Berita Terkini
Uji Kompetensi SKK Tukang Jenjang 1 BAZNAS Kota Surabaya Tingkatkan Profesionalisme Tenaga Konstruksi
Surabaya, 12/02/2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya bersama Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya menyelenggarakan kegiatan Uji Kompetensi SKK Tukang Jenjang 1 sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor konstruksi. Program sertifikasi kompetensi ini diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang pekerja konstruksi di Kota Surabaya.
Kegiatan ini dibawakan oleh Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, ST, MM. , serta Edy Firmansyah selaku perwakilan Disperinaker Kota Surabaya. Dalam berbagai hal, Ketua BAZNAS Kota Surabaya menegaskan bahwa peningkatan kompetensi tenaga kerja menjadi kunci penting dalam menghadapi persaingan di dunia industri konstruksi yang semakin berkembang.
Menurutnya, melalui uji kompetensi ini para peserta tidak hanya memperoleh pengakuan keterampilan secara formal, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan daya saing di pasar kerja. Program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Surabaya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui peningkatan keterampilan kerja yang terukur dan berstandar nasional.
Sementara itu, Edy Firmansyah menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi antara BAZNAS Kota Surabaya dan Disperinaker dalam menghadirkan program peningkatan kapasitas tenaga kerja. Ia menilai kegiatan sertifikasi kompetensi seperti ini sangat penting untuk menciptakan tenaga kerja konstruksi yang profesional, kompeten, dan siap bersaing.
Setelah rangkaian seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan materi dan praktik langsung yang didampingi oleh tim asesor ahli dari Dymo Group. Para asesor memberikan arahan teknis sekaligus melakukan penilaian kompetensi peserta secara menyeluruh sesuai standar yang berlaku.
Dalam sesi praktik, seluruh peserta mengikuti uji keterampilan teknis yang dirancang untuk mengukur kemampuan kerja di bidang konstruksi. Proses penilaian dilakukan secara objektif dan profesional untuk memastikan setiap peserta memenuhi kriteria kompetensi yang telah ditetapkan.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelaksanaan kegiatan. Selain mendapatkan pengalaman praktik langsung, mereka juga memperoleh wawasan tambahan terkait standar keselamatan kerja dan teknik konstruksi yang efektif. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pekerjaan sekaligus keselamatan di lapangan.
Melalui pelaksanaan Uji Kompetensi SKK Tukang Jenjang 1 ini, BAZNAS Kota Surabaya berharap dapat mencetak tenaga kerja konstruksi yang memiliki sertifikasi resmi dan kompetensi terstandar. Program ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di sektor ketenagakerjaan.
Ke depan, BAZNAS Kota Surabaya berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program pelatihan dan sertifikasi yang relevan dengan kebutuhan industri. Dengan adanya peningkatan kompetensi tenaga kerja, diharapkan masyarakat memiliki peluang yang lebih luas untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi.
12/02/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Jelang Ramadan 2026, BAZNAS RI Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi Pengemudi Ojek di 15 Titik Jabodetabek
Menjelang Ramadan 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi pengemudi ojek melalui program Shelter Ojek Sehat (SOS). Program yang dijalankan oleh Rumah Sehat BAZNAS (RSB) ini menyasar pengemudi ojek online dan pangkalan di 15 titik wilayah Jabodetabek sebagai upaya meningkatkan akses kesehatan bagi pekerja sektor informal.
Program layanan kesehatan gratis BAZNAS ini menjadi bagian dari komitmen menghadirkan manfaat zakat yang langsung dirasakan masyarakat. Melalui Shelter Ojek Sehat, para pengemudi mendapatkan pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, kolesterol, asam urat, konsultasi medis, hingga pemberian obat dan vitamin secara cuma-cuma.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menyampaikan program ini merupakan ikhtiar menyambut Ramadan dengan menghadirkan layanan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, kondisi kesehatan yang baik sangat penting agar para pengemudi dapat menjalankan ibadah puasa sekaligus tetap produktif bekerja.
Ia menegaskan, kesehatan merupakan fondasi utama produktivitas, khususnya bagi pekerja informal yang bergantung pada aktivitas harian di jalan. Program Shelter Ojek Sehat juga menjadi wujud pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh penerima.
Direktur Pendistribusian BAZNAS RI, Ahmad Fikri, menjelaskan program ini berlangsung selama sepekan, mulai 11 hingga 18 Februari 2026, dengan target menjangkau sekitar 2.000 penerima manfaat. Kegiatan perdana digelar di Stasiun Depok Baru, Jawa Barat, sebagai salah satu titik strategis berkumpulnya pengemudi ojek.
Menurut Fikri, momentum pra-Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat kondisi kesehatan para driver. Dengan tubuh yang sehat, para pengemudi diharapkan tetap semangat mencari nafkah dan dapat menjalankan ibadah puasa dengan optimal.
Wakil Ketua BAZNAS Kota Depok, Agus Dwi Cahyono, menilai program ini sebagai bentuk kolaborasi strategis antara BAZNAS RI dan BAZNAS daerah dalam memperluas manfaat zakat. Ia menyebutkan, menjelang Ramadan kebutuhan rumah tangga cenderung meningkat sehingga para pengemudi perlu kondisi fisik yang prima.
Menurutnya, layanan kesehatan yang hadir langsung di lokasi aktivitas pengemudi sangat membantu karena mudah diakses tanpa mengganggu jam kerja. Hal ini memperlihatkan pendekatan pelayanan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat pekerja.
Apresiasi juga datang dari Kepala Dinas Sosial Kota Depok, Utang Wardaya, yang menilai program ini sebagai bentuk kepedulian sosial dan kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Sinergi lintas lembaga dinilai penting untuk memperkuat solidaritas sosial menjelang Ramadan.
Manfaat program Shelter Ojek Sehat dirasakan langsung oleh para pengemudi. Salah satu penerima manfaat, Muhammad Kotip (58), mengaku terbantu karena dapat memeriksa kesehatan tanpa harus pergi ke fasilitas kesehatan formal. Ia merasa lebih siap menyambut Ramadan setelah mendapatkan pemeriksaan dan obat gratis.
Hal serupa disampaikan Tri Juliana (29), pengemudi ojek online yang menilai layanan ini sangat bermanfaat, terutama untuk deteksi kesehatan menjelang puasa. Ia berharap program kesehatan gratis dari BAZNAS dapat dilakukan secara rutin agar para pengemudi tetap sehat dan produktif.
Melalui program Shelter Ojek Sehat, BAZNAS RI menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat prasejahtera. Inisiatif ini diharapkan memperkuat peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan sosial sekaligus membantu para pengemudi ojek menyambut Ramadan dengan kondisi tubuh yang sehat dan siap beribadah.
12/02/2026 | Humas Baznas Surabaya
Kolaborasi BAZNAS RI dan DKM Burj Al-Bakrie Luncurkan Program Sedekah Barang untuk Permudah Masyarakat Bersedekah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkolaborasi dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Burj Al-Bakrie meluncurkan Program Sedekah Barang guna mempermudah masyarakat dalam bersedekah secara praktis dan bermanfaat. Program ini diresmikan di Masjid Burj Al-Bakrie, Jakarta, pada Selasa (10/2/2026), melalui penyediaan fasilitas drop box sedekah barang di sejumlah titik strategis kawasan perkantoran Bakrie Group.
Peluncuran program sedekah barang BAZNAS ini menjadi inovasi sosial yang bertujuan mendorong budaya berbagi di lingkungan perkotaan. Fasilitas drop box tersedia di tiga lokasi, yakni Masjid Al-Bakrie Taman Rasuna di kawasan Rasuna Epicentrum, Masjid Wisma Bakrie di Gedung Wisma Bakrie Jalan H.R. Rasuna Said, serta Masjid Burj Al-Bakrie di Bakrie Tower. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan memudahkan jemaah dan pekerja kantor untuk menyalurkan barang layak pakai yang masih memiliki nilai ekonomi.
Deputi BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si., menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara BAZNAS RI dan DKM Masjid Burj Al-Bakrie. Menurutnya, program sedekah barang merupakan langkah inovatif untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern yang menginginkan cara bersedekah yang sederhana namun berdampak luas.
Ia menjelaskan, sedekah tidak selalu harus berbentuk uang tunai. Barang-barang yang masih bernilai ekonomis dapat disalurkan untuk membantu sesama sekaligus mengurangi pemborosan. Melalui program ini, jemaah diajak membangun gaya hidup berbagi, di mana setiap kunjungan ke masjid dapat disertai dengan membawa barang untuk disedekahkan.
Imdadun berharap kolaborasi antara BAZNAS RI, Bakrie Group, Masjid Burj Al-Bakrie, dan Bakrie Amanah dapat terus berkembang dalam berbagai program sosial lainnya. Sinergi ini dinilai penting untuk memperluas jangkauan manfaat dan memperkuat peran masjid sebagai pusat kegiatan sosial kemasyarakatan.
Sementara itu, Kepala Divisi Penguatan Pengumpulan LAZ Nasional BAZNAS RI, H. Abdul Kahfi, menegaskan bahwa seluruh barang yang terkumpul melalui drop box akan dikelola secara amanah dan profesional. Barang-barang sedekah tersebut akan dikonversi menjadi nilai rupiah untuk mendukung berbagai program BAZNAS, termasuk pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan mustahik di seluruh Indonesia.
Menurut Kahfi, masjid memiliki peran strategis bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat solusi sosial. Dengan adanya drop box sedekah barang di lingkungan masjid, diharapkan semangat berbagi dapat menjadi bagian dari keseharian jemaah dan memperkuat solidaritas sosial.
Ketua DKM Masjid Burj Al-Bakrie, H. Zulfikar Irsyad, turut menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut. Ia mengungkapkan bahwa respons jemaah terhadap program sedekah barang cukup positif. Tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan adanya kebutuhan akan fasilitas bersedekah yang mudah diakses.
Ia menegaskan, pengelolaan sedekah barang sepenuhnya dipercayakan kepada BAZNAS RI karena memiliki jaringan luas dan data penerima manfaat yang terverifikasi. Kepercayaan ini diharapkan memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui program sedekah barang ini, kolaborasi BAZNAS RI dan DKM Burj Al-Bakrie diharapkan mampu memperkuat budaya filantropi di tengah masyarakat perkotaan. Inisiatif tersebut menjadi langkah konkret dalam menghadirkan kemudahan bersedekah sekaligus memperluas manfaat sosial bagi umat dan masyarakat luas.
11/02/2026 | Humas Baznas Surabaya
Agenda Pimpinan

BAZNAS Kota Surabaya dan BPBD Kota Surabaya Perkuat Kolaborasi Tanggap Bencana
Surabaya, 21 Oktober 2025 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) mengadakan pertemuan penting dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya pada Senin, 20 Oktober 2025. Pertemuan yang berlokasi di Kantor BPBD, Jl. Jemursari Tim. II No. 2, Surabaya, ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi strategis dalam upaya penanggulangan bencana di wilayah Kota Surabaya.
Dari pihak BAZNAS, rapat dihadiri langsung oleh Ketua BTB, Drs. Ec. H. Abd Halim AF, yang memimpin diskusi mengenai rencana sinergi program. Sementara itu, BPBD Kota Surabaya menunjukkan komitmennya dengan menerima kunjungan tersebut dan diwakili langsung oleh Kepala BPBD Kota Surabaya.
Ketua BTB BAZNAS Kota Surabaya, Drs. Ec. H. Abd Halim AF, menyampaikan bahwa komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan antara kedua lembaga sangat krusial untuk memastikan respon bencana yang cepat dan terstruktur. "Kolaborasi ini adalah wujud nyata dari peran aktif BAZNAS dalam membantu pemerintah daerah, khususnya dalam isu kemanusiaan dan kebencanaan. Kami berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi yang intens dengan BPBD," ujarnya.
