WhatsApp Icon
BAZNAS RI dan Dubes Palestina Bahas Peta Jalan Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E. Abdalfatah A.K. Alsattari, membahas peta jalan penyaluran bantuan kemanusiaan untuk Gaza dalam audiensi yang digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (23/2/2026). Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi dan memastikan bantuan kemanusiaan Palestina tersalurkan secara efektif, berkelanjutan, dan tepat sasaran.

Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., menegaskan bahwa kolaborasi dengan Kedutaan Besar Palestina merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Indonesia dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina. Menurutnya, penyusunan peta jalan bantuan kemanusiaan untuk Gaza penting guna menjawab berbagai tantangan distribusi di lapangan, termasuk hambatan logistik dan situasi blokade.

Audiensi tersebut menyoroti kondisi krisis kemanusiaan di Gaza yang kian memprihatinkan. Selain membahas pemenuhan kebutuhan mendesak seperti logistik pangan dan bantuan darurat, pertemuan juga merumuskan penguatan kerja sama di sektor pendidikan, termasuk penyediaan dan perluasan akses beasiswa bagi pelajar Palestina.

Kiai Noor menegaskan bahwa dukungan bangsa Indonesia terhadap Palestina bukanlah respons sesaat, melainkan amanah kemanusiaan yang bersifat permanen. Ia memastikan BAZNAS RI akan terus menjaga keberlanjutan bantuan melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat Indonesia.

“Komitmen kami untuk membantu Palestina tidak akan pernah surut dan terus kami upayakan berlangsung hingga saat ini tanpa henti. Setiap paket bantuan yang sampai ke tangan mereka kami distribusikan dengan penuh ketulusan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa distribusi bantuan kerap menghadapi tantangan teknis di lapangan. Oleh karena itu, koordinasi erat dengan otoritas terkait, termasuk Kedutaan Besar Palestina, menjadi kunci untuk menghadirkan mekanisme penyaluran yang lebih lancar dan terintegrasi. Penguatan akses pendidikan melalui program beasiswa juga menjadi perhatian, mengingat banyak pelajar Palestina menghadapi kendala administratif dan pembiayaan.

Sementara itu, Duta Besar Palestina, H.E. Abdalfatah A.K. Alsattari, memaparkan kondisi terkini di Gaza yang ia sebut sangat memprihatinkan. Ia menggambarkan tingkat kerusakan infrastruktur dan dampak kemanusiaan yang luas, termasuk tingginya jumlah korban luka dan kehilangan tempat tinggal.

Menurutnya, sebagian besar rumah penduduk mengalami kerusakan berat, sehingga banyak keluarga kehilangan tempat tinggal dan akses terhadap fasilitas dasar. Ia juga menyampaikan apresiasi atas solidaritas masyarakat Indonesia yang terus menunjukkan keberpihakan terhadap Palestina.

Abdalfatah mengaku terharu atas empati masyarakat Indonesia. Ia menceritakan pengalaman pribadinya saat pertama kali tiba di Indonesia, ketika sejumlah warga menunjukkan simpati mendalam setelah mengetahui dirinya berasal dari Gaza. Hal tersebut, menurutnya, menjadi bukti kuat hubungan emosional antara rakyat Indonesia dan Palestina.

Pertemuan strategis ini turut dihadiri jajaran pimpinan BAZNAS RI, antara lain Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mokhamad Mahdum, Ph.D., Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj. Saidah Sakwan, M.A., Pimpinan Bidang SDM, Keuangan, dan Umum Kol. Caj. (Purn) KH. Nur Chamdani, Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat, Lc., M.A., CFRM., Pimpinan Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. H. Zainulbahar Noor, S.E., M.Ec., Sekretaris Utama Dr. KH. Subhan Cholid, Lc., M.A., Deputi I Bidang Pengumpulan H. M. Arifin Purwakananta, S.IKom., M.I.Kom., CWC., CFRM., serta Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. KH. M. Imdadun Rahmat, M.Si.

 

Melalui pertemuan ini, BAZNAS RI dan Kedutaan Besar Palestina menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat peta jalan bantuan kemanusiaan untuk Gaza. Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan dampak nyata bagi rakyat Palestina sekaligus mempertegas peran Indonesia dalam mendorong solidaritas kemanusiaan global.

24/02/2026 | Kontributor: Humas Baznas Surabaya
Pembekalan Relawan Fundraising 2026, BAZNAS Surabaya Perkuat Sinergi Pengelolaan ZIS

Surabaya (16/02/26) – BAZNAS Kota Surabaya menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Relawan Fundraising 2026 sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kota Surabaya. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pimpinan, pelaksana, dan staf BAZNAS Kota Surabaya, serta 50 relawan fundraising yang telah lolos seleksi tahap II.

Pembekalan ini menjadi tahap awal dalam memperkuat komitmen, kapasitas, dan sinergi antara lembaga dan relawan guna mengoptimalkan peran fundraising ZIS secara profesional, amanah, dan berkelanjutan. Para relawan memperoleh pembekalan langsung dari ahli fundraising, mencakup strategi penghimpunan dana, etika pelayanan kepada muzakki, serta penguatan nilai-nilai kelembagaan BAZNAS.

Ketua H. Moch. Hamzah, S.T., MM. menegaskan bahwa relawan fundraising memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan pengelolaan zakat di daerah.

“Relawan fundraising adalah mitra penting BAZNAS dalam membangun kesadaran dan kepercayaan masyarakat untuk berzakat. Melalui pembekalan ini, kami berharap para relawan memiliki pemahaman yang utuh, integritas yang kuat, serta semangat pelayanan, sehingga mampu menjalankan amanah secara profesional dan bertanggung jawab,” ujar H. Moch. Hamzah.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa penguatan kapasitas relawan menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kota Surabaya dalam mewujudkan pengelolaan ZIS yang transparan, akuntabel, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Melalui kegiatan Pembekalan Relawan Fundraising 2026 ini, BAZNAS Kota Surabaya berharap para relawan dapat menjadi garda terdepan dalam memperluas jangkauan penghimpunan ZIS serta mendukung optimalisasi program-program pendayagunaan zakat di Kota Surabaya.

 

Semoga ikhtiar ini menjadi wasilah kebaikan yang berkelanjutan, menghadirkan manfaat yang luas bagi umat, serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat Surabaya.

16/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Surabaya
Uji Kompetensi SKK Tukang Jenjang 1 BAZNAS Kota Surabaya Tingkatkan Profesionalisme Tenaga Konstruksi

Surabaya, 12/02/2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya bersama Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya menyelenggarakan kegiatan Uji Kompetensi SKK Tukang Jenjang 1 sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor konstruksi. Program sertifikasi kompetensi ini diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang pekerja konstruksi di Kota Surabaya.

Kegiatan ini dibawakan oleh Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, ST, MM. , serta Edy Firmansyah selaku perwakilan Disperinaker Kota Surabaya. Dalam berbagai hal, Ketua BAZNAS Kota Surabaya menegaskan bahwa peningkatan kompetensi tenaga kerja menjadi kunci penting dalam menghadapi persaingan di dunia industri konstruksi yang semakin berkembang.

Menurutnya, melalui uji kompetensi ini para peserta tidak hanya memperoleh pengakuan keterampilan secara formal, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan daya saing di pasar kerja. Program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Surabaya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui peningkatan keterampilan kerja yang terukur dan berstandar nasional.

Sementara itu, Edy Firmansyah menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi antara BAZNAS Kota Surabaya dan Disperinaker dalam menghadirkan program peningkatan kapasitas tenaga kerja. Ia menilai kegiatan sertifikasi kompetensi seperti ini sangat penting untuk menciptakan tenaga kerja konstruksi yang profesional, kompeten, dan siap bersaing.

Setelah rangkaian seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan materi dan praktik langsung yang didampingi oleh tim asesor ahli dari Dymo Group. Para asesor memberikan arahan teknis sekaligus melakukan penilaian kompetensi peserta secara menyeluruh sesuai standar yang berlaku.

Dalam sesi praktik, seluruh peserta mengikuti uji keterampilan teknis yang dirancang untuk mengukur kemampuan kerja di bidang konstruksi. Proses penilaian dilakukan secara objektif dan profesional untuk memastikan setiap peserta memenuhi kriteria kompetensi yang telah ditetapkan.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelaksanaan kegiatan. Selain mendapatkan pengalaman praktik langsung, mereka juga memperoleh wawasan tambahan terkait standar keselamatan kerja dan teknik konstruksi yang efektif. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pekerjaan sekaligus keselamatan di lapangan.

Melalui pelaksanaan Uji Kompetensi SKK Tukang Jenjang 1 ini, BAZNAS Kota Surabaya berharap dapat mencetak tenaga kerja konstruksi yang memiliki sertifikasi resmi dan kompetensi terstandar. Program ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di sektor ketenagakerjaan.

Ke depan, BAZNAS Kota Surabaya berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program pelatihan dan sertifikasi yang relevan dengan kebutuhan industri. Dengan adanya peningkatan kompetensi tenaga kerja, diharapkan masyarakat memiliki peluang yang lebih luas untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi.

 
12/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Surabaya
Jelang Ramadan 2026, BAZNAS RI Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi Pengemudi Ojek di 15 Titik Jabodetabek

Menjelang Ramadan 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi pengemudi ojek melalui program Shelter Ojek Sehat (SOS). Program yang dijalankan oleh Rumah Sehat BAZNAS (RSB) ini menyasar pengemudi ojek online dan pangkalan di 15 titik wilayah Jabodetabek sebagai upaya meningkatkan akses kesehatan bagi pekerja sektor informal.

Program layanan kesehatan gratis BAZNAS ini menjadi bagian dari komitmen menghadirkan manfaat zakat yang langsung dirasakan masyarakat. Melalui Shelter Ojek Sehat, para pengemudi mendapatkan pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, kolesterol, asam urat, konsultasi medis, hingga pemberian obat dan vitamin secara cuma-cuma.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menyampaikan program ini merupakan ikhtiar menyambut Ramadan dengan menghadirkan layanan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, kondisi kesehatan yang baik sangat penting agar para pengemudi dapat menjalankan ibadah puasa sekaligus tetap produktif bekerja.

Ia menegaskan, kesehatan merupakan fondasi utama produktivitas, khususnya bagi pekerja informal yang bergantung pada aktivitas harian di jalan. Program Shelter Ojek Sehat juga menjadi wujud pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh penerima.

Direktur Pendistribusian BAZNAS RI, Ahmad Fikri, menjelaskan program ini berlangsung selama sepekan, mulai 11 hingga 18 Februari 2026, dengan target menjangkau sekitar 2.000 penerima manfaat. Kegiatan perdana digelar di Stasiun Depok Baru, Jawa Barat, sebagai salah satu titik strategis berkumpulnya pengemudi ojek.

Menurut Fikri, momentum pra-Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat kondisi kesehatan para driver. Dengan tubuh yang sehat, para pengemudi diharapkan tetap semangat mencari nafkah dan dapat menjalankan ibadah puasa dengan optimal.

Wakil Ketua BAZNAS Kota Depok, Agus Dwi Cahyono, menilai program ini sebagai bentuk kolaborasi strategis antara BAZNAS RI dan BAZNAS daerah dalam memperluas manfaat zakat. Ia menyebutkan, menjelang Ramadan kebutuhan rumah tangga cenderung meningkat sehingga para pengemudi perlu kondisi fisik yang prima.

Menurutnya, layanan kesehatan yang hadir langsung di lokasi aktivitas pengemudi sangat membantu karena mudah diakses tanpa mengganggu jam kerja. Hal ini memperlihatkan pendekatan pelayanan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat pekerja.

Apresiasi juga datang dari Kepala Dinas Sosial Kota Depok, Utang Wardaya, yang menilai program ini sebagai bentuk kepedulian sosial dan kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Sinergi lintas lembaga dinilai penting untuk memperkuat solidaritas sosial menjelang Ramadan.

Manfaat program Shelter Ojek Sehat dirasakan langsung oleh para pengemudi. Salah satu penerima manfaat, Muhammad Kotip (58), mengaku terbantu karena dapat memeriksa kesehatan tanpa harus pergi ke fasilitas kesehatan formal. Ia merasa lebih siap menyambut Ramadan setelah mendapatkan pemeriksaan dan obat gratis.

Hal serupa disampaikan Tri Juliana (29), pengemudi ojek online yang menilai layanan ini sangat bermanfaat, terutama untuk deteksi kesehatan menjelang puasa. Ia berharap program kesehatan gratis dari BAZNAS dapat dilakukan secara rutin agar para pengemudi tetap sehat dan produktif.

 

Melalui program Shelter Ojek Sehat, BAZNAS RI menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat prasejahtera. Inisiatif ini diharapkan memperkuat peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan sosial sekaligus membantu para pengemudi ojek menyambut Ramadan dengan kondisi tubuh yang sehat dan siap beribadah.

12/02/2026 | Kontributor: Humas Baznas Surabaya
Kolaborasi BAZNAS RI dan DKM Burj Al-Bakrie Luncurkan Program Sedekah Barang untuk Permudah Masyarakat Bersedekah

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkolaborasi dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Burj Al-Bakrie meluncurkan Program Sedekah Barang guna mempermudah masyarakat dalam bersedekah secara praktis dan bermanfaat. Program ini diresmikan di Masjid Burj Al-Bakrie, Jakarta, pada Selasa (10/2/2026), melalui penyediaan fasilitas drop box sedekah barang di sejumlah titik strategis kawasan perkantoran Bakrie Group.

Peluncuran program sedekah barang BAZNAS ini menjadi inovasi sosial yang bertujuan mendorong budaya berbagi di lingkungan perkotaan. Fasilitas drop box tersedia di tiga lokasi, yakni Masjid Al-Bakrie Taman Rasuna di kawasan Rasuna Epicentrum, Masjid Wisma Bakrie di Gedung Wisma Bakrie Jalan H.R. Rasuna Said, serta Masjid Burj Al-Bakrie di Bakrie Tower. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan memudahkan jemaah dan pekerja kantor untuk menyalurkan barang layak pakai yang masih memiliki nilai ekonomi.

Deputi BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si., menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara BAZNAS RI dan DKM Masjid Burj Al-Bakrie. Menurutnya, program sedekah barang merupakan langkah inovatif untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern yang menginginkan cara bersedekah yang sederhana namun berdampak luas.

Ia menjelaskan, sedekah tidak selalu harus berbentuk uang tunai. Barang-barang yang masih bernilai ekonomis dapat disalurkan untuk membantu sesama sekaligus mengurangi pemborosan. Melalui program ini, jemaah diajak membangun gaya hidup berbagi, di mana setiap kunjungan ke masjid dapat disertai dengan membawa barang untuk disedekahkan.

Imdadun berharap kolaborasi antara BAZNAS RI, Bakrie Group, Masjid Burj Al-Bakrie, dan Bakrie Amanah dapat terus berkembang dalam berbagai program sosial lainnya. Sinergi ini dinilai penting untuk memperluas jangkauan manfaat dan memperkuat peran masjid sebagai pusat kegiatan sosial kemasyarakatan.

Sementara itu, Kepala Divisi Penguatan Pengumpulan LAZ Nasional BAZNAS RI, H. Abdul Kahfi, menegaskan bahwa seluruh barang yang terkumpul melalui drop box akan dikelola secara amanah dan profesional. Barang-barang sedekah tersebut akan dikonversi menjadi nilai rupiah untuk mendukung berbagai program BAZNAS, termasuk pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan mustahik di seluruh Indonesia.

Menurut Kahfi, masjid memiliki peran strategis bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat solusi sosial. Dengan adanya drop box sedekah barang di lingkungan masjid, diharapkan semangat berbagi dapat menjadi bagian dari keseharian jemaah dan memperkuat solidaritas sosial.

Ketua DKM Masjid Burj Al-Bakrie, H. Zulfikar Irsyad, turut menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut. Ia mengungkapkan bahwa respons jemaah terhadap program sedekah barang cukup positif. Tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan adanya kebutuhan akan fasilitas bersedekah yang mudah diakses.

Ia menegaskan, pengelolaan sedekah barang sepenuhnya dipercayakan kepada BAZNAS RI karena memiliki jaringan luas dan data penerima manfaat yang terverifikasi. Kepercayaan ini diharapkan memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

 

Melalui program sedekah barang ini, kolaborasi BAZNAS RI dan DKM Burj Al-Bakrie diharapkan mampu memperkuat budaya filantropi di tengah masyarakat perkotaan. Inisiatif tersebut menjadi langkah konkret dalam menghadirkan kemudahan bersedekah sekaligus memperluas manfaat sosial bagi umat dan masyarakat luas.

11/02/2026 | Kontributor: Humas Baznas Surabaya

Berita Terbaru

BAZNAS RI dan Dubes Palestina Bahas Peta Jalan Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza
BAZNAS RI dan Dubes Palestina Bahas Peta Jalan Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E. Abdalfatah A.K. Alsattari, membahas peta jalan penyaluran bantuan kemanusiaan untuk Gaza dalam audiensi yang digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (23/2/2026). Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi dan memastikan bantuan kemanusiaan Palestina tersalurkan secara efektif, berkelanjutan, dan tepat sasaran. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., menegaskan bahwa kolaborasi dengan Kedutaan Besar Palestina merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Indonesia dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina. Menurutnya, penyusunan peta jalan bantuan kemanusiaan untuk Gaza penting guna menjawab berbagai tantangan distribusi di lapangan, termasuk hambatan logistik dan situasi blokade. Audiensi tersebut menyoroti kondisi krisis kemanusiaan di Gaza yang kian memprihatinkan. Selain membahas pemenuhan kebutuhan mendesak seperti logistik pangan dan bantuan darurat, pertemuan juga merumuskan penguatan kerja sama di sektor pendidikan, termasuk penyediaan dan perluasan akses beasiswa bagi pelajar Palestina. Kiai Noor menegaskan bahwa dukungan bangsa Indonesia terhadap Palestina bukanlah respons sesaat, melainkan amanah kemanusiaan yang bersifat permanen. Ia memastikan BAZNAS RI akan terus menjaga keberlanjutan bantuan melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat Indonesia. “Komitmen kami untuk membantu Palestina tidak akan pernah surut dan terus kami upayakan berlangsung hingga saat ini tanpa henti. Setiap paket bantuan yang sampai ke tangan mereka kami distribusikan dengan penuh ketulusan,” ujarnya. Ia juga mengungkapkan bahwa distribusi bantuan kerap menghadapi tantangan teknis di lapangan. Oleh karena itu, koordinasi erat dengan otoritas terkait, termasuk Kedutaan Besar Palestina, menjadi kunci untuk menghadirkan mekanisme penyaluran yang lebih lancar dan terintegrasi. Penguatan akses pendidikan melalui program beasiswa juga menjadi perhatian, mengingat banyak pelajar Palestina menghadapi kendala administratif dan pembiayaan. Sementara itu, Duta Besar Palestina, H.E. Abdalfatah A.K. Alsattari, memaparkan kondisi terkini di Gaza yang ia sebut sangat memprihatinkan. Ia menggambarkan tingkat kerusakan infrastruktur dan dampak kemanusiaan yang luas, termasuk tingginya jumlah korban luka dan kehilangan tempat tinggal. Menurutnya, sebagian besar rumah penduduk mengalami kerusakan berat, sehingga banyak keluarga kehilangan tempat tinggal dan akses terhadap fasilitas dasar. Ia juga menyampaikan apresiasi atas solidaritas masyarakat Indonesia yang terus menunjukkan keberpihakan terhadap Palestina. Abdalfatah mengaku terharu atas empati masyarakat Indonesia. Ia menceritakan pengalaman pribadinya saat pertama kali tiba di Indonesia, ketika sejumlah warga menunjukkan simpati mendalam setelah mengetahui dirinya berasal dari Gaza. Hal tersebut, menurutnya, menjadi bukti kuat hubungan emosional antara rakyat Indonesia dan Palestina. Pertemuan strategis ini turut dihadiri jajaran pimpinan BAZNAS RI, antara lain Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mokhamad Mahdum, Ph.D., Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj. Saidah Sakwan, M.A., Pimpinan Bidang SDM, Keuangan, dan Umum Kol. Caj. (Purn) KH. Nur Chamdani, Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat, Lc., M.A., CFRM., Pimpinan Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. H. Zainulbahar Noor, S.E., M.Ec., Sekretaris Utama Dr. KH. Subhan Cholid, Lc., M.A., Deputi I Bidang Pengumpulan H. M. Arifin Purwakananta, S.IKom., M.I.Kom., CWC., CFRM., serta Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. KH. M. Imdadun Rahmat, M.Si. Melalui pertemuan ini, BAZNAS RI dan Kedutaan Besar Palestina menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat peta jalan bantuan kemanusiaan untuk Gaza. Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan dampak nyata bagi rakyat Palestina sekaligus mempertegas peran Indonesia dalam mendorong solidaritas kemanusiaan global.
BERITA24/02/2026 | Humas Baznas Surabaya
Pembekalan Relawan Fundraising 2026, BAZNAS Surabaya Perkuat Sinergi Pengelolaan ZIS
Pembekalan Relawan Fundraising 2026, BAZNAS Surabaya Perkuat Sinergi Pengelolaan ZIS
Surabaya (16/02/26) – BAZNAS Kota Surabaya menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Relawan Fundraising 2026 sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kota Surabaya. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pimpinan, pelaksana, dan staf BAZNAS Kota Surabaya, serta 50 relawan fundraising yang telah lolos seleksi tahap II. Pembekalan ini menjadi tahap awal dalam memperkuat komitmen, kapasitas, dan sinergi antara lembaga dan relawan guna mengoptimalkan peran fundraising ZIS secara profesional, amanah, dan berkelanjutan. Para relawan memperoleh pembekalan langsung dari ahli fundraising, mencakup strategi penghimpunan dana, etika pelayanan kepada muzakki, serta penguatan nilai-nilai kelembagaan BAZNAS. Ketua H. Moch. Hamzah, S.T., MM. menegaskan bahwa relawan fundraising memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan pengelolaan zakat di daerah. “Relawan fundraising adalah mitra penting BAZNAS dalam membangun kesadaran dan kepercayaan masyarakat untuk berzakat. Melalui pembekalan ini, kami berharap para relawan memiliki pemahaman yang utuh, integritas yang kuat, serta semangat pelayanan, sehingga mampu menjalankan amanah secara profesional dan bertanggung jawab,” ujar H. Moch. Hamzah. Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa penguatan kapasitas relawan menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kota Surabaya dalam mewujudkan pengelolaan ZIS yang transparan, akuntabel, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Melalui kegiatan Pembekalan Relawan Fundraising 2026 ini, BAZNAS Kota Surabaya berharap para relawan dapat menjadi garda terdepan dalam memperluas jangkauan penghimpunan ZIS serta mendukung optimalisasi program-program pendayagunaan zakat di Kota Surabaya. Semoga ikhtiar ini menjadi wasilah kebaikan yang berkelanjutan, menghadirkan manfaat yang luas bagi umat, serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat Surabaya.
BERITA16/02/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Uji Kompetensi SKK Tukang Jenjang 1 BAZNAS Kota Surabaya Tingkatkan Profesionalisme Tenaga Konstruksi
Uji Kompetensi SKK Tukang Jenjang 1 BAZNAS Kota Surabaya Tingkatkan Profesionalisme Tenaga Konstruksi
Surabaya, 12/02/2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya bersama Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya menyelenggarakan kegiatan Uji Kompetensi SKK Tukang Jenjang 1 sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor konstruksi. Program sertifikasi kompetensi ini diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang pekerja konstruksi di Kota Surabaya. Kegiatan ini dibawakan oleh Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, ST, MM. , serta Edy Firmansyah selaku perwakilan Disperinaker Kota Surabaya. Dalam berbagai hal, Ketua BAZNAS Kota Surabaya menegaskan bahwa peningkatan kompetensi tenaga kerja menjadi kunci penting dalam menghadapi persaingan di dunia industri konstruksi yang semakin berkembang. Menurutnya, melalui uji kompetensi ini para peserta tidak hanya memperoleh pengakuan keterampilan secara formal, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan daya saing di pasar kerja. Program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Surabaya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui peningkatan keterampilan kerja yang terukur dan berstandar nasional. Sementara itu, Edy Firmansyah menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi antara BAZNAS Kota Surabaya dan Disperinaker dalam menghadirkan program peningkatan kapasitas tenaga kerja. Ia menilai kegiatan sertifikasi kompetensi seperti ini sangat penting untuk menciptakan tenaga kerja konstruksi yang profesional, kompeten, dan siap bersaing. Setelah rangkaian seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan materi dan praktik langsung yang didampingi oleh tim asesor ahli dari Dymo Group. Para asesor memberikan arahan teknis sekaligus melakukan penilaian kompetensi peserta secara menyeluruh sesuai standar yang berlaku. Dalam sesi praktik, seluruh peserta mengikuti uji keterampilan teknis yang dirancang untuk mengukur kemampuan kerja di bidang konstruksi. Proses penilaian dilakukan secara objektif dan profesional untuk memastikan setiap peserta memenuhi kriteria kompetensi yang telah ditetapkan. Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelaksanaan kegiatan. Selain mendapatkan pengalaman praktik langsung, mereka juga memperoleh wawasan tambahan terkait standar keselamatan kerja dan teknik konstruksi yang efektif. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pekerjaan sekaligus keselamatan di lapangan. Melalui pelaksanaan Uji Kompetensi SKK Tukang Jenjang 1 ini, BAZNAS Kota Surabaya berharap dapat mencetak tenaga kerja konstruksi yang memiliki sertifikasi resmi dan kompetensi terstandar. Program ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di sektor ketenagakerjaan. Ke depan, BAZNAS Kota Surabaya berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program pelatihan dan sertifikasi yang relevan dengan kebutuhan industri. Dengan adanya peningkatan kompetensi tenaga kerja, diharapkan masyarakat memiliki peluang yang lebih luas untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi.
BERITA12/02/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Jelang Ramadan 2026, BAZNAS RI Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi Pengemudi Ojek di 15 Titik Jabodetabek
Jelang Ramadan 2026, BAZNAS RI Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi Pengemudi Ojek di 15 Titik Jabodetabek
Menjelang Ramadan 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi pengemudi ojek melalui program Shelter Ojek Sehat (SOS). Program yang dijalankan oleh Rumah Sehat BAZNAS (RSB) ini menyasar pengemudi ojek online dan pangkalan di 15 titik wilayah Jabodetabek sebagai upaya meningkatkan akses kesehatan bagi pekerja sektor informal. Program layanan kesehatan gratis BAZNAS ini menjadi bagian dari komitmen menghadirkan manfaat zakat yang langsung dirasakan masyarakat. Melalui Shelter Ojek Sehat, para pengemudi mendapatkan pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, kolesterol, asam urat, konsultasi medis, hingga pemberian obat dan vitamin secara cuma-cuma. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menyampaikan program ini merupakan ikhtiar menyambut Ramadan dengan menghadirkan layanan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, kondisi kesehatan yang baik sangat penting agar para pengemudi dapat menjalankan ibadah puasa sekaligus tetap produktif bekerja. Ia menegaskan, kesehatan merupakan fondasi utama produktivitas, khususnya bagi pekerja informal yang bergantung pada aktivitas harian di jalan. Program Shelter Ojek Sehat juga menjadi wujud pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh penerima. Direktur Pendistribusian BAZNAS RI, Ahmad Fikri, menjelaskan program ini berlangsung selama sepekan, mulai 11 hingga 18 Februari 2026, dengan target menjangkau sekitar 2.000 penerima manfaat. Kegiatan perdana digelar di Stasiun Depok Baru, Jawa Barat, sebagai salah satu titik strategis berkumpulnya pengemudi ojek. Menurut Fikri, momentum pra-Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat kondisi kesehatan para driver. Dengan tubuh yang sehat, para pengemudi diharapkan tetap semangat mencari nafkah dan dapat menjalankan ibadah puasa dengan optimal. Wakil Ketua BAZNAS Kota Depok, Agus Dwi Cahyono, menilai program ini sebagai bentuk kolaborasi strategis antara BAZNAS RI dan BAZNAS daerah dalam memperluas manfaat zakat. Ia menyebutkan, menjelang Ramadan kebutuhan rumah tangga cenderung meningkat sehingga para pengemudi perlu kondisi fisik yang prima. Menurutnya, layanan kesehatan yang hadir langsung di lokasi aktivitas pengemudi sangat membantu karena mudah diakses tanpa mengganggu jam kerja. Hal ini memperlihatkan pendekatan pelayanan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat pekerja. Apresiasi juga datang dari Kepala Dinas Sosial Kota Depok, Utang Wardaya, yang menilai program ini sebagai bentuk kepedulian sosial dan kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Sinergi lintas lembaga dinilai penting untuk memperkuat solidaritas sosial menjelang Ramadan. Manfaat program Shelter Ojek Sehat dirasakan langsung oleh para pengemudi. Salah satu penerima manfaat, Muhammad Kotip (58), mengaku terbantu karena dapat memeriksa kesehatan tanpa harus pergi ke fasilitas kesehatan formal. Ia merasa lebih siap menyambut Ramadan setelah mendapatkan pemeriksaan dan obat gratis. Hal serupa disampaikan Tri Juliana (29), pengemudi ojek online yang menilai layanan ini sangat bermanfaat, terutama untuk deteksi kesehatan menjelang puasa. Ia berharap program kesehatan gratis dari BAZNAS dapat dilakukan secara rutin agar para pengemudi tetap sehat dan produktif. Melalui program Shelter Ojek Sehat, BAZNAS RI menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat prasejahtera. Inisiatif ini diharapkan memperkuat peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan sosial sekaligus membantu para pengemudi ojek menyambut Ramadan dengan kondisi tubuh yang sehat dan siap beribadah.
BERITA12/02/2026 | Humas Baznas Surabaya
Kolaborasi BAZNAS RI dan DKM Burj Al-Bakrie Luncurkan Program Sedekah Barang untuk Permudah Masyarakat Bersedekah
Kolaborasi BAZNAS RI dan DKM Burj Al-Bakrie Luncurkan Program Sedekah Barang untuk Permudah Masyarakat Bersedekah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkolaborasi dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Burj Al-Bakrie meluncurkan Program Sedekah Barang guna mempermudah masyarakat dalam bersedekah secara praktis dan bermanfaat. Program ini diresmikan di Masjid Burj Al-Bakrie, Jakarta, pada Selasa (10/2/2026), melalui penyediaan fasilitas drop box sedekah barang di sejumlah titik strategis kawasan perkantoran Bakrie Group. Peluncuran program sedekah barang BAZNAS ini menjadi inovasi sosial yang bertujuan mendorong budaya berbagi di lingkungan perkotaan. Fasilitas drop box tersedia di tiga lokasi, yakni Masjid Al-Bakrie Taman Rasuna di kawasan Rasuna Epicentrum, Masjid Wisma Bakrie di Gedung Wisma Bakrie Jalan H.R. Rasuna Said, serta Masjid Burj Al-Bakrie di Bakrie Tower. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan memudahkan jemaah dan pekerja kantor untuk menyalurkan barang layak pakai yang masih memiliki nilai ekonomi. Deputi BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si., menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara BAZNAS RI dan DKM Masjid Burj Al-Bakrie. Menurutnya, program sedekah barang merupakan langkah inovatif untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern yang menginginkan cara bersedekah yang sederhana namun berdampak luas. Ia menjelaskan, sedekah tidak selalu harus berbentuk uang tunai. Barang-barang yang masih bernilai ekonomis dapat disalurkan untuk membantu sesama sekaligus mengurangi pemborosan. Melalui program ini, jemaah diajak membangun gaya hidup berbagi, di mana setiap kunjungan ke masjid dapat disertai dengan membawa barang untuk disedekahkan. Imdadun berharap kolaborasi antara BAZNAS RI, Bakrie Group, Masjid Burj Al-Bakrie, dan Bakrie Amanah dapat terus berkembang dalam berbagai program sosial lainnya. Sinergi ini dinilai penting untuk memperluas jangkauan manfaat dan memperkuat peran masjid sebagai pusat kegiatan sosial kemasyarakatan. Sementara itu, Kepala Divisi Penguatan Pengumpulan LAZ Nasional BAZNAS RI, H. Abdul Kahfi, menegaskan bahwa seluruh barang yang terkumpul melalui drop box akan dikelola secara amanah dan profesional. Barang-barang sedekah tersebut akan dikonversi menjadi nilai rupiah untuk mendukung berbagai program BAZNAS, termasuk pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan mustahik di seluruh Indonesia. Menurut Kahfi, masjid memiliki peran strategis bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat solusi sosial. Dengan adanya drop box sedekah barang di lingkungan masjid, diharapkan semangat berbagi dapat menjadi bagian dari keseharian jemaah dan memperkuat solidaritas sosial. Ketua DKM Masjid Burj Al-Bakrie, H. Zulfikar Irsyad, turut menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut. Ia mengungkapkan bahwa respons jemaah terhadap program sedekah barang cukup positif. Tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan adanya kebutuhan akan fasilitas bersedekah yang mudah diakses. Ia menegaskan, pengelolaan sedekah barang sepenuhnya dipercayakan kepada BAZNAS RI karena memiliki jaringan luas dan data penerima manfaat yang terverifikasi. Kepercayaan ini diharapkan memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui program sedekah barang ini, kolaborasi BAZNAS RI dan DKM Burj Al-Bakrie diharapkan mampu memperkuat budaya filantropi di tengah masyarakat perkotaan. Inisiatif tersebut menjadi langkah konkret dalam menghadirkan kemudahan bersedekah sekaligus memperluas manfaat sosial bagi umat dan masyarakat luas.
