Surabaya, 12/02/2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya bersama Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya menyelenggarakan kegiatan Uji Kompetensi SKK Tukang Jenjang 1 sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor konstruksi. Program sertifikasi kompetensi ini diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang pekerja konstruksi di Kota Surabaya.
Kegiatan ini dibawakan oleh Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, ST, MM. , serta Edy Firmansyah selaku perwakilan Disperinaker Kota Surabaya. Dalam berbagai hal, Ketua BAZNAS Kota Surabaya menegaskan bahwa peningkatan kompetensi tenaga kerja menjadi kunci penting dalam menghadapi persaingan di dunia industri konstruksi yang semakin berkembang.
Menurutnya, melalui uji kompetensi ini para peserta tidak hanya memperoleh pengakuan keterampilan secara formal, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan daya saing di pasar kerja. Program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Surabaya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui peningkatan keterampilan kerja yang terukur dan berstandar nasional.
Sementara itu, Edy Firmansyah menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi antara BAZNAS Kota Surabaya dan Disperinaker dalam menghadirkan program peningkatan kapasitas tenaga kerja. Ia menilai kegiatan sertifikasi kompetensi seperti ini sangat penting untuk menciptakan tenaga kerja konstruksi yang profesional, kompeten, dan siap bersaing.
Setelah rangkaian seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan materi dan praktik langsung yang didampingi oleh tim asesor ahli dari Dymo Group. Para asesor memberikan arahan teknis sekaligus melakukan penilaian kompetensi peserta secara menyeluruh sesuai standar yang berlaku.
Dalam sesi praktik, seluruh peserta mengikuti uji keterampilan teknis yang dirancang untuk mengukur kemampuan kerja di bidang konstruksi. Proses penilaian dilakukan secara objektif dan profesional untuk memastikan setiap peserta memenuhi kriteria kompetensi yang telah ditetapkan.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelaksanaan kegiatan. Selain mendapatkan pengalaman praktik langsung, mereka juga memperoleh wawasan tambahan terkait standar keselamatan kerja dan teknik konstruksi yang efektif. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pekerjaan sekaligus keselamatan di lapangan.
Melalui pelaksanaan Uji Kompetensi SKK Tukang Jenjang 1 ini, BAZNAS Kota Surabaya berharap dapat mencetak tenaga kerja konstruksi yang memiliki sertifikasi resmi dan kompetensi terstandar. Program ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di sektor ketenagakerjaan.
Ke depan, BAZNAS Kota Surabaya berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program pelatihan dan sertifikasi yang relevan dengan kebutuhan industri. Dengan adanya peningkatan kompetensi tenaga kerja, diharapkan masyarakat memiliki peluang yang lebih luas untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi.