WhatsApp Icon
banner
banner
banner
Statistik

Berita Terkini

SD Negeri Pacarkeling I/182 Salurkan Donasi Bantuan Bencana NTT melalui BAZNAS Surabaya
SD Negeri Pacarkeling I/182 Salurkan Donasi Bantuan Bencana NTT melalui BAZNAS Surabaya
Surabaya, 17 September 2026 — SD Negeri Pacarkeling I/182 Surabaya menyerahkan donasi bantuan untuk penyintas bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) kepada BAZNAS Surabaya, Kamis (17/9/2026). Donasi yang terkumpul sebesar Rp2.687.000 tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas warga sekolah terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Penyerahan donasi dilakukan sebagai bagian dari upaya bersama untuk membantu meringankan kebutuhan para penyintas bencana. Bantuan tersebut diterima oleh BAZNAS Surabaya untuk selanjutnya disalurkan sesuai dengan kebutuhan dan mekanisme penyaluran bantuan kebencanaan. BAZNAS Surabaya mengapresiasi kepedulian dan partisipasi SD Negeri Pacarkeling I/182 Surabaya beserta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penggalangan donasi. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial ini diharapkan dapat terus tumbuh di lingkungan pendidikan dan masyarakat. Melalui kolaborasi tersebut, BAZNAS Surabaya berkomitmen untuk terus menjadi jembatan kebaikan antara para donatur dan masyarakat yang membutuhkan, termasuk dalam membantu penyintas bencana di berbagai daerah.
17/09/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Surabaya dan UHW Perbanas Resmikan Serah Terima Penerima Beasiswa CESAR
BAZNAS Surabaya dan UHW Perbanas Resmikan Serah Terima Penerima Beasiswa CESAR
SURABAYA, 16 September 2026 – BAZNAS Surabaya bersama Universitas Hayam Wuruk (UHW) Perbanas melaksanakan kegiatan Serah Terima Penerima Beasiswa CESAR BAZNAS Surabaya pada Rabu (16/9/2026) di UHW Perbanas. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mendukung peningkatan akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa melalui program Beasiswa CESAR. Acara dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Surabaya beserta pelaksana dan staf, serta Rektor UHW Perbanas bersama jajaran wakil rektor. Kehadiran kedua lembaga memperkuat sinergi dalam menghadirkan program pendidikan yang diharapkan mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi para penerima beasiswa. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Prof. Dr. Lutfi, S.E., M.Fin selaku Rektor UHW Perbanas dan H. Moch. Hamzah, S.T., M.M. selaku Ketua BAZNAS Surabaya. Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai bentuk penguatan kerja sama antara BAZNAS Surabaya dan UHW Perbanas dalam pelaksanaan program beasiswa. Momentum berikutnya ditandai dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada mahasiswa penerima Beasiswa CESAR. Prosesi tersebut menjadi penanda dimulainya dukungan pendidikan bagi para mahasiswa yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat program. Beasiswa CESAR merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah di bidang pendidikan. Melalui program ini, BAZNAS Surabaya berupaya membantu mahasiswa agar dapat melanjutkan pendidikan tinggi sekaligus mendorong lahirnya generasi yang berdaya dan memiliki masa depan yang lebih baik. Kolaborasi dengan perguruan tinggi seperti UHW Perbanas juga menjadi bagian penting dalam memastikan program pendidikan dapat berjalan secara terarah dan tepat sasaran. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa. Melalui sinergi ini, BAZNAS Surabaya berharap Beasiswa CESAR dapat terus memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa serta menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Surabaya.
16/09/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Surabaya Jemput Donasi Bantuan Bencana NTT di SMPN 33 Surabaya
BAZNAS Surabaya Jemput Donasi Bantuan Bencana NTT di SMPN 33 Surabaya
Surabaya, 15 September 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya melaksanakan layanan jemput donasi bantuan bencana Nusa Tenggara Timur (NTT) di SMPN 33 Surabaya Surabaya, Selasa (15/9/2026). Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Surabaya menerima donasi sebesar Rp8.600.000 yang dihimpun oleh keluarga besar SMPN 33 Surabaya sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat terdampak bencana di NTT. Layanan jemput donasi merupakan bentuk kemudahan yang diberikan BAZNAS Kota Surabaya kepada masyarakat, lembaga pendidikan, komunitas, maupun berbagai pihak yang ingin menyalurkan bantuan kemanusiaan. BAZNAS Kota Surabaya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada keluarga besar SMPN 33 Surabaya atas kepercayaan dan kepedulian yang diberikan. Donasi tersebut selanjutnya akan dikelola sesuai dengan mekanisme yang berlaku untuk mendukung penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak bencana. Melalui sinergi dengan berbagai pihak, BAZNAS Kota Surabaya terus mendorong semangat berbagi dan gotong royong agar kepedulian masyarakat dapat memberikan manfaat bagi sesama.
15/09/2026 | Humas BAZNAS Surabaya

Agenda Pimpinan

Ketua BAZNAS Surabaya Hadiri Penandatanganan MoU dan Serah Terima Beasiswa CESAR
Ketua BAZNAS Surabaya Hadiri Penandatanganan MoU dan Serah Terima Beasiswa CESAR
Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, S.T., MM., menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam kegiatan penandatanganan MoU dan serah terima calon penerima Beasiswa CESAR (Cetak Sarjana), Selasa (8/9/2026), di Auditorium Lantai 9 UNUSA Tower Kampus B. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara BAZNAS Kota Surabaya, UNUSA, Bunda PAUD Kota Surabaya, dan Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Sebanyak 156 calon penerima beasiswa akan mengikuti Program RPL S1 PG PAUD dan Program Reguler S1 Sistem Informasi. Agenda ini turut dihadiri Ketua Bunda PAUD Kota Surabaya, Rini Indriyani Eri Cahyadi, S.Farm., Apt., serta Rektor UNUSA, Prof. Dr. Ir. Tri Yogi Yuwono, DEA., IPU., ASEAN.Eng. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Surabaya menegaskan komitmen untuk terus memperluas manfaat dana zakat, infak, dan sedekah melalui program pendidikan yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Surabaya.

09-09-2026 | Humas BAZNAS Surabaya

Wakil Ketua IV Hadiri Uji Kompetensi SKK Konstruksi Tukang Pasang Bata
Wakil Ketua IV Hadiri Uji Kompetensi SKK Konstruksi Tukang Pasang Bata
Surabaya, 27 Agustus 2026 – Pimpinan BAZNAS Kota Surabaya, H. Muhammad Riduwan, S.M., menghadiri Uji Kompetensi Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi Tukang Pasang Bata yang diikuti oleh 25 peserta, Kamis (27/8/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama BAZNAS Kota Surabaya dengan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya serta melibatkan Dymo sebagai kontraktor. Uji Kompetensi SKK Konstruksi Tukang Pasang Bata merupakan program rutin yang diselenggarakan setiap bulan. Kehadiran H. Muhammad Riduwan menjadi bagian dari agenda pimpinan untuk memastikan program peningkatan kompetensi tenaga kerja berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dalam agenda tersebut, H. Muhammad Riduwan meninjau rangkaian uji kompetensi yang dijalani para peserta. Proses penilaian meliputi pengetahuan dasar konstruksi, keterampilan pemasangan bata, penggunaan peralatan, ketepatan hasil pekerjaan, serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja. Sertifikasi kompetensi memiliki peran penting dalam meningkatkan profesionalitas tenaga kerja konstruksi. Pengalaman kerja yang dimiliki para peserta perlu didukung dengan bukti kompetensi resmi agar kemampuan mereka semakin diakui oleh perusahaan dan pengguna jasa. Pelaksanaan program secara rutin setiap bulan menunjukkan komitmen BAZNAS Kota Surabaya dalam menghadirkan pemberdayaan yang berkelanjutan. Masyarakat tidak hanya memperoleh dukungan, tetapi juga kesempatan untuk meningkatkan keterampilan serta mendapatkan pengakuan profesi sebagai bekal memasuki dunia kerja. Sinergi antara BAZNAS Kota Surabaya, Disperinaker Surabaya, dan Dymo diharapkan membuka kesempatan bagi lebih banyak tenaga kerja untuk mengikuti sertifikasi pada periode berikutnya. Melalui kegiatan tersebut, H. Muhammad Riduwan mendorong para peserta agar terus meningkatkan kualitas, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam bekerja. Program ini diharapkan mampu melahirkan tukang pasang bata yang kompeten, profesional, mandiri, dan berdaya saing.