BERITA11/02/2026 | Humas Baznas Surabaya
FKB Cilegon Salurkan Infak Kemanusiaan Palestina Rp100 Juta melalui BAZNAS RI
FKB Cilegon Salurkan Infak Kemanusiaan Palestina Rp100 Juta melalui BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia kembali menerima infak bantuan untuk Palestina sebesar Rp100 juta dari Forum Komunikasi Bersama (FKB) Ormas Islam Kecamatan Cilegon. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, pada Selasa (10/2/2026), sebagai wujud kepedulian berkelanjutan masyarakat terhadap krisis kemanusiaan di Palestina. Infak kemanusiaan Palestina ini merupakan penyaluran kedua dari FKB Ormas Islam Kecamatan Cilegon. Donasi yang dihimpun mencerminkan solidaritas masyarakat dalam membantu warga Palestina yang terdampak konflik, khususnya di wilayah Gaza. Penyaluran melalui BAZNAS RI diharapkan dapat memastikan bantuan tersampaikan secara aman, transparan, dan tepat sasaran. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan, Prof. Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec , menyampaikan apresiasi atas komitmen masyarakat Kecamatan Cilegon. Ia menegaskan bahwa setiap donasi yang diterima BAZNAS memiliki makna besar dalam memperkuat dukungan kemanusiaan bagi Palestina. Menurutnya, bantuan yang disalurkan tidak hanya fokus pada nilai materi, tetapi juga membawa semangat kemanusiaan dan doa dari masyarakat Indonesia. BAZNAS memastikan dana infak akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Palestina, termasuk dukungan gizi dan ketahanan hidup bagi korban konflik di Gaza. Zainulbahar menambahkan, BAZNAS RI terus mengupayakan penyaluran bantuan kemanusiaan Palestina melalui jalur Mesir dengan menggandeng mitra terpercaya. Upaya ini dilakukan karena akses langsung menuju wilayah Gaza, khususnya Rafah, masih terbatas. Ia menegaskan bahwa seluruh proses pendistribusian bantuan dijalankan sesuai prinsip 3A , yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, guna menjamin akuntabilitas dan keamanan penyaluran. Sementara itu, Camat Cilegon Maman Herman, SE, MM , yang mewakili FKB Ormas Islam Kecamatan Cilegon, menjelaskan bahwa penggalangan donasi dilakukan melalui kolaborasi berbagai lembaga keagamaan. Organisasi yang terlibat antara lain MUI, DMI, ICMI, BKPRMI, dan FPAKSI, bersama unsur Forkopimcam. Sinergi tersebut memperkuat gerakan sosial masyarakat dalam membantu Palestina. Pengumpulan dana dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui program Subuh Keliling, Jumat Keliling, dan Khatmil Quran Keliling. Selain itu, kegiatan penggalangan juga menjangkau musala-musala agar keterlibatan masyarakat semakin luas. Selama kurang lebih tiga bulan, pengumpulan donasi berjalan secara konsisten dan menjadi agenda rutin tahunan. Maman berharap, infak yang disalurkan melalui BAZNAS RI tidak hanya memberikan manfaat materiil, tetapi juga menjadi wujud doa dan dukungan moral bagi rakyat Palestina. Ia menilai kebersamaan masyarakat dalam aksi kemanusiaan ini dapat menumbuhkan semangat persaudaraan global. Kegiatan menyampaikan bantuan juga melibatkan sejumlah pejabat BAZNAS RI dan tokoh masyarakat, di antaranya Direktur Perencanaan ZIS-DSKL Nasional BAZNAS RI Dr. Ahmad Hambali, S.Ag., MH , Kepala Divisi Pengumpulan Ritel BAZNAS RI Arief Budiman , Ketua DMI Kecamatan Cilegon Dr. H. Agus Hasan Setiawan, MM , Sekretaris MUI Kecamatan Cilegon Ust. H. Muhyiddin, M.Pd.I , Lurah Ketileng Hilman Setiaji, S.Pd.I, MM , serta perwakilan BAZNAS Kota Cilegon Dr. H. Isomudin, SH, M.Pd. Melalui kolaborasi lintas lembaga dan partisipasi aktif masyarakat, BAZNAS RI terus memperkuat keinginan dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan Palestina. Dukungan berkelanjutan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga Palestina sekaligus mempertegas komitmen Indonesia dalam aksi solidaritas kemanusiaan global.
BERITA11/02/2026 | Humas Baznas Surabaya
Pelatihan Fundraising 2026 BAZNAS Kota Surabaya Tingkatkan Kapasitas Amil di Era Digital
Pelatihan Fundraising 2026 BAZNAS Kota Surabaya Tingkatkan Kapasitas Amil di Era Digital
Surabaya, 7 Februari 2026 — BAZNAS Kota Surabaya menggelar Pelatihan Fundraising 2026 sebagai upaya memperkuat strategi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di era digital. Kegiatan ini berlangsung di Universitas Muhammadiyah Surabaya, tepatnya di Gedung Fakultas Ilmu Kesehatan UMSURA, dan diikuti oleh para amil serta pengelola zakat dari berbagai unit layanan. Kegiatan ini turut dihadiri oleh pimpinan BAZNAS Kota Surabaya, perwakilan Bapemkesra Surabaya, serta peserta yang lolos seleksi pendaftaran sejumlah 100 orang dari kalangan mahasiswa dan generasi Z. Kehadiran para pemangku kepentingan dan peserta muda tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat sinergi pengelolaan zakat sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam gerakan filantropi Islam di Kota Surabaya. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, S.T., M.M., menyampaikan bahwa pelatihan fundraising menjadi langkah strategis untuk meningkatkan profesionalisme amil dalam menghadapi tantangan zaman. Ia menegaskan pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam pengelolaan ZIS agar manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. “Melalui pelatihan ini, kami berharap seluruh peserta mampu mengembangkan strategi fundraising yang kreatif, transparan, dan akuntabel. Dengan begitu, kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat akan semakin meningkat,” ujarnya. Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber dari BAZNAS Republik Indonesia, yakni H. Fitriansyah Agus Setiawan, S.Sos., M.I.Kom., CFRM, Kepala Direktorat Pengumpulan BAZNAS RI, serta Halimatussa Diah, Staf Senior Fundraising Digital BAZNAS RI. Keduanya membagikan wawasan strategis terkait penguatan fundraising berbasis teknologi, komunikasi publik, serta optimalisasi kampanye digital untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat. Dalam pemaparannya, H. Fitriansyah Agus Setiawan menekankan pentingnya profesionalisme amil dalam membangun kepercayaan publik. Ia menjelaskan bahwa strategi fundraising modern tidak hanya berfokus pada pengumpulan dana, tetapi juga pada transparansi, akuntabilitas, dan pengelolaan hubungan dengan para muzaki. Sementara itu, Halimatussa Diah memaparkan perkembangan fundraising digital yang semakin relevan di tengah perubahan perilaku masyarakat. Pemanfaatan media sosial, platform digital, serta pendekatan komunikasi yang kreatif dinilai menjadi kunci dalam menjangkau generasi muda dan memperluas dampak pengelolaan ZIS. Melalui Pelatihan Fundraising 2026 ini, BAZNAS Kota Surabaya berharap para peserta mampu mengimplementasikan strategi fundraising yang inovatif dan berkelanjutan. Dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, diharapkan pengelolaan ZIS dapat semakin optimal dalam mendukung program-program pemberdayaan masyarakat dan kesejahteraan umat di Surabaya. Pelatihan ini menjadi bagian dari langkah strategis BAZNAS Kota Surabaya untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, sekaligus memperkuat peran lembaga zakat sebagai motor penggerak solidaritas sosial dan pembangunan kesejahteraan masyarakat.
BERITA07/02/2026 | Otnay
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Zakat Tunai di Kecamatan Wiyung
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Zakat Tunai di Kecamatan Wiyung
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya melaksanakan kegiatan penyaluran zakat tunai di wilayah Kecamatan Wiyung, Kota Surabaya, 04 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen BAZNAS dalam memastikan pendistribusian dana zakat terlaksana secara tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran zakat tunai dilakukan secara langsung dengan mendatangi kediaman penerima manfaat. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan BAZNAS Kota Surabaya, aparat wilayah setempat, serta pihak terkait lainnya. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi wujud sinergi dan pengawasan bersama dalam pelaksanaan pendistribusian zakat agar berjalan sesuai dengan prinsip syariah dan ketentuan yang berlaku. Zakat tunai diberikan kepada mustahik sebagai bentuk kepedulian sosial untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, khususnya bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan ekonomi. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban hidup penerima manfaat serta memberikan dukungan moral agar tetap semangat dalam menjalani kehidupan. Perwakilan BAZNAS Kota Surabaya menyampaikan bahwa penyaluran zakat tunai ini merupakan amanah dari para muzakki yang telah mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS. Oleh karena itu, BAZNAS senantiasa berupaya menjaga transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran dalam setiap program pendistribusian zakat. Melalui kegiatan penyaluran zakat tunai ini, BAZNAS Kota Surabaya terus memperkuat peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan. Ke depan, BAZNAS berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas jangkauan pendistribusian, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak demi mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dan berdaya.
BERITA05/02/2026 | M. Juan
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Bantuan Zakat Tunai
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Bantuan Zakat Tunai
Surabaya Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat melalui program penyaluran zakat tunai. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung kepada salah satu warga penerima manfaat di Surabaya, dengan didampingi oleh jajaran pengurus dan relawan BAZNAS. Dalam kegiatan tersebut, tim BAZNAS menyerahkan bantuan zakat tunai sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan ekonomi. Penyaluran ini merupakan bagian dari program pemberdayaan dan perlindungan sosial yang rutin dilaksanakan guna membantu meringankan beban penerima manfaat. Perwakilan BAZNAS Kota Surabaya menyampaikan bahwa zakat yang dihimpun dari para muzaki (pembayar zakat) dikelola secara amanah dan disalurkan secara tepat sasaran kepada mustahik (penerima zakat). Program zakat tunai ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar penerima serta mendukung keberlangsungan hidup yang lebih layak. BAZNAS Kota Surabaya terus berupaya memperluas jangkauan penyaluran zakat, infak, dan sedekah agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Selain zakat tunai, BAZNAS juga memiliki berbagai program sosial dan pemberdayaan ekonomi sebagai upaya meningkatkan kemandirian masyarakat. Dengan adanya program ini, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat semakin kuat, serta mampu menciptakan kesejahteraan yang lebih merata.
BERITA05/02/2026 | BAZNAS Kota Surabaya
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Bantuan Rombong UMKM melalui UPZ Jambangan
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Bantuan Rombong UMKM melalui UPZ Jambangan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penyaluran zakat produktif. BAZNAS Kota Surabaya menyalurkan bantuan berupa rombong UMKM kepada salah satu pelaku usaha mikro melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Jambangan, yang berlokasi di Kecamatan Jambangan, Kota Surabaya. (03/02/2026) Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program Surabaya Berdaya, sebuah program unggulan BAZNAS Kota Surabaya yang berfokus pada penguatan usaha mikro dan kecil agar mampu tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan. Bantuan rombong usaha diberikan sebagai sarana pendukung kegiatan usaha agar penerima manfaat dapat meningkatkan kualitas layanan, memperluas jangkauan penjualan, serta memperbaiki tampilan usaha yang lebih layak dan higienis. Dalam kegiatan tersebut, penyerahan bantuan dilakukan secara langsung dan disaksikan oleh perwakilan BAZNAS Kota Surabaya, pengurus UPZ Jambangan, serta pihak wilayah setempat. Kehadiran berbagai pihak ini menjadi bentuk sinergi dan dukungan bersama dalam upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis zakat. Melalui bantuan ini, diharapkan penerima manfaat dapat meningkatkan kapasitas usaha, menambah pendapatan, serta memperkuat perekonomian keluarga. BAZNAS Kota Surabaya berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pendayagunaan zakat secara produktif, tepat sasaran, dan sesuai dengan prinsip syariah demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
BERITA05/02/2026 | M. juan
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Bantuan Bed Medis untuk Warga Kalijudan
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Bantuan Bed Medis untuk Warga Kalijudan
Surabaya, 02 Febuari 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya kembali menyalurkan bantuan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan berupa bed medis diberikan kepada Ibu Suprihatin, warga Kalijudan I/25, Surabaya. Bantuan bed medis tersebut disalurkan sebagai bentuk kepedulian BAZNAS Kota Surabaya terhadap masyarakat dhuafa yang membutuhkan fasilitas kesehatan penunjang perawatan di rumah. Kondisi kesehatan penerima manfaat yang memerlukan perawatan khusus menjadi dasar BAZNAS dalam memberikan bantuan ini. Perwakilan BAZNAS Kota Surabaya menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program Surabaya Sehat, yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) para muzaki. Program ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan kesehatan yang layak. “BAZNAS Kota Surabaya berkomitmen untuk memastikan dana zakat yang dihimpun dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi mustahik, khususnya dalam aspek kesehatan,” ujarnya. Ibu Suprihatin dan keluarga menyampaikan rasa syukur serta terima kasih atas bantuan yang diberikan. Kehadiran bed medis ini diharapkan dapat membantu proses perawatan dan meningkatkan kenyamanan selama masa pemulihan. Melalui program bantuan kesehatan ini, BAZNAS Kota Surabaya menegaskan perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, profesional, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Surabaya.
BERITA03/02/2026 | M. Juan
BAZNAS Surabaya Kembali Raih Opini WTP atas Audit Keuangan Tahun 2025
BAZNAS Surabaya Kembali Raih Opini WTP atas Audit Keuangan Tahun 2025
Surabaya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi kagum dengan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Audit Keuangan Tahun 2025. Opini tersebut diberikan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Kuncara Budi Santosa dan Rekan sebagai auditor independen. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS Kota Surabaya dalam menerapkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan profesional dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Opini WTP merupakan predikat tertinggi dalam audit laporan keuangan, yang menunjukkan bahwa laporan keuangan disajikan secara wajar sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. Ketua BAZNAS Kota Surabaya menyampaikan rasa terima kasih dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan, khususnya para muzaki, munfiq, dan masyarakat Surabaya. Capaian ini tidak lepas dari kerja keras seluruh jajaran BAZNAS Kota Surabaya dalam menjaga integritas, kepatuhan, serta konsistensi pengelolaan dana umat. “Opini WTP ini merupakan amanah sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan pengelolaan zakat yang profesional, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh para mustahik,” ujarnya. Audit keuangan tersebut dilaksanakan terhadap laporan keuangan Tahun 2025 dan secara resmi ditetapkan pada tanggal 15 Januari 2026 di Jakarta. Proses audit dilakukan secara menyeluruh, meliputi aspek pencatatan, pelaporan, serta pemaparan terhadap peraturan dan prinsip akuntansi yang berlaku. Keberhasilan mempertahankan opini WTP ini juga sejalan dengan semangat RAKSAZA (Gerakan Sadar Zakat Surabaya) yang terus digalakkan oleh BAZNAS Kota Surabaya, sebagai upaya membangun kepercayaan masyarakat dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat. Ke depan, BAZNAS Kota Surabaya berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan inovasi program pendayagunaan zakat, serta memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak demi mewujudkan kesejahteraan umat dan mengentaskan kemiskinan di Kota Surabaya.
BERITA02/02/2026 | Humas Baznas Surabaya
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Bantuan Bedah Rumah untuk Warga Kurang Mampu