Dalam waktu dekat, sebagai langkah awal dari kolaborasi ini, BTB BAZNAS Kota Surabaya dan BPBD Kota Surabaya merencanakan penyelenggaraan Pelatihan Tanggap Bencana yang ditujukan bagi para relawan. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan relawan dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
Kepala BPBD Kota Surabaya menyambut baik inisiatif kolaborasi ini dan menyatakan dukungannya penuh. "Sinergi antara BPBD dan BAZNAS, melalui tim BTB-nya, akan sangat membantu dalam memperluas jangkauan mitigasi dan respon bencana di masyarakat. Pelatihan relawan yang akan kita selenggarakan bersama adalah langkah konkret yang sangat kami apresiasi," tuturnya.
Diharapkan, kolaborasi yang terjalin ini dapat menciptakan sistem penanggulangan bencana yang lebih terpadu, efektif, dan komprehensif di Kota Surabaya.
21-10-2025 | IMAM SYAFII

Kolaborasi Strategis Diperkuat! BAZNAS & Pemkot Surabaya Sinergikan 5 Pilar Program Demi Kesejahteraan Mustahik
Surabaya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memantapkan sinergi program dalam upaya mengoptimalkan penyaluran Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) kepada para mustahik di Kota Pahlawan.
Sinergi tersebut dibahas tuntas dalam Rapat Kolaborasi Intervensi Pemkot Surabaya dan BAZNAS Kota Surabaya yang diselenggarakan pada Jumat, 20 Oktober 2025, mulai pukul 13.30 hingga 15.30 WIB. Pertemuan strategis ini bertempat di Ruang Rapat Administrasi Umum, Gedung Balaikota Surabaya Lantai 2, Jl. Taman Surya No. 1 Surabaya.
Rapat dipimpin langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya, ANNA FAJRIATIN, AP., M.Si., MM., dan dihadiri oleh para pejabat tinggi Pemkot, termasuk Asisten Administrasi Umum, Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum, Politik dan Pemerintah, Staf Ahli Walikota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, serta Kepala Dinas-Dinas terkait.
Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, ST., MM., turut hadir memaparkan lima pilar program unggulan BAZNAS yang siap dikolaborasikan, yaitu:
Surabaya Sehat (Intervensi kesehatan dan pengobatan)
Surabaya Cerdas (Bantuan pendidikan dan beasiswa)
Surabaya Berdaya (Pemberdayaan ekonomi dan modal usaha)
Surabaya Sigap (Tanggap bencana dan bantuan kemanusiaan insidental)
Surabaya Berdakwah (Penguatan syiar dan dakwah)
Dalam pemaparannya, Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, menjelaskan, "Lima pilar program ini adalah fokus utama kami dalam melayani mustahik. Melalui kolaborasi dengan dinas-dinas terkait di Pemkot Surabaya, seperti Dinas Kesehatan untuk program Surabaya Sehat atau Dinas Sosial untuk program Surabaya Berdaya, kita dapat menyalurkan dana ZIS-DSKL dengan data yang lebih akurat, tepat sasaran, dan memiliki dampak yang lebih besar dan berkelanjutan bagi penerima manfaat."
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya, Anna Fajriatin, menyambut baik inisiatif kolaborasi ini. "Sinergi antara program Pemkot dan BAZNAS sangat krusial. Dengan data terpadu dan kerja sama operasional yang kuat, kita pastikan setiap rupiah dana zakat dan infak masyarakat dapat menjadi solusi nyata dalam mengatasi berbagai persoalan sosial di Surabaya, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga kemandirian ekonomi," tegasnya.
Kesepakatan kolaborasi ini menjadi tonggak penting dalam upaya bersama BAZNAS dan Pemkot Surabaya untuk mewujudkan visi Kota Surabaya yang sejahtera dan berkeadilan. Diharapkan, melalui integrasi program ini, capaian penyaluran ZIS-DSKL dapat meningkat secara signifikan di sisa tahun 2025.
20-10-2025 | IMAM SYAFII

Ketua BAZNAS Kota Surabaya Hadiri Acara Executive Stakeholder Gathering
Surabaya — Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, ST, MM , menghadiri acara Executive Stakeholder Gathering yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Surabaya di Gedung Sawunggaling Lantai 6, Balai Kota Surabaya , pada Senin (13/10/2025) pukul 10.00–12.00 WIB.
Acara yang bertemakan “Merayakan Keberhasilan Kota Surabaya sebagai Satu-Satunya Kota dari Indonesia dalam Top 50 Bloomberg Mayors Challenge 2025 & Presentasi Final Proyek Prototyping Inovatif” ini dihadiri oleh seluruh jajaran Pemerintah Kota Surabaya , pengusaha BUMN/BUMD , dan pemangku kepentingan masyarakat , termasuk BAZNAS Kota Surabaya .
Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi dan sinergi lintas sektor dalam merayakan prestasi Surabaya di kancah internasional serta membangun komitmen bersama untuk terus menghadirkan inovasi bagi kemajuan kota.
Wali Kota Surabaya, Dr. Eri Cahyadi, ST, MT dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas dukungan berbagai pihak yang telah membantu Surabaya menjadi kota berinovasi tinggi.
“Keberhasilan ini bukan hanya milik Pemerintah Kota, tetapi hasil dari kolaborasi semua pihak yang telah membantu pemerintah, pengusaha, lembaga sosial, dan masyarakat. Inilah semangat gotong royong yang menjadi kekuatan Surabaya,” ujarnya.
Kehadiran Ketua BAZNAS Kota Surabaya dalam acara tersebut menjadi wujud dukungan terhadap semangat kolaboratif dan inovatif Pemerintah Kota Surabaya dalam membangun kesejahteraan umat melalui pendekatan yang berkeadilan dan berkelanjutan.
13-10-2025 | Otnay
Berita Pendistribusian

BAZNAS Kota Surabaya Menyalurkan Jumat Berkah
Surabaya – BAZNAS Kota Surabaya kembali menghadirkan program Jumat Berkah dengan menyampaikan paket makanan dari UMKM baznas kota surabaya kepada petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya (DLH), serta tukang becak, Jumat 13/02/2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendistribusikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara tepat sasaran kepada para mustahik, termasuk para pekerja lapangan yang memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan Kota Surabaya. Puluhan paket makanan siap santap dibagikan secara langsung sebagai bentuk kepedulian dan penghargaan atas dedikasi mereka yang setiap hari bekerja sejak pagi demi menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Program Jumat Berkah menjadi salah satu upaya berkelanjutan BAZNAS Kota Surabaya dalam memperkuat nilai solidaritas sosial di tengah masyarakat. Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan serta menghadirkan kebahagiaan bagi para penerima manfaat.
BAZNAS Kota Surabaya terus mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar pengelolaannya lebih amanah, transparan, dan memberikan dampak yang luas. Dengan dukungan para muzaki, berbagai program sosial dan kemanusiaan dapat terus berjalan serta menjangkau lebih banyak pihak yang membutuhkan.
Mari bersama BAZNAS Kota Surabaya, kuatkan kepedulian dan tebarkan keberkahan untuk sesama.
13/02/2026 | Humas Baznas Surabaya

BAZNAS Surabaya Salurkan Bantuan Kursi Roda di Kecamatan Genteng
Genteng, Surabaya – Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang membutuhkan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan bantuan kursi roda kepada warga di Kecamatan Genteng pada hari kamis 06/02/2026.
Bantuan ini diberikan kepada penerima manfaat yang mengalami keterbatasan mobilitas akibat kondisi kesehatan, usia lanjut, maupun disabilitas. Penyaluran bantuan bertujuan untuk membantu para penerima agar dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih mandiri, nyaman, dan paksa.
Penyerahan kursi roda dilakukan secara langsung dengan melibatkan pihak kecamatan, kelurahan, serta pendamping sosial setempat. Kehadiran berbagai pihak ini menjadi bentuk sinergi dalam memastikan bantuan tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan.
Perwakilan BAZNAS menyampaikan bahwa program bantuan alat kesehatan seperti kursi roda merupakan bagian dari lembaga komitmen dalam mendukung kesejahteraan mustahik, khususnya dalam bidang kesehatan dan sosial kemanusiaan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga serta meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat.
BAZNAS terus mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat disalurkan secara amanah, profesional, dan tepat sasaran. Melalui dana ZIS, BAZNAS berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program kemanusiaan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
13/02/2026 | Humas Baznas Surabaya

BAZNAS Surabaya Salurkan Bantuan Alat Kerja Mustahik melalui UPZ Dinas Sosial
Surabaya, 11 Februari 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya kembali menyalurkan bantuan produktif berupa Alat Kerja Mustahik (Rombong Makanan) melalui sinergi bersama UPZ Dinas Sosial.
Bantuan tersebut diberikan kepada Yuyun Lestari Wilujeng, warga Kedinding Lor Gg. Kemuning 2/32, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan usaha mikro dan peningkatan kemandirian ekonomi keluarga.
Program bantuan rombong makanan ini bertujuan membantu mustahik dalam mengembangkan usaha kuliner secara lebih optimal, sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan keberlanjutan usaha. Bantuan produktif seperti ini menjadi salah satu fokus BAZNAS Kota Surabaya dalam mendorong transformasi mustahik dari penerima manfaat menjadi pelaku usaha yang mandiri dan berdaya.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi bersama UPZ Dinas Sosial guna memastikan proses verifikasi dan pendistribusian berjalan tepat sasaran, transparan, serta memberikan dampak nyata bagi penerima manfaat.
BAZNAS Kota Surabaya terus berkomitmen menghadirkan program pemberdayaan berbasis zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi umat secara berkelanjutan.
11/02/2026 | Humas Baznas Surabaya
Artikel Terbaru
Minggu Kedua Bulan Suci: Memperdalam Taqwa, Memperluas Manfaat
Memasuki minggu kedua bulan suci Ramadhan, umat Islam umumnya telah melewati fase adaptasi. Ritme sahur, berbuka, serta jadwal ibadah mulai terbentuk dengan lebih stabil. Pada tahap ini, Ramadhan seharusnya tidak lagi dijalani sekadar sebagai rutinitas tahunan, tetapi dimaknai sebagai momentum untuk memperdalam ketakwaan sekaligus memperluas manfaat bagi sesama.
Minggu kedua menjadi waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi diri. Apakah ibadah wajib sudah lebih terjaga? Apakah tilawah Al-Qur’an semakin rutin? Apakah hati lebih mudah menahan amarah dan lisan lebih terjaga dari perkataan sia-sia? Ramadhan adalah madrasah spiritual yang melatih kesabaran, kedisiplinan, dan keikhlasan. Semakin sungguh-sungguh kita menjalaninya, semakin besar pula perubahan yang akan kita rasakan dalam diri.
Selain memperkuat hubungan dengan Allah SWT, Ramadhan juga mengajarkan pentingnya kepedulian sosial. Rasa lapar yang kita rasakan setiap hari semestinya menumbuhkan empati terhadap mereka yang hidup dalam keterbatasan. Oleh karena itu, memperbanyak sedekah, infak, dan zakat di bulan suci bukan hanya anjuran, melainkan bagian dari penyempurna ibadah puasa.
Minggu kedua Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk mulai menunaikan zakat dan memperbanyak berbagi. Penyaluran melalui lembaga resmi seperti Badan Amil Zakat Nasional membantu memastikan bahwa bantuan yang kita berikan tersampaikan secara amanah, tepat sasaran, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui program bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi, zakat dan sedekah dapat menghadirkan harapan baru bagi banyak keluarga.
Mari jadikan pekan kedua Ramadhan sebagai titik peningkatan amal. Perkuat ibadah pribadi, hidupkan malam dengan doa, serta perluas manfaat dengan berbagi kepada sesama. Karena sejatinya, keberhasilan Ramadhan tidak hanya diukur dari banyaknya ibadah yang kita lakukan, tetapi juga dari seberapa besar kebaikan yang bisa kita hadirkan bagi orang lain.
Semoga Ramadhan kali ini menjadikan kita pribadi yang lebih bertakwa sekaligus lebih bermanfaat bagi umat.
Salurkan donasi Anda melalui:
???? Website: https://surabaya.baznas.go.id
???? Instagram: @baznaskotasurabaya
23/02/2026 | Ana
Nuzulul Qur’an dan Spirit Perubahan Sosial: Menghidupkan Nilai Wahyu dalam Gerakan Kepedulian
Surabaya (Baznas News) — Dalam momentum Nuzulul Qur’an, BAZNAS Kota Surabaya mengajak masyarakat untuk tidak hanya memperingati turunnya Al-Qur’an sebagai peristiwa sejarah, tetapi juga sebagai sumber nilai yang menggerakkan kepedulian sosial. Nuzulul Qur’an menjadi pengingat bahwa wahyu pertama yang turun membawa misi perubahan. Al-Qur’an hadir sebagai petunjuk hidup yang menyentuh aspek spiritual sekaligus sosial.
Turunnya Al-Qur’an membawa pesan pembebasan dari ketidakadilan dan ketimpangan sosial. Wahyu tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Allah SWT, tetapi juga hubungan antar sesama. Dalam konteks Ramadhan, nilai tersebut semakin relevan untuk diwujudkan. Kepedulian terhadap dhuafa menjadi bagian dari implementasi ajaran Al-Qur’an.
Melalui berbagai program Ramadhan, BAZNAS Kota Surabaya berupaya menerjemahkan nilai Qur’ani ke dalam gerakan pemberdayaan. Bantuan pangan, santunan, hingga dukungan usaha bagi mustahik menjadi wujud nyata kepedulian. Program-program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan. Tidak hanya meringankan beban sementara, tetapi juga membangun kemandirian. Inilah bentuk aktualisasi nilai wahyu dalam kehidupan sosial.
Nuzulul Qur’an juga menjadi ajang meningkatkan literasi Al-Qur’an di tengah masyarakat. Membaca, memahami, dan mengamalkan isi Al-Qur’an menjadi bagian penting dalam membangun peradaban. Al-Qur’an bukan sekadar bacaan, tetapi pedoman hidup yang komprehensif. Nilai kejujuran, amanah, dan kepedulian sosial harus tercermin dalam tindakan sehari-hari. Momentum ini mengajak umat untuk menjadikan wahyu sebagai inspirasi perubahan.
BAZNAS Kota Surabaya terus mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas sebagai bagian dari implementasi nilai Qur’ani. Amanah menjadi konsep utama dalam pengelolaan dana umat. Kepercayaan masyarakat dijaga melalui tata kelola yang profesional. Setiap kontribusi yang diberikan disalurkan secara tepat sasaran. Hal ini menjadi wujud komitmen dalam menghadirkan kebermanfaatan yang nyata.
Momentum Nuzulul Qur’an mengingatkan bahwa perubahan besar dimulai dari kesadaran kecil yang terus dijaga. Wahyu pertama yang turun memerintahkan untuk membaca, yang berarti membuka cakrawala pengetahuan. Dalam konteks sosial, membaca realitas menjadi langkah awal menghadirkan solusi. Kepedulian tidak lahir dari ketidaktahuan, melainkan dari pemahaman yang mendalam. Oleh karena itu, literasi dan aksi harus berjalan beriringan.
Sebagai bagian dari peringatan Nuzulul Qur’an, masyarakat diajak menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Surabaya. Partisipasi aktif menjadi wujud nyata pengamalan nilai Al-Qur’an. Dana yang dihimpun akan dikelola secara amanah dan profesional. Kolaborasi umat menjadi kunci memperluas manfaat kebaikan. Semoga Nuzulul Qur’an tahun ini menjadi penguat semangat perubahan sosial yang berkelanjutan.
Salurkan donasi Anda melalui:
???? Website: https://surabaya.baznas.go.id
???? Instagram: @baznaskotasurabaya
Keyword SEO: Nuzulul Qur’an, Peringatan Nuzulul Qur’an, Nilai Qur’ani, Gerakan Kepedulian, BAZNAS Kota Surabaya, Zakat Ramadhan
23/02/2026 | Dhea
Gerakan Ramadhan 2026: Kolaborasi Umat dalam Menguatkan Kepedulian dan Pemberdayaan
Surabaya (Baznas News) — Ramadhan bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi juga tentang gerakan sosial yang lahir dari nilai spiritual. Bulan suci menghadirkan semangat kolektif untuk berbagi dan peduli. Masyarakat lebih mudah tergerak membantu sesama. Momentum ini menjadikan Ramadhan sebagai ruang kolaborasi umat. Dari sinilah perubahan sosial dapat dimulai.
Gerakan Ramadhan 2026 hadir sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Kelompok dhuafa dan rentan masih membutuhkan perhatian bersama. Kenaikan kebutuhan pokok sering kali menjadi tantangan tersendiri. Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat solidaritas. Kolaborasi menjadi langkah strategis dalam memperluas manfaat.
BAZNAS Kota Surabaya berperan aktif menginisiasi berbagai program Ramadhan yang terarah. Penghimpunan dan penyaluran dana dilakukan secara amanah dan profesional. Program bantuan dirancang sesuai kebutuhan masyarakat. Tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga berorientasi pemberdayaan. Prinsip transparansi menjadi fondasi utama dalam pengelolaannya.
Berbagi menghadirkan pengalaman spiritual yang lebih mendalam. Rasa syukur tumbuh ketika melihat kebahagiaan orang lain. Ramadhan menjadi ruang pendidikan empati dan kepedulian. Nilai-nilai ini diharapkan terus hidup setelah bulan suci berakhir. Selain bantuan langsung, program pemberdayaan ekonomi juga menjadi fokus utama. Bantuan modal usaha dan pendampingan diberikan kepada mustahik. Tujuannya adalah mendorong kemandirian jangka panjang. Ramadhan menjadi titik awal transformasi ekonomi umat. Harapannya, mustahik dapat berkembang menjadi muzakki di masa depan.
Transparansi dan akuntabilitas menjadi komitmen dalam setiap program. Kepercayaan masyarakat dijaga melalui tata kelola yang baik. Laporan kegiatan disampaikan secara terbuka. Hal ini memastikan amanah umat dikelola secara profesional. Kepercayaan yang terbangun memperkuat keberlanjutan gerakan ini.
Gerakan Ramadhan juga menjadi sarana edukasi zakat, infak, dan sedekah. Literasi filantropi Islam terus diperkuat di tengah masyarakat. Zakat bukan hanya kewajiban, tetapi instrumen pemberdayaan. Edukasi yang baik mendorong partisipasi yang berkelanjutan. Ramadhan menjadi momentum refleksi sekaligus aksi nyata. Di tengah dinamika sosial, Gerakan Ramadhan 2026 menjadi simbol kekuatan kolektif umat. Setiap bantuan membawa harapan bagi penerima manfaat. Perubahan dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama. Ramadhan mengajarkan keseimbangan antara ibadah dan kepedulian. Solidaritas menjadi nilai utama yang diperkuat.
Sebagai bagian dari gerakan ini, masyarakat dapat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Surabaya. Dana yang dihimpun akan disalurkan tepat sasaran. Partisipasi aktif masyarakat memperluas dampak keberkahan Ramadhan. Kolaborasi menjadi kunci menghadirkan perubahan sosial. Bersama, Ramadhan dapat menjadi momentum pemberdayaan umat.
Salurkan donasi Anda melalui:
???? Website: https://surabaya.baznas.go.id
???? Instagram: @baznaskotasurabaya
Keyword SEO: Gerakan Ramadhan 2026, Kepedulian Sosial Ramadhan, Pemberdayaan Mustahik, Kolaborasi Umat, BAZNAS Kota Surabaya, Program Ramadhan
23/02/2026 | Dhea
BAZNAS TV
Langkah baru Jian Asyagaf - Bantuan Kaki Palsu BAZNAS Kota Surabaya
Penulis: Abraham Adimukti
Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Mustahik di Sumberrejo Pakal
Penulis: Abraham Adimukti




