Berita Terbaru
BAZNAS Surabaya Dorong Pola Hidup Aktif dan Sehat di Lingkungan Kerja
BAZNAS Kota Surabaya terus berkomitmen membangun budaya kerja yang produktif sekaligus sehat melalui kegiatan senam sehat yang dilaksanakan pada Jumat sore, 8 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan, staf, dan relawan di lingkungan kantor sebagai bentuk upaya meningkatkan kebugaran fisik serta mempererat kebersamaan antarpegawai.
Kegiatan senam sehat tersebut menjadi salah satu langkah positif BAZNAS Surabaya dalam mendorong pola hidup aktif di tengah padatnya aktivitas kerja. Dengan suasana penuh semangat dan kebersamaan, para peserta mengikuti gerakan senam yang dipandu secara energik sehingga menciptakan lingkungan kerja yang lebih segar dan produktif.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Surabaya dalam menjaga kesehatan sumber daya manusia agar tetap optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain meningkatkan kesehatan jasmani, senam bersama dinilai mampu mengurangi stres kerja serta membangun komunikasi yang harmonis di lingkungan kantor.
Pihak BAZNAS Surabaya menyampaikan bahwa budaya hidup sehat perlu diterapkan secara konsisten agar mampu menciptakan semangat kerja yang positif dan berkelanjutan. Melalui kegiatan sederhana namun bermanfaat ini, diharapkan seluruh pegawai dapat semakin termotivasi untuk menjaga kesehatan dan menerapkan gaya hidup aktif dalam keseharian.
Dengan adanya program senam sehat rutin, BAZNAS Surabaya berharap dapat menciptakan lingkungan kerja yang nyaman, sehat, dan penuh energi positif sehingga mampu mendukung peningkatan kinerja serta pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Surabaya.
BERITA11/05/2026 | Humas Baznas Surabaya
BAZNAS RI dan BAZNAS Surabaya Survei Lokasi Penyembelihan Hewan Kurban di PT SIER
Dalam rangka persiapan pelaksanaan program kurban Iduladha 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS Kota Surabaya melakukan kegiatan survei lokasi penyembelihan hewan kurban di kawasan PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), Jumat (08/05/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan penyembelihan dan distribusi hewan kurban berjalan tertib, higienis, dan sesuai syariat Islam.
Survei lokasi tersebut diikuti oleh Tim BAZNAS RI, Tim BAZNAS Surabaya, serta Tim PT SIER. Kolaborasi lintas lembaga ini dilakukan untuk memperkuat koordinasi teknis sekaligus memastikan kesiapan sarana dan prasarana menjelang momentum Hari Raya Iduladha yang tinggal beberapa pekan lagi.
Kegiatan survei mencakup peninjauan area penyembelihan, akses distribusi, kebersihan lingkungan, hingga kesiapan fasilitas pendukung untuk pelaksanaan kurban. Selain itu, tim juga melakukan pembahasan teknis terkait alur distribusi daging kurban kepada masyarakat penerima manfaat agar pelaksanaannya dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Perwakilan BAZNAS Surabaya menyampaikan bahwa survei lokasi penyembelihan hewan kurban merupakan langkah penting dalam memastikan seluruh proses kurban berjalan sesuai standar kesehatan, keamanan, dan syariat. Menurutnya, sinergi antara BAZNAS RI, BAZNAS Surabaya, dan PT SIER diharapkan mampu menghadirkan program kurban yang lebih profesional dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
PT SIER sebagai salah satu mitra strategis turut menyambut baik kolaborasi tersebut. Dukungan fasilitas dan koordinasi lapangan dinilai menjadi langkah positif dalam memperkuat program sosial dan kemanusiaan, khususnya pada momentum Iduladha 2026.
Selain memastikan kesiapan lokasi, kegiatan survei juga menjadi ajang mempererat sinergi antarinstansi dalam mendukung program kurban yang amanah dan berdampak. BAZNAS selama ini terus mengoptimalkan pengelolaan dana zakat, infak, sedekah, dan kurban agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan, terutama kaum dhuafa dan warga prasejahtera.
Program kurban BAZNAS dikenal tidak hanya fokus pada penyembelihan hewan, tetapi juga memperhatikan aspek distribusi yang merata dan tepat sasaran. Oleh karena itu, survei lapangan menjadi bagian dari strategi untuk memastikan proses pelaksanaan sesuai dengan prinsip profesionalitas dan akuntabilitas.
Dalam kegiatan tersebut, tim juga membahas potensi pengembangan kerja sama ke depan, termasuk penguatan program sosial berbasis pemberdayaan masyarakat. Momentum Iduladha dinilai menjadi salah satu sarana memperkuat solidaritas sosial dan semangat berbagi di tengah masyarakat.
BAZNAS RI dan BAZNAS Surabaya berharap pelaksanaan kurban tahun 2026 dapat berjalan lebih optimal dibanding tahun sebelumnya. Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk PT SIER, program kurban diharapkan mampu menjangkau lebih banyak penerima manfaat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan survei lokasi penyembelihan hewan kurban ini, BAZNAS kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan kurban yang profesional, transparan, dan sesuai syariat. Sinergi antara lembaga zakat, dunia industri, dan masyarakat diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam membangun kepedulian sosial dan meningkatkan kesejahteraan umat melalui program kurban Iduladha 2026.
BERITA08/05/2026 | Humas Baznas Surabaya
BAZNAS RI Gandeng BAZNAS Surabaya Bahas Mekanisme Program Kurban 2026
BAZNAS RI melakukan kunjungan silaturahim dan koordinasi ke BAZNAS Kota Surabaya guna membahas mekanisme pelaksanaan program kurban BAZNAS RI di wilayah Surabaya, tepatnya di kawasan PT SIER.
Kunjungan ini dihadiri oleh Tim Penyaluran, Tim Pengadaan, dan Tim Pengumpulan BAZNAS RI sebagai langkah awal membangun sinergi pelaksanaan program kurban agar berjalan optimal dan tepat sasaran.
Adapun jajaran dari BAZNAS RI yang hadir dalam kegiatan ini antara lain Deasy dari bagian Pengadaan, Edwin dari bagian Pengumpulan CSR, Salman dari bagian Pendayagunaan (DPP), serta Dean dari Sestama BAZNAS RI.
Sementara dari BAZNAS Kota Surabaya hadir Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah serta Drs. H. Marjuki selaku Wakil Ketua I BAZNAS Kota Surabaya.
Dalam pertemuan tersebut, Edwin selaku perwakilan BAZNAS RI dari bagian Pengumpulan CSR menyampaikan bahwa tujuan silaturahim ini adalah untuk mengajak BAZNAS Kota Surabaya berkolaborasi dalam pelaksanaan program kurban BAZNAS RI di PT SIER.
“Kami ingin membangun kolaborasi bersama BAZNAS Kota Surabaya mulai dari pembahasan mekanisme kegiatan hingga survei lokasi pelaksanaan kurban agar program dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat luas kepada masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan koordinasi ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antar lembaga dalam menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya menjelang momentum Iduladha 1447 H.
Kedatangan tim BAZNAS RI disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Surabaya beserta jajaran. Dalam sambutannya, H. Moch. Hamzah menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan ajakan kolaborasi yang diberikan oleh BAZNAS RI.
Melalui koordinasi ini diharapkan pelaksanaan program kurban di PT SIER dapat berjalan profesional, tertata, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah Surabaya dan sekitarnya.
BERITA07/05/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Silaturahmi BAZNAS RI dan Dubes Qatar Perkuat Sinergi Kemanusiaan Global
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat peran strategisnya dalam diplomasi kemanusiaan global melalui audiensi dan silaturahmi dengan Duta Besar Qatar untuk Indonesia. Pertemuan antara Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. dan Duta Besar Qatar H.E. Dr. Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari berlangsung di Kantor Kedutaan Besar Qatar di Jakarta pada Selasa (5/5/2026).
Pertemuan ini menjadi langkah penting dalam mempererat hubungan antara BAZNAS RI dan Pemerintah Qatar, sekaligus membuka peluang kerja sama strategis di bidang kemanusiaan global dan pemberdayaan umat. Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, kedua pihak sepakat bahwa kolaborasi lintas negara menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang semakin kompleks di tingkat global.
Dalam audiensi tersebut, Ketua BAZNAS RI menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh pihak Kedutaan Besar Qatar. Ia menegaskan bahwa kerja sama internasional sangat diperlukan untuk mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan penanganan krisis kemanusiaan.
Selain itu, BAZNAS RI juga memaparkan berbagai program unggulan yang telah dijalankan, mulai dari pemberdayaan ekonomi umat, bantuan kemanusiaan, hingga program pendidikan dan kesehatan. Pemaparan ini merupakan bagian dari komitmen transparansi dan akuntabilitas BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat nasional yang profesional dan terpercaya.
Ketua BAZNAS RI menekankan bahwa penguatan sinergi global menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan manfaat zakat. Menurutnya, kerja sama dengan negara sahabat seperti Qatar dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, termasuk dalam penyaluran bantuan ke wilayah terdampak konflik dan bencana.
Sementara itu, Duta Besar Qatar untuk Indonesia, H.E. Dr. Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari, menyambut baik inisiatif kerja sama tersebut. Ia menyampaikan bahwa Qatar memiliki komitmen kuat dalam mendukung berbagai program kemanusiaan internasional, sehingga sinergi dengan BAZNAS RI dinilai sangat relevan dan potensial untuk dikembangkan.
Audiensi ini juga membahas sejumlah isu strategis, termasuk dinamika ekonomi global yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat, serta pentingnya memperkuat solidaritas umat dalam menghadapi berbagai krisis. Kedua pihak sepakat bahwa zakat dapat menjadi instrumen penting dalam mendukung pembangunan sosial dan ekonomi yang inklusif.
Turut mendampingi Ketua BAZNAS RI dalam pertemuan tersebut antara lain Direktur Kajian dan Pengembangan BAZNAS RI Dr. M. Hasbi Zaenal, Kepala Biro Koordinasi, Kerja Sama, dan Harmonisasi Khuzaifah Hanum, Kepala Divisi Pengumpulan Zakat Luar Negeri M. Faris Amiruddin, serta staf Divisi Pengumpulan Zakat Luar Negeri Rendy. Sementara dari pihak Kedutaan Besar Qatar hadir Mr. Talab Ali H.A. Al-Marri selaku Second Secretary.
Sebagai hasil dari pertemuan tersebut, BAZNAS RI dan Pemerintah Qatar sepakat untuk terus memperkuat komunikasi dan silaturahmi kelembagaan sebagai fondasi kerja sama jangka panjang. Kolaborasi ini diharapkan dapat mencakup penguatan pengelolaan zakat lintas negara, dukungan terhadap program kemanusiaan global, serta peningkatan kapasitas pemberdayaan masyarakat.
Melalui sinergi ini, BAZNAS RI berharap dapat memperluas kontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan umat di tingkat internasional. Kerja sama dengan Qatar juga diharapkan mampu mempertegas peran zakat sebagai instrumen pembangunan global yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat solidaritas kemanusiaan antarnegara.
BERITA06/05/2026 | Humas Baznas Surabaya
BAZNAS Surabaya Fasilitasi Uji Kompetensi SKK Konstruksi Bersama Disperinaker Kota Surabaya
Surabaya, 28 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program pemberdayaan ekonomi. Salah satunya diwujudkan melalui fasilitasi Uji Kompetensi Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi bagi tukang pasang batu bata dan plumber, bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya.
Kegiatan yang berlangsung di Jl. Gayungsari No. 35 ini diikuti oleh 50 peserta dari sektor konstruksi yang sebelumnya telah mendapatkan pembekalan dan pelatihan dasar. Uji kompetensi tersebut bertujuan untuk mengukur sekaligus memastikan kemampuan teknis peserta sesuai standar kerja yang telah ditetapkan, sehingga memiliki pengakuan resmi atas keahlian yang dimiliki.
Program ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Surabaya dalam mendorong kemandirian mustahik melalui peningkatan kapasitas dan profesionalisme. Sertifikasi SKK Konstruksi dinilai strategis dalam membuka peluang kerja yang lebih luas, sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal di tengah kebutuhan industri konstruksi yang terus berkembang.
Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Surabaya, H. Muhammad Riduwan, S.M., menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Disperinaker merupakan bentuk sinergi nyata dalam upaya pengentasan kemiskinan berbasis peningkatan keterampilan. “Kami berharap para tukang yang mengikuti uji kompetensi ini dapat memaksimalkan kesempatan dengan sebaik-baiknya, baik untuk meningkatkan ilmu maupun memperoleh sertifikasi sebagai jenjang menuju kompetensi ahli,” ujarnya.
Sementara itu, pihak Disperinaker Kota Surabaya mengapresiasi inisiatif BAZNAS yang aktif mendukung peningkatan kualitas tenaga kerja. Uji kompetensi ini menjadi langkah penting dalam mencetak tenaga kerja konstruksi yang profesional, kompeten, dan siap bersaing di dunia kerja.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta tidak hanya memiliki keterampilan teknis yang mumpuni, tetapi juga sertifikasi resmi yang menjadi nilai tambah dalam karier mereka. Ke depan, program serupa diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan kemandirian ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
BERITA28/04/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Surabaya Lakukan Survei Bedah Rumah di Tenggilis dan Rungkut, Perkuat Program Hunian Layak
Surabaya, 23 April 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya melaksanakan kegiatan survei program bedah rumah di tiga lokasi berbeda, yakni dua titik di Kecamatan Tenggilis Mejoyo dan satu titik di Kecamatan Rungkut, pada Kamis (23/4).
Kegiatan survei ini merupakan bagian dari tahapan verifikasi lapangan untuk memastikan calon penerima manfaat program bedah rumah benar-benar memenuhi kriteria sebagai mustahik yang membutuhkan bantuan perbaikan hunian.
Tim BAZNAS Surabaya turun langsung ke lokasi untuk melakukan penilaian terhadap kondisi rumah warga, meliputi aspek kelayakan bangunan, sanitasi, keamanan, serta kondisi sosial ekonomi penghuni. Hasil survei ini nantinya akan menjadi dasar dalam penetapan penerima bantuan program bedah rumah.
Program bedah rumah yang digagas BAZNAS Surabaya bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dhuafa dengan menyediakan hunian yang layak, sehat, dan aman. Selain itu, program ini juga menjadi bentuk nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dalam sektor kemanusiaan dan kesejahteraan sosial.
Perwakilan tim survei BAZNAS Surabaya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar pendataan, tetapi juga bentuk kepedulian langsung terhadap kondisi masyarakat di lapangan.
Dengan adanya kegiatan survei ini, BAZNAS Surabaya terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program-program pemberdayaan yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam menciptakan lingkungan hunian yang lebih layak dan manusiawi di Kota Surabaya.
Program bedah rumah ini diharapkan menjadi salah satu solusi dalam mengurangi jumlah rumah tidak layak huni serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu di wilayah Tenggilis dan Rungkut.
BERITA23/04/2026 | Humas Baznas Surabaya
BAZNAS Surabaya dan DP3APPKB Dorong Pemberdayaan Perempuan di Hari Kartini
Surabaya, 21 April 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya bersama DP3APPKB menggelar program pemberdayaan perempuan di bidang sosial dan ekonomi. Kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat Kartini melalui aksi langsung yang menyasar kelompok perempuan rentan.
Melalui program tersebut, BAZNAS Surabaya menyalurkan bantuan sembako kepada perempuan disabilitas, ibu-ibu pengemudi ojek online (ojol), serta para penyintas kekerasan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus memberikan dukungan moral bagi para penerima manfaat.
Pihak penyelenggara menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini harus diisi dengan langkah konkret yang berdampak luas. Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendorong kemandirian dan ketahanan ekonomi perempuan di Kota Surabaya.
Dengan semangat Kartini masa kini, program ini diharapkan mampu memperkuat peran perempuan dalam kehidupan sosial dan ekonomi, serta menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan berkeadilan di Surabaya.
BERITA21/04/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Surabaya Perkuat Profesionalisme Amil Lewat Pelatihan Coretax
Surabaya, 13 April 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya terus memperkuat kualitas tata kelola lembaga melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan pelatihan Coretax yang diikuti oleh pimpinan, amil pelaksana, serta staf BAZNAS Kota Surabaya.
Pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung kesiapan amil menghadapi sistem pelaporan perpajakan berbasis digital yang terus berkembang. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memastikan pengelolaan administrasi perpajakan berjalan secara tertib, transparan, dan sesuai regulasi.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, S.T., M.M., menekankan pentingnya pemahaman terhadap sistem Coretax sebagai bagian dari transformasi digital di bidang perpajakan.
“Saya rasa sangat penting bagi kita semua untuk mempelajari Coretax ini. Dengan hadirnya aplikasi terbaru, tentu telah melalui berbagai uji coba dan evaluasi, sehingga diharapkan mampu memberikan kemudahan serta sistem yang lebih terintegrasi dalam pelaporan perpajakan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kesiapan sumber daya manusia dalam mengadopsi teknologi menjadi faktor kunci dalam menjaga kualitas tata kelola lembaga yang profesional dan akuntabel.
Pelatihan ini diisi oleh seorang ahli pajak, Maharani, S.E., S.H., M.Ak., CTL., yang memberikan pemaparan komprehensif terkait implementasi sistem Coretax, mulai dari pengenalan fitur, mekanisme pelaporan, hingga praktik langsung penggunaan aplikasi. Peserta juga diberikan ruang diskusi interaktif guna memperdalam pemahaman serta mengatasi kendala teknis yang mungkin dihadapi.
Kehadiran pimpinan, amil pelaksana, dan staf dalam pelatihan ini menunjukkan keseriusan BAZNAS Kota Surabaya dalam membangun sinergi internal serta meningkatkan kapasitas kelembagaan secara menyeluruh.
Melalui pelatihan Coretax ini, BAZNAS Kota Surabaya berharap dapat meningkatkan kualitas pelaporan perpajakan yang lebih akurat dan transparan, sekaligus memperkuat tata kelola lembaga yang modern, profesional, dan terpercaya.
BERITA13/04/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Farid Setyawan Kembali Peluk Islam di Masjid Rahmat Kembang Kuning
BAZNAS Kota Surabaya melalui program Unit Muallaf Center kembali mendampingi proses ikrar mualaf di Kota Surabaya. Kali ini, Farid Setyawan resmi kembali memeluk agama Islam pada 12 April 2026 di Masjid Rahmat Kembang Kuning.
Prosesi ikrar syahadat berlangsung dengan khidmat dan penuh haru, disaksikan oleh pendamping rohani serta jamaah yang hadir. Momentum tersebut menjadi perjalanan spiritual penting bagi Farid yang akhirnya mantap kembali kepada keyakinan Islam setelah melewati berbagai dinamika kehidupan.
Dalam keterangannya, Farid mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya lahir dan dibesarkan dalam keluarga muslim. Namun, pada masa lalu ia sempat berpindah agama menjadi Katolik karena mengikuti keyakinan istrinya saat menikah.
Seiring perjalanan waktu, Farid mulai menyadari adanya kegelisahan batin atas keputusan tersebut. Setelah berpisah dengan istrinya, ia mengaku mendapatkan hidayah dan kemantapan hati untuk kembali memeluk agama Islam.
“Saya sejak kecil lahir dari keluarga muslim. Dulu sempat berpindah agama karena mengikuti istri. Setelah menjalani berbagai proses kehidupan dan berpisah, Alhamdulillah Allah memberikan hidayah untuk kembali menjadi muslim,” ungkap Farid usai mengucapkan ikrar syahadat.
Tidak hanya kembali memeluk Islam, Farid juga memiliki harapan besar untuk mengajak kedua putra-putrinya kembali mengenal dan memeluk agama Islam. Baginya, keputusan tersebut menjadi langkah baru untuk memperbaiki kehidupan spiritual dan membangun keluarga yang lebih dekat dengan nilai-nilai keislaman.
Melalui Unit Muallaf Center, BAZNAS Kota Surabaya terus berkomitmen memberikan pendampingan kepada para mualaf dan masyarakat yang ingin kembali mendalami ajaran Islam. Pendampingan dilakukan mulai dari proses konsultasi, pembacaan syahadat, hingga pembinaan keislaman secara berkelanjutan.
Masjid Rahmat Kembang Kuning sendiri dikenal sebagai salah satu masjid bersejarah di Surabaya yang aktif menjadi pusat kegiatan dakwah, pembinaan umat, serta pendampingan mualaf.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kota Surabaya dalam menghadirkan pelayanan dakwah yang humanis dan memberikan ruang pembinaan bagi masyarakat yang ingin mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dengan penuh rasa syukur, Farid berharap dapat istiqamah menjalankan ajaran Islam serta menjadi teladan yang baik bagi kedua anaknya agar dapat tumbuh dalam nilai-nilai keislaman yang kuat dan penuh kedamaian.
BERITA12/04/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Survey Lokasi Produksi Popok dan Pembalut Pakai Ulang di Pabean Cantikan
SURABAYA – Sebagai upaya mendukung keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi lokal, BAZNAS Kota Surabaya bersama Penggerak PKK melaksanakan survey lokasi pembuatan popok dan pembalut pakai ulang (reusable) di wilayah Kecamatan Pabean Cantikan pada Kamis, 2 April 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas daerah dan lembaga dalam menciptakan solusi sanitasi ramah lingkungan bagi masyarakat Surabaya.
Kehadiran Tokoh Penting dan Delegasi Antar Daerah
Acara yang berpusat di Kantor Kecamatan Kenjeran ini dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan utama, di antaranya:
Drs. Ec. H. Abd. Halim AF (Wakil Ketua III BAZNAS Kota Surabaya).
Rini Indriyani Eri Cahyadi, S.Farm., Apt (Ketua TP PKK Kota Surabaya).
Ketua TP PKK Kabupaten Badung beserta rombongan delegasi.
Inovasi Sanitasi Berbasis Pemberdayaan Masyarakat
Dalam tinjauan tersebut, Rini Indriyani Eri Cahyadi menekankan pentingnya beralih ke produk pakai ulang untuk mengurangi limbah rumah tangga. Menurutnya, produksi popok dan pembalut kain bukan sekadar isu lingkungan, melainkan peluang ekonomi kreatif bagi ibu-ibu di wilayah Pabean Cantikan.
"Kami ingin memastikan bahwa fasilitas produksi di Pabean Cantikan memenuhi standar kualitas, sehingga produk yang dihasilkan aman bagi kesehatan sekaligus mampu meningkatkan taraf hidup kader PKK melalui kemandirian ekonomi," ujar Rini Indriyani.
Dukungan BAZNAS dalam Aspek Permodalan dan Keberlanjutan
Wakil Ketua III BAZNAS Kota Surabaya, Drs. Ec. H. Abd. Halim AF, menyatakan kesiapan BAZNAS untuk mendukung program ini melalui pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah yang berorientasi pada pemberdayaan produktif.
"BAZNAS hadir untuk memastikan bahwa program ini memiliki keberlanjutan. Kami melihat potensi besar dalam produksi alat sanitasi pakai ulang ini sebagai bagian dari program Surabaya Hebat yang mandiri secara ekonomi," jelas Abd. Halim AF.
Studi Banding PKK Kabupaten Badung
Kehadiran rombongan PKK Kabupaten Badung menambah nilai strategis pada kegiatan ini. Kunjungan ini dimaksudkan sebagai bentuk pertukaran ilmu dan studi banding mengenai pengelolaan program pemberdayaan perempuan serta inovasi produk ramah lingkungan yang telah diinisiasi oleh Kota Surabaya.
Kegiatan survey ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti dengan pengadaan alat produksi dan pelatihan intensif bagi warga, sehingga wilayah Pabean Cantikan dapat menjadi sentra percontohan produksi alat sanitasi ramah lingkungan di Jawa Timur.
BERITA06/04/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Surabaya Gelar Bimtek UPZ Masjid untuk Perkuat Tata Kelola Zakat
Surabaya — Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan profesionalisme pengelolaan zakat di tingkat masjid, BAZNAS Kota Surabaya menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) UPZ Masjid pada Jumat, 13 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh 65 peserta yang merupakan pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid se-Kota Surabaya.
Bimbingan teknis ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kota Surabaya dalam memperkuat tata kelola zakat yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Terlebih di bulan suci Ramadan, peran UPZ masjid sangat strategis dalam menghimpun serta menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat yang berhak menerima.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, S.T., MM., menegaskan pentingnya sinergi antara BAZNAS dan UPZ masjid sebagai ujung tombak pengelolaan zakat di lingkungan masyarakat.
“UPZ masjid memiliki peran yang sangat vital dalam membangun kepercayaan umat. Oleh karena itu, pengelolaan zakat harus dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan syariah serta regulasi yang berlaku. Melalui bimbingan teknis ini, kami berharap seluruh UPZ semakin solid, tertib administrasi, dan optimal dalam memberikan pelayanan kepada muzakki maupun mustahik,” ujar beliau.
Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini meliputi penguatan regulasi pengelolaan zakat, mekanisme pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan, strategi optimalisasi penghimpunan zakat Ramadan, serta tata cara penyaluran zakat fitrah dan zakat maal yang tepat sasaran.
Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya sesi diskusi dan tanya jawab. Para pengurus UPZ memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi terkait praktik pengelolaan zakat di masjid masing-masing, termasuk tantangan teknis di lapangan.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Surabaya berharap seluruh UPZ masjid dapat semakin profesional dalam menjalankan amanah umat. Standarisasi tata kelola zakat di tingkat masjid menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa dana yang dihimpun dapat tersalurkan secara tepat, efektif, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Sebagai lembaga resmi yang ditunjuk pemerintah dalam pengelolaan zakat, BAZNAS Kota Surabaya terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan, pendampingan, serta penguatan kapasitas bagi seluruh mitra UPZ. Dengan kolaborasi yang kuat, zakat diharapkan tidak hanya menjadi kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen strategis dalam mengurangi kemiskinan dan memperkuat solidaritas sosial di Kota Surabaya.
BERITA13/03/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Perjalanan Hidayah Deva Dharmaputra Memeluk Islam lewat UMC BAZNAS Surabaya
BAZNAS Kota Surabaya melalui program Unit Muallaf Center kembali mendampingi proses ikrar mualaf di Kota Surabaya. Kali ini, seorang pria bernama Deva Dharmaputra resmi memeluk agama Islam pada 8 Maret 2026 di Masjid Muhammad Cheng Hoo Surabaya.
Prosesi ikrar syahadat berlangsung dengan khidmat dan penuh haru, disaksikan oleh para jamaah serta pendamping rohani dari Unit Muallaf Center BAZNAS Kota Surabaya. Program ini merupakan salah satu bentuk pelayanan dakwah dan pembinaan bagi masyarakat yang ingin mengenal serta memeluk agama Islam secara sadar dan sukarela.
Sebelum menjadi mualaf, Deva diketahui memeluk agama Kristen. Dalam keterangannya, ia mengaku telah melalui proses pencarian spiritual yang cukup panjang hingga akhirnya mendapatkan keyakinan untuk memeluk Islam tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun.
“Saya memutuskan masuk Islam dengan kesadaran sendiri tanpa ada paksaan. Sebelumnya saya merasa belum menemukan ketenangan hati dalam keyakinan sebelumnya. Alhamdulillah, setelah mengenal Islam saya merasakan ketenangan dan kemantapan dalam hati,” ujar Deva usai melaksanakan ikrar syahadat.
Melalui Unit Muallaf Center, BAZNAS Kota Surabaya terus berkomitmen memberikan pendampingan kepada para mualaf, mulai dari proses konsultasi, pembacaan syahadat, hingga pembinaan keislaman pasca ikrar. Program ini menjadi bagian dari upaya dakwah sosial untuk membantu para mualaf agar lebih mudah beradaptasi dan memahami ajaran Islam secara bertahap.
Masjid Muhammad Cheng Hoo Surabaya sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu pusat kegiatan dakwah dan pembinaan mualaf di Kota Surabaya. Dengan suasana yang nyaman dan terbuka, masjid tersebut sering menjadi lokasi pelaksanaan ikrar syahadat bagi masyarakat dari berbagai latar belakang.
Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata kepedulian BAZNAS Kota Surabaya dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang humanis dan inklusif bagi masyarakat. Tidak hanya membantu proses administrasi dan pembinaan, Unit Muallaf Center juga memberikan dukungan moral agar para mualaf dapat menjalani kehidupan barunya sebagai muslim dengan penuh keyakinan dan ketenangan.
Dengan penuh rasa syukur, Deva Dharmaputra berharap dapat terus memperdalam ilmu agama Islam dan istiqamah menjalankan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Unit Muallaf Center BAZNAS Kota Surabaya yang telah mendampingi proses hijrahnya hingga berjalan dengan lancar dan penuh kekeluargaan.
BERITA08/03/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Silaturahim dan Buka Bersama Unit Muallaf Center BAZNAS Kota Surabaya Perkuat Ukhuwah di Bulan Ramadhan
Surabaya, 8 Maret 2026 – Dalam suasana penuh kehangatan di bulan suci Ramadhan, Unit Muallaf Center dari BAZNAS Kota Surabaya menggelar kegiatan Silaturahim dan Buka Puasa Bersama yang diikuti oleh para muallaf binaan. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat pembinaan spiritual bagi para muallaf di Kota Surabaya. (08/03)
Acara yang berlangsung dengan penuh kekeluargaan ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, S.T., M.M., bersama Wakil Ketua III BAZNAS Kota Surabaya, Drs. Ec. H. Abd. Halim AF, M.E. Turut hadir pula para pengurus Unit Muallaf Center BAZNAS Kota Surabaya serta sekitar 50 orang muallaf yang selama ini menjadi bagian dari program pembinaan.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Surabaya H. Moch. Hamzah menyampaikan bahwa kegiatan silaturahim dan buka puasa bersama ini merupakan bentuk kepedulian serta komitmen BAZNAS dalam mendampingi para muallaf agar semakin mantap dalam menjalani kehidupan sebagai seorang muslim.
“Muallaf merupakan bagian dari keluarga besar umat Islam yang perlu kita perkuat dari sisi keimanan, kebersamaan, dan kemandirian. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membangun rasa persaudaraan serta memberikan dukungan moral dan spiritual kepada para muallaf,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Surabaya Drs. Ec. H. Abd. Halim AF, M.E. menambahkan bahwa Muallaf Center memiliki peran penting dalam memberikan pembinaan berkelanjutan, baik melalui kajian keislaman, pendampingan, maupun program pemberdayaan ekonomi.
“BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga memastikan para muallaf mendapatkan pembinaan yang berkelanjutan agar mereka semakin kuat dalam akidah serta mampu mandiri secara sosial dan ekonomi,” jelasnya.
Kegiatan silaturahim ini diisi dengan tausiyah keislaman, sesi berbagi pengalaman para muallaf, doa bersama, pemberian paket sembako serta ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung penuh keakraban. Momen ini menjadi ruang kebersamaan yang memperkuat rasa persaudaraan di antara para peserta.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Surabaya berharap para muallaf semakin merasa diterima, diperhatikan, dan mendapatkan dukungan dalam menjalani perjalanan spiritualnya, sekaligus memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat.
BERITA08/03/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Kejari Tanjung Perak Nyatakan Komitmen Berzakat Melalui BAZNAS Surabaya
Surabaya, 5 Maret 2026 – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya menyatakan komitmennya untuk menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan penandatanganan nota kesepahaman antara kedua lembaga yang digelar di Hotel Khas Ampel Surabaya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan dan staf Kejari Tanjung Perak Surabaya serta pimpinan, pelaksana, dan staf BAZNAS Kota Surabaya. Turut hadir pula perwakilan Bapemkesra Kota Surabaya dan masyarakat penerima manfaat program sosial.
Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya, Darwis Burhansyah, S.H., M.H., dalam sambutannya mengajak seluruh jajaran pegawai untuk menyalurkan zakat melalui BAZNAS Kota Surabaya sebagai lembaga resmi pengelola zakat.
“Saya sampaikan kepada seluruh staf, jika ingin masuk surga maka kita harus merapat kepada BAZNAS Kota Surabaya,” ujarnya.
Menurutnya, BAZNAS merupakan lembaga yang memiliki kredibilitas serta sistem pengelolaan zakat yang terpercaya dan profesional. Oleh karena itu, pihaknya mendorong seluruh pegawai di lingkungan Kejari Tanjung Perak untuk turut berpartisipasi dalam gerakan zakat melalui BAZNAS.
Dengan adanya komitmen ini, diharapkan potensi zakat dari kalangan aparatur negara dapat semakin optimal dalam membantu masyarakat yang membutuhkan serta mendukung program pemberdayaan ekonomi umat di Kota Surabaya.
BERITA05/03/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Surabaya dan Kejari Tanjung Perak Teken MoU Penguatan Pengelolaan ZIS
Surabaya, 5 Maret 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai langkah strategis dalam memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Kegiatan tersebut digelar di Hotel Khas Ampel Surabaya, Rabu (5/3).
Penandatanganan MoU ini dihadiri oleh seluruh pimpinan, pelaksana, dan staf BAZNAS Kota Surabaya serta jajaran pimpinan dan pegawai Kejari Tanjung Perak Surabaya. Turut hadir pula perwakilan Bapemkesra Kota Surabaya, Ibu Evi, serta para penerima manfaat bantuan sosial.
Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, S.T., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen dalam memastikan pengelolaan zakat berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan syariah serta regulasi negara.
“Dengan adanya MoU ini merupakan langkah komitmen kami dalam pengelolaan ZIS dengan prinsip 3 Aman, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa selama periode kepemimpinan saat ini, BAZNAS Kota Surabaya terus melakukan berbagai percepatan dalam penguatan kelembagaan.
“Dalam perjalanan periode pertama ini kami banyak melakukan percepatan, baik dari sistem penguatan kelembagaan maupun peningkatan kompetensi pimpinan dan amil pelaksana yang telah tersertifikasi,” tambahnya.
Melalui kerja sama ini diharapkan sinergi antara BAZNAS Kota Surabaya dan Kejari Tanjung Perak dapat semakin memperkuat tata kelola zakat yang akuntabel serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
BERITA05/03/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Jaga Kepercayaan Publik, BAZNAS RI Perkuat Sistem Pengawasan Berlapis yang Transparan dan Akuntabel
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat tata kelola kelembagaan melalui penerapan sistem pengawasan berlapis yang transparan dan akuntabel. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menjaga amanah umat serta memastikan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) berjalan sesuai koridor syariat dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad, menegaskan bahwa transparansi menjadi fondasi utama dalam menjalankan mandat pengelolaan dana umat. Menurutnya, seluruh operasional BAZNAS berada dalam sistem pengawasan yang ketat dan terstruktur.
“BAZNAS dalam menjalankan tugasnya berada dalam sistem pengawasan berlapis sesuai Undang-Undang, termasuk pengawasan syariah, audit internal, audit eksternal, serta pengawasan oleh otoritas terkait,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (26/2/2026).
Ia juga mengapresiasi pernyataan Menteri Agama RI terkait penguatan fungsi pengawasan BAZNAS. Hal tersebut dinilai sejalan dengan aspirasi BAZNAS di tingkat pusat maupun daerah, sekaligus sesuai dengan amanat konstitusi.
Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat Pasal 34 Ayat 1, Menteri Agama memiliki kewenangan melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ). Menurut Kiai Noor, regulasi tersebut menjadi landasan kuat dalam memastikan tata kelola zakat yang profesional dan terpercaya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa penguatan pengawasan dapat diwujudkan melalui pembentukan Dewan Pengawas di lingkungan BAZNAS, sebagaimana yang telah diterapkan pada LAZ. Saat ini, BAZNAS telah berada di bawah pengawasan DPR, Inspektorat Jenderal Kementerian Agama, Kantor Akuntan Publik (KAP), serta sistem pengawasan internal.
“Dengan adanya masukan dari Pak Menag, ke depan BAZNAS akan semakin kuat dalam melaksanakan prinsip 3 Aman, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI,” tegasnya.
Kiai Noor menambahkan, seiring dengan meningkatnya penghimpunan dan penyaluran dana ZIS secara nasional, penguatan struktur pengawasan menjadi kebutuhan strategis. Pembentukan Dewan Pengawas dinilai akan semakin memperkokoh kredibilitas lembaga dalam menjaga integritas pengelolaan dana zakat.
BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas demi menjaga kepercayaan publik. Dengan tata kelola yang profesional dan sistem pengawasan yang komprehensif, BAZNAS optimistis dapat menghadirkan kemaslahatan yang lebih luas bagi masyarakat dan berkontribusi nyata dalam penguatan kesejahteraan bangsa.
BERITA27/02/2026 | Humas Baznas Surabaya
BAZNAS RI Salurkan Paket Ramadhan Bahagia untuk Santri Rumah Tahfiz Apung Kamal Muara
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan umat melalui penyaluran Paket Ramadan Bahagia (PRB) kepada para santri Rumah Tahfiz Apung (RTA) Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara. Bantuan kemanusiaan tersebut disalurkan pada Selasa (24/02/2026) sebagai bagian dari program Ramadan 2026 BAZNAS RI yang menyasar keluarga prasejahtera dan pejuang pendidikan Al-Qur’an di berbagai daerah.
Program Paket Ramadan Bahagia merupakan agenda tahunan BAZNAS RI berupa distribusi paket kebutuhan pokok bagi mustahik di seluruh Indonesia. Melalui program ini, BAZNAS memastikan zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat dapat memberikan manfaat langsung, khususnya menjelang dan selama bulan suci Ramadan.
Dalam kegiatan tersebut, Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si., menyampaikan apresiasi dan rasa kagumnya terhadap semangat para santri dan pengelola Rumah Tahfiz Apung. Ia menilai, keberadaan RTA di kawasan pesisir dengan segala keterbatasannya merupakan simbol keteguhan dalam memperjuangkan pendidikan Al-Qur’an.
Menurut Imdadun, semangat pantang menyerah para santri menjadi inspirasi tersendiri. Ia menyebut Rumah Tahfiz Apung sebagai tempat yang luar biasa karena memiliki ghirah tinggi dalam meninggikan kalimat Allah melalui pembelajaran dan hafalan Al-Qur’an.
Ia menegaskan, kehadiran BAZNAS RI di lokasi tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk tanggung jawab moral untuk mendukung lembaga pendidikan berbasis masyarakat yang memiliki semangat perjuangan kuat. BAZNAS, lanjutnya, tidak boleh absen dalam mendukung upaya mencetak generasi Qurani, terlebih di wilayah yang secara geografis memiliki tantangan tersendiri seperti kawasan pesisir.
Selain menyerahkan bantuan Paket Ramadan Bahagia, Imdadun juga memberikan motivasi kepada para santri agar terus menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh. Ia berpesan bahwa keberhasilan dapat diraih melalui perpaduan antara ilmu pengetahuan dan semangat yang kuat. Para santri didorong untuk tidak hanya mendalami ilmu agama, tetapi juga ilmu umum dan teknologi sebagai bekal masa depan.
Sementara itu, pengajar Rumah Tahfiz Apung, Ustaz Sulaiman, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian BAZNAS RI. Ia menjelaskan, saat ini terdapat sekitar 65 santri yang belajar dan menghafal Al-Qur’an di RTA Kamal Muara. Bantuan Paket Ramadan Bahagia dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan pangan para santri dan tenaga pengajar menjelang Ramadan.
Menurutnya, dukungan dari BAZNAS RI memberikan dampak besar, tidak hanya secara material tetapi juga secara moral. Kehadiran lembaga zakat nasional di tengah komunitas pesisir menjadi bukti nyata bahwa perhatian terhadap pendidikan Al-Qur’an menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk wilayah yang sulit dijangkau.
Penyaluran bantuan Ramadan untuk santri Rumah Tahfiz Apung ini sekaligus memperkuat sinergi antara BAZNAS RI dan lembaga pendidikan keagamaan berbasis masyarakat. Program ini mencerminkan optimalisasi pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan tepat sasaran.
Melalui Paket Ramadan Bahagia 2026, BAZNAS RI berharap para santri dan pengajar dapat menjalani bulan suci dengan lebih tenang dan penuh kebahagiaan. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat serta mendukung lahirnya generasi Qurani yang tangguh, berilmu, dan berakhlak mulia.
BERITA25/02/2026 | Humas Baznas Surabaya
BAZNAS RI dan Dubes Palestina Bahas Peta Jalan Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E. Abdalfatah A.K. Alsattari, membahas peta jalan penyaluran bantuan kemanusiaan untuk Gaza dalam audiensi yang digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (23/2/2026). Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi dan memastikan bantuan kemanusiaan Palestina tersalurkan secara efektif, berkelanjutan, dan tepat sasaran.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., menegaskan bahwa kolaborasi dengan Kedutaan Besar Palestina merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Indonesia dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina. Menurutnya, penyusunan peta jalan bantuan kemanusiaan untuk Gaza penting guna menjawab berbagai tantangan distribusi di lapangan, termasuk hambatan logistik dan situasi blokade.
Audiensi tersebut menyoroti kondisi krisis kemanusiaan di Gaza yang kian memprihatinkan. Selain membahas pemenuhan kebutuhan mendesak seperti logistik pangan dan bantuan darurat, pertemuan juga merumuskan penguatan kerja sama di sektor pendidikan, termasuk penyediaan dan perluasan akses beasiswa bagi pelajar Palestina.
Kiai Noor menegaskan bahwa dukungan bangsa Indonesia terhadap Palestina bukanlah respons sesaat, melainkan amanah kemanusiaan yang bersifat permanen. Ia memastikan BAZNAS RI akan terus menjaga keberlanjutan bantuan melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat Indonesia.
“Komitmen kami untuk membantu Palestina tidak akan pernah surut dan terus kami upayakan berlangsung hingga saat ini tanpa henti. Setiap paket bantuan yang sampai ke tangan mereka kami distribusikan dengan penuh ketulusan,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa distribusi bantuan kerap menghadapi tantangan teknis di lapangan. Oleh karena itu, koordinasi erat dengan otoritas terkait, termasuk Kedutaan Besar Palestina, menjadi kunci untuk menghadirkan mekanisme penyaluran yang lebih lancar dan terintegrasi. Penguatan akses pendidikan melalui program beasiswa juga menjadi perhatian, mengingat banyak pelajar Palestina menghadapi kendala administratif dan pembiayaan.
Sementara itu, Duta Besar Palestina, H.E. Abdalfatah A.K. Alsattari, memaparkan kondisi terkini di Gaza yang ia sebut sangat memprihatinkan. Ia menggambarkan tingkat kerusakan infrastruktur dan dampak kemanusiaan yang luas, termasuk tingginya jumlah korban luka dan kehilangan tempat tinggal.
Menurutnya, sebagian besar rumah penduduk mengalami kerusakan berat, sehingga banyak keluarga kehilangan tempat tinggal dan akses terhadap fasilitas dasar. Ia juga menyampaikan apresiasi atas solidaritas masyarakat Indonesia yang terus menunjukkan keberpihakan terhadap Palestina.
Abdalfatah mengaku terharu atas empati masyarakat Indonesia. Ia menceritakan pengalaman pribadinya saat pertama kali tiba di Indonesia, ketika sejumlah warga menunjukkan simpati mendalam setelah mengetahui dirinya berasal dari Gaza. Hal tersebut, menurutnya, menjadi bukti kuat hubungan emosional antara rakyat Indonesia dan Palestina.
Pertemuan strategis ini turut dihadiri jajaran pimpinan BAZNAS RI, antara lain Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mokhamad Mahdum, Ph.D., Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj. Saidah Sakwan, M.A., Pimpinan Bidang SDM, Keuangan, dan Umum Kol. Caj. (Purn) KH. Nur Chamdani, Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat, Lc., M.A., CFRM., Pimpinan Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. H. Zainulbahar Noor, S.E., M.Ec., Sekretaris Utama Dr. KH. Subhan Cholid, Lc., M.A., Deputi I Bidang Pengumpulan H. M. Arifin Purwakananta, S.IKom., M.I.Kom., CWC., CFRM., serta Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. KH. M. Imdadun Rahmat, M.Si.
Melalui pertemuan ini, BAZNAS RI dan Kedutaan Besar Palestina menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat peta jalan bantuan kemanusiaan untuk Gaza. Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan dampak nyata bagi rakyat Palestina sekaligus mempertegas peran Indonesia dalam mendorong solidaritas kemanusiaan global.
BERITA24/02/2026 | Humas Baznas Surabaya
Pembekalan Relawan Fundraising 2026, BAZNAS Surabaya Perkuat Sinergi Pengelolaan ZIS
Surabaya (16/02/26) – BAZNAS Kota Surabaya menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Relawan Fundraising 2026 sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kota Surabaya. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pimpinan, pelaksana, dan staf BAZNAS Kota Surabaya, serta 50 relawan fundraising yang telah lolos seleksi tahap II.
Pembekalan ini menjadi tahap awal dalam memperkuat komitmen, kapasitas, dan sinergi antara lembaga dan relawan guna mengoptimalkan peran fundraising ZIS secara profesional, amanah, dan berkelanjutan. Para relawan memperoleh pembekalan langsung dari ahli fundraising, mencakup strategi penghimpunan dana, etika pelayanan kepada muzakki, serta penguatan nilai-nilai kelembagaan BAZNAS.
Ketua H. Moch. Hamzah, S.T., MM. menegaskan bahwa relawan fundraising memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan pengelolaan zakat di daerah.
“Relawan fundraising adalah mitra penting BAZNAS dalam membangun kesadaran dan kepercayaan masyarakat untuk berzakat. Melalui pembekalan ini, kami berharap para relawan memiliki pemahaman yang utuh, integritas yang kuat, serta semangat pelayanan, sehingga mampu menjalankan amanah secara profesional dan bertanggung jawab,” ujar H. Moch. Hamzah.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa penguatan kapasitas relawan menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kota Surabaya dalam mewujudkan pengelolaan ZIS yang transparan, akuntabel, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Melalui kegiatan Pembekalan Relawan Fundraising 2026 ini, BAZNAS Kota Surabaya berharap para relawan dapat menjadi garda terdepan dalam memperluas jangkauan penghimpunan ZIS serta mendukung optimalisasi program-program pendayagunaan zakat di Kota Surabaya.
Semoga ikhtiar ini menjadi wasilah kebaikan yang berkelanjutan, menghadirkan manfaat yang luas bagi umat, serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat Surabaya.
BERITA16/02/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Uji Kompetensi SKK Tukang Jenjang 1 BAZNAS Kota Surabaya Tingkatkan Profesionalisme Tenaga Konstruksi
Surabaya, 12/02/2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya bersama Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya menyelenggarakan kegiatan Uji Kompetensi SKK Tukang Jenjang 1 sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor konstruksi. Program sertifikasi kompetensi ini diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang pekerja konstruksi di Kota Surabaya.
Kegiatan ini dibawakan oleh Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, ST, MM. , serta Edy Firmansyah selaku perwakilan Disperinaker Kota Surabaya. Dalam berbagai hal, Ketua BAZNAS Kota Surabaya menegaskan bahwa peningkatan kompetensi tenaga kerja menjadi kunci penting dalam menghadapi persaingan di dunia industri konstruksi yang semakin berkembang.
Menurutnya, melalui uji kompetensi ini para peserta tidak hanya memperoleh pengakuan keterampilan secara formal, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan daya saing di pasar kerja. Program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Surabaya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui peningkatan keterampilan kerja yang terukur dan berstandar nasional.
Sementara itu, Edy Firmansyah menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi antara BAZNAS Kota Surabaya dan Disperinaker dalam menghadirkan program peningkatan kapasitas tenaga kerja. Ia menilai kegiatan sertifikasi kompetensi seperti ini sangat penting untuk menciptakan tenaga kerja konstruksi yang profesional, kompeten, dan siap bersaing.
Setelah rangkaian seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan materi dan praktik langsung yang didampingi oleh tim asesor ahli dari Dymo Group. Para asesor memberikan arahan teknis sekaligus melakukan penilaian kompetensi peserta secara menyeluruh sesuai standar yang berlaku.
Dalam sesi praktik, seluruh peserta mengikuti uji keterampilan teknis yang dirancang untuk mengukur kemampuan kerja di bidang konstruksi. Proses penilaian dilakukan secara objektif dan profesional untuk memastikan setiap peserta memenuhi kriteria kompetensi yang telah ditetapkan.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelaksanaan kegiatan. Selain mendapatkan pengalaman praktik langsung, mereka juga memperoleh wawasan tambahan terkait standar keselamatan kerja dan teknik konstruksi yang efektif. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pekerjaan sekaligus keselamatan di lapangan.
Melalui pelaksanaan Uji Kompetensi SKK Tukang Jenjang 1 ini, BAZNAS Kota Surabaya berharap dapat mencetak tenaga kerja konstruksi yang memiliki sertifikasi resmi dan kompetensi terstandar. Program ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di sektor ketenagakerjaan.
Ke depan, BAZNAS Kota Surabaya berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program pelatihan dan sertifikasi yang relevan dengan kebutuhan industri. Dengan adanya peningkatan kompetensi tenaga kerja, diharapkan masyarakat memiliki peluang yang lebih luas untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi.
BERITA12/02/2026 | Humas BAZNAS Surabaya

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Surabaya.
Lihat Daftar Rekening →