
Berita Terkini
BAZNAS Surabaya Terima Piagam Penghargaan atas Kontribusi Program Rutilahu bagi Warga Surabaya
Surabaya, 17 Agustus 2026 – BAZNAS Kota Surabaya menerima piagam penghargaan atas kontribusinya dalam mendukung Program Bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bagi Warga Kota Surabaya. Penghargaan tersebut diberikan setelah pelaksanaan prosesi Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Piagam penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi dan sinergi BAZNAS Kota Surabaya dalam mendukung Pemerintah Kota Surabaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui bantuan perbaikan rumah bagi warga yang membutuhkan.
Program Rutilahu merupakan salah satu upaya nyata dalam menghadirkan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Melalui dukungan berbagai pihak, program ini diharapkan mampu membantu meningkatkan kualitas hidup warga serta memberikan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat.
Ketua BAZNAS Kota Surabaya menerima penghargaan tersebut sebagai bentuk pengakuan atas peran BAZNAS Kota Surabaya yang selama ini turut berkontribusi dalam program-program sosial dan kemanusiaan di Kota Surabaya.
Penghargaan ini sekaligus menjadi motivasi bagi BAZNAS Kota Surabaya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Surabaya dan seluruh pihak terkait dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Dengan semangat kemerdekaan, BAZNAS Kota Surabaya berkomitmen untuk terus mengoptimalkan peran zakat, infak, dan sedekah dalam membantu masyarakat serta mendukung terwujudnya Surabaya yang semakin sejahtera dan berkeadilan.
Semangat kemerdekaan, semangat berbagi, dan semangat menghadirkan kebermanfaatan untuk sesama.
17/08/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Surabaya Dukung Khitanan Massal Gratis bagi Anak Keluarga Kurang Mampu
SURABAYA, 15 Agustus 2026 — BAZNAS Kota Surabaya terus memperkuat kepedulian sosial melalui dukungan terhadap khitanan massal gratis bagi 280 anak dari keluarga kurang mampu. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Wanita Surabaya, Sabtu (15/8/2026).
Khitanan massal ini merupakan hasil kolaborasi antara Dharma Wanita, BAZNAS Kota Surabaya, dan Bangga Surabaya Peduli sebagai bentuk sinergi dalam memberikan pelayanan dan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sebanyak 280 anak mengikuti proses khitan secara gratis tanpa biaya. Para peserta mayoritas berasal dari keluarga menengah ke bawah dan masyarakat kurang mampu di Kota Surabaya.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Surabaya memberikan dukungan berupa uang saku, bingkisan, dan tas kepada seluruh peserta khitan. Dukungan ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan sekaligus membantu meringankan kebutuhan keluarga penerima manfaat.
Kegiatan khitanan massal turut dihadiri Wali Kota Surabaya, Ketua PKK Kota Surabaya, jajaran pimpinan BAZNAS Kota Surabaya, pimpinan Bangga Surabaya Peduli, serta pengurus Dharma Wanita.
BAZNAS Surabaya Dorong Sinergi untuk Masyarakat Kurang Mampu
Dukungan BAZNAS Surabaya dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen untuk terus menghadirkan program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kolaborasi lintas lembaga juga menjadi langkah penting untuk memperluas jangkauan pelayanan kepada keluarga yang membutuhkan.
Melalui khitanan massal gratis ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan layanan khitan tanpa biaya, tetapi juga memperoleh perhatian dan dukungan sosial dari berbagai pihak.
BAZNAS Kota Surabaya berharap kolaborasi semacam ini dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata semangat “Amanah Muzaki, Bahagia Mustahik”, bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.
15/08/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Surabaya Salurkan Alat Bantu Dengar untuk Warga Krembangan Melalui Program Layanan Kesehatan
SURABAYA – BAZNAS Surabaya kembali menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat melalui penyaluran alat bantu dengar kepada salah satu warga Kecamatan Krembangan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (9/7/2026) di Kantor Kecamatan Krembangan.
Penerima manfaat dalam kegiatan ini adalah Winarti, warga Jalan Krembangan Jaya Utara 5 Nomor 20A, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan. Bantuan alat bantu dengar diberikan sebagai bentuk kepedulian BAZNAS Kota Surabaya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang mengalami gangguan pendengaran.
Penyaluran bantuan dihadiri oleh Staf Kesejahteraan Rakyat Kecamatan Krembangan, Staf Kesra Kelurahan Kemayoran, relawan dan peserta magang BAZNAS Surabaya, serta penerima manfaat bersama keluarga.
Program bantuan alat bantu dengar merupakan bagian dari pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah di bidang kesehatan. Melalui program ini, BAZNAS Surabaya berupaya membantu masyarakat agar dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik serta meningkatkan kemandirian dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Selain memberikan bantuan, kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara BAZNAS Surabaya dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan dalam memastikan pelayanan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu faktor penting agar setiap bantuan tersalurkan secara tepat sasaran.
Bagi penerima manfaat, alat bantu dengar diharapkan mampu memberikan perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari kemudahan berkomunikasi dengan keluarga hingga mendukung aktivitas sosial di lingkungan tempat tinggalnya.
BAZNAS Surabaya akan terus mengembangkan berbagai program kesehatan sebagai bentuk kepedulian terhadap mustahik, sehingga manfaat dana zakat tidak hanya dirasakan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
Melalui amanah para muzaki, BAZNAS Surabaya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Surabaya agar semakin banyak warga yang dapat merasakan manfaat program-program kemaslahatan umat.
09/07/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Agenda Pimpinan

Pimpinan BAZNAS Surabaya Hadiri Khitanan Massal Gratis bagi Anak Keluarga Kurang Mampu
SURABAYA, 15 Agustus 2026 — Pimpinan BAZNAS Kota Surabaya turut hadir dalam kegiatan Khitanan Massal yang digelar di Gedung Wanita Surabaya, Sabtu (15/8/2026). Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari sinergi berbagai pihak dalam memberikan manfaat kepada masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu.
Khitanan massal ini merupakan hasil kolaborasi antara Dharma Wanita, BAZNAS Kota Surabaya, dan Bangga Surabaya Peduli. Sebanyak 280 anak mengikuti khitan secara gratis tanpa dipungut biaya.
Mayoritas peserta berasal dari kalangan menengah ke bawah dan keluarga kurang mampu. Kehadiran program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga sekaligus memberikan pelayanan kesehatan bagi anak-anak penerima manfaat.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Surabaya memberikan dukungan berupa uang saku, bingkisan, dan tas kepada 280 anak peserta khitan.
Pimpinan BAZNAS Surabaya Dorong Penguatan Kolaborasi Sosial
Kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS Surabaya dalam kegiatan ini menjadi bentuk komitmen untuk memastikan program sosial yang dilaksanakan bersama dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
Sinergi dengan Dharma Wanita dan Bangga Surabaya Peduli juga menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan manfaat zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Surabaya, Ketua PKK Kota Surabaya, jajaran pimpinan BAZNAS Kota Surabaya, pimpinan Bangga Surabaya Peduli, serta pengurus Dharma Wanita.
Melalui kegiatan khitanan massal ini, BAZNAS Surabaya terus mendorong semangat kolaborasi dalam menghadirkan program yang tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Bagi BAZNAS Surabaya, setiap dukungan yang diberikan merupakan bagian dari upaya mewujudkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh para penerima manfaat.
“Amanah Muzaki, Bahagia Mustahik.”
15-08-2026 | Humas BAZNAS Surabaya

Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Surabaya Tinjau Lokasi Kebakaran di Wonokromo dan Jagir Bersama BTB
SURABAYA – Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Surabaya, H. Muhammad Riduwan, S.Ag, menghadiri kegiatan survei lapangan yang dilaksanakan oleh BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kota Surabaya di lokasi kebakaran rumah di Kelurahan Wonokromo dan Kelurahan Jagir, Kecamatan Wonokromo, pada Rabu (8/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB tersebut bertujuan memastikan kondisi warga terdampak sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dalam menentukan langkah penanganan pascabencana.
