WhatsApp Icon
Wujudkan Kemandirian Ekonomi, BAZNAS Surabaya Salurkan Bantuan Rombong Usaha di Tambaksari

SURABAYA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat dan meningkatkan perekonomian warga melalui pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah. Pada hari Ahad, 17 Mei 2026, BAZNAS Kota Surabaya menyalurkan bantuan berupa alat kerja rombong usaha kepada Moch. Ridlo Muhyi.

Prosesi penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan secara langsung di kediaman penerima manfaat yang berlokasi di Jl. Rangkah Buntu 2/48, Kelurahan Rangkah, Kecamatan Tambaksari. Momen penyerahan ini turut dihadiri dengan penuh dukungan oleh Tim BAZNAS Kota Surabaya, Staf Kecamatan Tambaksari, Staf Kelurahan Rangkah, serta jajaran Pengurus RT dan RW setempat.

Moch. Ridlo Muhyi merupakan seorang pemuda tangguh yang merupakan lulusan SMK Negeri 5 Surabaya Jurusan Teknik Sepeda Motor. Bersekolah melalui jalur inklusi, Ridho masuk dalam kategori penyandang disabilitas intelektual. Ia diketahui telah tinggal bersama dan dirawat oleh nenek serta paman dan tantenya sedari kecil.

Meski memiliki keterbatasan, pemuda kelahiran tahun 2006 ini memiliki semangat wirausaha yang patut diapresiasi. Sejak lulus sekolah pada tahun 2024, Ridho rajin membantu neneknya berjualan di warung kecil di depan rumah mereka. Dari aktivitas tersebut, tumbuhlah inisiatif yang kuat dari dalam dirinya untuk mandiri dengan membuka usaha berjualan roti bakar.

Untuk mendukung cita-citanya tersebut, pihak keluarga sebelumnya telah mengajukan permohonan bantuan kepada BAZNAS agar Ridho bisa mendapatkan rombong jualan sebagai sarana penunjang usahanya.

Kehadiran jajaran perangkat desa mulai dari tingkat RT, RW, Kelurahan, hingga Kecamatan dalam acara penyerahan ini menjadi wujud sinergi dan dukungan nyata kepedulian lingkungan terhadap warganya. BAZNAS Kota Surabaya berharap, bantuan rombong usaha ini dapat membawa keberkahan, mewujudkan kemandirian ekonomi bagi Ridho, dan menjadi inspirasi semangat bagi warga Surabaya lainnya.

25/05/2026 | Kontributor: Imam Syafii
Tingkatkan Kompetensi SDM Keumatan, BAZNAS Kota Surabaya Sukses Gelar Pelatihan Juru Sembelih Halal (JULEHA)

SURABAYA – Guna merespons tingginya kebutuhan masyarakat terhadap produk halal dan tenaga penyembelih yang kompeten, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya sukses menyelenggarakan Pelatihan Juru Sembelih Halal (JULEHA) pada hari Sabtu, 23 Mei 2026 / 06 Dzulhijjah 1447 H. Bertempat di Ruang Pertemuan Lt. 3 Bappedalitbang Kota Surabaya, pelatihan ini digelar untuk memastikan proses penyembelihan hewan, khususnya menjelang ibadah kurban, dapat sepenuhnya memenuhi standar syariat Islam, higienitas, dan kesehatan veteriner.

Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dengan dihadiri oleh 79 peserta, yang terdiri dari 58 pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid/yayasan dan 21 peserta dari lembaga non-UPZ. Acara ini turut dihadiri langsung oleh seluruh Pimpinan Amil BAZNAS Kota Surabaya, Direktur Utama PT RPH (Rumah Potong Hewan) Surabaya Perseroda, Bapak H. Fajar A. Isnugroho, S.Sos, M.Si., serta Ibu Efi Zuliati, S.Pd., A.AP. selaku Perwakilan dari Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya.

Pelatihan ini merupakan wujud peran strategis BAZNAS Kota Surabaya dalam meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) keumatan. "Tujuan utama dari pelatihan ini adalah agar para peserta mampu memahami dan mempraktikkan tata cara penyembelihan hewan yang baik, benar, sesuai dengan syariat Islam, standar halal, serta terjamin keamanan pangannya," sebagaimana dicatat dalam sasaran kegiatan ini. Selain itu, program ini diharapkan dapat membentuk tenaga JULEHA yang profesional dan bersertifikat untuk mendukung terciptanya ekosistem halal yang kuat di lingkungan masjid dan yayasan.

Selama kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 13.00 WIB ini, para peserta mendapatkan pembekalan materi secara komprehensif melalui metode diskusi panel. Adapun materi yang disampaikan mencakup tiga sesi utama, yaitu: Fiqh dan Manajemen Qurban, Teknik Handling Hewan Qurban, serta Pengenalan Bilah, Media Asah, dan Teknik Sembelih.

Berdasarkan umpan balik di lapangan, pelatihan JULEHA ini mendapatkan apresiasi yang sangat positif dari para peserta karena dinilai sangat bermanfaat dalam memperkuat praktik penyembelihan di masyarakat. Menindaklanjuti tingginya antusiasme tersebut, mayoritas peserta berharap BAZNAS Kota Surabaya dapat menjadikan kegiatan ini sebagai program berkelanjutan. Para peserta juga menyuarakan harapan adanya Bimbingan Teknis (Bimtek) lanjutan yang dilengkapi dengan perbanyakan praktik langsung, serta fasilitasi uji kompetensi untuk memperoleh sertifikasi profesi JULEHA yang resmi.

25/05/2026 | Kontributor: Imam Syafi'i
Tingkatkan Profesionalisme, BAZNAS Surabaya Kirim 4 Amil Ikuti Business Transformation Masterclass

SURABAYA — Sebagai wujud komitmen dalam mencetak amil yang unggul, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya mengirimkan 4 Amil Pelaksana untuk mengikuti pelatihan intensif Business Growth System (BGS) Business Transformation Masterclass. Kegiatan ini diselenggarakan selama dua hari, yakni pada 9 hingga 10 Mei 2026, bertempat di Suites Hotel Surabaya. Adapun keempat amil perwakilan BAZNAS Kota Surabaya yang mengikuti pelatihan ini adalah Ali Mahput Ependi, Zulfikar M. H., Listiyowati, dan Imam Syafii Mustofa.

BAZNAS Kota Surabaya menegaskan komitmen dan dukungan penuhnya terhadap pengembangan kapasitas para amil agar semakin kompeten dan mampu mengelola lembaga secara profesional. Pengiriman delegasi ini bertujuan untuk menanamkan mindset (pola pikir) pengelolaan lembaga yang terus bertumbuh (growth mindset) dan tidak stagnan.

Materi masterclass yang berbobot ini disampaikan langsung oleh Bapak Salim Suharis, S.Kom, M.M. Dalam salah satu sesi materinya, beliau mengutip prinsip W. Edwards Deming yang menyoroti bahwa 94% permasalahan dalam sebuah organisasi atau bisnis sebenarnya disebabkan oleh kelemahan sistem, dan hanya 6% yang berasal dari sumber daya manusianya. Hal ini membuka wawasan bahwa perbaikan lembaga harus bertumpu pada perbaikan sistem operasionalnya.

Para amil BAZNAS Kota Surabaya juga dibekali pemahaman strategis mengenai bahaya bekerja tanpa sistem, yang dapat menyebabkan pergerakan lembaga menjadi tidak terarah, hasil yang tidak konsisten, serta masalah yang berulang tanpa penyelesaian tuntas. Sebaliknya, penerapan sistem yang baik akan membuat organisasi bergerak ke arah yang terukur, stabil, serta lebih efisien dan produktif dari segi waktu maupun biaya operasional.

Dengan pengelolaan lembaga yang berbasis sistem (baik itu sistem berbasis proses, pedoman, ritme evaluasi, hingga data), BAZNAS Kota Surabaya tidak hanya akan lebih mudah mencapai tujuan, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas pelayanan secara signifikan. Sistem yang andal pada akhirnya akan bermuara pada satu hal krusial bagi sebuah lembaga amil zakat: meningkatnya kepercayaan dari masyarakat (muzakki dan mustahik) serta seluruh stakeholder.

Melalui keikutsertaan dalam pelatihan ini, diharapkan keempat Amil Pelaksana tersebut mampu membawa angin segar perubahan. Sistem yang baik bukanlah sesuatu yang membatasi, melainkan fondasi yang memberdayakan organisasi agar bisa bertumbuh dengan terarah dan berkelanjutan. Dengan ilmu yang telah didapatkan, BAZNAS Kota Surabaya optimis dapat terus bertransformasi menjadi lembaga filantropi Islam yang makin terpercaya, modern, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat.

19/05/2026 | Kontributor: Imam Syafii
BAZNAS Surabaya Terima Audiensi PCNU Surabaya, Bahas Program Sosial dan Keumatan

Surabaya, 12 Mei 2026 — BAZNAS Kota Surabaya menerima audiensi dari PCNU Kota Surabaya dalam rangka mempererat silaturahmi dan membangun sinergi program kemaslahatan umat, bertempat di Kantor BAZNAS Kota Surabaya. (12/05)

Audiensi ini dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kota Surabaya, yakni Drs. H. Marjuki, M.A., H. Mas Kamil Thobroni, S.Hi, dan H. Muhammad Riduwan, S.Ag.

Sementara dari pihak PCNU Surabaya turut hadir Ketua Tanfidziyah beserta jajaran pengurus harian, serta perwakilan dari LP Ma'arif NU dan LKNU.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi. Kedua lembaga berdiskusi mengenai berbagai potensi kerja sama dalam bidang sosial, pendidikan, dakwah, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi umat di Kota Surabaya.

Pimpinan BAZNAS Kota Surabaya menyampaikan apresiasi atas kunjungan dari PCNU Surabaya sebagai langkah positif dalam memperkuat sinergi antar lembaga demi memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.

“Kolaborasi dan kebersamaan menjadi kekuatan dalam menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi umat. Semoga audiensi ini menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan dan penuh keberkahan,” ujar perwakilan BAZNAS Kota Surabaya.

 

Melalui audiensi ini, diharapkan hubungan kelembagaan antara BAZNAS Kota Surabaya dan PCNU Surabaya semakin erat serta mampu menghadirkan kontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat Kota Surabaya.

13/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Surabaya Dorong Pola Hidup Aktif dan Sehat di Lingkungan Kerja

BAZNAS Kota Surabaya terus berkomitmen membangun budaya kerja yang produktif sekaligus sehat melalui kegiatan senam sehat yang dilaksanakan pada Jumat sore, 8 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan, staf, dan relawan di lingkungan kantor sebagai bentuk upaya meningkatkan kebugaran fisik serta mempererat kebersamaan antarpegawai.

Kegiatan senam sehat tersebut menjadi salah satu langkah positif BAZNAS Surabaya dalam mendorong pola hidup aktif di tengah padatnya aktivitas kerja. Dengan suasana penuh semangat dan kebersamaan, para peserta mengikuti gerakan senam yang dipandu secara energik sehingga menciptakan lingkungan kerja yang lebih segar dan produktif.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Surabaya dalam menjaga kesehatan sumber daya manusia agar tetap optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain meningkatkan kesehatan jasmani, senam bersama dinilai mampu mengurangi stres kerja serta membangun komunikasi yang harmonis di lingkungan kantor.

Pihak BAZNAS Surabaya menyampaikan bahwa budaya hidup sehat perlu diterapkan secara konsisten agar mampu menciptakan semangat kerja yang positif dan berkelanjutan. Melalui kegiatan sederhana namun bermanfaat ini, diharapkan seluruh pegawai dapat semakin termotivasi untuk menjaga kesehatan dan menerapkan gaya hidup aktif dalam keseharian.

Dengan adanya program senam sehat rutin, BAZNAS Surabaya berharap dapat menciptakan lingkungan kerja yang nyaman, sehat, dan penuh energi positif sehingga mampu mendukung peningkatan kinerja serta pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Surabaya.

11/05/2026 | Kontributor: Humas Baznas Surabaya

Berita Terbaru

Wujudkan Kemandirian Ekonomi, BAZNAS Surabaya Salurkan Bantuan Rombong Usaha di Tambaksari
Wujudkan Kemandirian Ekonomi, BAZNAS Surabaya Salurkan Bantuan Rombong Usaha di Tambaksari
SURABAYA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat dan meningkatkan perekonomian warga melalui pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah. Pada hari Ahad, 17 Mei 2026, BAZNAS Kota Surabaya menyalurkan bantuan berupa alat kerja rombong usaha kepada Moch. Ridlo Muhyi. Prosesi penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan secara langsung di kediaman penerima manfaat yang berlokasi di Jl. Rangkah Buntu 2/48, Kelurahan Rangkah, Kecamatan Tambaksari. Momen penyerahan ini turut dihadiri dengan penuh dukungan oleh Tim BAZNAS Kota Surabaya, Staf Kecamatan Tambaksari, Staf Kelurahan Rangkah, serta jajaran Pengurus RT dan RW setempat. Moch. Ridlo Muhyi merupakan seorang pemuda tangguh yang merupakan lulusan SMK Negeri 5 Surabaya Jurusan Teknik Sepeda Motor. Bersekolah melalui jalur inklusi, Ridho masuk dalam kategori penyandang disabilitas intelektual. Ia diketahui telah tinggal bersama dan dirawat oleh nenek serta paman dan tantenya sedari kecil. Meski memiliki keterbatasan, pemuda kelahiran tahun 2006 ini memiliki semangat wirausaha yang patut diapresiasi. Sejak lulus sekolah pada tahun 2024, Ridho rajin membantu neneknya berjualan di warung kecil di depan rumah mereka. Dari aktivitas tersebut, tumbuhlah inisiatif yang kuat dari dalam dirinya untuk mandiri dengan membuka usaha berjualan roti bakar. Untuk mendukung cita-citanya tersebut, pihak keluarga sebelumnya telah mengajukan permohonan bantuan kepada BAZNAS agar Ridho bisa mendapatkan rombong jualan sebagai sarana penunjang usahanya. Kehadiran jajaran perangkat desa mulai dari tingkat RT, RW, Kelurahan, hingga Kecamatan dalam acara penyerahan ini menjadi wujud sinergi dan dukungan nyata kepedulian lingkungan terhadap warganya. BAZNAS Kota Surabaya berharap, bantuan rombong usaha ini dapat membawa keberkahan, mewujudkan kemandirian ekonomi bagi Ridho, dan menjadi inspirasi semangat bagi warga Surabaya lainnya.
BERITA25/05/2026 | Imam Syafii
Tingkatkan Kompetensi SDM Keumatan, BAZNAS Kota Surabaya Sukses Gelar Pelatihan Juru Sembelih Halal (JULEHA)
Tingkatkan Kompetensi SDM Keumatan, BAZNAS Kota Surabaya Sukses Gelar Pelatihan Juru Sembelih Halal (JULEHA)
SURABAYA – Guna merespons tingginya kebutuhan masyarakat terhadap produk halal dan tenaga penyembelih yang kompeten, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya sukses menyelenggarakan Pelatihan Juru Sembelih Halal (JULEHA) pada hari Sabtu, 23 Mei 2026 / 06 Dzulhijjah 1447 H. Bertempat di Ruang Pertemuan Lt. 3 Bappedalitbang Kota Surabaya, pelatihan ini digelar untuk memastikan proses penyembelihan hewan, khususnya menjelang ibadah kurban, dapat sepenuhnya memenuhi standar syariat Islam, higienitas, dan kesehatan veteriner. Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dengan dihadiri oleh 79 peserta, yang terdiri dari 58 pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid/yayasan dan 21 peserta dari lembaga non-UPZ. Acara ini turut dihadiri langsung oleh seluruh Pimpinan Amil BAZNAS Kota Surabaya, Direktur Utama PT RPH (Rumah Potong Hewan) Surabaya Perseroda, Bapak H. Fajar A. Isnugroho, S.Sos, M.Si., serta Ibu Efi Zuliati, S.Pd., A.AP. selaku Perwakilan dari Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya. Pelatihan ini merupakan wujud peran strategis BAZNAS Kota Surabaya dalam meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) keumatan. "Tujuan utama dari pelatihan ini adalah agar para peserta mampu memahami dan mempraktikkan tata cara penyembelihan hewan yang baik, benar, sesuai dengan syariat Islam, standar halal, serta terjamin keamanan pangannya," sebagaimana dicatat dalam sasaran kegiatan ini. Selain itu, program ini diharapkan dapat membentuk tenaga JULEHA yang profesional dan bersertifikat untuk mendukung terciptanya ekosistem halal yang kuat di lingkungan masjid dan yayasan. Selama kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 13.00 WIB ini, para peserta mendapatkan pembekalan materi secara komprehensif melalui metode diskusi panel. Adapun materi yang disampaikan mencakup tiga sesi utama, yaitu: Fiqh dan Manajemen Qurban, Teknik Handling Hewan Qurban, serta Pengenalan Bilah, Media Asah, dan Teknik Sembelih. Berdasarkan umpan balik di lapangan, pelatihan JULEHA ini mendapatkan apresiasi yang sangat positif dari para peserta karena dinilai sangat bermanfaat dalam memperkuat praktik penyembelihan di masyarakat. Menindaklanjuti tingginya antusiasme tersebut, mayoritas peserta berharap BAZNAS Kota Surabaya dapat menjadikan kegiatan ini sebagai program berkelanjutan. Para peserta juga menyuarakan harapan adanya Bimbingan Teknis (Bimtek) lanjutan yang dilengkapi dengan perbanyakan praktik langsung, serta fasilitasi uji kompetensi untuk memperoleh sertifikasi profesi JULEHA yang resmi.
BERITA25/05/2026 | Imam Syafi'i
Tingkatkan Profesionalisme, BAZNAS Surabaya Kirim 4 Amil Ikuti Business Transformation Masterclass
Tingkatkan Profesionalisme, BAZNAS Surabaya Kirim 4 Amil Ikuti Business Transformation Masterclass
SURABAYA — Sebagai wujud komitmen dalam mencetak amil yang unggul, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya mengirimkan 4 Amil Pelaksana untuk mengikuti pelatihan intensif Business Growth System (BGS) Business Transformation Masterclass. Kegiatan ini diselenggarakan selama dua hari, yakni pada 9 hingga 10 Mei 2026, bertempat di Suites Hotel Surabaya. Adapun keempat amil perwakilan BAZNAS Kota Surabaya yang mengikuti pelatihan ini adalah Ali Mahput Ependi, Zulfikar M. H., Listiyowati, dan Imam Syafii Mustofa. BAZNAS Kota Surabaya menegaskan komitmen dan dukungan penuhnya terhadap pengembangan kapasitas para amil agar semakin kompeten dan mampu mengelola lembaga secara profesional. Pengiriman delegasi ini bertujuan untuk menanamkan mindset (pola pikir) pengelolaan lembaga yang terus bertumbuh (growth mindset) dan tidak stagnan. Materi masterclass yang berbobot ini disampaikan langsung oleh Bapak Salim Suharis, S.Kom, M.M. Dalam salah satu sesi materinya, beliau mengutip prinsip W. Edwards Deming yang menyoroti bahwa 94% permasalahan dalam sebuah organisasi atau bisnis sebenarnya disebabkan oleh kelemahan sistem, dan hanya 6% yang berasal dari sumber daya manusianya. Hal ini membuka wawasan bahwa perbaikan lembaga harus bertumpu pada perbaikan sistem operasionalnya. Para amil BAZNAS Kota Surabaya juga dibekali pemahaman strategis mengenai bahaya bekerja tanpa sistem, yang dapat menyebabkan pergerakan lembaga menjadi tidak terarah, hasil yang tidak konsisten, serta masalah yang berulang tanpa penyelesaian tuntas. Sebaliknya, penerapan sistem yang baik akan membuat organisasi bergerak ke arah yang terukur, stabil, serta lebih efisien dan produktif dari segi waktu maupun biaya operasional. Dengan pengelolaan lembaga yang berbasis sistem (baik itu sistem berbasis proses, pedoman, ritme evaluasi, hingga data), BAZNAS Kota Surabaya tidak hanya akan lebih mudah mencapai tujuan, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas pelayanan secara signifikan. Sistem yang andal pada akhirnya akan bermuara pada satu hal krusial bagi sebuah lembaga amil zakat: meningkatnya kepercayaan dari masyarakat (muzakki dan mustahik) serta seluruh stakeholder. Melalui keikutsertaan dalam pelatihan ini, diharapkan keempat Amil Pelaksana tersebut mampu membawa angin segar perubahan. Sistem yang baik bukanlah sesuatu yang membatasi, melainkan fondasi yang memberdayakan organisasi agar bisa bertumbuh dengan terarah dan berkelanjutan. Dengan ilmu yang telah didapatkan, BAZNAS Kota Surabaya optimis dapat terus bertransformasi menjadi lembaga filantropi Islam yang makin terpercaya, modern, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat.
BERITA19/05/2026 | Imam Syafii
BAZNAS Surabaya Terima Audiensi PCNU Surabaya, Bahas Program Sosial dan Keumatan
BAZNAS Surabaya Terima Audiensi PCNU Surabaya, Bahas Program Sosial dan Keumatan
Surabaya, 12 Mei 2026 — BAZNAS Kota Surabaya menerima audiensi dari PCNU Kota Surabaya dalam rangka mempererat silaturahmi dan membangun sinergi program kemaslahatan umat, bertempat di Kantor BAZNAS Kota Surabaya. (12/05) Audiensi ini dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kota Surabaya, yakni Drs. H. Marjuki, M.A., H. Mas Kamil Thobroni, S.Hi, dan H. Muhammad Riduwan, S.Ag. Sementara dari pihak PCNU Surabaya turut hadir Ketua Tanfidziyah beserta jajaran pengurus harian, serta perwakilan dari LP Ma'arif NU dan LKNU. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi. Kedua lembaga berdiskusi mengenai berbagai potensi kerja sama dalam bidang sosial, pendidikan, dakwah, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi umat di Kota Surabaya. Pimpinan BAZNAS Kota Surabaya menyampaikan apresiasi atas kunjungan dari PCNU Surabaya sebagai langkah positif dalam memperkuat sinergi antar lembaga demi memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat. “Kolaborasi dan kebersamaan menjadi kekuatan dalam menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi umat. Semoga audiensi ini menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan dan penuh keberkahan,” ujar perwakilan BAZNAS Kota Surabaya. Melalui audiensi ini, diharapkan hubungan kelembagaan antara BAZNAS Kota Surabaya dan PCNU Surabaya semakin erat serta mampu menghadirkan kontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat Kota Surabaya.
BERITA13/05/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Surabaya Dorong Pola Hidup Aktif dan Sehat di Lingkungan Kerja
BAZNAS Surabaya Dorong Pola Hidup Aktif dan Sehat di Lingkungan Kerja
BAZNAS Kota Surabaya terus berkomitmen membangun budaya kerja yang produktif sekaligus sehat melalui kegiatan senam sehat yang dilaksanakan pada Jumat sore, 8 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan, staf, dan relawan di lingkungan kantor sebagai bentuk upaya meningkatkan kebugaran fisik serta mempererat kebersamaan antarpegawai. Kegiatan senam sehat tersebut menjadi salah satu langkah positif BAZNAS Surabaya dalam mendorong pola hidup aktif di tengah padatnya aktivitas kerja. Dengan suasana penuh semangat dan kebersamaan, para peserta mengikuti gerakan senam yang dipandu secara energik sehingga menciptakan lingkungan kerja yang lebih segar dan produktif. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Surabaya dalam menjaga kesehatan sumber daya manusia agar tetap optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain meningkatkan kesehatan jasmani, senam bersama dinilai mampu mengurangi stres kerja serta membangun komunikasi yang harmonis di lingkungan kantor. Pihak BAZNAS Surabaya menyampaikan bahwa budaya hidup sehat perlu diterapkan secara konsisten agar mampu menciptakan semangat kerja yang positif dan berkelanjutan. Melalui kegiatan sederhana namun bermanfaat ini, diharapkan seluruh pegawai dapat semakin termotivasi untuk menjaga kesehatan dan menerapkan gaya hidup aktif dalam keseharian. Dengan adanya program senam sehat rutin, BAZNAS Surabaya berharap dapat menciptakan lingkungan kerja yang nyaman, sehat, dan penuh energi positif sehingga mampu mendukung peningkatan kinerja serta pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Surabaya.
BERITA11/05/2026 | Humas Baznas Surabaya
Mahasiswa Manajemen Zakat dan Wakaf UINSA Gelar Study Visit ke BAZNAS Surabaya
Mahasiswa Manajemen Zakat dan Wakaf UINSA Gelar Study Visit ke BAZNAS Surabaya
Surabaya – Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf (HIMA PRODI MAZAWA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sunan Ampel Surabaya menggelar kegiatan Study Visit ke Badan Amil Zakat Nasional Surabaya pada Jumat, 8 Mei 2026. Kegiatan ini mengusung tema "Studi Komparasi Strategi Pendayagunaan ZISWAF Produktif dan Transformasi Mustahik melalui Pendampingan Berkelanjutan di BAZNAS”. Kegiatan yang diikuti oleh 20 mahasiswa tersebut bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan pemahaman mahasiswa terkait pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) secara produktif dan profesional. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran langsung mengenai strategi pemberdayaan mustahik yang diterapkan oleh BAZNAS Surabaya. Ketua pelaksana kegiatan, Farel Rayhan Hamzah, menyampaikan bahwa kegiatan study visit ini diharapkan mampu memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa dalam memahami implementasi pengelolaan ZISWAF di lapangan. Menurutnya, pembelajaran tidak hanya cukup dilakukan di ruang kelas, tetapi juga perlu melihat langsung praktik terbaik yang dilakukan oleh lembaga pengelola zakat profesional. Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan dari pengurus BAZNAS Surabaya dan pihak HIMA PRODI MAZAWA, kemudian dilanjutkan dengan sesi utama berupa pemaparan mengenai program dan strategi pengelolaan zakat produktif di BAZNAS Surabaya. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh peserta. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami model transformasi mustahik menjadi mandiri melalui program pendampingan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam membangun relasi kelembagaan antara mahasiswa dan lembaga pengelola zakat profesional demi mendukung pengembangan keilmuan ekonomi Islam, khususnya di bidang manajemen zakat dan wakaf.
BERITA11/05/2026 | Humas Baznas Surabaya
BAZNAS RI dan BAZNAS Surabaya Survei Lokasi Penyembelihan Hewan Kurban di PT SIER
BAZNAS RI dan BAZNAS Surabaya Survei Lokasi Penyembelihan Hewan Kurban di PT SIER
Dalam rangka persiapan pelaksanaan program kurban Iduladha 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS Kota Surabaya melakukan kegiatan survei lokasi penyembelihan hewan kurban di kawasan PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), Jumat (08/05/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan penyembelihan dan distribusi hewan kurban berjalan tertib, higienis, dan sesuai syariat Islam. Survei lokasi tersebut diikuti oleh Tim BAZNAS RI, Tim BAZNAS Surabaya, serta Tim PT SIER. Kolaborasi lintas lembaga ini dilakukan untuk memperkuat koordinasi teknis sekaligus memastikan kesiapan sarana dan prasarana menjelang momentum Hari Raya Iduladha yang tinggal beberapa pekan lagi. Kegiatan survei mencakup peninjauan area penyembelihan, akses distribusi, kebersihan lingkungan, hingga kesiapan fasilitas pendukung untuk pelaksanaan kurban. Selain itu, tim juga melakukan pembahasan teknis terkait alur distribusi daging kurban kepada masyarakat penerima manfaat agar pelaksanaannya dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. Perwakilan BAZNAS Surabaya menyampaikan bahwa survei lokasi penyembelihan hewan kurban merupakan langkah penting dalam memastikan seluruh proses kurban berjalan sesuai standar kesehatan, keamanan, dan syariat. Menurutnya, sinergi antara BAZNAS RI, BAZNAS Surabaya, dan PT SIER diharapkan mampu menghadirkan program kurban yang lebih profesional dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. PT SIER sebagai salah satu mitra strategis turut menyambut baik kolaborasi tersebut. Dukungan fasilitas dan koordinasi lapangan dinilai menjadi langkah positif dalam memperkuat program sosial dan kemanusiaan, khususnya pada momentum Iduladha 2026. Selain memastikan kesiapan lokasi, kegiatan survei juga menjadi ajang mempererat sinergi antarinstansi dalam mendukung program kurban yang amanah dan berdampak. BAZNAS selama ini terus mengoptimalkan pengelolaan dana zakat, infak, sedekah, dan kurban agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan, terutama kaum dhuafa dan warga prasejahtera. Program kurban BAZNAS dikenal tidak hanya fokus pada penyembelihan hewan, tetapi juga memperhatikan aspek distribusi yang merata dan tepat sasaran. Oleh karena itu, survei lapangan menjadi bagian dari strategi untuk memastikan proses pelaksanaan sesuai dengan prinsip profesionalitas dan akuntabilitas. Dalam kegiatan tersebut, tim juga membahas potensi pengembangan kerja sama ke depan, termasuk penguatan program sosial berbasis pemberdayaan masyarakat. Momentum Iduladha dinilai menjadi salah satu sarana memperkuat solidaritas sosial dan semangat berbagi di tengah masyarakat. BAZNAS RI dan BAZNAS Surabaya berharap pelaksanaan kurban tahun 2026 dapat berjalan lebih optimal dibanding tahun sebelumnya. Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk PT SIER, program kurban diharapkan mampu menjangkau lebih banyak penerima manfaat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Melalui kegiatan survei lokasi penyembelihan hewan kurban ini, BAZNAS kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan kurban yang profesional, transparan, dan sesuai syariat. Sinergi antara lembaga zakat, dunia industri, dan masyarakat diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam membangun kepedulian sosial dan meningkatkan kesejahteraan umat melalui program kurban Iduladha 2026.
BERITA08/05/2026 | Humas Baznas Surabaya
BAZNAS RI Gandeng BAZNAS Surabaya Bahas Mekanisme Program Kurban 2026
BAZNAS RI Gandeng BAZNAS Surabaya Bahas Mekanisme Program Kurban 2026
BAZNAS RI melakukan kunjungan silaturahim dan koordinasi ke BAZNAS Kota Surabaya guna membahas mekanisme pelaksanaan program kurban BAZNAS RI di wilayah Surabaya, tepatnya di kawasan PT SIER. Kunjungan ini dihadiri oleh Tim Penyaluran, Tim Pengadaan, dan Tim Pengumpulan BAZNAS RI sebagai langkah awal membangun sinergi pelaksanaan program kurban agar berjalan optimal dan tepat sasaran. Adapun jajaran dari BAZNAS RI yang hadir dalam kegiatan ini antara lain Deasy dari bagian Pengadaan, Edwin dari bagian Pengumpulan CSR, Salman dari bagian Pendayagunaan (DPP), serta Dean dari Sestama BAZNAS RI. Sementara dari BAZNAS Kota Surabaya hadir Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah serta Drs. H. Marjuki selaku Wakil Ketua I BAZNAS Kota Surabaya. Dalam pertemuan tersebut, Edwin selaku perwakilan BAZNAS RI dari bagian Pengumpulan CSR menyampaikan bahwa tujuan silaturahim ini adalah untuk mengajak BAZNAS Kota Surabaya berkolaborasi dalam pelaksanaan program kurban BAZNAS RI di PT SIER. “Kami ingin membangun kolaborasi bersama BAZNAS Kota Surabaya mulai dari pembahasan mekanisme kegiatan hingga survei lokasi pelaksanaan kurban agar program dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat luas kepada masyarakat,” ujarnya. Kegiatan koordinasi ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antar lembaga dalam menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya menjelang momentum Iduladha 1447 H. Kedatangan tim BAZNAS RI disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Surabaya beserta jajaran. Dalam sambutannya, H. Moch. Hamzah menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan ajakan kolaborasi yang diberikan oleh BAZNAS RI. Melalui koordinasi ini diharapkan pelaksanaan program kurban di PT SIER dapat berjalan profesional, tertata, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah Surabaya dan sekitarnya.
BERITA07/05/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Silaturahmi BAZNAS RI dan Dubes Qatar Perkuat Sinergi Kemanusiaan Global
Silaturahmi BAZNAS RI dan Dubes Qatar Perkuat Sinergi Kemanusiaan Global
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat peran strategisnya dalam diplomasi kemanusiaan global melalui audiensi dan silaturahmi dengan Duta Besar Qatar untuk Indonesia. Pertemuan antara Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. dan Duta Besar Qatar H.E. Dr. Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari berlangsung di Kantor Kedutaan Besar Qatar di Jakarta pada Selasa (5/5/2026). Pertemuan ini menjadi langkah penting dalam mempererat hubungan antara BAZNAS RI dan Pemerintah Qatar, sekaligus membuka peluang kerja sama strategis di bidang kemanusiaan global dan pemberdayaan umat. Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, kedua pihak sepakat bahwa kolaborasi lintas negara menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang semakin kompleks di tingkat global. Dalam audiensi tersebut, Ketua BAZNAS RI menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh pihak Kedutaan Besar Qatar. Ia menegaskan bahwa kerja sama internasional sangat diperlukan untuk mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan penanganan krisis kemanusiaan. Selain itu, BAZNAS RI juga memaparkan berbagai program unggulan yang telah dijalankan, mulai dari pemberdayaan ekonomi umat, bantuan kemanusiaan, hingga program pendidikan dan kesehatan. Pemaparan ini merupakan bagian dari komitmen transparansi dan akuntabilitas BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat nasional yang profesional dan terpercaya. Ketua BAZNAS RI menekankan bahwa penguatan sinergi global menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan manfaat zakat. Menurutnya, kerja sama dengan negara sahabat seperti Qatar dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, termasuk dalam penyaluran bantuan ke wilayah terdampak konflik dan bencana. Sementara itu, Duta Besar Qatar untuk Indonesia, H.E. Dr. Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari, menyambut baik inisiatif kerja sama tersebut. Ia menyampaikan bahwa Qatar memiliki komitmen kuat dalam mendukung berbagai program kemanusiaan internasional, sehingga sinergi dengan BAZNAS RI dinilai sangat relevan dan potensial untuk dikembangkan. Audiensi ini juga membahas sejumlah isu strategis, termasuk dinamika ekonomi global yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat, serta pentingnya memperkuat solidaritas umat dalam menghadapi berbagai krisis. Kedua pihak sepakat bahwa zakat dapat menjadi instrumen penting dalam mendukung pembangunan sosial dan ekonomi yang inklusif. Turut mendampingi Ketua BAZNAS RI dalam pertemuan tersebut antara lain Direktur Kajian dan Pengembangan BAZNAS RI Dr. M. Hasbi Zaenal, Kepala Biro Koordinasi, Kerja Sama, dan Harmonisasi Khuzaifah Hanum, Kepala Divisi Pengumpulan Zakat Luar Negeri M. Faris Amiruddin, serta staf Divisi Pengumpulan Zakat Luar Negeri Rendy. Sementara dari pihak Kedutaan Besar Qatar hadir Mr. Talab Ali H.A. Al-Marri selaku Second Secretary. Sebagai hasil dari pertemuan tersebut, BAZNAS RI dan Pemerintah Qatar sepakat untuk terus memperkuat komunikasi dan silaturahmi kelembagaan sebagai fondasi kerja sama jangka panjang. Kolaborasi ini diharapkan dapat mencakup penguatan pengelolaan zakat lintas negara, dukungan terhadap program kemanusiaan global, serta peningkatan kapasitas pemberdayaan masyarakat. Melalui sinergi ini, BAZNAS RI berharap dapat memperluas kontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan umat di tingkat internasional. Kerja sama dengan Qatar juga diharapkan mampu mempertegas peran zakat sebagai instrumen pembangunan global yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat solidaritas kemanusiaan antarnegara.
BERITA06/05/2026 | Humas Baznas Surabaya
BAZNAS Surabaya Fasilitasi Uji Kompetensi SKK Konstruksi Bersama Disperinaker Kota Surabaya
BAZNAS Surabaya Fasilitasi Uji Kompetensi SKK Konstruksi Bersama Disperinaker Kota Surabaya
Surabaya, 28 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program pemberdayaan ekonomi. Salah satunya diwujudkan melalui fasilitasi Uji Kompetensi Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi bagi tukang pasang batu bata dan plumber, bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya. Kegiatan yang berlangsung di Jl. Gayungsari No. 35 ini diikuti oleh 50 peserta dari sektor konstruksi yang sebelumnya telah mendapatkan pembekalan dan pelatihan dasar. Uji kompetensi tersebut bertujuan untuk mengukur sekaligus memastikan kemampuan teknis peserta sesuai standar kerja yang telah ditetapkan, sehingga memiliki pengakuan resmi atas keahlian yang dimiliki. Program ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Surabaya dalam mendorong kemandirian mustahik melalui peningkatan kapasitas dan profesionalisme. Sertifikasi SKK Konstruksi dinilai strategis dalam membuka peluang kerja yang lebih luas, sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal di tengah kebutuhan industri konstruksi yang terus berkembang. Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Surabaya, H. Muhammad Riduwan, S.M., menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Disperinaker merupakan bentuk sinergi nyata dalam upaya pengentasan kemiskinan berbasis peningkatan keterampilan. “Kami berharap para tukang yang mengikuti uji kompetensi ini dapat memaksimalkan kesempatan dengan sebaik-baiknya, baik untuk meningkatkan ilmu maupun memperoleh sertifikasi sebagai jenjang menuju kompetensi ahli,” ujarnya. Sementara itu, pihak Disperinaker Kota Surabaya mengapresiasi inisiatif BAZNAS yang aktif mendukung peningkatan kualitas tenaga kerja. Uji kompetensi ini menjadi langkah penting dalam mencetak tenaga kerja konstruksi yang profesional, kompeten, dan siap bersaing di dunia kerja. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta tidak hanya memiliki keterampilan teknis yang mumpuni, tetapi juga sertifikasi resmi yang menjadi nilai tambah dalam karier mereka. Ke depan, program serupa diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan kemandirian ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
BERITA28/04/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Surabaya Lakukan Survei Bedah Rumah di Tenggilis dan Rungkut, Perkuat Program Hunian Layak
BAZNAS Surabaya Lakukan Survei Bedah Rumah di Tenggilis dan Rungkut, Perkuat Program Hunian Layak
Surabaya, 23 April 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya melaksanakan kegiatan survei program bedah rumah di tiga lokasi berbeda, yakni dua titik di Kecamatan Tenggilis Mejoyo dan satu titik di Kecamatan Rungkut, pada Kamis (23/4). Kegiatan survei ini merupakan bagian dari tahapan verifikasi lapangan untuk memastikan calon penerima manfaat program bedah rumah benar-benar memenuhi kriteria sebagai mustahik yang membutuhkan bantuan perbaikan hunian. Tim BAZNAS Surabaya turun langsung ke lokasi untuk melakukan penilaian terhadap kondisi rumah warga, meliputi aspek kelayakan bangunan, sanitasi, keamanan, serta kondisi sosial ekonomi penghuni. Hasil survei ini nantinya akan menjadi dasar dalam penetapan penerima bantuan program bedah rumah. Program bedah rumah yang digagas BAZNAS Surabaya bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dhuafa dengan menyediakan hunian yang layak, sehat, dan aman. Selain itu, program ini juga menjadi bentuk nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dalam sektor kemanusiaan dan kesejahteraan sosial. Perwakilan tim survei BAZNAS Surabaya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar pendataan, tetapi juga bentuk kepedulian langsung terhadap kondisi masyarakat di lapangan. Dengan adanya kegiatan survei ini, BAZNAS Surabaya terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program-program pemberdayaan yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam menciptakan lingkungan hunian yang lebih layak dan manusiawi di Kota Surabaya. Program bedah rumah ini diharapkan menjadi salah satu solusi dalam mengurangi jumlah rumah tidak layak huni serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu di wilayah Tenggilis dan Rungkut.
BERITA23/04/2026 | Humas Baznas Surabaya
BAZNAS Surabaya dan DP3APPKB Dorong Pemberdayaan Perempuan di Hari Kartini
BAZNAS Surabaya dan DP3APPKB Dorong Pemberdayaan Perempuan di Hari Kartini
Surabaya, 21 April 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya bersama DP3APPKB menggelar program pemberdayaan perempuan di bidang sosial dan ekonomi. Kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat Kartini melalui aksi langsung yang menyasar kelompok perempuan rentan. Melalui program tersebut, BAZNAS Surabaya menyalurkan bantuan sembako kepada perempuan disabilitas, ibu-ibu pengemudi ojek online (ojol), serta para penyintas kekerasan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus memberikan dukungan moral bagi para penerima manfaat. Pihak penyelenggara menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini harus diisi dengan langkah konkret yang berdampak luas. Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendorong kemandirian dan ketahanan ekonomi perempuan di Kota Surabaya. Dengan semangat Kartini masa kini, program ini diharapkan mampu memperkuat peran perempuan dalam kehidupan sosial dan ekonomi, serta menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan berkeadilan di Surabaya.
BERITA21/04/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Surabaya Perkuat Profesionalisme Amil Lewat Pelatihan Coretax
BAZNAS Surabaya Perkuat Profesionalisme Amil Lewat Pelatihan Coretax
Surabaya, 13 April 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya terus memperkuat kualitas tata kelola lembaga melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan pelatihan Coretax yang diikuti oleh pimpinan, amil pelaksana, serta staf BAZNAS Kota Surabaya. Pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung kesiapan amil menghadapi sistem pelaporan perpajakan berbasis digital yang terus berkembang. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memastikan pengelolaan administrasi perpajakan berjalan secara tertib, transparan, dan sesuai regulasi. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, S.T., M.M., menekankan pentingnya pemahaman terhadap sistem Coretax sebagai bagian dari transformasi digital di bidang perpajakan. “Saya rasa sangat penting bagi kita semua untuk mempelajari Coretax ini. Dengan hadirnya aplikasi terbaru, tentu telah melalui berbagai uji coba dan evaluasi, sehingga diharapkan mampu memberikan kemudahan serta sistem yang lebih terintegrasi dalam pelaporan perpajakan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kesiapan sumber daya manusia dalam mengadopsi teknologi menjadi faktor kunci dalam menjaga kualitas tata kelola lembaga yang profesional dan akuntabel. Pelatihan ini diisi oleh seorang ahli pajak, Maharani, S.E., S.H., M.Ak., CTL., yang memberikan pemaparan komprehensif terkait implementasi sistem Coretax, mulai dari pengenalan fitur, mekanisme pelaporan, hingga praktik langsung penggunaan aplikasi. Peserta juga diberikan ruang diskusi interaktif guna memperdalam pemahaman serta mengatasi kendala teknis yang mungkin dihadapi. Kehadiran pimpinan, amil pelaksana, dan staf dalam pelatihan ini menunjukkan keseriusan BAZNAS Kota Surabaya dalam membangun sinergi internal serta meningkatkan kapasitas kelembagaan secara menyeluruh. Melalui pelatihan Coretax ini, BAZNAS Kota Surabaya berharap dapat meningkatkan kualitas pelaporan perpajakan yang lebih akurat dan transparan, sekaligus memperkuat tata kelola lembaga yang modern, profesional, dan terpercaya.
BERITA13/04/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Farid Setyawan Kembali Peluk Islam di Masjid Rahmat Kembang Kuning
Farid Setyawan Kembali Peluk Islam di Masjid Rahmat Kembang Kuning
BAZNAS Kota Surabaya melalui program Unit Muallaf Center kembali mendampingi proses ikrar mualaf di Kota Surabaya. Kali ini, Farid Setyawan resmi kembali memeluk agama Islam pada 12 April 2026 di Masjid Rahmat Kembang Kuning. Prosesi ikrar syahadat berlangsung dengan khidmat dan penuh haru, disaksikan oleh pendamping rohani serta jamaah yang hadir. Momentum tersebut menjadi perjalanan spiritual penting bagi Farid yang akhirnya mantap kembali kepada keyakinan Islam setelah melewati berbagai dinamika kehidupan. Dalam keterangannya, Farid mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya lahir dan dibesarkan dalam keluarga muslim. Namun, pada masa lalu ia sempat berpindah agama menjadi Katolik karena mengikuti keyakinan istrinya saat menikah. Seiring perjalanan waktu, Farid mulai menyadari adanya kegelisahan batin atas keputusan tersebut. Setelah berpisah dengan istrinya, ia mengaku mendapatkan hidayah dan kemantapan hati untuk kembali memeluk agama Islam. “Saya sejak kecil lahir dari keluarga muslim. Dulu sempat berpindah agama karena mengikuti istri. Setelah menjalani berbagai proses kehidupan dan berpisah, Alhamdulillah Allah memberikan hidayah untuk kembali menjadi muslim,” ungkap Farid usai mengucapkan ikrar syahadat. Tidak hanya kembali memeluk Islam, Farid juga memiliki harapan besar untuk mengajak kedua putra-putrinya kembali mengenal dan memeluk agama Islam. Baginya, keputusan tersebut menjadi langkah baru untuk memperbaiki kehidupan spiritual dan membangun keluarga yang lebih dekat dengan nilai-nilai keislaman. Melalui Unit Muallaf Center, BAZNAS Kota Surabaya terus berkomitmen memberikan pendampingan kepada para mualaf dan masyarakat yang ingin kembali mendalami ajaran Islam. Pendampingan dilakukan mulai dari proses konsultasi, pembacaan syahadat, hingga pembinaan keislaman secara berkelanjutan. Masjid Rahmat Kembang Kuning sendiri dikenal sebagai salah satu masjid bersejarah di Surabaya yang aktif menjadi pusat kegiatan dakwah, pembinaan umat, serta pendampingan mualaf. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kota Surabaya dalam menghadirkan pelayanan dakwah yang humanis dan memberikan ruang pembinaan bagi masyarakat yang ingin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan penuh rasa syukur, Farid berharap dapat istiqamah menjalankan ajaran Islam serta menjadi teladan yang baik bagi kedua anaknya agar dapat tumbuh dalam nilai-nilai keislaman yang kuat dan penuh kedamaian.
BERITA12/04/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Survey Lokasi Produksi Popok dan Pembalut Pakai Ulang di Pabean Cantikan
Survey Lokasi Produksi Popok dan Pembalut Pakai Ulang di Pabean Cantikan
SURABAYA – Sebagai upaya mendukung keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi lokal, BAZNAS Kota Surabaya bersama Penggerak PKK melaksanakan survey lokasi pembuatan popok dan pembalut pakai ulang (reusable) di wilayah Kecamatan Pabean Cantikan pada Kamis, 2 April 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas daerah dan lembaga dalam menciptakan solusi sanitasi ramah lingkungan bagi masyarakat Surabaya. Kehadiran Tokoh Penting dan Delegasi Antar Daerah Acara yang berpusat di Kantor Kecamatan Kenjeran ini dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan utama, di antaranya: Drs. Ec. H. Abd. Halim AF (Wakil Ketua III BAZNAS Kota Surabaya). Rini Indriyani Eri Cahyadi, S.Farm., Apt (Ketua TP PKK Kota Surabaya). Ketua TP PKK Kabupaten Badung beserta rombongan delegasi. Inovasi Sanitasi Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Dalam tinjauan tersebut, Rini Indriyani Eri Cahyadi menekankan pentingnya beralih ke produk pakai ulang untuk mengurangi limbah rumah tangga. Menurutnya, produksi popok dan pembalut kain bukan sekadar isu lingkungan, melainkan peluang ekonomi kreatif bagi ibu-ibu di wilayah Pabean Cantikan. "Kami ingin memastikan bahwa fasilitas produksi di Pabean Cantikan memenuhi standar kualitas, sehingga produk yang dihasilkan aman bagi kesehatan sekaligus mampu meningkatkan taraf hidup kader PKK melalui kemandirian ekonomi," ujar Rini Indriyani. Dukungan BAZNAS dalam Aspek Permodalan dan Keberlanjutan Wakil Ketua III BAZNAS Kota Surabaya, Drs. Ec. H. Abd. Halim AF, menyatakan kesiapan BAZNAS untuk mendukung program ini melalui pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah yang berorientasi pada pemberdayaan produktif. "BAZNAS hadir untuk memastikan bahwa program ini memiliki keberlanjutan. Kami melihat potensi besar dalam produksi alat sanitasi pakai ulang ini sebagai bagian dari program Surabaya Hebat yang mandiri secara ekonomi," jelas Abd. Halim AF. Studi Banding PKK Kabupaten Badung Kehadiran rombongan PKK Kabupaten Badung menambah nilai strategis pada kegiatan ini. Kunjungan ini dimaksudkan sebagai bentuk pertukaran ilmu dan studi banding mengenai pengelolaan program pemberdayaan perempuan serta inovasi produk ramah lingkungan yang telah diinisiasi oleh Kota Surabaya. Kegiatan survey ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti dengan pengadaan alat produksi dan pelatihan intensif bagi warga, sehingga wilayah Pabean Cantikan dapat menjadi sentra percontohan produksi alat sanitasi ramah lingkungan di Jawa Timur.
BERITA06/04/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Surabaya Gelar Bimtek UPZ Masjid untuk Perkuat Tata Kelola Zakat
BAZNAS Surabaya Gelar Bimtek UPZ Masjid untuk Perkuat Tata Kelola Zakat
Surabaya — Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan profesionalisme pengelolaan zakat di tingkat masjid, BAZNAS Kota Surabaya menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) UPZ Masjid pada Jumat, 13 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh 65 peserta yang merupakan pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid se-Kota Surabaya. Bimbingan teknis ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kota Surabaya dalam memperkuat tata kelola zakat yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Terlebih di bulan suci Ramadan, peran UPZ masjid sangat strategis dalam menghimpun serta menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat yang berhak menerima. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, S.T., MM., menegaskan pentingnya sinergi antara BAZNAS dan UPZ masjid sebagai ujung tombak pengelolaan zakat di lingkungan masyarakat. “UPZ masjid memiliki peran yang sangat vital dalam membangun kepercayaan umat. Oleh karena itu, pengelolaan zakat harus dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan syariah serta regulasi yang berlaku. Melalui bimbingan teknis ini, kami berharap seluruh UPZ semakin solid, tertib administrasi, dan optimal dalam memberikan pelayanan kepada muzakki maupun mustahik,” ujar beliau. Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini meliputi penguatan regulasi pengelolaan zakat, mekanisme pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan, strategi optimalisasi penghimpunan zakat Ramadan, serta tata cara penyaluran zakat fitrah dan zakat maal yang tepat sasaran. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya sesi diskusi dan tanya jawab. Para pengurus UPZ memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi terkait praktik pengelolaan zakat di masjid masing-masing, termasuk tantangan teknis di lapangan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Surabaya berharap seluruh UPZ masjid dapat semakin profesional dalam menjalankan amanah umat. Standarisasi tata kelola zakat di tingkat masjid menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa dana yang dihimpun dapat tersalurkan secara tepat, efektif, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Sebagai lembaga resmi yang ditunjuk pemerintah dalam pengelolaan zakat, BAZNAS Kota Surabaya terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan, pendampingan, serta penguatan kapasitas bagi seluruh mitra UPZ. Dengan kolaborasi yang kuat, zakat diharapkan tidak hanya menjadi kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen strategis dalam mengurangi kemiskinan dan memperkuat solidaritas sosial di Kota Surabaya.
BERITA13/03/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Silaturahim dan Buka Bersama Unit Muallaf Center BAZNAS Kota Surabaya Perkuat Ukhuwah di Bulan Ramadhan
Silaturahim dan Buka Bersama Unit Muallaf Center BAZNAS Kota Surabaya Perkuat Ukhuwah di Bulan Ramadhan
Surabaya, 8 Maret 2026 – Dalam suasana penuh kehangatan di bulan suci Ramadhan, Unit Muallaf Center dari BAZNAS Kota Surabaya menggelar kegiatan Silaturahim dan Buka Puasa Bersama yang diikuti oleh para muallaf binaan. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat pembinaan spiritual bagi para muallaf di Kota Surabaya. (08/03) Acara yang berlangsung dengan penuh kekeluargaan ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, S.T., M.M., bersama Wakil Ketua III BAZNAS Kota Surabaya, Drs. Ec. H. Abd. Halim AF, M.E. Turut hadir pula para pengurus Unit Muallaf Center BAZNAS Kota Surabaya serta sekitar 50 orang muallaf yang selama ini menjadi bagian dari program pembinaan. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Surabaya H. Moch. Hamzah menyampaikan bahwa kegiatan silaturahim dan buka puasa bersama ini merupakan bentuk kepedulian serta komitmen BAZNAS dalam mendampingi para muallaf agar semakin mantap dalam menjalani kehidupan sebagai seorang muslim. “Muallaf merupakan bagian dari keluarga besar umat Islam yang perlu kita perkuat dari sisi keimanan, kebersamaan, dan kemandirian. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membangun rasa persaudaraan serta memberikan dukungan moral dan spiritual kepada para muallaf,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Surabaya Drs. Ec. H. Abd. Halim AF, M.E. menambahkan bahwa Muallaf Center memiliki peran penting dalam memberikan pembinaan berkelanjutan, baik melalui kajian keislaman, pendampingan, maupun program pemberdayaan ekonomi. “BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga memastikan para muallaf mendapatkan pembinaan yang berkelanjutan agar mereka semakin kuat dalam akidah serta mampu mandiri secara sosial dan ekonomi,” jelasnya. Kegiatan silaturahim ini diisi dengan tausiyah keislaman, sesi berbagi pengalaman para muallaf, doa bersama, pemberian paket sembako serta ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung penuh keakraban. Momen ini menjadi ruang kebersamaan yang memperkuat rasa persaudaraan di antara para peserta. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Surabaya berharap para muallaf semakin merasa diterima, diperhatikan, dan mendapatkan dukungan dalam menjalani perjalanan spiritualnya, sekaligus memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat.
BERITA08/03/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Perjalanan Hidayah Deva Dharmaputra Memeluk Islam lewat UMC BAZNAS Surabaya
Perjalanan Hidayah Deva Dharmaputra Memeluk Islam lewat UMC BAZNAS Surabaya
BAZNAS Kota Surabaya melalui program Unit Muallaf Center kembali mendampingi proses ikrar mualaf di Kota Surabaya. Kali ini, seorang pria bernama Deva Dharmaputra resmi memeluk agama Islam pada 8 Maret 2026 di Masjid Muhammad Cheng Hoo Surabaya. Prosesi ikrar syahadat berlangsung dengan khidmat dan penuh haru, disaksikan oleh para jamaah serta pendamping rohani dari Unit Muallaf Center BAZNAS Kota Surabaya. Program ini merupakan salah satu bentuk pelayanan dakwah dan pembinaan bagi masyarakat yang ingin mengenal serta memeluk agama Islam secara sadar dan sukarela. Sebelum menjadi mualaf, Deva diketahui memeluk agama Kristen. Dalam keterangannya, ia mengaku telah melalui proses pencarian spiritual yang cukup panjang hingga akhirnya mendapatkan keyakinan untuk memeluk Islam tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun. “Saya memutuskan masuk Islam dengan kesadaran sendiri tanpa ada paksaan. Sebelumnya saya merasa belum menemukan ketenangan hati dalam keyakinan sebelumnya. Alhamdulillah, setelah mengenal Islam saya merasakan ketenangan dan kemantapan dalam hati,” ujar Deva usai melaksanakan ikrar syahadat. Melalui Unit Muallaf Center, BAZNAS Kota Surabaya terus berkomitmen memberikan pendampingan kepada para mualaf, mulai dari proses konsultasi, pembacaan syahadat, hingga pembinaan keislaman pasca ikrar. Program ini menjadi bagian dari upaya dakwah sosial untuk membantu para mualaf agar lebih mudah beradaptasi dan memahami ajaran Islam secara bertahap. Masjid Muhammad Cheng Hoo Surabaya sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu pusat kegiatan dakwah dan pembinaan mualaf di Kota Surabaya. Dengan suasana yang nyaman dan terbuka, masjid tersebut sering menjadi lokasi pelaksanaan ikrar syahadat bagi masyarakat dari berbagai latar belakang. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata kepedulian BAZNAS Kota Surabaya dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang humanis dan inklusif bagi masyarakat. Tidak hanya membantu proses administrasi dan pembinaan, Unit Muallaf Center juga memberikan dukungan moral agar para mualaf dapat menjalani kehidupan barunya sebagai muslim dengan penuh keyakinan dan ketenangan. Dengan penuh rasa syukur, Deva Dharmaputra berharap dapat terus memperdalam ilmu agama Islam dan istiqamah menjalankan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Unit Muallaf Center BAZNAS Kota Surabaya yang telah mendampingi proses hijrahnya hingga berjalan dengan lancar dan penuh kekeluargaan.
BERITA08/03/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Surabaya dan Kejari Tanjung Perak Teken MoU Penguatan Pengelolaan ZIS
BAZNAS Surabaya dan Kejari Tanjung Perak Teken MoU Penguatan Pengelolaan ZIS
Surabaya, 5 Maret 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai langkah strategis dalam memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Kegiatan tersebut digelar di Hotel Khas Ampel Surabaya, Rabu (5/3). Penandatanganan MoU ini dihadiri oleh seluruh pimpinan, pelaksana, dan staf BAZNAS Kota Surabaya serta jajaran pimpinan dan pegawai Kejari Tanjung Perak Surabaya. Turut hadir pula perwakilan Bapemkesra Kota Surabaya, Ibu Evi, serta para penerima manfaat bantuan sosial. Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, S.T., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen dalam memastikan pengelolaan zakat berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan syariah serta regulasi negara. “Dengan adanya MoU ini merupakan langkah komitmen kami dalam pengelolaan ZIS dengan prinsip 3 Aman, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI,” ujarnya. Ia juga menjelaskan bahwa selama periode kepemimpinan saat ini, BAZNAS Kota Surabaya terus melakukan berbagai percepatan dalam penguatan kelembagaan. “Dalam perjalanan periode pertama ini kami banyak melakukan percepatan, baik dari sistem penguatan kelembagaan maupun peningkatan kompetensi pimpinan dan amil pelaksana yang telah tersertifikasi,” tambahnya. Melalui kerja sama ini diharapkan sinergi antara BAZNAS Kota Surabaya dan Kejari Tanjung Perak dapat semakin memperkuat tata kelola zakat yang akuntabel serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
BERITA05/03/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Kejari Tanjung Perak Nyatakan Komitmen Berzakat Melalui BAZNAS Surabaya
Kejari Tanjung Perak Nyatakan Komitmen Berzakat Melalui BAZNAS Surabaya
Surabaya, 5 Maret 2026 – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya menyatakan komitmennya untuk menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan penandatanganan nota kesepahaman antara kedua lembaga yang digelar di Hotel Khas Ampel Surabaya. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan dan staf Kejari Tanjung Perak Surabaya serta pimpinan, pelaksana, dan staf BAZNAS Kota Surabaya. Turut hadir pula perwakilan Bapemkesra Kota Surabaya dan masyarakat penerima manfaat program sosial. Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya, Darwis Burhansyah, S.H., M.H., dalam sambutannya mengajak seluruh jajaran pegawai untuk menyalurkan zakat melalui BAZNAS Kota Surabaya sebagai lembaga resmi pengelola zakat. “Saya sampaikan kepada seluruh staf, jika ingin masuk surga maka kita harus merapat kepada BAZNAS Kota Surabaya,” ujarnya. Menurutnya, BAZNAS merupakan lembaga yang memiliki kredibilitas serta sistem pengelolaan zakat yang terpercaya dan profesional. Oleh karena itu, pihaknya mendorong seluruh pegawai di lingkungan Kejari Tanjung Perak untuk turut berpartisipasi dalam gerakan zakat melalui BAZNAS. Dengan adanya komitmen ini, diharapkan potensi zakat dari kalangan aparatur negara dapat semakin optimal dalam membantu masyarakat yang membutuhkan serta mendukung program pemberdayaan ekonomi umat di Kota Surabaya.
BERITA05/03/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Surabaya.

Lihat Daftar Rekening →