WhatsApp Icon
BTB Kota Surabaya Survei Lokasi Kebakaran di Wonokromo dan Jagir Surabaya

SURABAYA – BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kota Surabaya bergerak cepat melakukan survei lapangan pascabencana kebakaran rumah yang terjadi di Kelurahan Wonokromo dan Kelurahan Jagir, Kecamatan Wonokromo, pada Rabu (8/7/2026). Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam memastikan kebutuhan para korban sekaligus menyusun tindak lanjut penanganan bersama berbagai pihak.

Survei berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB dengan melibatkan Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Surabaya, lurah beserta staf dari Kelurahan Wonokromo dan Kelurahan Jagir, relawan BTB dan peserta magang BAZNAS Kota Surabaya, pengurus RT/RW, serta warga yang terdampak bencana kebakaran.

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pendataan terhadap kondisi bangunan yang terbakar, tingkat kerusakan, serta kebutuhan mendesak yang diperlukan oleh para penyintas. Hasil survei menjadi dasar dalam menentukan bentuk bantuan yang akan diberikan oleh masing-masing pihak agar penanganan berjalan tepat sasaran.

Untuk lokasi kebakaran di Kelurahan Wonokromo, terdapat tiga titik rumah terdampak. Berdasarkan hasil koordinasi, dua rumah akan ditangani oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya karena pemiliknya merupakan warga ber-KTP Surabaya. Sementara satu rumah lainnya akan mendapatkan dukungan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Nurul Hayat karena pemiliknya merupakan warga dengan KTP di luar Surabaya. Adapun BAZNAS Kota Surabaya akan memberikan bantuan zakat tunai kepada korban kebakaran sebagai bentuk dukungan untuk memenuhi kebutuhan pascabencana.

Sementara itu, di Kelurahan Jagir terdapat empat rumah yang terdampak kebakaran. Dari hasil survei disepakati bahwa satu rumah akan diajukan melalui pleno pimpinan BAZNAS Kota Surabaya menggunakan dana kemanusiaan. Tiga rumah lainnya akan mendapatkan penanganan dari DPRKPP Kota Surabaya, sedangkan proses pembersihan lokasi kebakaran direncanakan dilaksanakan oleh Satgas DPRKPP paling lambat pada pekan berikutnya.

Sinergi antara BAZNAS Kota Surabaya, pemerintah daerah, lembaga sosial, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat pemulihan kondisi warga terdampak. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan solusi yang menyeluruh, mulai dari bantuan darurat hingga pemulihan tempat tinggal.

Melalui BAZNAS Tanggap Bencana, BAZNAS Kota Surabaya terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat ketika terjadi musibah. Dana zakat, infak, dan sedekah yang diamanahkan oleh para muzaki diwujudkan dalam berbagai program kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi mustahik.

BAZNAS Kota Surabaya mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Surabaya agar semakin banyak masyarakat yang dapat terbantu ketika menghadapi berbagai kondisi darurat maupun bencana.

09/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Surabaya Salurkan Alat Bantu Dengar untuk Warga Krembangan Melalui Program Layanan Kesehatan

SURABAYA – BAZNAS Surabaya kembali menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat melalui penyaluran alat bantu dengar kepada salah satu warga Kecamatan Krembangan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (9/7/2026) di Kantor Kecamatan Krembangan.

Penerima manfaat dalam kegiatan ini adalah Winarti, warga Jalan Krembangan Jaya Utara 5 Nomor 20A, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan. Bantuan alat bantu dengar diberikan sebagai bentuk kepedulian BAZNAS Kota Surabaya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang mengalami gangguan pendengaran.

Penyaluran bantuan dihadiri oleh Staf Kesejahteraan Rakyat Kecamatan Krembangan, Staf Kesra Kelurahan Kemayoran, relawan dan peserta magang BAZNAS Surabaya, serta penerima manfaat bersama keluarga.

Program bantuan alat bantu dengar merupakan bagian dari pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah di bidang kesehatan. Melalui program ini, BAZNAS Surabaya berupaya membantu masyarakat agar dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik serta meningkatkan kemandirian dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

Selain memberikan bantuan, kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara BAZNAS Surabaya dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan dalam memastikan pelayanan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu faktor penting agar setiap bantuan tersalurkan secara tepat sasaran.

Bagi penerima manfaat, alat bantu dengar diharapkan mampu memberikan perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari kemudahan berkomunikasi dengan keluarga hingga mendukung aktivitas sosial di lingkungan tempat tinggalnya.

BAZNAS Surabaya akan terus mengembangkan berbagai program kesehatan sebagai bentuk kepedulian terhadap mustahik, sehingga manfaat dana zakat tidak hanya dirasakan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

 

Melalui amanah para muzaki, BAZNAS Surabaya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Surabaya agar semakin banyak warga yang dapat merasakan manfaat program-program kemaslahatan umat.

 
09/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Surabaya Tuntaskan Program Bedah Rumah, Warga Krembangan Selatan Kini Miliki Hunian Layak

SURABAYA – BAZNAS Surabaya kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyelesaian Program Bedah Rumah. Pada Selasa (7/7/2026), dilaksanakan penyaluran akhir program bedah rumah kepada salah satu warga di Jalan Pekalongan Tengah 18, Kelurahan Krembangan Selatan, Kecamatan Krembangan.

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–10.00 WIB tersebut menjadi penanda rampungnya proses perbaikan rumah sehingga penerima manfaat kini dapat menempati hunian yang lebih aman, sehat, dan layak. Program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Surabaya dalam memanfaatkan dana zakat, infak, dan sedekah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang membutuhkan.

Acara dihadiri oleh Kasi dan Staf Kesejahteraan Rakyat Kecamatan Krembangan, Lurah beserta staf Kelurahan Krembangan Selatan, relawan dan peserta magang BAZNAS Surabaya, serta pengurus RT/RW setempat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan BAZNAS dalam mewujudkan hunian layak bagi warga.

Program Bedah Rumah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian sosial yang menghadirkan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat. Rumah yang sebelumnya kurang layak kini telah diperbaiki sehingga dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi penghuninya.

Melalui kolaborasi dengan pemerintah kelurahan, kecamatan, serta dukungan masyarakat setempat, pelaksanaan program berjalan dengan baik hingga tahap akhir penyaluran. Sinergi tersebut menjadi faktor penting dalam memastikan bantuan tepat sasaran dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.

BAZNAS Surabaya terus berupaya menghadirkan berbagai program kemanusiaan yang mampu meningkatkan kesejahteraan mustahik, salah satunya melalui penyediaan hunian yang layak. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi penerima manfaat untuk meningkatkan kualitas hidup dan membangun masa depan yang lebih baik.

 

BAZNASSurabaya mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Surabaya agar semakin banyak keluarga yang dapat merasakan manfaat program-program sosial dan kemanusiaan yang berkelanjutan.

07/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Surabaya Salurkan Alat Tulis untuk 1.500 Anak Yatim dalam Santunan GOW Kota Surabaya

BAZNAS Surabaya Salurkan Alat Tulis untuk 1.500 Anak Yatim dalam Santunan GOW Kota Surabaya

Surabaya – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Surabaya kembali menggelar kegiatan Santunan Anak Yatim dalam rangka memperingati 10 Muharram. Tahun ini, sebanyak 1.500 anak yatim dari berbagai latar belakang agama di Kota Surabaya menjadi penerima manfaat dalam kegiatan tersebut. Kegiatan bertempat di Gedung Convention Hall, Jl. Arief Rahman Hakim, Kota Surabaya pada tanggal 26/06/2026

Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, BAZNAS Kota Surabaya turut berkontribusi dengan memberikan bantuan Alat Tulis Sekolah (ATS) kepada para penerima manfaat, meliputi buku, bolpen, pensil, dan perlengkapan sekolah lainnya. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan belajar anak-anak yatim dan mendorong semangat mereka dalam menuntut ilmu.

Kegiatan Santunan Anak Yatim ini terlaksana berkat kolaborasi yang solid antara GOW Kota Surabaya bersama sejumlah mitra, di antaranya PT. YKP, PDAM Surya Sembada, Bank Jatim, Siantar Top Peduli, dan Bank Surabaya. Sinergi lintas sektor ini mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung kesejahteraan anak-anak yatim di Kota Pahlawan.