27-08-2026 | Humas BAZNAS Surabaya

Ketua BAZNAS Surabaya Hadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Pemkot Surabaya
Ketua BAZNAS Surabaya Hadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Pemkot Surabaya
Surabaya, 17 Agustus 2026 – Ketua BAZNAS Kota Surabaya turut menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Surabaya. Upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, serta bersama-sama melanjutkan perjuangan dalam membangun Indonesia yang maju dan sejahtera. Kehadiran Ketua BAZNAS Kota Surabaya dalam kegiatan tersebut juga menjadi wujud komitmen BAZNAS untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi bersama Pemerintah Kota Surabaya dalam menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kota Surabaya terus berupaya mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui program-program di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dan dakwah. Dengan semangat kemerdekaan, BAZNAS Kota Surabaya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian dan semangat berbagi. Bersama, mari melanjutkan perjuangan dengan karya dan kontribusi nyata untuk mewujudkan Surabaya yang semakin sejahtera. Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!Merdeka Bersama Zakat, Bersama Wujudkan Surabaya Sejahtera.

17-08-2026 | Humas BAZNAS Surabaya

Berita Pendistribusian

BAZNAS Surabaya Salurkan Bantuan untuk Dukung Khitanan Massal
BAZNAS Surabaya Salurkan Bantuan untuk Dukung Khitanan Massal
SURABAYA, 15 Agustus 2026 — BAZNAS Kota Surabaya kembali menyalurkan manfaat kepada masyarakat melalui dukungan dalam kegiatan Khitanan Massal yang berlangsung di Gedung Wanita Surabaya, Sabtu (15/8/2026). Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi BAZNAS Kota Surabaya bersama Dharma Wanita dan Bangga Surabaya Peduli dalam menghadirkan layanan sosial bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Dalam kegiatan ini, BAZNAS Surabaya menyalurkan bantuan berupa uang saku, bingkisan, dan tas kepada para peserta khitanan massal. Selain mendapatkan bantuan, para peserta juga memperoleh layanan khitan secara gratis tanpa dipungut biaya. Program tersebut ditujukan terutama bagi anak-anak dari keluarga menengah ke bawah dan masyarakat yang membutuhkan. Melalui penyaluran ini, BAZNAS Surabaya berupaya membantu meringankan beban keluarga sekaligus memberikan kebahagiaan kepada anak-anak penerima manfaat. BAZNAS Surabaya Perkuat Penyaluran Manfaat kepada Masyarakat Pimpinan BAZNAS Kota Surabaya turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama sejumlah tamu undangan, di antaranya Wali Kota Surabaya, Ketua PKK Kota Surabaya, pimpinan Bangga Surabaya Peduli, serta jajaran pengurus Dharma Wanita. Kehadiran BAZNAS Surabaya dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen untuk memastikan zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dapat disalurkan dalam bentuk program yang memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat. Kolaborasi tersebut juga menunjukkan pentingnya sinergi antara lembaga pengelola zakat dan berbagai pihak dalam memperluas jangkauan penyaluran manfaat, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui berbagai program penyaluran, BAZNAS Kota Surabaya terus berupaya menghadirkan manfaat yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Amanah Muzaki, Bahagia Mustahik.
15/08/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Surabaya Serahkan Alat Bantu Dengar kepada Abdur Rouf - Program Kesehatan
BAZNAS Surabaya Serahkan Alat Bantu Dengar kepada Abdur Rouf - Program Kesehatan
SURABAYA – BAZNAS Surabaya kembali menyalurkan bantuan alat bantu dengar kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diberikan kepada Abdur Rouf, warga Jalan Mojo V/22, Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (9/7/2026) di Kantor Kecamatan Krembangan. Penyaluran ini merupakan bagian dari Program Kesehatan BAZNAS Surabaya yang bertujuan membantu masyarakat dengan gangguan pendengaran agar dapat beraktivitas secara lebih mandiri dan meningkatkan kualitas hidupnya. Kegiatan penyaluran dihadiri oleh relawan dan peserta magang BAZNAS Surabaya, penerima manfaat beserta keluarga, serta Tim Brilliant Hearing yang mendampingi proses penyerahan sekaligus memastikan alat bantu dengar dapat digunakan sesuai kebutuhan penerima manfaat. Bantuan alat bantu dengar merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah yang difokuskan pada peningkatan layanan kesehatan bagi mustahik. Dengan bantuan tersebut, diharapkan penerima manfaat dapat kembali mendengar dengan lebih baik sehingga komunikasi dengan keluarga maupun lingkungan sekitar menjadi lebih mudah. BAZNAS Surabaya senantiasa berupaya memastikan setiap bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan memberikan manfaat yang berkelanjutan. Oleh karena itu, proses penyaluran dilakukan melalui koordinasi dan pendampingan bersama mitra yang memiliki kompetensi di bidang alat bantu pendengaran. Program kesehatan menjadi salah satu prioritas BAZNAS Surabaya dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Melalui dukungan para muzaki, berbagai bantuan kesehatan terus dihadirkan agar masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh pelayanan yang lebih baik. BAZNAS Surabaya mengajak masyarakat untuk terus mempercayakan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Surabaya sehingga semakin banyak mustahik yang dapat merasakan manfaat dari berbagai program kemaslahatan yang dijalankan.
10/07/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Surabaya Serahkan Alat Bantu Dengar kepada Warga Kelurahan Kemayoran
BAZNAS Surabaya Serahkan Alat Bantu Dengar kepada Warga Kelurahan Kemayoran
SURABAYA – BAZNAS Kota Surabaya melaksanakan penyaluran alat bantu dengar kepada Winarti, warga Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan, pada Kamis (9/7/2026). Penyaluran berlangsung di Kantor Kecamatan Krembangan. Bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Kesehatan BAZNAS Kota Surabaya yang bertujuan membantu masyarakat yang membutuhkan alat penunjang kesehatan agar dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik. Kegiatan penyaluran dihadiri oleh Staf Kesra Kecamatan Krembangan, Staf Kesra Kelurahan Kemayoran, relawan dan peserta magang BAZNAS Kota Surabaya, serta penerima manfaat bersama anggota keluarganya. Melalui bantuan alat bantu dengar ini, BAZNAS Kota Surabaya berharap penerima manfaat dapat memperoleh kemudahan dalam berkomunikasi, meningkatkan aktivitas sosial, serta menjalani kehidupan dengan lebih mandiri. Bantuan ini juga menjadi bentuk nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzaki dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Dalam setiap proses penyaluran, BAZNAS Kota Surabaya selalu mengedepankan prinsip tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa bantuan diterima oleh masyarakat yang sesuai dengan kriteria penerima manfaat. Program bantuan kesehatan seperti penyaluran alat bantu dengar menjadi salah satu upaya BAZNAS Kota Surabaya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain memenuhi kebutuhan kesehatan, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri dan kualitas hidup penerima manfaat. BAZNAS Kota Surabaya terus mengajak masyarakat untuk memperkuat semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan dukungan para muzaki, semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat berbagai program kesehatan, pendidikan, ekonomi, kemanusiaan, dan dakwah yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kota Surabaya.
09/07/2026 | Humas BAZNAS Surabaya

Artikel Terbaru

Transformasi Program Zakat Produktif BAZNAS untuk Kemandirian Mustahik
Transformasi Program Zakat Produktif BAZNAS untuk Kemandirian Mustahik
Bulan September selalu membawa semangat baru untuk memperkuat kepedulian sosial di Kota Surabaya. BAZNAS Kota Surabaya terus berkomitmen menghadirkan pengelolaan zakat yang transparan, akuntabel, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Fokus utama penguatan ekonomi umat saat ini tidak hanya terletak pada penyaluran bantuan konsumtif, melainkan pada transformasi program zakat produktif demi mengantarkan para mustahik menuju kemandirian secara berkelanjutan. Langkah ini dirancang untuk menjawab tantangan ekonomi lokal dengan memberikan landasan usaha yang kokoh bagi warga Kota Surabaya yang membutuhkan. Menghidupkan Potensi Ekonomi Mustahik Zakat produktif menjadi instrumen penting dalam memutus rantai kemiskinan. BAZNAS Kota Surabaya menyalurkan dana zakat dalam bentuk stimulan modal usaha, perlengkapan kerja, serta pelatihan keterampilan yang disesuaikan dengan dinamika pasar di Surabaya. Melalui pendekatan ini, bantuan tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan sesaat, melainkan dikelola sebagai aset produktif yang mampu menghasilkan pendapatan harian maupun bulanan bagi para penerima manfaat. Pendampingan Usaha Berkelanjutan Keberhasilan program zakat produktif tidak lepas dari sistem pendampingan yang konsisten. BAZNAS Kota Surabaya menerjunkan tim pendamping lapangan untuk memberikan bimbingan, mulai dari tata kelola keuangan sederhana, literasi pemasaran, hingga pengembangan kualitas produk. Pendampingan berkelanjutan ini memastikan modal usaha yang dialokasikan dapat berkembang, menjaga ketahanan usaha mikro, serta membentuk pola pikir kewirausahaan yang mandiri pada diri mustahik. Menuju Kemandirian dan Transformasi Menjadi Muzakki Tujuan akhir dari transformasi program zakat produktif adalah melahirkan daya saing ekonomi yang mandiri. Ketika usaha para penerima manfaat mulai stabil dan tumbuh, tingkat kesejahteraan keluarga mereka ikut meningkat. Harapan besarnya, para mustahik yang dibina melalui program zakat produktif September ini secara bertahap mampu mandiri secara finansial, hingga kelak bertransformasi menjadi muzakki yang memberikan manfaat kembali bagi masyarakat Surabaya.
21/09/2026 | Leli - Magang
Strategi BAZNAS Memperluas Akses Ekonomi Syariah bagi Usaha Mikro
Strategi BAZNAS Memperluas Akses Ekonomi Syariah bagi Usaha Mikro
Pengembangan ekonomi syariah di tingkat akar rumput membutuhkan pendekatan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Di Kota Surabaya, BAZNAS terus mengoptimalkan potensi zakat sebagai instrumen inklusif yang mampu menggerakkan roda perekonomian usaha mikro. Melalui konsep zakat inklusi, BAZNAS Kota Surabaya memastikan bahwa keberadaan dana zakat, infak, dan sedekah tidak hanya dirasakan manfaatnya secara langsung, tetapi juga membuka pintu kesempatan ekonomi yang serba terbuka, adil, dan memberdayakan. Strategi ini berfokus pada penghapusan hambatan bagi para pelaku usaha kecil yang selama ini sulit mengakses permodalan resmi maupun pembinaan wirausaha yang tepat sasaran. Menjangkau Pelaku Usaha Mikro Secara Menyeluruh Prinsip utama zakat inklusi adalah keterjangkauan dan keadilan. BAZNAS Kota Surabaya memetakan potensi usaha mikro di berbagai sudut kota—mulai dari pedagang rumahan, UMKM kuliner lokal, hingga jasa kecil keliling—guna memastikan bantuan modal kerja dan alat usaha tepat sasaran. Dengan menghilangkan sekat-sekat birokrasi yang rumit, program ini memberikan kemudahan akses bagi para penerima manfaat (mustahik) untuk memperoleh stimulan usaha syariah tanpa beban bunga atau jeratan kemitraan yang memberatkan. Integrasi Ekosistem Ekonomi Syariah di Kota Surabaya Zakat inklusi tidak sebatas menyalurkan modal, melainkan menghubungkan pelaku usaha mikro dengan ekosistem ekonomi syariah yang lebih luas. BAZNAS Kota Surabaya memfasilitasi pembimbingan tata kelola keuangan berbasis syariah, pendampingan sertifikasi halal untuk produk makanan/minuman, serta pengenalan transaksi digital yang aman. Langkah ini memperkuat daya saing produk UMKM binaan di pasar lokal Surabaya, sekaligus membangun kepercayaan konsumen terhadap produk-produk yang dihasilkan oleh para mustahik. Mengubah Modal Usaha Menjadi Kemandirian Berkelanjutan Dampak jangka panjang dari zakat inklusi adalah terciptanya kemandirian ekonomi keluarga secara bertahap. Ketika usaha mikro mendapatkan akses pendampingan yang konsisten, kapasitas produksi dan pendapatan harian penerima manfaat mengalami peningkatan yang stabil. Melalui komitmen ini, BAZNAS Kota Surabaya bertekad untuk terus mengawal proses transformasi ekonomi masyarakat, sehingga modal zakat produktif yang digulirkan tidak hanya menopang kebutuhan hidup saat ini, tetapi juga membina mustahik menjadi wirausahawan tangguh yang siap mandiri secara finansial.