Dalam survei tersebut, H. Muhammad Riduwan, S.Ag bersama tim BTB melakukan peninjauan langsung terhadap rumah-rumah yang mengalami kerusakan akibat kebakaran. Kegiatan ini juga dihadiri oleh lurah beserta staf Kelurahan Wonokromo dan Kelurahan Jagir, relawan BTB dan peserta magang BAZNAS Kota Surabaya, pengurus RT/RW, serta warga terdampak.
Hasil koordinasi lapangan menghasilkan sejumlah tindak lanjut. Untuk tiga rumah terdampak di Kelurahan Wonokromo, dua rumah akan ditangani oleh DPRKPP Kota Surabaya dan satu rumah mendapatkan dukungan dari CSR Nurul Hayat. Selain itu, BAZNAS Kota Surabaya akan memberikan bantuan zakat tunai kepada korban kebakaran sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan mendesak para penyintas.
Sementara itu, pada empat rumah terdampak di Kelurahan Jagir, satu rumah akan diajukan dalam pleno pimpinan BAZNAS Kota Surabaya untuk mendapatkan bantuan melalui dana kemanusiaan. Adapun tiga rumah lainnya akan memperoleh penanganan dari DPRKPP Kota Surabaya, sedangkan pembersihan lokasi kebakaran akan dilaksanakan oleh Satgas DPRKPP paling lambat pada pekan berikutnya.
Kehadiran Wakil Ketua IV dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen BAZNAS Kota Surabaya untuk memastikan setiap proses asesmen berjalan secara objektif, terkoordinasi, dan menghasilkan keputusan yang tepat bagi masyarakat terdampak. Sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, lembaga sosial, serta masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana.
BAZNAS Kota Surabaya akan terus memperkuat peran BAZNAS Tanggap Bencana sebagai garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan. Melalui dukungan para muzaki yang menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Surabaya, berbagai program tanggap bencana dapat terus hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan.
08-07-2026 | Humas BAZNAS Surabaya

Wakil Ketua IV BAZNAS Surabaya Serahkan Bantuan Peralatan Kerja bagi Alumni Pelatihan Disperinaker
Surabaya, 26 Juni 2026 – Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Surabaya, H. Muhammad Riduwan, S.Ag, menghadiri sekaligus menyerahkan bantuan peralatan kerja kepada para alumni pelatihan keterampilan yang telah diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya.
Dalam kegiatan tersebut, H. Muhammad Riduwan, S.Ag menyerahkan 6 paket peralatan cuci AC kepada enam orang penerima manfaat serta 3 paket peralatan cuci kendaraan kepada tiga orang penerima manfaat. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan BAZNAS Kota Surabaya agar para peserta pelatihan dapat segera mengimplementasikan keterampilan yang telah diperoleh menjadi sumber penghasilan yang produktif.
H. Muhammad Riduwan, S.Ag menyampaikan bahwa pendayagunaan dana zakat tidak hanya diwujudkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga diarahkan pada program pemberdayaan ekonomi yang mampu meningkatkan kemandirian mustahik. Melalui pemberian peralatan kerja ini, para penerima manfaat diharapkan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk membangun usaha maupun bekerja secara profesional sesuai bidang keahliannya.
Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara BAZNAS Kota Surabaya dan Disperinaker Kota Surabaya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia serta membuka peluang kerja bagi masyarakat. Dengan adanya dukungan peralatan usaha, diharapkan para penerima manfaat dapat meningkatkan kesejahteraan diri dan keluarganya secara berkelanjutan.
Penyerahan bantuan yang dilaksanakan pada Jumat (26/6) ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Surabaya dalam mengoptimalkan pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui program-program pemberdayaan yang memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat.
26-06-2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Berita Pendistribusian

BAZNAS Surabaya Serahkan Alat Bantu Dengar kepada Abdur Rouf - Program Kesehatan
SURABAYA – BAZNAS Surabaya kembali menyalurkan bantuan alat bantu dengar kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diberikan kepada Abdur Rouf, warga Jalan Mojo V/22, Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (9/7/2026) di Kantor Kecamatan Krembangan.