Ketua TP PKK sekaligus Ketua GOW Kota Surabaya, Ibu Rini Indriyani, menegaskan bahwa kegiatan ini dilandasi oleh nilai kemanusiaan yang inklusif.

"Kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian sosial adalah nilai kemanusiaan yang dapat menyatukan siapa saja. Karena itu, santunan ini diberikan kepada anak-anak dari seluruh agama, bukan hanya umat Islam," tegasnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh Wali Kota Surabaya, Dr. Eri Cahyadi, S.T., M.T., yang menyambut positif konsistensi GOW dalam menyelenggarakan kegiatan ini setiap tahun.

"Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada GOW beserta seluruh pengurus yang selama ini konsisten menyelenggarakan santunan anak yatim setiap 10 Muharram. Tahun ini merupakan pelaksanaan yang keempat dan jumlah penerima manfaat terus bertambah setiap tahunnya," kata Wali Kota Eri.

Dengan terus meningkatnya jumlah penerima manfaat dari tahun ke tahun, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial di Kota Surabaya terus tumbuh dan mengakar kuat di tengah masyarakat.

26/06/2026 | Kontributor: Humas Baznas Kota Surabaya
BAZNAS Surabaya Terima Penghargaan dari GOW Kota Surabaya atas Dukungan Program Sosial

Surabaya, 26 Juni 2026 – BAZNAS Kota Surabaya menerima penghargaan dari Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Surabaya sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kontribusi dalam berbagai kegiatan sosial, khususnya pada pelaksanaan Santunan Anak Yatim yang digelar di Gedung Convention Hall Surabaya, Jumat (26/6).

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian acara yang dihadiri oleh Wali Kota Surabaya, Dr. Eri Cahyadi, S.T., M.T., Ketua GOW Kota Surabaya Ny. Rini Indriyani, S.Farm., Apt., jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Surabaya, serta tamu undangan dari berbagai instansi dan organisasi.

Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas komitmen BAZNAS Kota Surabaya dalam mendukung program-program kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah, transparan, serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

BAZNAS Kota Surabaya menyampaikan apresiasi kepada GOW Kota Surabaya atas penghargaan yang diberikan. Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menghadirkan program-program sosial yang berdampak nyata bagi masyarakat Kota Surabaya.

Ke depan, BAZNAS Kota Surabaya berkomitmen untuk terus memperluas sinergi dengan berbagai pihak dalam menghadirkan layanan dan program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh mereka yang membutuhkan.

26/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Surabaya

Berita Terbaru

BAZNAS Surabaya Lakukan Survei Bedah Rumah di Tenggilis dan Rungkut, Perkuat Program Hunian Layak
BAZNAS Surabaya Lakukan Survei Bedah Rumah di Tenggilis dan Rungkut, Perkuat Program Hunian Layak
Surabaya, 23 April 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya melaksanakan kegiatan survei program bedah rumah di tiga lokasi berbeda, yakni dua titik di Kecamatan Tenggilis Mejoyo dan satu titik di Kecamatan Rungkut, pada Kamis (23/4). Kegiatan survei ini merupakan bagian dari tahapan verifikasi lapangan untuk memastikan calon penerima manfaat program bedah rumah benar-benar memenuhi kriteria sebagai mustahik yang membutuhkan bantuan perbaikan hunian. Tim BAZNAS Surabaya turun langsung ke lokasi untuk melakukan penilaian terhadap kondisi rumah warga, meliputi aspek kelayakan bangunan, sanitasi, keamanan, serta kondisi sosial ekonomi penghuni. Hasil survei ini nantinya akan menjadi dasar dalam penetapan penerima bantuan program bedah rumah. Program bedah rumah yang digagas BAZNAS Surabaya bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dhuafa dengan menyediakan hunian yang layak, sehat, dan aman. Selain itu, program ini juga menjadi bentuk nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dalam sektor kemanusiaan dan kesejahteraan sosial. Perwakilan tim survei BAZNAS Surabaya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar pendataan, tetapi juga bentuk kepedulian langsung terhadap kondisi masyarakat di lapangan. Dengan adanya kegiatan survei ini, BAZNAS Surabaya terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program-program pemberdayaan yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam menciptakan lingkungan hunian yang lebih layak dan manusiawi di Kota Surabaya. Program bedah rumah ini diharapkan menjadi salah satu solusi dalam mengurangi jumlah rumah tidak layak huni serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu di wilayah Tenggilis dan Rungkut.
BERITA23/04/2026 | Humas Baznas Surabaya
BAZNAS Surabaya dan DP3APPKB Dorong Pemberdayaan Perempuan di Hari Kartini
BAZNAS Surabaya dan DP3APPKB Dorong Pemberdayaan Perempuan di Hari Kartini
Surabaya, 21 April 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya bersama DP3APPKB menggelar program pemberdayaan perempuan di bidang sosial dan ekonomi. Kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat Kartini melalui aksi langsung yang menyasar kelompok perempuan rentan. Melalui program tersebut, BAZNAS Surabaya menyalurkan bantuan sembako kepada perempuan disabilitas, ibu-ibu pengemudi ojek online (ojol), serta para penyintas kekerasan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus memberikan dukungan moral bagi para penerima manfaat. Pihak penyelenggara menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini harus diisi dengan langkah konkret yang berdampak luas. Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendorong kemandirian dan ketahanan ekonomi perempuan di Kota Surabaya. Dengan semangat Kartini masa kini, program ini diharapkan mampu memperkuat peran perempuan dalam kehidupan sosial dan ekonomi, serta menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan berkeadilan di Surabaya.
BERITA21/04/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Surabaya Perkuat Profesionalisme Amil Lewat Pelatihan Coretax
BAZNAS Surabaya Perkuat Profesionalisme Amil Lewat Pelatihan Coretax
Surabaya, 13 April 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya terus memperkuat kualitas tata kelola lembaga melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan pelatihan Coretax yang diikuti oleh pimpinan, amil pelaksana, serta staf BAZNAS Kota Surabaya. Pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung kesiapan amil menghadapi sistem pelaporan perpajakan berbasis digital yang terus berkembang. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memastikan pengelolaan administrasi perpajakan berjalan secara tertib, transparan, dan sesuai regulasi. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, S.T., M.M., menekankan pentingnya pemahaman terhadap sistem Coretax sebagai bagian dari transformasi digital di bidang perpajakan. “Saya rasa sangat penting bagi kita semua untuk mempelajari Coretax ini. Dengan hadirnya aplikasi terbaru, tentu telah melalui berbagai uji coba dan evaluasi, sehingga diharapkan mampu memberikan kemudahan serta sistem yang lebih terintegrasi dalam pelaporan perpajakan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kesiapan sumber daya manusia dalam mengadopsi teknologi menjadi faktor kunci dalam menjaga kualitas tata kelola lembaga yang profesional dan akuntabel. Pelatihan ini diisi oleh seorang ahli pajak, Maharani, S.E., S.H., M.Ak., CTL., yang memberikan pemaparan komprehensif terkait implementasi sistem Coretax, mulai dari pengenalan fitur, mekanisme pelaporan, hingga praktik langsung penggunaan aplikasi. Peserta juga diberikan ruang diskusi interaktif guna memperdalam pemahaman serta mengatasi kendala teknis yang mungkin dihadapi. Kehadiran pimpinan, amil pelaksana, dan staf dalam pelatihan ini menunjukkan keseriusan BAZNAS Kota Surabaya dalam membangun sinergi internal serta meningkatkan kapasitas kelembagaan secara menyeluruh. Melalui pelatihan Coretax ini, BAZNAS Kota Surabaya berharap dapat meningkatkan kualitas pelaporan perpajakan yang lebih akurat dan transparan, sekaligus memperkuat tata kelola lembaga yang modern, profesional, dan terpercaya.
BERITA13/04/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Farid Setyawan Kembali Peluk Islam di Masjid Rahmat Kembang Kuning
Farid Setyawan Kembali Peluk Islam di Masjid Rahmat Kembang Kuning
BAZNAS Kota Surabaya melalui program Unit Muallaf Center kembali mendampingi proses ikrar mualaf di Kota Surabaya. Kali ini, Farid Setyawan resmi kembali memeluk agama Islam pada 12 April 2026 di Masjid Rahmat Kembang Kuning. Prosesi ikrar syahadat berlangsung dengan khidmat dan penuh haru, disaksikan oleh pendamping rohani serta jamaah yang hadir. Momentum tersebut menjadi perjalanan spiritual penting bagi Farid yang akhirnya mantap kembali kepada keyakinan Islam setelah melewati berbagai dinamika kehidupan. Dalam keterangannya, Farid mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya lahir dan dibesarkan dalam keluarga muslim. Namun, pada masa lalu ia sempat berpindah agama menjadi Katolik karena mengikuti keyakinan istrinya saat menikah. Seiring perjalanan waktu, Farid mulai menyadari adanya kegelisahan batin atas keputusan tersebut. Setelah berpisah dengan istrinya, ia mengaku mendapatkan hidayah dan kemantapan hati untuk kembali memeluk agama Islam. “Saya sejak kecil lahir dari keluarga muslim. Dulu sempat berpindah agama karena mengikuti istri. Setelah menjalani berbagai proses kehidupan dan berpisah, Alhamdulillah Allah memberikan hidayah untuk kembali menjadi muslim,” ungkap Farid usai mengucapkan ikrar syahadat. Tidak hanya kembali memeluk Islam, Farid juga memiliki harapan besar untuk mengajak kedua putra-putrinya kembali mengenal dan memeluk agama Islam. Baginya, keputusan tersebut menjadi langkah baru untuk memperbaiki kehidupan spiritual dan membangun keluarga yang lebih dekat dengan nilai-nilai keislaman. Melalui Unit Muallaf Center, BAZNAS Kota Surabaya terus berkomitmen memberikan pendampingan kepada para mualaf dan masyarakat yang ingin kembali mendalami ajaran Islam. Pendampingan dilakukan mulai dari proses konsultasi, pembacaan syahadat, hingga pembinaan keislaman secara berkelanjutan. Masjid Rahmat Kembang Kuning sendiri dikenal sebagai salah satu masjid bersejarah di Surabaya yang aktif menjadi pusat kegiatan dakwah, pembinaan umat, serta pendampingan mualaf. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kota Surabaya dalam menghadirkan pelayanan dakwah yang humanis dan memberikan ruang pembinaan bagi masyarakat yang ingin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan penuh rasa syukur, Farid berharap dapat istiqamah menjalankan ajaran Islam serta menjadi teladan yang baik bagi kedua anaknya agar dapat tumbuh dalam nilai-nilai keislaman yang kuat dan penuh kedamaian.
BERITA12/04/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Survey Lokasi Produksi Popok dan Pembalut Pakai Ulang di Pabean Cantikan
Survey Lokasi Produksi Popok dan Pembalut Pakai Ulang di Pabean Cantikan
SURABAYA – Sebagai upaya mendukung keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi lokal, BAZNAS Kota Surabaya bersama Penggerak PKK melaksanakan survey lokasi pembuatan popok dan pembalut pakai ulang (reusable) di wilayah Kecamatan Pabean Cantikan pada Kamis, 2 April 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas daerah dan lembaga dalam menciptakan solusi sanitasi ramah lingkungan bagi masyarakat Surabaya. Kehadiran Tokoh Penting dan Delegasi Antar Daerah Acara yang berpusat di Kantor Kecamatan Kenjeran ini dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan utama, di antaranya: Drs. Ec. H. Abd. Halim AF (Wakil Ketua III BAZNAS Kota Surabaya). Rini Indriyani Eri Cahyadi, S.Farm., Apt (Ketua TP PKK Kota Surabaya). Ketua TP PKK Kabupaten Badung beserta rombongan delegasi. Inovasi Sanitasi Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Dalam tinjauan tersebut, Rini Indriyani Eri Cahyadi menekankan pentingnya beralih ke produk pakai ulang untuk mengurangi limbah rumah tangga. Menurutnya, produksi popok dan pembalut kain bukan sekadar isu lingkungan, melainkan peluang ekonomi kreatif bagi ibu-ibu di wilayah Pabean Cantikan. "Kami ingin memastikan bahwa fasilitas produksi di Pabean Cantikan memenuhi standar kualitas, sehingga produk yang dihasilkan aman bagi kesehatan sekaligus mampu meningkatkan taraf hidup kader PKK melalui kemandirian ekonomi," ujar Rini Indriyani. Dukungan BAZNAS dalam Aspek Permodalan dan Keberlanjutan Wakil Ketua III BAZNAS Kota Surabaya, Drs. Ec. H. Abd. Halim AF, menyatakan kesiapan BAZNAS untuk mendukung program ini melalui pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah yang berorientasi pada pemberdayaan produktif. "BAZNAS hadir untuk memastikan bahwa program ini memiliki keberlanjutan. Kami melihat potensi besar dalam produksi alat sanitasi pakai ulang ini sebagai bagian dari program Surabaya Hebat yang mandiri secara ekonomi," jelas Abd. Halim AF. Studi Banding PKK Kabupaten Badung Kehadiran rombongan PKK Kabupaten Badung menambah nilai strategis pada kegiatan ini. Kunjungan ini dimaksudkan sebagai bentuk pertukaran ilmu dan studi banding mengenai pengelolaan program pemberdayaan perempuan serta inovasi produk ramah lingkungan yang telah diinisiasi oleh Kota Surabaya. Kegiatan survey ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti dengan pengadaan alat produksi dan pelatihan intensif bagi warga, sehingga wilayah Pabean Cantikan dapat menjadi sentra percontohan produksi alat sanitasi ramah lingkungan di Jawa Timur.
BERITA06/04/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Surabaya Gelar Bimtek UPZ Masjid untuk Perkuat Tata Kelola Zakat
BAZNAS Surabaya Gelar Bimtek UPZ Masjid untuk Perkuat Tata Kelola Zakat
Surabaya — Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan profesionalisme pengelolaan zakat di tingkat masjid, BAZNAS Kota Surabaya menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) UPZ Masjid pada Jumat, 13 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh 65 peserta yang merupakan pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid se-Kota Surabaya. Bimbingan teknis ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kota Surabaya dalam memperkuat tata kelola zakat yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Terlebih di bulan suci Ramadan, peran UPZ masjid sangat strategis dalam menghimpun serta menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat yang berhak menerima. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, S.T., MM., menegaskan pentingnya sinergi antara BAZNAS dan UPZ masjid sebagai ujung tombak pengelolaan zakat di lingkungan masyarakat. “UPZ masjid memiliki peran yang sangat vital dalam membangun kepercayaan umat. Oleh karena itu, pengelolaan zakat harus dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan syariah serta regulasi yang berlaku. Melalui bimbingan teknis ini, kami berharap seluruh UPZ semakin solid, tertib administrasi, dan optimal dalam memberikan pelayanan kepada muzakki maupun mustahik,” ujar beliau. Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini meliputi penguatan regulasi pengelolaan zakat, mekanisme pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan, strategi optimalisasi penghimpunan zakat Ramadan, serta tata cara penyaluran zakat fitrah dan zakat maal yang tepat sasaran. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya sesi diskusi dan tanya jawab. Para pengurus UPZ memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi terkait praktik pengelolaan zakat di masjid masing-masing, termasuk tantangan teknis di lapangan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Surabaya berharap seluruh UPZ masjid dapat semakin profesional dalam menjalankan amanah umat. Standarisasi tata kelola zakat di tingkat masjid menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa dana yang dihimpun dapat tersalurkan secara tepat, efektif, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Sebagai lembaga resmi yang ditunjuk pemerintah dalam pengelolaan zakat, BAZNAS Kota Surabaya terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan, pendampingan, serta penguatan kapasitas bagi seluruh mitra UPZ. Dengan kolaborasi yang kuat, zakat diharapkan tidak hanya menjadi kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen strategis dalam mengurangi kemiskinan dan memperkuat solidaritas sosial di Kota Surabaya.
BERITA13/03/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Silaturahim dan Buka Bersama Unit Muallaf Center BAZNAS Kota Surabaya Perkuat Ukhuwah di Bulan Ramadhan
Silaturahim dan Buka Bersama Unit Muallaf Center BAZNAS Kota Surabaya Perkuat Ukhuwah di Bulan Ramadhan
Surabaya, 8 Maret 2026 – Dalam suasana penuh kehangatan di bulan suci Ramadhan, Unit Muallaf Center dari BAZNAS Kota Surabaya menggelar kegiatan Silaturahim dan Buka Puasa Bersama yang diikuti oleh para muallaf binaan. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat pembinaan spiritual bagi para muallaf di Kota Surabaya. (08/03) Acara yang berlangsung dengan penuh kekeluargaan ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, S.T., M.M., bersama Wakil Ketua III BAZNAS Kota Surabaya, Drs. Ec. H. Abd. Halim AF, M.E. Turut hadir pula para pengurus Unit Muallaf Center BAZNAS Kota Surabaya serta sekitar 50 orang muallaf yang selama ini menjadi bagian dari program pembinaan. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Surabaya H. Moch. Hamzah menyampaikan bahwa kegiatan silaturahim dan buka puasa bersama ini merupakan bentuk kepedulian serta komitmen BAZNAS dalam mendampingi para muallaf agar semakin mantap dalam menjalani kehidupan sebagai seorang muslim. “Muallaf merupakan bagian dari keluarga besar umat Islam yang perlu kita perkuat dari sisi keimanan, kebersamaan, dan kemandirian. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membangun rasa persaudaraan serta memberikan dukungan moral dan spiritual kepada para muallaf,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Surabaya Drs. Ec. H. Abd. Halim AF, M.E. menambahkan bahwa Muallaf Center memiliki peran penting dalam memberikan pembinaan berkelanjutan, baik melalui kajian keislaman, pendampingan, maupun program pemberdayaan ekonomi. “BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga memastikan para muallaf mendapatkan pembinaan yang berkelanjutan agar mereka semakin kuat dalam akidah serta mampu mandiri secara sosial dan ekonomi,” jelasnya. Kegiatan silaturahim ini diisi dengan tausiyah keislaman, sesi berbagi pengalaman para muallaf, doa bersama, pemberian paket sembako serta ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung penuh keakraban. Momen ini menjadi ruang kebersamaan yang memperkuat rasa persaudaraan di antara para peserta. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Surabaya berharap para muallaf semakin merasa diterima, diperhatikan, dan mendapatkan dukungan dalam menjalani perjalanan spiritualnya, sekaligus memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat.
BERITA08/03/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Perjalanan Hidayah Deva Dharmaputra Memeluk Islam lewat UMC BAZNAS Surabaya
Perjalanan Hidayah Deva Dharmaputra Memeluk Islam lewat UMC BAZNAS Surabaya
BAZNAS Kota Surabaya melalui program Unit Muallaf Center kembali mendampingi proses ikrar mualaf di Kota Surabaya. Kali ini, seorang pria bernama Deva Dharmaputra resmi memeluk agama Islam pada 8 Maret 2026 di Masjid Muhammad Cheng Hoo Surabaya. Prosesi ikrar syahadat berlangsung dengan khidmat dan penuh haru, disaksikan oleh para jamaah serta pendamping rohani dari Unit Muallaf Center BAZNAS Kota Surabaya. Program ini merupakan salah satu bentuk pelayanan dakwah dan pembinaan bagi masyarakat yang ingin mengenal serta memeluk agama Islam secara sadar dan sukarela. Sebelum menjadi mualaf, Deva diketahui memeluk agama Kristen. Dalam keterangannya, ia mengaku telah melalui proses pencarian spiritual yang cukup panjang hingga akhirnya mendapatkan keyakinan untuk memeluk Islam tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun. “Saya memutuskan masuk Islam dengan kesadaran sendiri tanpa ada paksaan. Sebelumnya saya merasa belum menemukan ketenangan hati dalam keyakinan sebelumnya. Alhamdulillah, setelah mengenal Islam saya merasakan ketenangan dan kemantapan dalam hati,” ujar Deva usai melaksanakan ikrar syahadat. Melalui Unit Muallaf Center, BAZNAS Kota Surabaya terus berkomitmen memberikan pendampingan kepada para mualaf, mulai dari proses konsultasi, pembacaan syahadat, hingga pembinaan keislaman pasca ikrar. Program ini menjadi bagian dari upaya dakwah sosial untuk membantu para mualaf agar lebih mudah beradaptasi dan memahami ajaran Islam secara bertahap. Masjid Muhammad Cheng Hoo Surabaya sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu pusat kegiatan dakwah dan pembinaan mualaf di Kota Surabaya. Dengan suasana yang nyaman dan terbuka, masjid tersebut sering menjadi lokasi pelaksanaan ikrar syahadat bagi masyarakat dari berbagai latar belakang. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata kepedulian BAZNAS Kota Surabaya dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang humanis dan inklusif bagi masyarakat. Tidak hanya membantu proses administrasi dan pembinaan, Unit Muallaf Center juga memberikan dukungan moral agar para mualaf dapat menjalani kehidupan barunya sebagai muslim dengan penuh keyakinan dan ketenangan. Dengan penuh rasa syukur, Deva Dharmaputra berharap dapat terus memperdalam ilmu agama Islam dan istiqamah menjalankan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Unit Muallaf Center BAZNAS Kota Surabaya yang telah mendampingi proses hijrahnya hingga berjalan dengan lancar dan penuh kekeluargaan.
BERITA08/03/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Surabaya dan Kejari Tanjung Perak Teken MoU Penguatan Pengelolaan ZIS
BAZNAS Surabaya dan Kejari Tanjung Perak Teken MoU Penguatan Pengelolaan ZIS
Surabaya, 5 Maret 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai langkah strategis dalam memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Kegiatan tersebut digelar di Hotel Khas Ampel Surabaya, Rabu (5/3). Penandatanganan MoU ini dihadiri oleh seluruh pimpinan, pelaksana, dan staf BAZNAS Kota Surabaya serta jajaran pimpinan dan pegawai Kejari Tanjung Perak Surabaya. Turut hadir pula perwakilan Bapemkesra Kota Surabaya, Ibu Evi, serta para penerima manfaat bantuan sosial. Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, S.T., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen dalam memastikan pengelolaan zakat berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan syariah serta regulasi negara. “Dengan adanya MoU ini merupakan langkah komitmen kami dalam pengelolaan ZIS dengan prinsip 3 Aman, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI,” ujarnya. Ia juga menjelaskan bahwa selama periode kepemimpinan saat ini, BAZNAS Kota Surabaya terus melakukan berbagai percepatan dalam penguatan kelembagaan. “Dalam perjalanan periode pertama ini kami banyak melakukan percepatan, baik dari sistem penguatan kelembagaan maupun peningkatan kompetensi pimpinan dan amil pelaksana yang telah tersertifikasi,” tambahnya. Melalui kerja sama ini diharapkan sinergi antara BAZNAS Kota Surabaya dan Kejari Tanjung Perak dapat semakin memperkuat tata kelola zakat yang akuntabel serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
BERITA05/03/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Kejari Tanjung Perak Nyatakan Komitmen Berzakat Melalui BAZNAS Surabaya
Kejari Tanjung Perak Nyatakan Komitmen Berzakat Melalui BAZNAS Surabaya
Surabaya, 5 Maret 2026 – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya menyatakan komitmennya untuk menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan penandatanganan nota kesepahaman antara kedua lembaga yang digelar di Hotel Khas Ampel Surabaya. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan dan staf Kejari Tanjung Perak Surabaya serta pimpinan, pelaksana, dan staf BAZNAS Kota Surabaya. Turut hadir pula perwakilan Bapemkesra Kota Surabaya dan masyarakat penerima manfaat program sosial. Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya, Darwis Burhansyah, S.H., M.H., dalam sambutannya mengajak seluruh jajaran pegawai untuk menyalurkan zakat melalui BAZNAS Kota Surabaya sebagai lembaga resmi pengelola zakat. “Saya sampaikan kepada seluruh staf, jika ingin masuk surga maka kita harus merapat kepada BAZNAS Kota Surabaya,” ujarnya. Menurutnya, BAZNAS merupakan lembaga yang memiliki kredibilitas serta sistem pengelolaan zakat yang terpercaya dan profesional. Oleh karena itu, pihaknya mendorong seluruh pegawai di lingkungan Kejari Tanjung Perak untuk turut berpartisipasi dalam gerakan zakat melalui BAZNAS. Dengan adanya komitmen ini, diharapkan potensi zakat dari kalangan aparatur negara dapat semakin optimal dalam membantu masyarakat yang membutuhkan serta mendukung program pemberdayaan ekonomi umat di Kota Surabaya.
BERITA05/03/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Jaga Kepercayaan Publik, BAZNAS RI Perkuat Sistem Pengawasan Berlapis yang Transparan dan Akuntabel
Jaga Kepercayaan Publik, BAZNAS RI Perkuat Sistem Pengawasan Berlapis yang Transparan dan Akuntabel
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat tata kelola kelembagaan melalui penerapan sistem pengawasan berlapis yang transparan dan akuntabel. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menjaga amanah umat serta memastikan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) berjalan sesuai koridor syariat dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad, menegaskan bahwa transparansi menjadi fondasi utama dalam menjalankan mandat pengelolaan dana umat. Menurutnya, seluruh operasional BAZNAS berada dalam sistem pengawasan yang ketat dan terstruktur. “BAZNAS dalam menjalankan tugasnya berada dalam sistem pengawasan berlapis sesuai Undang-Undang, termasuk pengawasan syariah, audit internal, audit eksternal, serta pengawasan oleh otoritas terkait,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (26/2/2026). Ia juga mengapresiasi pernyataan Menteri Agama RI terkait penguatan fungsi pengawasan BAZNAS. Hal tersebut dinilai sejalan dengan aspirasi BAZNAS di tingkat pusat maupun daerah, sekaligus sesuai dengan amanat konstitusi. Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat Pasal 34 Ayat 1, Menteri Agama memiliki kewenangan melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ). Menurut Kiai Noor, regulasi tersebut menjadi landasan kuat dalam memastikan tata kelola zakat yang profesional dan terpercaya. Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa penguatan pengawasan dapat diwujudkan melalui pembentukan Dewan Pengawas di lingkungan BAZNAS, sebagaimana yang telah diterapkan pada LAZ. Saat ini, BAZNAS telah berada di bawah pengawasan DPR, Inspektorat Jenderal Kementerian Agama, Kantor Akuntan Publik (KAP), serta sistem pengawasan internal. “Dengan adanya masukan dari Pak Menag, ke depan BAZNAS akan semakin kuat dalam melaksanakan prinsip 3 Aman, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI,” tegasnya. Kiai Noor menambahkan, seiring dengan meningkatnya penghimpunan dan penyaluran dana ZIS secara nasional, penguatan struktur pengawasan menjadi kebutuhan strategis. Pembentukan Dewan Pengawas dinilai akan semakin memperkokoh kredibilitas lembaga dalam menjaga integritas pengelolaan dana zakat. BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas demi menjaga kepercayaan publik. Dengan tata kelola yang profesional dan sistem pengawasan yang komprehensif, BAZNAS optimistis dapat menghadirkan kemaslahatan yang lebih luas bagi masyarakat dan berkontribusi nyata dalam penguatan kesejahteraan bangsa.
BERITA27/02/2026 | Humas Baznas Surabaya
BAZNAS RI Salurkan Paket Ramadhan Bahagia untuk Santri Rumah Tahfiz Apung Kamal Muara
BAZNAS RI Salurkan Paket Ramadhan Bahagia untuk Santri Rumah Tahfiz Apung Kamal Muara
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan umat melalui penyaluran Paket Ramadan Bahagia (PRB) kepada para santri Rumah Tahfiz Apung (RTA) Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara. Bantuan kemanusiaan tersebut disalurkan pada Selasa (24/02/2026) sebagai bagian dari program Ramadan 2026 BAZNAS RI yang menyasar keluarga prasejahtera dan pejuang pendidikan Al-Qur’an di berbagai daerah. Program Paket Ramadan Bahagia merupakan agenda tahunan BAZNAS RI berupa distribusi paket kebutuhan pokok bagi mustahik di seluruh Indonesia. Melalui program ini, BAZNAS memastikan zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat dapat memberikan manfaat langsung, khususnya menjelang dan selama bulan suci Ramadan. Dalam kegiatan tersebut, Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si., menyampaikan apresiasi dan rasa kagumnya terhadap semangat para santri dan pengelola Rumah Tahfiz Apung. Ia menilai, keberadaan RTA di kawasan pesisir dengan segala keterbatasannya merupakan simbol keteguhan dalam memperjuangkan pendidikan Al-Qur’an. Menurut Imdadun, semangat pantang menyerah para santri menjadi inspirasi tersendiri. Ia menyebut Rumah Tahfiz Apung sebagai tempat yang luar biasa karena memiliki ghirah tinggi dalam meninggikan kalimat Allah melalui pembelajaran dan hafalan Al-Qur’an. Ia menegaskan, kehadiran BAZNAS RI di lokasi tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk tanggung jawab moral untuk mendukung lembaga pendidikan berbasis masyarakat yang memiliki semangat perjuangan kuat. BAZNAS, lanjutnya, tidak boleh absen dalam mendukung upaya mencetak generasi Qurani, terlebih di wilayah yang secara geografis memiliki tantangan tersendiri seperti kawasan pesisir. Selain menyerahkan bantuan Paket Ramadan Bahagia, Imdadun juga memberikan motivasi kepada para santri agar terus menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh. Ia berpesan bahwa keberhasilan dapat diraih melalui perpaduan antara ilmu pengetahuan dan semangat yang kuat. Para santri didorong untuk tidak hanya mendalami ilmu agama, tetapi juga ilmu umum dan teknologi sebagai bekal masa depan. Sementara itu, pengajar Rumah Tahfiz Apung, Ustaz Sulaiman, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian BAZNAS RI. Ia menjelaskan, saat ini terdapat sekitar 65 santri yang belajar dan menghafal Al-Qur’an di RTA Kamal Muara. Bantuan Paket Ramadan Bahagia dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan pangan para santri dan tenaga pengajar menjelang Ramadan. Menurutnya, dukungan dari BAZNAS RI memberikan dampak besar, tidak hanya secara material tetapi juga secara moral. Kehadiran lembaga zakat nasional di tengah komunitas pesisir menjadi bukti nyata bahwa perhatian terhadap pendidikan Al-Qur’an menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk wilayah yang sulit dijangkau. Penyaluran bantuan Ramadan untuk santri Rumah Tahfiz Apung ini sekaligus memperkuat sinergi antara BAZNAS RI dan lembaga pendidikan keagamaan berbasis masyarakat. Program ini mencerminkan optimalisasi pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan tepat sasaran. Melalui Paket Ramadan Bahagia 2026, BAZNAS RI berharap para santri dan pengajar dapat menjalani bulan suci dengan lebih tenang dan penuh kebahagiaan. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat serta mendukung lahirnya generasi Qurani yang tangguh, berilmu, dan berakhlak mulia.
BERITA25/02/2026 | Humas Baznas Surabaya
BAZNAS RI dan Dubes Palestina Bahas Peta Jalan Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza
BAZNAS RI dan Dubes Palestina Bahas Peta Jalan Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E. Abdalfatah A.K. Alsattari, membahas peta jalan penyaluran bantuan kemanusiaan untuk Gaza dalam audiensi yang digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (23/2/2026). Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi dan memastikan bantuan kemanusiaan Palestina tersalurkan secara efektif, berkelanjutan, dan tepat sasaran. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., menegaskan bahwa kolaborasi dengan Kedutaan Besar Palestina merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Indonesia dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina. Menurutnya, penyusunan peta jalan bantuan kemanusiaan untuk Gaza penting guna menjawab berbagai tantangan distribusi di lapangan, termasuk hambatan logistik dan situasi blokade. Audiensi tersebut menyoroti kondisi krisis kemanusiaan di Gaza yang kian memprihatinkan. Selain membahas pemenuhan kebutuhan mendesak seperti logistik pangan dan bantuan darurat, pertemuan juga merumuskan penguatan kerja sama di sektor pendidikan, termasuk penyediaan dan perluasan akses beasiswa bagi pelajar Palestina. Kiai Noor menegaskan bahwa dukungan bangsa Indonesia terhadap Palestina bukanlah respons sesaat, melainkan amanah kemanusiaan yang bersifat permanen. Ia memastikan BAZNAS RI akan terus menjaga keberlanjutan bantuan melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat Indonesia. “Komitmen kami untuk membantu Palestina tidak akan pernah surut dan terus kami upayakan berlangsung hingga saat ini tanpa henti. Setiap paket bantuan yang sampai ke tangan mereka kami distribusikan dengan penuh ketulusan,” ujarnya. Ia juga mengungkapkan bahwa distribusi bantuan kerap menghadapi tantangan teknis di lapangan. Oleh karena itu, koordinasi erat dengan otoritas terkait, termasuk Kedutaan Besar Palestina, menjadi kunci untuk menghadirkan mekanisme penyaluran yang lebih lancar dan terintegrasi. Penguatan akses pendidikan melalui program beasiswa juga menjadi perhatian, mengingat banyak pelajar Palestina menghadapi kendala administratif dan pembiayaan. Sementara itu, Duta Besar Palestina, H.E. Abdalfatah A.K. Alsattari, memaparkan kondisi terkini di Gaza yang ia sebut sangat memprihatinkan. Ia menggambarkan tingkat kerusakan infrastruktur dan dampak kemanusiaan yang luas, termasuk tingginya jumlah korban luka dan kehilangan tempat tinggal. Menurutnya, sebagian besar rumah penduduk mengalami kerusakan berat, sehingga banyak keluarga kehilangan tempat tinggal dan akses terhadap fasilitas dasar. Ia juga menyampaikan apresiasi atas solidaritas masyarakat Indonesia yang terus menunjukkan keberpihakan terhadap Palestina. Abdalfatah mengaku terharu atas empati masyarakat Indonesia. Ia menceritakan pengalaman pribadinya saat pertama kali tiba di Indonesia, ketika sejumlah warga menunjukkan simpati mendalam setelah mengetahui dirinya berasal dari Gaza. Hal tersebut, menurutnya, menjadi bukti kuat hubungan emosional antara rakyat Indonesia dan Palestina. Pertemuan strategis ini turut dihadiri jajaran pimpinan BAZNAS RI, antara lain Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mokhamad Mahdum, Ph.D., Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj. Saidah Sakwan, M.A., Pimpinan Bidang SDM, Keuangan, dan Umum Kol. Caj. (Purn) KH. Nur Chamdani, Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat, Lc., M.A., CFRM., Pimpinan Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. H. Zainulbahar Noor, S.E., M.Ec., Sekretaris Utama Dr. KH. Subhan Cholid, Lc., M.A., Deputi I Bidang Pengumpulan H. M. Arifin Purwakananta, S.IKom., M.I.Kom., CWC., CFRM., serta Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. KH. M. Imdadun Rahmat, M.Si. Melalui pertemuan ini, BAZNAS RI dan Kedutaan Besar Palestina menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat peta jalan bantuan kemanusiaan untuk Gaza. Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan dampak nyata bagi rakyat Palestina sekaligus mempertegas peran Indonesia dalam mendorong solidaritas kemanusiaan global.
BERITA24/02/2026 | Humas Baznas Surabaya
Pembekalan Relawan Fundraising 2026, BAZNAS Surabaya Perkuat Sinergi Pengelolaan ZIS
Pembekalan Relawan Fundraising 2026, BAZNAS Surabaya Perkuat Sinergi Pengelolaan ZIS
Surabaya (16/02/26) – BAZNAS Kota Surabaya menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Relawan Fundraising 2026 sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kota Surabaya. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pimpinan, pelaksana, dan staf BAZNAS Kota Surabaya, serta 50 relawan fundraising yang telah lolos seleksi tahap II. Pembekalan ini menjadi tahap awal dalam memperkuat komitmen, kapasitas, dan sinergi antara lembaga dan relawan guna mengoptimalkan peran fundraising ZIS secara profesional, amanah, dan berkelanjutan. Para relawan memperoleh pembekalan langsung dari ahli fundraising, mencakup strategi penghimpunan dana, etika pelayanan kepada muzakki, serta penguatan nilai-nilai kelembagaan BAZNAS. Ketua H. Moch. Hamzah, S.T., MM. menegaskan bahwa relawan fundraising memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan pengelolaan zakat di daerah. “Relawan fundraising adalah mitra penting BAZNAS dalam membangun kesadaran dan kepercayaan masyarakat untuk berzakat. Melalui pembekalan ini, kami berharap para relawan memiliki pemahaman yang utuh, integritas yang kuat, serta semangat pelayanan, sehingga mampu menjalankan amanah secara profesional dan bertanggung jawab,” ujar H. Moch. Hamzah. Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa penguatan kapasitas relawan menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kota Surabaya dalam mewujudkan pengelolaan ZIS yang transparan, akuntabel, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Melalui kegiatan Pembekalan Relawan Fundraising 2026 ini, BAZNAS Kota Surabaya berharap para relawan dapat menjadi garda terdepan dalam memperluas jangkauan penghimpunan ZIS serta mendukung optimalisasi program-program pendayagunaan zakat di Kota Surabaya. Semoga ikhtiar ini menjadi wasilah kebaikan yang berkelanjutan, menghadirkan manfaat yang luas bagi umat, serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat Surabaya.
BERITA16/02/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Uji Kompetensi SKK Tukang Jenjang 1 BAZNAS Kota Surabaya Tingkatkan Profesionalisme Tenaga Konstruksi
Uji Kompetensi SKK Tukang Jenjang 1 BAZNAS Kota Surabaya Tingkatkan Profesionalisme Tenaga Konstruksi
Surabaya, 12/02/2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya bersama Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya menyelenggarakan kegiatan Uji Kompetensi SKK Tukang Jenjang 1 sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor konstruksi. Program sertifikasi kompetensi ini diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang pekerja konstruksi di Kota Surabaya. Kegiatan ini dibawakan oleh Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, ST, MM. , serta Edy Firmansyah selaku perwakilan Disperinaker Kota Surabaya. Dalam berbagai hal, Ketua BAZNAS Kota Surabaya menegaskan bahwa peningkatan kompetensi tenaga kerja menjadi kunci penting dalam menghadapi persaingan di dunia industri konstruksi yang semakin berkembang. Menurutnya, melalui uji kompetensi ini para peserta tidak hanya memperoleh pengakuan keterampilan secara formal, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan daya saing di pasar kerja. Program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Surabaya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui peningkatan keterampilan kerja yang terukur dan berstandar nasional. Sementara itu, Edy Firmansyah menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi antara BAZNAS Kota Surabaya dan Disperinaker dalam menghadirkan program peningkatan kapasitas tenaga kerja. Ia menilai kegiatan sertifikasi kompetensi seperti ini sangat penting untuk menciptakan tenaga kerja konstruksi yang profesional, kompeten, dan siap bersaing. Setelah rangkaian seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan materi dan praktik langsung yang didampingi oleh tim asesor ahli dari Dymo Group. Para asesor memberikan arahan teknis sekaligus melakukan penilaian kompetensi peserta secara menyeluruh sesuai standar yang berlaku. Dalam sesi praktik, seluruh peserta mengikuti uji keterampilan teknis yang dirancang untuk mengukur kemampuan kerja di bidang konstruksi. Proses penilaian dilakukan secara objektif dan profesional untuk memastikan setiap peserta memenuhi kriteria kompetensi yang telah ditetapkan. Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelaksanaan kegiatan. Selain mendapatkan pengalaman praktik langsung, mereka juga memperoleh wawasan tambahan terkait standar keselamatan kerja dan teknik konstruksi yang efektif. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pekerjaan sekaligus keselamatan di lapangan. Melalui pelaksanaan Uji Kompetensi SKK Tukang Jenjang 1 ini, BAZNAS Kota Surabaya berharap dapat mencetak tenaga kerja konstruksi yang memiliki sertifikasi resmi dan kompetensi terstandar. Program ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di sektor ketenagakerjaan. Ke depan, BAZNAS Kota Surabaya berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program pelatihan dan sertifikasi yang relevan dengan kebutuhan industri. Dengan adanya peningkatan kompetensi tenaga kerja, diharapkan masyarakat memiliki peluang yang lebih luas untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi.
BERITA12/02/2026 | Humas BAZNAS Surabaya
Jelang Ramadan 2026, BAZNAS RI Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi Pengemudi Ojek di 15 Titik Jabodetabek
Jelang Ramadan 2026, BAZNAS RI Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi Pengemudi Ojek di 15 Titik Jabodetabek
Menjelang Ramadan 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi pengemudi ojek melalui program Shelter Ojek Sehat (SOS). Program yang dijalankan oleh Rumah Sehat BAZNAS (RSB) ini menyasar pengemudi ojek online dan pangkalan di 15 titik wilayah Jabodetabek sebagai upaya meningkatkan akses kesehatan bagi pekerja sektor informal. Program layanan kesehatan gratis BAZNAS ini menjadi bagian dari komitmen menghadirkan manfaat zakat yang langsung dirasakan masyarakat. Melalui Shelter Ojek Sehat, para pengemudi mendapatkan pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, kolesterol, asam urat, konsultasi medis, hingga pemberian obat dan vitamin secara cuma-cuma. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menyampaikan program ini merupakan ikhtiar menyambut Ramadan dengan menghadirkan layanan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, kondisi kesehatan yang baik sangat penting agar para pengemudi dapat menjalankan ibadah puasa sekaligus tetap produktif bekerja. Ia menegaskan, kesehatan merupakan fondasi utama produktivitas, khususnya bagi pekerja informal yang bergantung pada aktivitas harian di jalan. Program Shelter Ojek Sehat juga menjadi wujud pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh penerima. Direktur Pendistribusian BAZNAS RI, Ahmad Fikri, menjelaskan program ini berlangsung selama sepekan, mulai 11 hingga 18 Februari 2026, dengan target menjangkau sekitar 2.000 penerima manfaat. Kegiatan perdana digelar di Stasiun Depok Baru, Jawa Barat, sebagai salah satu titik strategis berkumpulnya pengemudi ojek. Menurut Fikri, momentum pra-Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat kondisi kesehatan para driver. Dengan tubuh yang sehat, para pengemudi diharapkan tetap semangat mencari nafkah dan dapat menjalankan ibadah puasa dengan optimal. Wakil Ketua BAZNAS Kota Depok, Agus Dwi Cahyono, menilai program ini sebagai bentuk kolaborasi strategis antara BAZNAS RI dan BAZNAS daerah dalam memperluas manfaat zakat. Ia menyebutkan, menjelang Ramadan kebutuhan rumah tangga cenderung meningkat sehingga para pengemudi perlu kondisi fisik yang prima. Menurutnya, layanan kesehatan yang hadir langsung di lokasi aktivitas pengemudi sangat membantu karena mudah diakses tanpa mengganggu jam kerja. Hal ini memperlihatkan pendekatan pelayanan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat pekerja. Apresiasi juga datang dari Kepala Dinas Sosial Kota Depok, Utang Wardaya, yang menilai program ini sebagai bentuk kepedulian sosial dan kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Sinergi lintas lembaga dinilai penting untuk memperkuat solidaritas sosial menjelang Ramadan. Manfaat program Shelter Ojek Sehat dirasakan langsung oleh para pengemudi. Salah satu penerima manfaat, Muhammad Kotip (58), mengaku terbantu karena dapat memeriksa kesehatan tanpa harus pergi ke fasilitas kesehatan formal. Ia merasa lebih siap menyambut Ramadan setelah mendapatkan pemeriksaan dan obat gratis. Hal serupa disampaikan Tri Juliana (29), pengemudi ojek online yang menilai layanan ini sangat bermanfaat, terutama untuk deteksi kesehatan menjelang puasa. Ia berharap program kesehatan gratis dari BAZNAS dapat dilakukan secara rutin agar para pengemudi tetap sehat dan produktif. Melalui program Shelter Ojek Sehat, BAZNAS RI menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat prasejahtera. Inisiatif ini diharapkan memperkuat peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan sosial sekaligus membantu para pengemudi ojek menyambut Ramadan dengan kondisi tubuh yang sehat dan siap beribadah.
BERITA12/02/2026 | Humas Baznas Surabaya
Kolaborasi BAZNAS RI dan DKM Burj Al-Bakrie Luncurkan Program Sedekah Barang untuk Permudah Masyarakat Bersedekah
Kolaborasi BAZNAS RI dan DKM Burj Al-Bakrie Luncurkan Program Sedekah Barang untuk Permudah Masyarakat Bersedekah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkolaborasi dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Burj Al-Bakrie meluncurkan Program Sedekah Barang guna mempermudah masyarakat dalam bersedekah secara praktis dan bermanfaat. Program ini diresmikan di Masjid Burj Al-Bakrie, Jakarta, pada Selasa (10/2/2026), melalui penyediaan fasilitas drop box sedekah barang di sejumlah titik strategis kawasan perkantoran Bakrie Group. Peluncuran program sedekah barang BAZNAS ini menjadi inovasi sosial yang bertujuan mendorong budaya berbagi di lingkungan perkotaan. Fasilitas drop box tersedia di tiga lokasi, yakni Masjid Al-Bakrie Taman Rasuna di kawasan Rasuna Epicentrum, Masjid Wisma Bakrie di Gedung Wisma Bakrie Jalan H.R. Rasuna Said, serta Masjid Burj Al-Bakrie di Bakrie Tower. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan memudahkan jemaah dan pekerja kantor untuk menyalurkan barang layak pakai yang masih memiliki nilai ekonomi. Deputi BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si., menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara BAZNAS RI dan DKM Masjid Burj Al-Bakrie. Menurutnya, program sedekah barang merupakan langkah inovatif untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern yang menginginkan cara bersedekah yang sederhana namun berdampak luas. Ia menjelaskan, sedekah tidak selalu harus berbentuk uang tunai. Barang-barang yang masih bernilai ekonomis dapat disalurkan untuk membantu sesama sekaligus mengurangi pemborosan. Melalui program ini, jemaah diajak membangun gaya hidup berbagi, di mana setiap kunjungan ke masjid dapat disertai dengan membawa barang untuk disedekahkan. Imdadun berharap kolaborasi antara BAZNAS RI, Bakrie Group, Masjid Burj Al-Bakrie, dan Bakrie Amanah dapat terus berkembang dalam berbagai program sosial lainnya. Sinergi ini dinilai penting untuk memperluas jangkauan manfaat dan memperkuat peran masjid sebagai pusat kegiatan sosial kemasyarakatan. Sementara itu, Kepala Divisi Penguatan Pengumpulan LAZ Nasional BAZNAS RI, H. Abdul Kahfi, menegaskan bahwa seluruh barang yang terkumpul melalui drop box akan dikelola secara amanah dan profesional. Barang-barang sedekah tersebut akan dikonversi menjadi nilai rupiah untuk mendukung berbagai program BAZNAS, termasuk pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan mustahik di seluruh Indonesia. Menurut Kahfi, masjid memiliki peran strategis bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat solusi sosial. Dengan adanya drop box sedekah barang di lingkungan masjid, diharapkan semangat berbagi dapat menjadi bagian dari keseharian jemaah dan memperkuat solidaritas sosial. Ketua DKM Masjid Burj Al-Bakrie, H. Zulfikar Irsyad, turut menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut. Ia mengungkapkan bahwa respons jemaah terhadap program sedekah barang cukup positif. Tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan adanya kebutuhan akan fasilitas bersedekah yang mudah diakses. Ia menegaskan, pengelolaan sedekah barang sepenuhnya dipercayakan kepada BAZNAS RI karena memiliki jaringan luas dan data penerima manfaat yang terverifikasi. Kepercayaan ini diharapkan memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui program sedekah barang ini, kolaborasi BAZNAS RI dan DKM Burj Al-Bakrie diharapkan mampu memperkuat budaya filantropi di tengah masyarakat perkotaan. Inisiatif tersebut menjadi langkah konkret dalam menghadirkan kemudahan bersedekah sekaligus memperluas manfaat sosial bagi umat dan masyarakat luas.
BERITA11/02/2026 | Humas Baznas Surabaya
FKB Cilegon Salurkan Infak Kemanusiaan Palestina Rp100 Juta melalui BAZNAS RI
FKB Cilegon Salurkan Infak Kemanusiaan Palestina Rp100 Juta melalui BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia kembali menerima infak bantuan untuk Palestina sebesar Rp100 juta dari Forum Komunikasi Bersama (FKB) Ormas Islam Kecamatan Cilegon. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, pada Selasa (10/2/2026), sebagai wujud kepedulian berkelanjutan masyarakat terhadap krisis kemanusiaan di Palestina. Infak kemanusiaan Palestina ini merupakan penyaluran kedua dari FKB Ormas Islam Kecamatan Cilegon. Donasi yang dihimpun mencerminkan solidaritas masyarakat dalam membantu warga Palestina yang terdampak konflik, khususnya di wilayah Gaza. Penyaluran melalui BAZNAS RI diharapkan dapat memastikan bantuan tersampaikan secara aman, transparan, dan tepat sasaran. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan, Prof. Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec , menyampaikan apresiasi atas komitmen masyarakat Kecamatan Cilegon. Ia menegaskan bahwa setiap donasi yang diterima BAZNAS memiliki makna besar dalam memperkuat dukungan kemanusiaan bagi Palestina. Menurutnya, bantuan yang disalurkan tidak hanya fokus pada nilai materi, tetapi juga membawa semangat kemanusiaan dan doa dari masyarakat Indonesia. BAZNAS memastikan dana infak akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Palestina, termasuk dukungan gizi dan ketahanan hidup bagi korban konflik di Gaza. Zainulbahar menambahkan, BAZNAS RI terus mengupayakan penyaluran bantuan kemanusiaan Palestina melalui jalur Mesir dengan menggandeng mitra terpercaya. Upaya ini dilakukan karena akses langsung menuju wilayah Gaza, khususnya Rafah, masih terbatas. Ia menegaskan bahwa seluruh proses pendistribusian bantuan dijalankan sesuai prinsip 3A , yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, guna menjamin akuntabilitas dan keamanan penyaluran. Sementara itu, Camat Cilegon Maman Herman, SE, MM , yang mewakili FKB Ormas Islam Kecamatan Cilegon, menjelaskan bahwa penggalangan donasi dilakukan melalui kolaborasi berbagai lembaga keagamaan. Organisasi yang terlibat antara lain MUI, DMI, ICMI, BKPRMI, dan FPAKSI, bersama unsur Forkopimcam. Sinergi tersebut memperkuat gerakan sosial masyarakat dalam membantu Palestina. Pengumpulan dana dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui program Subuh Keliling, Jumat Keliling, dan Khatmil Quran Keliling. Selain itu, kegiatan penggalangan juga menjangkau musala-musala agar keterlibatan masyarakat semakin luas. Selama kurang lebih tiga bulan, pengumpulan donasi berjalan secara konsisten dan menjadi agenda rutin tahunan. Maman berharap, infak yang disalurkan melalui BAZNAS RI tidak hanya memberikan manfaat materiil, tetapi juga menjadi wujud doa dan dukungan moral bagi rakyat Palestina. Ia menilai kebersamaan masyarakat dalam aksi kemanusiaan ini dapat menumbuhkan semangat persaudaraan global. Kegiatan menyampaikan bantuan juga melibatkan sejumlah pejabat BAZNAS RI dan tokoh masyarakat, di antaranya Direktur Perencanaan ZIS-DSKL Nasional BAZNAS RI Dr. Ahmad Hambali, S.Ag., MH , Kepala Divisi Pengumpulan Ritel BAZNAS RI Arief Budiman , Ketua DMI Kecamatan Cilegon Dr. H. Agus Hasan Setiawan, MM , Sekretaris MUI Kecamatan Cilegon Ust. H. Muhyiddin, M.Pd.I , Lurah Ketileng Hilman Setiaji, S.Pd.I, MM , serta perwakilan BAZNAS Kota Cilegon Dr. H. Isomudin, SH, M.Pd. Melalui kolaborasi lintas lembaga dan partisipasi aktif masyarakat, BAZNAS RI terus memperkuat keinginan dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan Palestina. Dukungan berkelanjutan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga Palestina sekaligus mempertegas komitmen Indonesia dalam aksi solidaritas kemanusiaan global.
BERITA11/02/2026 | Humas Baznas Surabaya
Pelatihan Fundraising 2026 BAZNAS Kota Surabaya Tingkatkan Kapasitas Amil di Era Digital
Pelatihan Fundraising 2026 BAZNAS Kota Surabaya Tingkatkan Kapasitas Amil di Era Digital
Surabaya, 7 Februari 2026 — BAZNAS Kota Surabaya menggelar Pelatihan Fundraising 2026 sebagai upaya memperkuat strategi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di era digital. Kegiatan ini berlangsung di Universitas Muhammadiyah Surabaya, tepatnya di Gedung Fakultas Ilmu Kesehatan UMSURA, dan diikuti oleh para amil serta pengelola zakat dari berbagai unit layanan. Kegiatan ini turut dihadiri oleh pimpinan BAZNAS Kota Surabaya, perwakilan Bapemkesra Surabaya, serta peserta yang lolos seleksi pendaftaran sejumlah 100 orang dari kalangan mahasiswa dan generasi Z. Kehadiran para pemangku kepentingan dan peserta muda tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat sinergi pengelolaan zakat sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam gerakan filantropi Islam di Kota Surabaya. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, S.T., M.M., menyampaikan bahwa pelatihan fundraising menjadi langkah strategis untuk meningkatkan profesionalisme amil dalam menghadapi tantangan zaman. Ia menegaskan pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam pengelolaan ZIS agar manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. “Melalui pelatihan ini, kami berharap seluruh peserta mampu mengembangkan strategi fundraising yang kreatif, transparan, dan akuntabel. Dengan begitu, kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat akan semakin meningkat,” ujarnya. Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber dari BAZNAS Republik Indonesia, yakni H. Fitriansyah Agus Setiawan, S.Sos., M.I.Kom., CFRM, Kepala Direktorat Pengumpulan BAZNAS RI, serta Halimatussa Diah, Staf Senior Fundraising Digital BAZNAS RI. Keduanya membagikan wawasan strategis terkait penguatan fundraising berbasis teknologi, komunikasi publik, serta optimalisasi kampanye digital untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat. Dalam pemaparannya, H. Fitriansyah Agus Setiawan menekankan pentingnya profesionalisme amil dalam membangun kepercayaan publik. Ia menjelaskan bahwa strategi fundraising modern tidak hanya berfokus pada pengumpulan dana, tetapi juga pada transparansi, akuntabilitas, dan pengelolaan hubungan dengan para muzaki. Sementara itu, Halimatussa Diah memaparkan perkembangan fundraising digital yang semakin relevan di tengah perubahan perilaku masyarakat. Pemanfaatan media sosial, platform digital, serta pendekatan komunikasi yang kreatif dinilai menjadi kunci dalam menjangkau generasi muda dan memperluas dampak pengelolaan ZIS. Melalui Pelatihan Fundraising 2026 ini, BAZNAS Kota Surabaya berharap para peserta mampu mengimplementasikan strategi fundraising yang inovatif dan berkelanjutan. Dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, diharapkan pengelolaan ZIS dapat semakin optimal dalam mendukung program-program pemberdayaan masyarakat dan kesejahteraan umat di Surabaya. Pelatihan ini menjadi bagian dari langkah strategis BAZNAS Kota Surabaya untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, sekaligus memperkuat peran lembaga zakat sebagai motor penggerak solidaritas sosial dan pembangunan kesejahteraan masyarakat.
BERITA07/02/2026 | Otnay
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Zakat Tunai di Kecamatan Wiyung
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Zakat Tunai di Kecamatan Wiyung
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya melaksanakan kegiatan penyaluran zakat tunai di wilayah Kecamatan Wiyung, Kota Surabaya, 04 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen BAZNAS dalam memastikan pendistribusian dana zakat terlaksana secara tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran zakat tunai dilakukan secara langsung dengan mendatangi kediaman penerima manfaat. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan BAZNAS Kota Surabaya, aparat wilayah setempat, serta pihak terkait lainnya. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi wujud sinergi dan pengawasan bersama dalam pelaksanaan pendistribusian zakat agar berjalan sesuai dengan prinsip syariah dan ketentuan yang berlaku. Zakat tunai diberikan kepada mustahik sebagai bentuk kepedulian sosial untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, khususnya bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan ekonomi. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban hidup penerima manfaat serta memberikan dukungan moral agar tetap semangat dalam menjalani kehidupan. Perwakilan BAZNAS Kota Surabaya menyampaikan bahwa penyaluran zakat tunai ini merupakan amanah dari para muzakki yang telah mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS. Oleh karena itu, BAZNAS senantiasa berupaya menjaga transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran dalam setiap program pendistribusian zakat. Melalui kegiatan penyaluran zakat tunai ini, BAZNAS Kota Surabaya terus memperkuat peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan. Ke depan, BAZNAS berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas jangkauan pendistribusian, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak demi mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dan berdaya.
BERITA05/02/2026 | M. Juan
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Surabaya.

Lihat Daftar Rekening →