21/09/2026 | Leli - Magang
Bagaimana Teknologi Memudahkan Masyarakat Menunaikan Zakat?
Bagaimana Teknologi Memudahkan Masyarakat Menunaikan Zakat?
Perkembangan teknologi telah membawa perubahan dalam berbagai aktivitas masyarakat, termasuk dalam melakukan transaksi keuangan. Kehadiran layanan digital membuat berbagai kebutuhan dapat dilakukan dengan lebih praktis dan mudah diakses. Hal ini juga dapat dimanfaatkan dalam menunaikan zakat. Di tengah aktivitas masyarakat yang semakin beragam, teknologi dapat menjadi sarana untuk memberikan kemudahan dalam mengakses informasi, menghitung, hingga melakukan pembayaran zakat. Bagi masyarakat Kota Surabaya, perkembangan layanan digital juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan akses layanan zakat yang lebih mudah. Zakat di Era Digital Zakat merupakan salah satu kewajiban bagi umat Islam yang telah memenuhi ketentuan. Dalam pelaksanaannya, masyarakat membutuhkan informasi dan layanan yang dapat membantu proses menunaikan zakat dengan baik. Zakat di era digital menunjukkan adanya pemanfaatan teknologi sebagai sarana pendukung dalam pengelolaan zakat. Masyarakat dapat memanfaatkan perangkat digital untuk memperoleh informasi mengenai zakat serta menggunakan berbagai kanal pembayaran yang disediakan oleh lembaga pengelola zakat. Digitalisasi tidak mengubah ketentuan mengenai zakat, tetapi memberikan kemudahan dari sisi akses dan layanan. Dengan demikian, teknologi dapat menjadi salah satu sarana yang membantu masyarakat menunaikan zakat di tengah perkembangan kebiasaan transaksi secara digital. Kemudahan Menghitung Zakat Sebelum menunaikan zakat, masyarakat perlu mengetahui kewajiban zakat yang harus dibayarkan sesuai dengan jenis dan ketentuannya. Teknologi dapat membantu proses tersebut melalui layanan kalkulator zakat. Kalkulator zakat dapat digunakan untuk membantu masyarakat memperkirakan nominal zakat berdasarkan informasi yang dimasukkan. Fitur semacam ini membuat proses penghitungan menjadi lebih praktis dan membantu masyarakat memperoleh gambaran mengenai jumlah zakat yang perlu ditunaikan. Namun, penggunaan kalkulator digital tetap perlu disertai pemahaman mengenai ketentuan zakat. Apabila terdapat kondisi tertentu yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut, masyarakat dapat berkonsultasi dengan amil atau lembaga pengelola zakat. Pembayaran Zakat Semakin Praktis Salah satu bentuk pemanfaatan teknologi dalam zakat adalah tersedianya layanan pembayaran secara digital. Masyarakat tidak selalu harus datang langsung ke kantor lembaga zakat untuk menunaikan kewajibannya. Melalui kanal pembayaran yang tersedia, pembayaran zakat dapat dilakukan menggunakan berbagai metode transaksi digital. Kemudahan tersebut dapat membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu atau lebih terbiasa menggunakan layanan pembayaran secara nontunai. Kemudahan pembayaran juga perlu diikuti dengan perhatian terhadap keamanan transaksi. Masyarakat sebaiknya memastikan bahwa pembayaran dilakukan melalui kanal resmi lembaga pengelola zakat agar dana dapat tercatat dan dikelola sesuai ketentuan. Digitalisasi dalam Pengelolaan Zakat di BAZNAS Kota Surabaya Pemanfaatan teknologi tidak hanya berkaitan dengan pembayaran zakat oleh masyarakat. Digitalisasi juga dapat mendukung proses administrasi dan pengelolaan zakat di lembaga. BAZNAS Kota Surabaya telah mengembangkan pemanfaatan teknologi dalam mendukung pengelolaan zakat, salah satunya melalui E-Dashboard. Sistem tersebut digunakan untuk membantu proses monitoring dan administrasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Pemanfaatan sistem digital dalam pengelolaan internal dapat membantu lembaga dalam mengelola informasi secara lebih terstruktur. Dengan dukungan teknologi, proses administrasi dan monitoring dapat dilakukan dengan lebih mudah sehingga dapat mendukung pelayanan kepada muzaki dan mustahik. Teknologi sebagai Sarana, Zakat Tetap pada Ketentuannya Kemajuan teknologi memberikan banyak kemudahan dalam menunaikan zakat. Masyarakat dapat memperoleh informasi, melakukan penghitungan, dan menggunakan layanan pembayaran secara lebih praktis. Namun, kemudahan tersebut tetap perlu berjalan sesuai dengan ketentuan zakat. Teknologi pada dasarnya merupakan sarana yang membantu proses pelayanan, sedangkan ketentuan mengenai siapa yang wajib membayar, jenis zakat, perhitungan, dan penerima zakat tetap menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan. Dengan memanfaatkan teknologi secara tepat, masyarakat dapat memperoleh akses layanan zakat yang lebih mudah sekaligus tetap memperhatikan ketentuan dalam pelaksanaannya. Digitalisasi pun dapat menjadi salah satu langkah untuk mendukung pengelolaan zakat yang semakin mudah diakses oleh masyarakat.
21/09/2026 | Sabrina - Magang

BAZNAS TV