Penyaluran ini merupakan bagian dari Program Kesehatan BAZNAS Surabaya yang bertujuan membantu masyarakat dengan gangguan pendengaran agar dapat beraktivitas secara lebih mandiri dan meningkatkan kualitas hidupnya.
Kegiatan penyaluran dihadiri oleh relawan dan peserta magang BAZNAS Surabaya, penerima manfaat beserta keluarga, serta Tim Brilliant Hearing yang mendampingi proses penyerahan sekaligus memastikan alat bantu dengar dapat digunakan sesuai kebutuhan penerima manfaat.
Bantuan alat bantu dengar merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah yang difokuskan pada peningkatan layanan kesehatan bagi mustahik. Dengan bantuan tersebut, diharapkan penerima manfaat dapat kembali mendengar dengan lebih baik sehingga komunikasi dengan keluarga maupun lingkungan sekitar menjadi lebih mudah.
BAZNAS Surabaya senantiasa berupaya memastikan setiap bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan memberikan manfaat yang berkelanjutan. Oleh karena itu, proses penyaluran dilakukan melalui koordinasi dan pendampingan bersama mitra yang memiliki kompetensi di bidang alat bantu pendengaran.
Program kesehatan menjadi salah satu prioritas BAZNAS Surabaya dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Melalui dukungan para muzaki, berbagai bantuan kesehatan terus dihadirkan agar masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh pelayanan yang lebih baik.
BAZNAS Surabaya mengajak masyarakat untuk terus mempercayakan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Surabaya sehingga semakin banyak mustahik yang dapat merasakan manfaat dari berbagai program kemaslahatan yang dijalankan.
10/07/2026 | Humas BAZNAS Surabaya

BAZNAS Surabaya Serahkan Alat Bantu Dengar kepada Warga Kelurahan Kemayoran
SURABAYA – BAZNAS Kota Surabaya melaksanakan penyaluran alat bantu dengar kepada Winarti, warga Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan, pada Kamis (9/7/2026). Penyaluran berlangsung di Kantor Kecamatan Krembangan. Bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Kesehatan BAZNAS Kota Surabaya yang bertujuan membantu masyarakat yang membutuhkan alat penunjang kesehatan agar dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik.
Kegiatan penyaluran dihadiri oleh Staf Kesra Kecamatan Krembangan, Staf Kesra Kelurahan Kemayoran, relawan dan peserta magang BAZNAS Kota Surabaya, serta penerima manfaat bersama anggota keluarganya.
Melalui bantuan alat bantu dengar ini, BAZNAS Kota Surabaya berharap penerima manfaat dapat memperoleh kemudahan dalam berkomunikasi, meningkatkan aktivitas sosial, serta menjalani kehidupan dengan lebih mandiri. Bantuan ini juga menjadi bentuk nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzaki dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dalam setiap proses penyaluran, BAZNAS Kota Surabaya selalu mengedepankan prinsip tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa bantuan diterima oleh masyarakat yang sesuai dengan kriteria penerima manfaat.
Program bantuan kesehatan seperti penyaluran alat bantu dengar menjadi salah satu upaya BAZNAS Kota Surabaya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain memenuhi kebutuhan kesehatan, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri dan kualitas hidup penerima manfaat.
BAZNAS Kota Surabaya terus mengajak masyarakat untuk memperkuat semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan dukungan para muzaki, semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat berbagai program kesehatan, pendidikan, ekonomi, kemanusiaan, dan dakwah yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kota Surabaya.
09/07/2026 | Humas BAZNAS Surabaya

BAZNAS Surabaya Serahkan Program Bedah Rumah kepada Warga Krembangan Selatan
SURABAYA – BAZNAS Surabaya melaksanakan penyaluran akhir Program Bedah Rumah kepada Ibu Mimtarti yang beralamat di Jalan Pekalongan Tengah 18, Kelurahan Krembangan Selatan, Kecamatan Krembangan, pada Selasa (7/7/2026).
Penyaluran tersebut menjadi tahap akhir dari rangkaian pelaksanaan Program Bedah Rumah yang bertujuan membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak. Melalui program ini, dana zakat, infak, dan sedekah yang diamanahkan oleh para muzaki diwujudkan dalam bentuk hunian yang lebih aman dan nyaman bagi mustahik.
Kegiatan dihadiri oleh Kasi dan Staf Kesra Kecamatan Krembangan, Lurah beserta staf Kelurahan Krembangan Selatan, relawan dan peserta magang BAZNAS Surabaya, serta pengurus RT/RW setempat.
Penyaluran akhir ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara BAZNAS Surabaya dengan pemerintah daerah serta masyarakat mampu menghasilkan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan. Rumah yang telah selesai diperbaiki diharapkan dapat menunjang kesehatan, keamanan, dan kenyamanan keluarga penerima manfaat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Program Bedah Rumah merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat yang tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menghadirkan manfaat jangka panjang. Dengan kondisi rumah yang lebih baik, diharapkan penerima manfaat memiliki semangat baru untuk meningkatkan taraf hidup keluarganya.
BAZNAS Surabaya senantiasa memastikan setiap program penyaluran dilakukan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel sehingga amanah para muzaki dapat memberikan dampak yang optimal bagi masyarakat.
Melalui berbagai program kemanusiaan yang dijalankan, BAZNAS Surabaya terus berkomitmen menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Masyarakat pun diajak untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Surabaya agar semakin banyak mustahik yang dapat dibantu melalui berbagai program pemberdayaan dan kesejahteraan.
07/07/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Artikel Terbaru
Mengenal Zakat Penghasilan: Siapa yang Wajib Membayar dan Bagaimana Cara Menghitungnya?
Mengenal Zakat Penghasilan
Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki peran penting dalam mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan umat. Seiring perkembangan profesi dan jenis pekerjaan, muncul penghasilan yang diperoleh secara rutin, seperti gaji, honorarium, upah, insentif, maupun pendapatan dari jasa profesional. Atas penghasilan tersebut, Islam mengajarkan kewajiban menunaikan zakat apabila telah memenuhi syarat yang ditentukan.
Zakat penghasilan adalah zakat yang dikeluarkan dari pendapatan yang diperoleh secara halal melalui pekerjaan atau profesi. Kehadiran zakat penghasilan menjadi bentuk rasa syukur atas nikmat rezeki yang Allah SWT berikan sekaligus sarana untuk membantu masyarakat yang membutuhkan melalui pengelolaan zakat yang amanah.
Dasar Hukum Zakat Penghasilan
Allah SWT berfirman:
"Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka..."(QS. At-Taubah: 103).
Allah SWT juga berfirman:
"Wahai orang-orang yang beriman! Infakkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik...."(QS. Al-Baqarah: 267).
Ayat-ayat tersebut menjadi landasan bahwa setiap harta yang diperoleh secara halal memiliki hak bagi mereka yang membutuhkan melalui zakat apabila telah memenuhi ketentuan syariat.
Siapa yang Wajib Membayar Zakat Penghasilan?
Zakat penghasilan diwajibkan bagi seorang muslim yang memenuhi ketentuan berikut:
Beragama Islam.
Memperoleh penghasilan dari pekerjaan atau usaha yang halal.
Penghasilannya telah mencapai nisab, yaitu senilai 85 gram emas sesuai harga emas yang berlaku.
Memiliki kepemilikan penuh atas penghasilan yang diperoleh.
Apabila penghasilan belum mencapai nisab, maka seseorang belum diwajibkan menunaikan zakat penghasilan. Meski demikian, umat Islam tetap dianjurkan memperbanyak infak dan sedekah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Cara Menghitung Zakat Penghasilan
Besaran zakat penghasilan adalah 2,5% dari penghasilan yang telah mencapai nisab.
Rumus:
Zakat Penghasilan = 2,5% × Penghasilan yang telah mencapai nisab
Contoh:
Apabila total penghasilan dalam satu tahun sebesar Rp120.000.000 dan telah mencapai nisab sesuai nilai 85 gram emas, maka zakat yang wajib ditunaikan adalah:
2,5% × Rp120.000.000 = Rp3.000.000
Perhitungan zakat dapat dilakukan setiap bulan maupun setiap tahun sesuai kemudahan muzaki.
Mengapa Menunaikan Zakat Melalui BAZNAS Kota Surabaya?
Menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Surabaya memberikan banyak manfaat karena dana zakat dikelola secara profesional, transparan, dan sesuai syariat.
Zakat yang dihimpun akan disalurkan kepada delapan golongan penerima zakat (asnaf) melalui berbagai program, seperti:
Program pendidikan.
Program kesehatan.
Program pemberdayaan ekonomi.
Program kemanusiaan.
Program dakwah dan sosial keagamaan.
Melalui pengelolaan yang amanah, zakat tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga mendorong kemandirian masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan.
Keutamaan Menunaikan Zakat Penghasilan
Menunaikan zakat penghasilan memberikan manfaat yang besar, baik bagi muzaki maupun mustahik. Zakat menjadi sarana penyucian harta, meningkatkan rasa syukur, mempererat kepedulian sosial, serta membantu mengurangi kesenjangan ekonomi di tengah masyarakat.
Setiap zakat yang ditunaikan merupakan investasi amal yang membawa keberkahan, baik di dunia maupun di akhirat.
Mari Tunaikan Zakat Penghasilan Melalui BAZNAS Kota Surabaya
Zakat bukan hanya tentang menunaikan kewajiban, tetapi juga menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan. Dengan menyalurkan zakat melalui BAZNAS Kota Surabaya, setiap dana yang dititipkan akan dikelola secara profesional, transparan, dan disalurkan kepada penerima manfaat sesuai ketentuan syariat.
Mari tunaikan zakat penghasilan melalui BAZNAS Kota Surabaya. Bersama kita hadirkan keberkahan, memperkuat kepedulian, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.Kontributor : AyuEditor : Humas BAZNAS Surabaya
17/07/2026 | Ayu
Nasi Jumat Berkah Bergizi BAZNAS Surabaya, Wujud Nyata Manfaat Zakat untuk Masyarakat
BAZNAS Kota Surabaya terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Salah satunya melalui Program Nasi Jumat Berkah Bergizi, sebuah ikhtiar nyata dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang telah dipercayakan oleh para muzaki.
Setiap paket Nasi Jumat Berkah Bergizi menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga menghadirkan kepedulian dan semangat berbagi kepada mereka yang membutuhkan. Program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Surabaya dalam menghadirkan manfaat zakat yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan berdampak.
Dana zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan oleh para muzaki melalui BAZNAS Kota Surabaya diolah menjadi berbagai program sosial dan kemanusiaan, termasuk penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat. Dengan demikian, setiap donasi yang diberikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya.
Melalui RAKSAZA (Gerakan Sadar Zakat Surabaya), BAZNAS Kota Surabaya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian sosial dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi yang amanah dan profesional.
Semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi dalam RAKSAZA, semakin luas pula manfaat yang dapat dirasakan oleh para mustahik. Mari menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini dan wujudkan Surabaya yang lebih peduli, sejahtera, serta penuh keberkahan melalui zakat, infak, dan sedekah di BAZNAS Kota Surabaya.
03/07/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Muharram dan Hari Raya Anak Yatim: Momentum Memuliakan Mereka
Bulan Muharram merupakan salah satu dari empat bulan mulia (Al-Asyhur Al-Hurum) yang dimuliakan Allah SWT. Selain menjadi awal tahun dalam kalender Hijriah, Muharram juga menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan amal ibadah, memperbanyak sedekah, serta memperkuat kepedulian sosial kepada sesama.
Di Indonesia, tanggal 10 Muharram dikenal luas dengan sebutan Hari Raya Anak Yatim atau Lebaran Anak Yatim. Perlu dipahami bahwa istilah tersebut bukan merupakan hari raya dalam syariat Islam sebagaimana Idulfitri dan Iduladha, melainkan tradisi baik yang berkembang di tengah masyarakat sebagai momentum untuk membahagiakan dan menyantuni anak-anak yatim.
Mengapa Muharram Identik dengan Anak Yatim?
Islam memberikan perhatian yang sangat besar terhadap anak yatim. Al-Qur'an berulang kali memerintahkan umat Islam untuk menjaga hak-hak mereka, memperlakukan mereka dengan kasih sayang, serta tidak berlaku zalim kepada mereka.
Allah SWT berfirman:
"Maka terhadap anak yatim janganlah engkau berlaku sewenang-wenang."(QS. Ad-Dhuha: 9)
Selain itu, Allah SWT juga mengingatkan agar umat Islam tidak menghardik anak yatim dan senantiasa memperhatikan kesejahteraan mereka.
Rasulullah SAW sendiri merupakan seorang yatim sejak usia dini. Karena itu, beliau sangat menaruh perhatian kepada anak-anak yatim dan menganjurkan umatnya untuk merawat serta membahagiakan mereka.
Keutamaan Menyantuni Anak Yatim
Salah satu hadis yang paling terkenal mengenai keutamaan memelihara anak yatim adalah sabda Rasulullah SAW:
"Aku dan orang yang menanggung anak yatim akan berada di surga seperti ini."
Kemudian Rasulullah SAW mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau dengan merapatkannya. (HR. Bukhari)
Hadis ini menunjukkan betapa besar kemuliaan bagi siapa saja yang memberikan perhatian, kasih sayang, pendidikan, maupun bantuan kepada anak yatim.
10 Muharram: Momentum Berbagi Kebahagiaan
Hari Asyura (10 Muharram) memiliki banyak keutamaan dalam Islam, salah satunya adalah anjuran melaksanakan puasa sunnah Asyura. Di Indonesia, hari tersebut juga dijadikan sebagai momentum untuk menghidupkan semangat berbagi kepada anak-anak yatim melalui santunan, pemberian hadiah, serta berbagai kegiatan sosial yang membawa kebahagiaan bagi mereka. Tradisi ini merupakan bentuk implementasi nilai kasih sayang dan solidaritas sosial yang diajarkan Islam, bukan penetapan hari raya baru dalam syariat.
Muharram, Saatnya Menguatkan Kepedulian
Memuliakan anak yatim bukan hanya dilakukan pada bulan Muharram, melainkan sepanjang waktu. Namun, datangnya Muharram menjadi pengingat bagi setiap Muslim agar lebih peka terhadap mereka yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.
Melalui zakat, infak, dan sedekah, umat Islam dapat menjadi bagian dari solusi dalam memenuhi kebutuhan pendidikan, kesehatan, serta kesejahteraan anak-anak yatim. Kepedulian yang diberikan bukan hanya menghadirkan kebahagiaan bagi mereka, tetapi juga menjadi amal saleh yang bernilai besar di sisi Allah SWT.
Bersama BAZNAS Kota Surabaya, Bahagiakan Anak Yatim
Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kota Surabaya terus berkomitmen menghadirkan berbagai program pemberdayaan dan santunan bagi anak yatim serta masyarakat yang membutuhkan.
Momentum Muharram menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk memperkuat semangat berbagi. Mari jadikan awal tahun Hijriah sebagai awal memperbanyak amal kebaikan, mempererat ukhuwah, dan menghadirkan senyum bagi anak-anak yatim.
Karena sejatinya, ketika kita membahagiakan anak yatim, kita sedang menanam investasi amal yang pahalanya akan terus mengalir dan menjadi bekal terbaik menuju ridha Allah SWT.
25/06/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS TV
Langkah baru Jian Asyagaf - Bantuan Kaki Palsu BAZNAS Kota Surabaya
Penulis: Abraham Adimukti
Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Mustahik di Sumberrejo Pakal
Penulis: Abraham Adimukti



