanah yang harus dijaga agar setiap dana yang dipercayakan masyarakat dapat memberikan manfaat sesuai tujuannya. Perjalanan tersebut melibatkan banyak proses dan sosok yang bekerja untuk memastikan kebaikan dapat terus sampai kepada mereka yang membutuhkan.
Sosok itu adalah amil, yang mungkin jarang dibicarakan, tetapi memiliki peran penting di balik perjalanan zakat. Bersama BAZNAS, amil menjadi bagian dari perjalanan amanah umat, menghubungkan muzaki dan mustahik, serta membantu menghadirkan manfaat dari zakat. Karena di balik setiap zakat yang sampai kepada penerima manfaat, ada amanah dan kerja yang terus berjalan.
24/08/2026 | Elsa - Magang
BAZNAS TV
Langkah baru Jian Asyagaf - Bantuan Kaki Palsu BAZNAS Kota Surabaya
Penulis: Abraham Adimukti
Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Mustahik di Sumberrejo Pakal
Penulis: Abraham Adimukti