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Bantuan Bedah Rumah untuk Warga Kurang Mampu
Surabaya, 29 Januari 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program Bedah Rumah bagi warga kurang mampu. Pada Kamis (29/1), BAZNAS menyalurkan bantuan perbaikan rumah kepada tiga penerima manfaat yang berada di wilayah Wonokusumo Lor, Sidotopo Jaya, dan Sidoyoso. Tiga penerima manfaat tersebut adalah Khoiriyah, warga Wonokusumo Lor Gg. 12 No. 9, Ansori Noer, warga Sidotopo Jaya III A No. 48, serta Alir Ridho, warga Sidoyoso II/30. Ketiganya dinilai memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan Bedah Rumah setelah melalui proses verifikasi dan peninjauan lapangan oleh tim BAZNAS Kota Surabaya. Program Bedah Rumah ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang tinggal di hunian tidak layak agar dapat memiliki tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan nyaman. Bantuan yang diberikan meliputi perbaikan bagian rumah yang rusak, seperti lantai, dinding, atap, serta fasilitas dasar lainnya yang menunjang kelayakan hunian. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh tim BAZNAS Kota Surabaya dengan pendampingan dari unsur wilayah setempat. Selain menyerahkan bantuan, tim juga melakukan pengecekan kondisi rumah guna memastikan bahwa perbaikan yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan masing-masing penerima manfaat. Khoiriyah, salah satu penerima bantuan, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Selama ini, kondisi rumah yang ditempatinya dinilai kurang layak dan membutuhkan perbaikan, terutama pada bagian struktur bangunan. Bantuan Bedah Rumah ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan serta keamanan tempat tinggal bagi dirinya dan keluarga. Hal serupa juga dirasakan oleh Ansori Noer dan Alir Ridho. Dengan adanya program Bedah Rumah dari BAZNAS, mereka berharap dapat memiliki hunian yang lebih layak, sehingga dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik dan sehat. BAZNAS Kota Surabaya menyampaikan bahwa program Bedah Rumah merupakan bagian dari pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzakki. Dana tersebut disalurkan kepada masyarakat yang berhak sebagai wujud kepedulian sosial dan upaya mengurangi kesenjangan sosial di tengah masyarakat. Melalui program ini, BAZNAS tidak hanya berfokus pada bantuan konsumtif, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup jangka panjang. Rumah yang layak diharapkan dapat menjadi fondasi penting bagi keluarga untuk hidup lebih sejahtera dan produktif. BAZNAS Kota Surabaya berkomitmen untuk terus melaksanakan program-program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Ke depan, BAZNAS akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat guna memperluas jangkauan program Bedah Rumah agar semakin banyak warga kurang mampu yang dapat merasakan manfaatnya.
BERITA02/02/2026 | BAZNAS Kota Surabaya
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Bantuan Bedah Rumah di Kecamatan Genteng
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Bantuan Bedah Rumah di Kecamatan Genteng
BAZNAS Kota Surabaya menyalurkan bantuan bedah rumah kepada warga kurang mampu di kawasan Kapasari, Kecamatan Genteng, Surabaya, pada Selasa (28/1/2026). Program ini bertujuan membantu masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni agar memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh perwakilan BAZNAS Kota Surabaya bersama unsur pemerintah setempat dan tokoh masyarakat. Bantuan tersebut menandai dimulainya proses perbaikan rumah sesuai kebutuhan penerima manfaat. Program bedah rumah merupakan bagian dari pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola secara amanah. Melalui program ini, BAZNAS berharap dapat meningkatkan kualitas hidup mustahik sekaligus mendorong kepedulian sosial masyarakat. Penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan. BAZNAS Kota Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program sosial berkelanjutan demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kota Surabaya.
BERITA28/01/2026 | M. Juan
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Bantuan Bedah Rumah di Tegalsari
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Bantuan Bedah Rumah di Tegalsari
BAZNAS Kota Surabaya menyalurkan bantuan bedah rumah kepada warga kurang mampu di Jalan Kedondong Pasar Kecil, Kecamatan Tegalsari, Surabaya, Rabu (28/1/2026). Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang menempati rumah tidak layak huni agar memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan sehat. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh perwakilan BAZNAS Kota Surabaya bersama unsur pemerintah setempat dan tokoh masyarakat. Bantuan tersebut menjadi tanda dimulainya proses perbaikan rumah yang sebelumnya mengalami kerusakan dan keterbatasan dari sisi struktur bangunan serta kelayakan hunian. Program bedah rumah merupakan bagian dari pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari masyarakat. Melalui pengelolaan yang amanah dan tepat sasaran, BAZNAS berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi mustahik sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka. Penerima bantuan menyampaikan rasa syukur atas kepedulian BAZNAS Kota Surabaya. Melalui program ini, diharapkan penerima manfaat dapat menjalani kehidupan dengan lebih layak, sementara BAZNAS terus mendorong partisipasi masyarakat dalam menunaikan ZIS untuk memperluas dampak sosial yang berkelanjutan.
BERITA28/01/2026 | M. Juan
BAZNAS Surabaya Gelar Peringatan Harlah BAZNAS ke-25
BAZNAS Surabaya Gelar Peringatan Harlah BAZNAS ke-25
Surabaya — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya memperingati Hari Lahir (Harlah) BAZNAS ke-25 pada Selasa, 27 Januari 2026. Peringatan ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang pengelolaan zakat nasional sekaligus penguatan komitmen BAZNAS dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara amanah, profesional, dan transparan untuk kemaslahatan umat, dengan mengusung tema “Zakat Menguatkan Indonesia.” Peringatan Harlah ke-25 BAZNAS diisi dengan rangkaian kegiatan keagamaan berupa khotmil Al-Qur'an, tahlil, dan doa bersama. Kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur atas 25 tahun kiprah BAZNAS dalam melayani umat, sekaligus ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan, kelancaran, dan penguatan peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial dan ekonomi umat. Ketua BAZNAS Kota Surabaya, Moch. Hamzah, ST., MT., dalam Berbagainya menyampaikan bahwa Harlah ke-25 BAZNAS bukan sekedar peringatan usia lembaga, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen pengelolaan zakat yang berdampak nyata bagi masyarakat. “Selama 25 tahun, BAZNAS telah tumbuh dan berkembang menjadi lembaga yang dipercaya masyarakat. Ini adalah amanah besar yang harus terus kita jaga dengan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat,” ujar Hamzah. Ia menegaskan bahwa zakat memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi bangsa, khususnya dalam menjawab tantangan kemiskinan dan ketimpangan. “Melalui tema Zakat Menguatkan Indonesia, kami ingin menegaskan bahwa zakat bukan hanya ibadah individu, tetapi juga kekuatan kolektif untuk membangun kemandirian umat dan kesejahteraan bangsa,” tambahnya. Selama 25 tahun perjalanannya, BAZNAS terus hadir di tengah masyarakat sebagai lembaga resmi pengelola zakat dengan berbagai program pendayagunaan yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Program-program tersebut mencakup pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan mustahik, penguatan ekonomi umat, serta dukungan di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial kemanusiaan. Momentum Harlah ke-25 ini diharapkan dapat semakin meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat melalui BAZNAS, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat dalam mewujudkan Indonesia yang lebih sejahtera, adil, dan berdaya.
BERITA27/01/2026 | Alfa
Christine Maria Retno Susanti Resmi Memeluk Islam melalui UMC BAZNAS Kota Surabaya
Christine Maria Retno Susanti Resmi Memeluk Islam melalui UMC BAZNAS Kota Surabaya
Surabaya — Unit Muallaf Center (UMC) BAZNAS Kota Surabaya kembali memfasilitasi prosesi ikrar muallaf yang berlangsung khidmat di Masjid Rahmat Kembang Kuning pada Minggu, 25 Januari 2026. Dalam kesempatan tersebut, Christine Maria Retno Susanti secara resmi memeluk agama Islam setelah melalui perjalanan spiritual yang mendalam dan penuh kesadaran. Prosesi ikrar dipandu oleh pembimbing dari UMC BAZNAS Kota Surabaya dan disaksikan oleh pengurus masjid serta jamaah yang hadir. Dengan suara mantap dan penuh keyakinan, Christine mengucapkan dua kalimat syahadat sebagai tanda resmi keislamannya. Keputusan tersebut diambil tanpa paksaan dari pihak mana pun, melainkan murni atas dasar hidayah dan keyakinan pribadi. Sebelumnya, Christine diketahui menganut agama Kristen. Seiring berjalannya waktu, ia mengaku semakin tertarik mempelajari ajaran Islam. Dari proses pembelajaran tersebut, ia merasakan ketenangan batin dan kemantapan hati yang mendorongnya untuk mengambil keputusan besar dalam hidupnya. “Saya memeluk Islam secara sadar tanpa paksaan. Saya merasakan Islam memberikan ketenangan dan keyakinan dalam hati. Saya yakin Islam adalah agama yang paling benar,” ungkap Christine usai prosesi ikrar dengan penuh haru. Unit Muallaf Center (UMC) BAZNAS Kota Surabaya berperan penting dalam mendampingi proses pengucapan syahadat tersebut. Tidak hanya memfasilitasi ikrar, UMC juga berkomitmen memberikan pelatihan berkelanjutan kepada para muallaf, termasuk bimbingan dasar keislaman, tata cara ibadah, pembelajaran membaca Al-Qur'an, serta penguatan akhlak dan pemahaman nilai-nilai Islam. Perwakilan UMC BAZNAS Kota Surabaya menyampaikan bahwa pendampingan terhadap muallaf merupakan bagian dari upaya dakwah dan pelayanan sosial keagamaan. Kehadiran UMC diharapkan dapat menjadi wadah yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang ingin mempelajari Islam atau menyatakan diri sebagai muallaf. Suasana prosesi berlangsung hangat dan penuh rasa persaudaraan. Para jamaah yang hadir turut memberikan doa dan dukungan moral kepada Christine agar senantiasa istiqamah dalam menjalankan ajaran Islam. Momen tersebut mencerminkan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial yang menjadi ciri khas komunitas Muslim. Menjadi keputusan muallaf merupakan langkah penting dalam perjalanan spiritual seseorang. Christine mengaku telah melalui proses perenungan panjang sebelum akhirnya mantap mengucapkan syahadat. Ia menyatakan kesiapannya untuk terus belajar dan memperdalam pemahaman agama dengan bimbingan dari UMC BAZNAS Kota Surabaya. Fenomena meningkatnya jumlah muallaf di Indonesia menunjukkan tingginya minat masyarakat dalam mempelajari Islam. Akses informasi yang semakin luas, baik melalui literatur maupun media digital, membuka peluang bagi banyak orang untuk memahami ajaran Islam secara lebih mendalam. Dalam konteks ini, peran lembaga seperti UMC BAZNAS Kota Surabaya menjadi sangat penting dalam memberikan pendampingan yang tepat. Bagi Christine, tanggal 25 Januari 2026 menjadi titik awal perjalanan hidup yang baru. Ia berharap dapat menjalani kehidupan sebagai seorang Muslimah dengan penuh ketenangan, keyakinan, dan semangat untuk terus memperbaiki diri. Dukungan dari keluarga, lingkungan, serta komunitas keislaman menjadi modal penting dalam proses adaptasi tersebut. Prosesi ikrar muallaf yang difasilitasi oleh Unit Muallaf Center BAZNAS Kota Surabaya ini tidak hanya menjadi acara pribadi bagi Christine, tetapi juga menjadi inspirasi tentang pentingnya kebebasan berkeyakinan dan pencarian makna hidup. Keputusan yang diambil secara sadar dan penuh keyakinan mencerminkan perjalanan spiritual yang patut dihargai. Melalui pendampingan berkelanjutan dari UMC BAZNAS Kota Surabaya, diharapkan Christine dapat tumbuh menjadi Muslimah yang kuat dalam iman dan berakhlak mulia. Perjalanan barunya sebagai muallaf menjadi simbol harapan, ketenangan, dan keyakinan dalam menapaki kehidupan yang lebih bermakna.
BERITA25/01/2026 | Otnay
BAZNAS  Surabaya Lakukan Kunjungan Kerja dan Silaturahmi ke BAZNAS Kabupaten Magetan
BAZNAS Surabaya Lakukan Kunjungan Kerja dan Silaturahmi ke BAZNAS Kabupaten Magetan
Magetan — BAZNAS Kota Surabaya melaksanakan kunjungan kerja dan silaturahmi ke BAZNAS Kabupaten Magetan sebagai upaya memperkuat sinergi antar lembaga pengelola zakat. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus berbagi inspirasi dalam pengelolaan dan pendayagunaan zakat. Dalam kunjungan tersebut, kedua pihak berdiskusi mengenai berbagai program unggulan, inovasi pemberdayaan mustahik, serta strategi penguatan peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi wadah saling belajar dan bertukar pengalaman guna meningkatkan efektivitas program zakat yang berdampak luas. BAZNAS Kota Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus menjalin kolaborasi dengan BAZNAS daerah lain, termasuk BAZNAS Kabupaten Magetan, dalam rangka memperkuat ekosistem zakat yang profesional, transparan, dan berkelanjutan. Melalui kunjungan kerja dan silaturahmi ini, BAZNAS Kota Surabaya berharap terbangun kerja sama yang semakin solid sehingga mampu menebar kebermanfaatan yang lebih luas bagi umat. Sinergi antar BAZNAS diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang optimal dan berdampak nyata.
BERITA23/01/2026 | Alfa
BAZNAS Surabaya Lakukan Kunjungan Lapangan ke Sentra Peternakan Ayam di Magetan
BAZNAS Surabaya Lakukan Kunjungan Lapangan ke Sentra Peternakan Ayam di Magetan
Magetan — BAZNAS Kota Surabaya melaksanakan kunjungan lapangan ke Sentra Peternakan Ayam di Kabupaten Magetan sebagai upaya memperkuat program pemberdayaan ekonomi umat, khususnya di sektor peternakan. Kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus forum diskusi terkait pengembangan peternakan ayam yang berkelanjutan. Dalam kunjungan tersebut, BAZNAS Kota Surabaya menggali informasi mengenai budidaya ayam varietas Kuntara 4 dan Elba, yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Kedua varietas ayam ini dapat dibudidayakan mulai dari skala ternak rumahan hingga skala yang lebih profesional, sehingga sangat relevan untuk diterapkan dalam program pemberdayaan mustahik. Melalui diskusi bersama pengelola sentra peternakan, BAZNAS Kota Surabaya membahas berbagai aspek teknis dan manajerial, mulai dari sistem pemeliharaan, efisiensi pakan, hingga peluang pengembangan usaha peternakan ayam sebagai sumber pendapatan yang berkelanjutan bagi masyarakat. BAZNAS Kota Surabaya berharap kunjungan ini dapat menjadi langkah awal terbangunnya sinergi dan kolaborasi berkelanjutan dengan berbagai pihak, dalam rangka optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah untuk program pemberdayaan ekonomi umat. Sektor peternakan diharapkan mampu menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Melalui program-program produktif seperti ini, BAZNAS Kota Surabaya terus berkomitmen menghadirkan manfaat zakat yang berdampak nyata serta mendorong terwujudnya perekonomian umat yang kuat dan berdaya saing.
BERITA22/01/2026 | Alfa
BAZNAS Surabaya Tinjau Rumah Tidak Layak Huni di Tanjung Perak
BAZNAS Surabaya Tinjau Rumah Tidak Layak Huni di Tanjung Perak
Surabaya, 15 Januari 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya bersama Pemerintah Kota Surabaya melakukan outreach lapangan ke rumah milik Rukmini Rachman, warga Jl. Teluk Nibung Barat III No. 7, Kelurahan Tanjung Perak, Kecamatan Pabean Cantian, Kamis (15/1). Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung kondisi rumah tidak layak huni yang akan menjadi pertimbangan dalam program Bedah Rumah / Rumah Layak Huni. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Surabaya Ir. H. Armuji, staf kecamatan dan kelurahan setempat, unsur tiga pilar, pengurus RT/RW, KSH, serta tim BAZNAS Kota Surabaya. Dari hasil peninjauan, rumah yang dihuni lima anggota keluarga ini dinilai tidak layak huni. Sebagian bangunan ambruk, terutama di area kamar yang sebelumnya ditempati oleh lansia penderita stroke dan katarak. Lantai rumah masih berupa urugan gragal yang rawan banjir dan lembab, sementara atap halaman depan mengalami kerusakan parah. Dalam rencana tindak lanjut, BAZNAS Surabaya akan memfokuskan perbaikan pada lantai rumah, atap yang rusak, instalasi listrik, dinding, serta pengecatan ulang. Sebelumnya, keluarga ini telah menerima bantuan kursi roda dan zakat tunai berkala dari BAZNAS. Ketua BAZNAS Kota Surabaya menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama pemerintah kota untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat kurang mampu. Hasil peninjauan lapangan akan dibahas dalam rapat pleno pimpinan BAZNAS Surabaya guna menentukan langkah selanjutnya.
BERITA19/01/2026 | BAZNAS Kota Surabaya
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat