WhatsApp Icon
banner
banner
banner
Statistik

Berita Terkini

BAZNAS Surabaya dan STAI Taswirul Afkar Teken MoU Beasiswa CESAR
BAZNAS Surabaya dan STAI Taswirul Afkar Teken MoU Beasiswa CESAR
SURABAYA – BAZNAS Surabaya bersama STAI Taswirul Afkar melaksanakan serah terima dan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Program Beasiswa CESAR pada Kamis (24/9/2026) di STAI Taswirul Afkar. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Surabaya dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan. Kerja sama dengan perguruan tinggi juga menjadi langkah strategis dalam memastikan program beasiswa dapat terlaksana secara terarah dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi penerima. Acara dihadiri oleh Ketua BAZNAS Surabaya H. Moch. Hamzah, S.T., M.M., Wakil Ketua III dan Wakil Ketua IV BAZNAS Surabaya, segenap jajaran STAI Taswirul Afkar, serta mahasiswa penerima Beasiswa CESAR. Penandatanganan MoU menjadi penanda penguatan kerja sama kelembagaan antara BAZNAS Surabaya dan STAI Taswirul Afkar dalam mendukung keberlangsungan pendidikan mahasiswa penerima manfaat. Selain penandatanganan kerja sama, kegiatan juga menjadi momentum serah terima penerima Beasiswa CESAR. Kehadiran para mahasiswa dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting karena mereka merupakan penerima manfaat langsung dari program pendidikan yang dijalankan BAZNAS Surabaya. Melalui Beasiswa CESAR, dana zakat, infak, dan sedekah diarahkan untuk mendukung pendidikan sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendorong lahirnya generasi yang lebih mandiri serta berdaya. BAZNAS Surabaya berharap sinergi bersama STAI Taswirul Afkar dapat terus terjalin dan berkembang, sehingga program Beasiswa CESAR tidak hanya membantu mahasiswa menyelesaikan pendidikan, tetapi juga membuka kesempatan bagi mereka untuk membangun masa depan yang lebih baik. Kolaborasi dengan perguruan tinggi akan terus diperkuat sebagai bagian dari komitmen BAZNAS Surabaya dalam menghadirkan manfaat zakat yang berdampak dan berkelanjutan bagi masyarakat.
25/09/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Surabaya Gelar Rapat Koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Bahas Bantuan Jamban
BAZNAS Surabaya Gelar Rapat Koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Bahas Bantuan Jamban
SURABAYA – BAZNAS Surabaya menggelar rapat koordinasi bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya terkait rencana bantuan jamban bagi masyarakat di Kota Surabaya. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor BAZNAS Surabaya pada Kamis (24/9/2026). Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara BAZNAS Surabaya dan Pemerintah Kota Surabaya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan lingkungan serta pemenuhan sarana sanitasi yang layak bagi masyarakat. Pembahasan bantuan jamban menjadi penting karena ketersediaan sanitasi yang memadai memiliki hubungan erat dengan kesehatan, kebersihan lingkungan, serta kualitas hidup masyarakat. Melalui koordinasi tersebut, kedua pihak membahas langkah-langkah yang dapat dilakukan agar bantuan dapat diberikan secara tepat sasaran dan sesuai kebutuhan warga. BAZNAS Surabaya terus berupaya mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk berbagai program kemaslahatan, termasuk program yang berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat. Dukungan terhadap fasilitas sanitasi menjadi salah satu bentuk kepedulian dalam membantu menciptakan lingkungan tempat tinggal yang lebih sehat dan layak. Kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya juga diharapkan dapat memperkuat proses pendataan, koordinasi lapangan, serta penentuan penerima manfaat agar program bantuan jamban dapat berjalan efektif. Rapat tersebut sekaligus menjadi ruang komunikasi antarlembaga dalam menyatukan langkah dan memastikan setiap program yang direncanakan memiliki dampak nyata bagi masyarakat. BAZNAS Surabaya berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan perangkat daerah dan berbagai pemangku kepentingan dalam menjalankan program kemanusiaan dan kesejahteraan masyarakat. Melalui koordinasi yang baik, program bantuan jamban diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan sanitasi, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mendukung terciptanya lingkungan Surabaya yang lebih bersih, sehat, dan layak.
24/09/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Surabaya Terima Kunjungan Silaturahim BPJS Ketenagakerjaan
BAZNAS Surabaya Terima Kunjungan Silaturahim BPJS Ketenagakerjaan
SURABAYA — BAZNAS Surabaya menerima kunjungan silaturahim BPJS Ketenagakerjaan di Kantor BAZNAS Surabaya pada Kamis, 24 September 2026. Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan kelembagaan serta membangun komunikasi yang berkelanjutan antara kedua institusi. Silaturahim antarlembaga merupakan bagian penting dalam merawat hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan. Melalui pertemuan langsung, setiap institusi memiliki kesempatan untuk saling mengenal dan memahami peran masing-masing dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Bagi BAZNAS Surabaya, hubungan kelembagaan yang baik menjadi salah satu unsur pendukung dalam menjalankan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Komunikasi dengan berbagai pihak diharapkan dapat memperluas pemahaman mengenai kebutuhan masyarakat sekaligus membuka ruang koordinasi yang relevan. Kunjungan BPJS Ketenagakerjaan ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk menjaga keterhubungan kedua lembaga. Dengan komunikasi yang terpelihara, peluang untuk saling berbagi informasi dan memahami lingkup pelayanan masing-masing dapat terus dikembangkan. Hubungan antarlembaga membutuhkan proses yang berkesinambungan. Karena itu, silaturahim memiliki makna lebih dari sekadar pertemuan. Kegiatan ini merupakan kesempatan untuk membangun kepercayaan, memperkuat kedekatan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam pelayanan masyarakat. Dalam konteks tersebut, hubungan antara BAZNAS Surabaya dan BPJS Ketenagakerjaan diharapkan dapat berkembang sesuai dengan tugas, kewenangan, dan kapasitas masing-masing. Setiap peluang koordinasi perlu diarahkan pada kebutuhan yang jelas serta manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Pertemuan di Kantor BAZNAS Surabaya juga menjadi ruang untuk merawat jejaring kelembagaan. Hubungan yang terbangun melalui silaturahim diharapkan memudahkan komunikasi lanjutan apabila terdapat kebutuhan koordinasi pada masa mendatang. Adapun kemungkinan tindak lanjut memerlukan pembahasan lebih jauh agar memiliki tujuan dan pembagian peran yang jelas. Dengan demikian, hubungan baik yang telah terjalin dapat menjadi landasan bagi penjajakan kegiatan yang relevan dan terarah. Melalui kunjungan pada 24 September 2026 ini, silaturahim BAZNAS Surabaya dan BPJS Ketenagakerjaan diharapkan terus terjaga. Semangat saling mengenal dan membangun komunikasi menjadi modal untuk memperkuat hubungan antarlembaga serta membuka peluang kontribusi bagi masyarakat Surabaya secara berkelanjutan, sesuai dengan tanggung jawab dan lingkup pelayanan masing-masing.
24/09/2026 | Humas BAZNAS Surabaya

Agenda Pimpinan

Ketua BAZNAS Surabaya Hadiri Penandatanganan MoU Beasiswa CESAR di STAI Taswirul Afkar
Ketua BAZNAS Surabaya Hadiri Penandatanganan MoU Beasiswa CESAR di STAI Taswirul Afkar
SURABAYA – Ketua BAZNAS Surabaya H. Moch. Hamzah, S.T., M.M. menghadiri kegiatan serah terima sekaligus penandatanganan MoU Program Beasiswa CESAR bersama STAI Taswirul Afkar pada Kamis (24/9/2026). Dalam agenda tersebut, Ketua BAZNAS Surabaya didampingi Wakil Ketua III dan Wakil Ketua IV BAZNAS Surabaya. Kegiatan juga dihadiri segenap jajaran STAI Taswirul Afkar serta mahasiswa yang menjadi penerima Beasiswa CESAR. Kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS Surabaya menjadi bagian dari komitmen dalam mengawal langsung pelaksanaan program pendidikan yang bersumber dari pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah. Penandatanganan MoU dengan STAI Taswirul Afkar menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antara BAZNAS Surabaya dan perguruan tinggi. Kerja sama tersebut diharapkan mampu memberikan kepastian dan keberlanjutan terhadap pelaksanaan program Beasiswa CESAR bagi mahasiswa penerima manfaat. Dalam agenda tersebut juga dilaksanakan serah terima penerima beasiswa sebagai simbol dimulainya dukungan pendidikan melalui Program CESAR. Momentum ini sekaligus mempertemukan pimpinan BAZNAS Surabaya dengan para mahasiswa penerima manfaat secara langsung. Bagi pimpinan BAZNAS Surabaya, pendidikan menjadi salah satu sektor strategis dalam pendayagunaan zakat. Bantuan pendidikan diharapkan tidak hanya menyelesaikan kebutuhan mahasiswa pada masa perkuliahan, tetapi juga menjadi investasi sosial untuk meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat di masa depan. Melalui kerjasama dengan STAI Taswirul Afkar, pimpinan BAZNAS Surabaya berharap mahasiswa penerima Beasiswa CESAR dapat memanfaatkan kesempatan pendidikan dengan sebaik-baiknya dan terus mengembangkan potensi diri. BAZNAS Surabaya akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi sebagai bagian dari upaya menghadirkan program pendidikan yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

25-09-2026 | Humas BAZNAS Surabaya

Agenda Pimpinan BAZNAS Surabaya: Silaturahim BPJS Ketenagakerjaan
Agenda Pimpinan BAZNAS Surabaya: Silaturahim BPJS Ketenagakerjaan
SURABAYA — Kunjungan silaturahim BPJS Ketenagakerjaan ke Kantor BAZNAS Surabaya berlangsung pada Kamis, 24 September 2026. Dalam agenda hubungan kelembagaan BAZNAS Surabaya, pertemuan ini menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahim dan menjaga komunikasi antara kedua institusi. Silaturahim dengan pemangku kepentingan memiliki arti penting dalam mendukung hubungan kelembagaan yang berkelanjutan. Bagi jajaran pimpinan, komunikasi yang baik merupakan modal untuk membangun pemahaman bersama sekaligus mengenali ruang koordinasi sesuai dengan peran setiap lembaga. BAZNAS Surabaya memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Dalam menjalankan peran tersebut, hubungan dengan berbagai institusi menjadi unsur pendukung untuk memperluas jejaring dan memahami kebutuhan pelayanan masyarakat. Kehadiran BPJS Ketenagakerjaan menjadi kesempatan untuk merawat hubungan tersebut. Melalui silaturahim, komunikasi antarlembaga diharapkan dapat semakin terbuka, sehingga kebutuhan koordinasi pada masa mendatang dapat ditindaklanjuti melalui saluran yang tepat. Dalam konteks kepemimpinan lembaga, jejaring yang terpelihara dapat membantu memperluas perspektif terhadap persoalan sosial. Setiap institusi memiliki pengalaman dan lingkup pelayanan yang berbeda, sehingga hubungan yang baik berpotensi membuka ruang untuk saling memahami. Meski demikian, setiap kemungkinan kegiatan bersama memerlukan pembahasan dan perencanaan lebih lanjut. Kesesuaian tujuan, kejelasan tanggung jawab, serta manfaat bagi masyarakat perlu menjadi pertimbangan dalam menjajaki bentuk koordinasi yang relevan. Pertemuan di Kantor BAZNAS Surabaya ini dapat menjadi bagian dari proses membangun hubungan jangka panjang. Silaturahim yang terjaga diharapkan tidak berhenti pada satu kesempatan, tetapi berkembang menjadi komunikasi yang konsisten sesuai kebutuhan kedua lembaga. Agenda tersebut juga menjadi pengingat tentang pentingnya keterhubungan antarpemangku kepentingan. Pelayanan masyarakat memerlukan pemahaman yang luas, termasuk kemampuan mengenali pihak yang dapat diajak berkoordinasi sesuai tugas dan kewenangannya. Melalui kunjungan silaturahim pada 24 September 2026, hubungan BAZNAS Surabaya dan BPJS Ketenagakerjaan diharapkan semakin erat. Kedekatan kelembagaan ini menjadi modal untuk menjaga komunikasi, memperkuat rasa saling percaya, dan membuka ruang kontribusi yang terarah bagi masyarakat Surabaya dengan tetap memperhatikan kapasitas, tanggung jawab, serta lingkup pelayanan masing-masing institusi.

24-09-2026 | Humas BAZNAS Surabaya

Pimpinan BAZNAS Surabaya Serahkan SK Pembentukan UPZ Kemenhaj Kota Surabaya
Pimpinan BAZNAS Surabaya Serahkan SK Pembentukan UPZ Kemenhaj Kota Surabaya
SURABAYA – Jajaran Pimpinan BAZNAS Surabaya menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kemenhaj Kota Surabaya dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Surabaya pada Selasa (22/9/2026) . Penyerahan SK tersebut menjadi tindak lanjut dari proses pembentukan UPZ Kemenhaj Kota Surabaya sekaligus menandai penguatan sinergi antara BAZNAS Surabaya dan Kemenhaj Kota Surabaya dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Terbentuknya UPZ Kemenhaj Kota Surabaya diharapkan dapat membantu optimalisasi penghimpunan zakat di lingkungan instansi tersebut. Kehadiran UPZ juga menjadi sarana untuk memberikan kemudahan kepada pegawai dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi yang pengelolaannya terkoordinasi bersama BAZNAS Surabaya. Bagi Pimpinan BAZNAS Surabaya, pembentukan dan penguatan UPZ merupakan salah satu langkah strategi dalam memperluas jaringan pelayanan zakat. UPZ memiliki peran penting sebagai kepanjangan tangan BAZNAS dalam membantu penghimpunan ZIS di lingkungan instansi, lembaga, maupun masyarakat. Penyerahan SK Pembentukan UPZ Kemenhaj Kota Surabaya juga mencerminkan komitmen bersama untuk membangun tata kelola zakat yang semakin tertib, amanah, transparan, dan akuntabel. Melalui keberadaan UPZ, potensi zakat di lingkungan Kemenhaj Kota Surabaya diharapkan dapat dihimpun secara lebih optimal dan selanjutnya memberikan manfaat yang semakin luas bagi mustahik. Pimpinan BAZNAS Surabaya berharap UPZ Kemenhaj Kota Surabaya dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik serta membangun komunikasi dan koordinasi secara berkelanjutan bersama BAZNAS Surabaya. Momentum penyampaian SK tersebut sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan antara BAZNAS Surabaya dan Kemenhaj Kota Surabaya dalam mendukung pengelolaan zakat yang profesional serta berorientasi pada kemaslahatan umat. BAZNAS Surabaya akan terus mendorong pembentukan dan penguatan UPZ di berbagai instansi sebagai bagian dari strategi memperluas jangkauan penghimpunan serta meningkatkan pelayanan kepada muzaki dan mustahik di Kota Surabaya.

22-09-2026 | Humas BAZNAS Surabaya

Berita Pendistribusian

BAZNAS Surabaya Salurkan Beasiswa CESAR Senilai Rp1,61 Miliar
BAZNAS Surabaya Salurkan Beasiswa CESAR Senilai Rp1,61 Miliar
Surabaya, (08/09/2026) – BAZNAS Kota Surabaya menyalurkan bantuan pendidikan melalui program Beasiswa CESAR (Cetak Sarjana) kepada 156 mahasiswa dengan total nilai mencapai Rp1.610.000.000. Penyerahan dilaksanakan di Auditorium Lantai 9 UNUSA Tower Kampus B. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS Kota Surabaya, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA), Bunda PAUD Kota Surabaya, serta Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Bantuan pendidikan tersebut diberikan kepada 151 mahasiswa Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) senilai Rp1.510.000.000. Sementara itu, bantuan senilai Rp100.000.000 disalurkan kepada lima mahasiswa Program Reguler S1 Sistem Informasi. Kegiatan tersebut dihadiri sekaligus diisi sambutan oleh Ketua Bunda PAUD Kota Surabaya, Rini Indriyani Eri Cahyadi, S.Farm., Apt.; Rektor UNUSA, Prof. Dr. Ir. Tri Yogi Yuwono, DEA., IPU., ASEAN.Eng.; serta Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, S.T., MM. Ketua BAZNAS Kota Surabaya menyampaikan bahwa Beasiswa CESAR merupakan wujud nyata pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah dalam bidang pendidikan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan biaya perkuliahan sekaligus membuka kesempatan bagi para penerima untuk meningkatkan kompetensi dan meraih gelar sarjana. Bagi mahasiswa RPL S1 PG PAUD, program ini menjadi jalan untuk meningkatkan kualifikasi akademik dan profesionalisme sebagai pendidik anak usia dini. Adapun mahasiswa S1 Sistem Informasi diharapkan mampu mengembangkan kompetensi di bidang teknologi serta berkontribusi dalam menghadapi kebutuhan transformasi digital. Melalui Beasiswa CESAR, para penerima manfaat tidak hanya memperoleh bantuan biaya pendidikan, tetapi juga kesempatan untuk mewujudkan cita-cita dan membangun masa depan yang lebih baik. Kolaborasi BAZNAS Kota Surabaya, UNUSA, Bunda PAUD Kota Surabaya, dan Dinas Pendidikan Kota Surabaya ini diharapkan terus berlanjut sebagai ikhtiar bersama dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang lebih inklusif dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Surabaya.
09/09/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Surabaya Salurkan Bantuan untuk Dukung Khitanan Massal
BAZNAS Surabaya Salurkan Bantuan untuk Dukung Khitanan Massal
SURABAYA, 15 Agustus 2026 — BAZNAS Kota Surabaya kembali menyalurkan manfaat kepada masyarakat melalui dukungan dalam kegiatan Khitanan Massal yang berlangsung di Gedung Wanita Surabaya, Sabtu (15/8/2026). Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi BAZNAS Kota Surabaya bersama Dharma Wanita dan Bangga Surabaya Peduli dalam menghadirkan layanan sosial bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Dalam kegiatan ini, BAZNAS Surabaya menyalurkan bantuan berupa uang saku, bingkisan, dan tas kepada para peserta khitanan massal. Selain mendapatkan bantuan, para peserta juga memperoleh layanan khitan secara gratis tanpa dipungut biaya. Program tersebut ditujukan terutama bagi anak-anak dari keluarga menengah ke bawah dan masyarakat yang membutuhkan. Melalui penyaluran ini, BAZNAS Surabaya berupaya membantu meringankan beban keluarga sekaligus memberikan kebahagiaan kepada anak-anak penerima manfaat. BAZNAS Surabaya Perkuat Penyaluran Manfaat kepada Masyarakat Pimpinan BAZNAS Kota Surabaya turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama sejumlah tamu undangan, di antaranya Wali Kota Surabaya, Ketua PKK Kota Surabaya, pimpinan Bangga Surabaya Peduli, serta jajaran pengurus Dharma Wanita. Kehadiran BAZNAS Surabaya dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen untuk memastikan zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dapat disalurkan dalam bentuk program yang memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat. Kolaborasi tersebut juga menunjukkan pentingnya sinergi antara lembaga pengelola zakat dan berbagai pihak dalam memperluas jangkauan penyaluran manfaat, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui berbagai program penyaluran, BAZNAS Kota Surabaya terus berupaya menghadirkan manfaat yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Amanah Muzaki, Bahagia Mustahik.
15/08/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Surabaya Serahkan Alat Bantu Dengar kepada Abdur Rouf - Program Kesehatan
BAZNAS Surabaya Serahkan Alat Bantu Dengar kepada Abdur Rouf - Program Kesehatan
SURABAYA – BAZNAS Surabaya kembali menyalurkan bantuan alat bantu dengar kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diberikan kepada Abdur Rouf, warga Jalan Mojo V/22, Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (9/7/2026) di Kantor Kecamatan Krembangan. Penyaluran ini merupakan bagian dari Program Kesehatan BAZNAS Surabaya yang bertujuan membantu masyarakat dengan gangguan pendengaran agar dapat beraktivitas secara lebih mandiri dan meningkatkan kualitas hidupnya. Kegiatan penyaluran dihadiri oleh relawan dan peserta magang BAZNAS Surabaya, penerima manfaat beserta keluarga, serta Tim Brilliant Hearing yang mendampingi proses penyerahan sekaligus memastikan alat bantu dengar dapat digunakan sesuai kebutuhan penerima manfaat. Bantuan alat bantu dengar merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah yang difokuskan pada peningkatan layanan kesehatan bagi mustahik. Dengan bantuan tersebut, diharapkan penerima manfaat dapat kembali mendengar dengan lebih baik sehingga komunikasi dengan keluarga maupun lingkungan sekitar menjadi lebih mudah. BAZNAS Surabaya senantiasa berupaya memastikan setiap bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan memberikan manfaat yang berkelanjutan. Oleh karena itu, proses penyaluran dilakukan melalui koordinasi dan pendampingan bersama mitra yang memiliki kompetensi di bidang alat bantu pendengaran. Program kesehatan menjadi salah satu prioritas BAZNAS Surabaya dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Melalui dukungan para muzaki, berbagai bantuan kesehatan terus dihadirkan agar masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh pelayanan yang lebih baik. BAZNAS Surabaya mengajak masyarakat untuk terus mempercayakan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Surabaya sehingga semakin banyak mustahik yang dapat merasakan manfaat dari berbagai program kemaslahatan yang dijalankan.
10/07/2026 | Humas BAZNAS Surabaya

Artikel Terbaru

Ketika Rezeki yang Disisihkan Menjadi Jalan bagi Kehidupan yang Lebih Baik
Ketika Rezeki yang Disisihkan Menjadi Jalan bagi Kehidupan yang Lebih Baik
Setiap rezeki memiliki cerita. Sebagian digunakan untuk memenuhi kebutuhan, sebagian lainnya dapat disisihkan untuk berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah. Ketika dikelola dengan baik, apa yang kita sisihkan tidak berhenti sebagai pemberian. Rezeki tersebut dapat menjadi dukungan pendidikan, kesehatan, ekonomi, maupun bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan melalui BAZNAS Kota Surabaya. Dari Rezeki Menjadi Manfaat Menyisihkan sebagian rezeki mungkin terlihat sederhana. Namun, ketika dihimpun dan dikelola bersama, manfaatnya dapat menjangkau lebih banyak orang. Melalui berbagai program, BAZNAS Kota Surabaya menyalurkan dana ZIS untuk pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, kemanusiaan, serta dakwah dan sosial keagamaan. Dengan begitu, satu pemberian dapat menjadi bagian dari proses yang membantu seseorang memenuhi kebutuhan sekaligus membuka kesempatan untuk berkembang. Membantu Pendidikan, Membuka Kesempatan Pendidikan menjadi salah satu bidang yang mendapat perhatian dalam penyaluran ZIS. Pada September 2026, BAZNAS Surabaya menyalurkan Rp381,57 juta bantuan pendidikan kepada 553 siswa binaan Dinas Sosial Kota Surabaya. Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung keberlangsungan pendidikan siswa dari keluarga yang membutuhkan. BAZNAS Kota Surabaya juga memiliki program CESAR (Cetak Sarjana) yang memberikan dukungan pendidikan tinggi bagi penerima manfaat. Hal ini menunjukkan bahwa rezeki yang disisihkan masyarakat dapat menjadi bagian dari perjalanan seseorang dalam mendapatkan kesempatan pendidikan yang lebih baik. Tidak Semua Kebutuhan Itu Sama Setiap penerima manfaat memiliki kondisi yang berbeda. Ada yang membutuhkan bantuan pendidikan, kesehatan, ekonomi, maupun bantuan ketika menghadapi kondisi darurat. Karena itu, penyaluran ZIS perlu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Selain membantu kebutuhan tertentu, program pemberdayaan juga diarahkan agar penerima manfaat memiliki kesempatan untuk berkembang dan lebih mandiri. Amanah yang Perlu Dijaga Di balik setiap dana yang disalurkan, terdapat kepercayaan dari masyarakat. Karena itu, pengelolaan ZIS membutuhkan tata kelola yang amanah, profesional, transparan, dan akuntabel. Pada September 2026, BAZNAS Kota Surabaya menyerahkan Laporan Kinerja Semester I 2026 kepada BAZNAS Jawa Timur dan Bapemkesra Kota Surabaya sebagai bagian dari pelaporan pengelolaan ZIS. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus memastikan dana yang dititipkan dapat dikelola dan disalurkan dengan baik. Rezeki yang Disisihkan, Manfaat yang Diteruskan Pada akhirnya, berbagi bukan hanya tentang berapa banyak yang diberikan. Sebagian rezeki yang kita sisihkan dapat membantu seseorang melanjutkan pendidikan, mendapatkan dukungan kesehatan, mengembangkan usaha, atau melewati masa sulit. Melalui BAZNAS Kota Surabaya, zakat, infak, dan sedekah dapat menjadi penghubung antara kepedulian masyarakat dan kebutuhan mereka yang membutuhkan. Sebab, ketika rezeki disisihkan untuk sesama, yang diberikan bukan hanya harta, tetapi juga kesempatan untuk melangkah menuju kehidupan yang lebih baik.
01/10/2026 | Cyntia
Di Tengah Perubahan Zaman, Zakat Tetap Menemukan Jalannya
Di Tengah Perubahan Zaman, Zakat Tetap Menemukan Jalannya
Zaman terus berubah. Cara masyarakat bekerja, berkomunikasi, berbelanja, hingga berbagi kini semakin berkembang. Kehadiran teknologi membuat berbagai aktivitas menjadi lebih mudah dan cepat, termasuk dalam menunaikan zakat. Jika dulu pembayaran zakat lebih banyak dilakukan secara langsung, sekarang masyarakat dapat memanfaatkan berbagai layanan digital yang membuat prosesnya lebih praktis. Namun, perubahan cara tersebut tidak mengubah makna dari zakat itu sendiri. Di balik perkembangan teknologi dan perubahan kebiasaan masyarakat, tetap ada nilai kepedulian untuk membantu mereka yang membutuhkan. Zakat terus menemukan cara agar tetap dekat dengan kehidupan masyarakat, tanpa kehilangan tujuan utamanya sebagai bentuk kewajiban dan kepedulian sosial. Zaman Berubah, Kepedulian Tetap Ada Perubahan zaman membuat banyak hal dalam kehidupan menjadi berbeda. Masyarakat kini terbiasa dengan aktivitas yang cepat dan praktis, termasuk dalam melakukan pembayaran atau memperoleh informasi. Kondisi tersebut juga memengaruhi cara masyarakat menunaikan zakat. Kehadiran layanan digital membuat seseorang dapat menunaikan zakat dengan lebih mudah tanpa harus selalu datang langsung ke tempat pembayaran. Kemudahan tersebut menjadi salah satu bentuk penyesuaian zakat terhadap perkembangan zaman. Meski sarana yang digunakan berubah, kepedulian di balik zakat tetap sama. Ada keinginan untuk menjalankan kewajiban sekaligus membantu sesama. Dengan demikian, perubahan zaman bukan menjadi penghalang bagi zakat, tetapi justru membuka jalan baru agar semakin mudah dilakukan oleh masyarakat. Zakat Menemukan Jalan di Era Digital Teknologi memberikan banyak peluang untuk membuat zakat semakin dekat dengan masyarakat. Informasi mengenai kewajiban zakat, cara menunaikannya, hingga berbagai program pengelolaan zakat kini dapat diakses melalui media digital. Masyarakat tidak harus menunggu informasi secara langsung karena berbagai informasi dapat ditemukan dengan lebih cepat melalui perangkat yang mereka gunakan sehari-hari. Selain memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi, teknologi juga dapat membantu proses penghimpunan dan penyaluran zakat menjadi lebih terorganisasi. Kemudahan ini dapat memperluas akses masyarakat untuk menunaikan zakat dan mengenal berbagai program yang dijalankan oleh lembaga pengelola zakat. Dengan begitu, perkembangan digital menjadi salah satu jalan yang dapat membantu zakat tetap relevan di tengah perubahan kehidupan. Bentuknya Bisa Berubah, Maknanya Tetap Sama Kebutuhan masyarakat juga mengalami perubahan seiring perkembangan zaman. Tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dapat mencakup pendidikan, kesehatan, keterampilan, pekerjaan, dan pengembangan ekonomi. Kondisi tersebut membuat penyaluran zakat dapat hadir dalam berbagai bentuk sesuai dengan kebutuhan penerimanya. Meskipun bentuk bantuannya dapat berbeda, tujuan utamanya tetap mengarah pada pemberian manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Bantuan kebutuhan dasar dapat membantu seseorang melewati masa sulit, sedangkan dukungan pendidikan, keterampilan, atau ekonomi dapat memberikan kesempatan untuk memperbaiki kehidupan. Dari sini terlihat bahwa zakat dapat mengikuti kebutuhan zaman tanpa kehilangan nilai yang ada di dalamnya. Generasi Berganti, Zakat Tetap Relevan Setiap generasi memiliki kebiasaan yang berbeda dalam menjalani kehidupan. Generasi muda saat ini tumbuh bersama teknologi dan terbiasa memperoleh informasi melalui berbagai platform digital. Kondisi tersebut menjadi peluang untuk mengenalkan zakat dengan cara yang lebih dekat dengan kehidupan mereka, misalnya melalui edukasi digital, media sosial, maupun informasi yang dikemas dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Mengenalkan zakat kepada generasi baru bukan berarti mengubah nilai yang terkandung di dalamnya. Yang berubah adalah cara menyampaikan pesan agar dapat diterima sesuai dengan perkembangan zaman. Dengan pendekatan yang tepat, generasi muda dapat memahami bahwa zakat bukan sekadar kewajiban yang harus ditunaikan, tetapi juga bentuk kepedulian yang memiliki manfaat bagi kehidupan masyarakat. Teknologi Membuka Jalan, Manusia yang Memberi Makna Teknologi dapat membuat proses zakat menjadi lebih cepat dan praktis, tetapi teknologi hanyalah sarana. Di balik setiap zakat yang ditunaikan tetap ada manusia yang memilih untuk berbagi sebagian hartanya kepada mereka yang membutuhkan. Karena itu, kemudahan dalam pembayaran zakat sebaiknya tetap diiringi dengan kesadaran bahwa ada manfaat yang ingin diberikan kepada orang lain melalui dana tersebut. Pengelolaan yang baik juga menjadi bagian penting agar kemudahan tersebut benar-benar menghasilkan manfaat. Dana zakat perlu dikelola dan disalurkan secara bertanggung jawab agar dapat diterima oleh pihak yang berhak dan sesuai dengan kebutuhannya. Dengan begitu, teknologi tidak hanya membuat proses zakat menjadi lebih mudah, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk memperluas manfaat zakat kepada masyarakat. Pada Akhirnya, Zakat Selalu Menemukan Jalannya Perubahan zaman tidak dapat dihindari. Cara masyarakat beraktivitas akan terus berkembang, teknologi akan semakin maju, dan kebutuhan masyarakat juga dapat berubah. Namun, kondisi tersebut tidak membuat zakat kehilangan tempatnya. Zakat dapat terus menyesuaikan diri melalui berbagai cara, mulai dari penghimpunan secara digital, penyebaran informasi melalui media sosial, hingga bentuk program yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Pada akhirnya, zakat bukan hanya tentang cara seseorang memberikan sebagian hartanya, tetapi juga tentang bagaimana kepedulian tetap hadir di tengah perubahan kehidupan. Zaman boleh berubah, cara boleh berkembang, dan teknologi boleh semakin maju, tetapi nilai untuk berbagi dan membantu sesama tetap memiliki tempat. Selama kepedulian itu terus ada, zakat akan selalu menemukan jalannya untuk hadir dan memberikan manfaat.
21/09/2026 | Elsa - Magang
Transformasi Program Zakat Produktif BAZNAS untuk Kemandirian Mustahik
Transformasi Program Zakat Produktif BAZNAS untuk Kemandirian Mustahik
Bulan September selalu membawa semangat baru untuk memperkuat kepedulian sosial di Kota Surabaya. BAZNAS Kota Surabaya terus berkomitmen menghadirkan pengelolaan zakat yang transparan, akuntabel, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Fokus utama penguatan ekonomi umat saat ini tidak hanya terletak pada penyaluran bantuan konsumtif, melainkan pada transformasi program zakat produktif demi mengantarkan para mustahik menuju kemandirian secara berkelanjutan. Langkah ini dirancang untuk menjawab tantangan ekonomi lokal dengan memberikan landasan usaha yang kokoh bagi warga Kota Surabaya yang membutuhkan. Menghidupkan Potensi Ekonomi Mustahik Zakat produktif menjadi instrumen penting dalam memutus rantai kemiskinan. BAZNAS Kota Surabaya menyalurkan dana zakat dalam bentuk stimulan modal usaha, perlengkapan kerja, serta pelatihan keterampilan yang disesuaikan dengan dinamika pasar di Surabaya. Melalui pendekatan ini, bantuan tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan sesaat, melainkan dikelola sebagai aset produktif yang mampu menghasilkan pendapatan harian maupun bulanan bagi para penerima manfaat. Pendampingan Usaha Berkelanjutan Keberhasilan program zakat produktif tidak lepas dari sistem pendampingan yang konsisten. BAZNAS Kota Surabaya menerjunkan tim pendamping lapangan untuk memberikan bimbingan, mulai dari tata kelola keuangan sederhana, literasi pemasaran, hingga pengembangan kualitas produk. Pendampingan berkelanjutan ini memastikan modal usaha yang dialokasikan dapat berkembang, menjaga ketahanan usaha mikro, serta membentuk pola pikir kewirausahaan yang mandiri pada diri mustahik. Menuju Kemandirian dan Transformasi Menjadi Muzakki Tujuan akhir dari transformasi program zakat produktif adalah melahirkan daya saing ekonomi yang mandiri. Ketika usaha para penerima manfaat mulai stabil dan tumbuh, tingkat kesejahteraan keluarga mereka ikut meningkat. Harapan besarnya, para mustahik yang dibina melalui program zakat produktif September ini secara bertahap mampu mandiri secara finansial, hingga kelak bertransformasi menjadi muzakki yang memberikan manfaat kembali bagi masyarakat Surabaya.
21/09/2026 | Leli - Magang

BAZNAS TV