Berita Terbaru
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Bantuan Zakat Tunai
Surabaya Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat melalui program penyaluran zakat tunai. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung kepada salah satu warga penerima manfaat di Surabaya, dengan didampingi oleh jajaran pengurus dan relawan BAZNAS.
Dalam kegiatan tersebut, tim BAZNAS menyerahkan bantuan zakat tunai sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan ekonomi. Penyaluran ini merupakan bagian dari program pemberdayaan dan perlindungan sosial yang rutin dilaksanakan guna membantu meringankan beban penerima manfaat.
Perwakilan BAZNAS Kota Surabaya menyampaikan bahwa zakat yang dihimpun dari para muzaki (pembayar zakat) dikelola secara amanah dan disalurkan secara tepat sasaran kepada mustahik (penerima zakat). Program zakat tunai ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar penerima serta mendukung keberlangsungan hidup yang lebih layak.
BAZNAS Kota Surabaya terus berupaya memperluas jangkauan penyaluran zakat, infak, dan sedekah agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Selain zakat tunai, BAZNAS juga memiliki berbagai program sosial dan pemberdayaan ekonomi sebagai upaya meningkatkan kemandirian masyarakat. Dengan adanya program ini, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat semakin kuat, serta mampu menciptakan kesejahteraan yang lebih merata.
BERITA05/02/2026 | BAZNAS Kota Surabaya
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Bantuan Rombong UMKM melalui UPZ Jambangan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penyaluran zakat produktif. BAZNAS Kota Surabaya menyalurkan bantuan berupa rombong UMKM kepada salah satu pelaku usaha mikro melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Jambangan, yang berlokasi di Kecamatan Jambangan, Kota Surabaya. (03/02/2026)
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program Surabaya Berdaya, sebuah program unggulan BAZNAS Kota Surabaya yang berfokus pada penguatan usaha mikro dan kecil agar mampu tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan. Bantuan rombong usaha diberikan sebagai sarana pendukung kegiatan usaha agar penerima manfaat dapat meningkatkan kualitas layanan, memperluas jangkauan penjualan, serta memperbaiki tampilan usaha yang lebih layak dan higienis.
Dalam kegiatan tersebut, penyerahan bantuan dilakukan secara langsung dan disaksikan oleh perwakilan BAZNAS Kota Surabaya, pengurus UPZ Jambangan, serta pihak wilayah setempat. Kehadiran berbagai pihak ini menjadi bentuk sinergi dan dukungan bersama dalam upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis zakat.
Melalui bantuan ini, diharapkan penerima manfaat dapat meningkatkan kapasitas usaha, menambah pendapatan, serta memperkuat perekonomian keluarga. BAZNAS Kota Surabaya berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pendayagunaan zakat secara produktif, tepat sasaran, dan sesuai dengan prinsip syariah demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
BERITA05/02/2026 | M. juan
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Bantuan Bed Medis untuk Warga Kalijudan
Surabaya, 02 Febuari 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya kembali menyalurkan bantuan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan berupa bed medis diberikan kepada Ibu Suprihatin, warga Kalijudan I/25, Surabaya.
Bantuan bed medis tersebut disalurkan sebagai bentuk kepedulian BAZNAS Kota Surabaya terhadap masyarakat dhuafa yang membutuhkan fasilitas kesehatan penunjang perawatan di rumah. Kondisi kesehatan penerima manfaat yang memerlukan perawatan khusus menjadi dasar BAZNAS dalam memberikan bantuan ini.
Perwakilan BAZNAS Kota Surabaya menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program Surabaya Sehat, yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) para muzaki. Program ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan kesehatan yang layak.
“BAZNAS Kota Surabaya berkomitmen untuk memastikan dana zakat yang dihimpun dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi mustahik, khususnya dalam aspek kesehatan,” ujarnya.
Ibu Suprihatin dan keluarga menyampaikan rasa syukur serta terima kasih atas bantuan yang diberikan. Kehadiran bed medis ini diharapkan dapat membantu proses perawatan dan meningkatkan kenyamanan selama masa pemulihan. Melalui program bantuan kesehatan ini, BAZNAS Kota Surabaya menegaskan perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, profesional, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Surabaya.
BERITA03/02/2026 | M. Juan
BAZNAS Surabaya Kembali Raih Opini WTP atas Audit Keuangan Tahun 2025
Surabaya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi kagum dengan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Audit Keuangan Tahun 2025. Opini tersebut diberikan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Kuncara Budi Santosa dan Rekan sebagai auditor independen.
Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS Kota Surabaya dalam menerapkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan profesional dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Opini WTP merupakan predikat tertinggi dalam audit laporan keuangan, yang menunjukkan bahwa laporan keuangan disajikan secara wajar sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku.
Ketua BAZNAS Kota Surabaya menyampaikan rasa terima kasih dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan, khususnya para muzaki, munfiq, dan masyarakat Surabaya. Capaian ini tidak lepas dari kerja keras seluruh jajaran BAZNAS Kota Surabaya dalam menjaga integritas, kepatuhan, serta konsistensi pengelolaan dana umat.
“Opini WTP ini merupakan amanah sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan pengelolaan zakat yang profesional, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh para mustahik,” ujarnya.
Audit keuangan tersebut dilaksanakan terhadap laporan keuangan Tahun 2025 dan secara resmi ditetapkan pada tanggal 15 Januari 2026 di Jakarta. Proses audit dilakukan secara menyeluruh, meliputi aspek pencatatan, pelaporan, serta pemaparan terhadap peraturan dan prinsip akuntansi yang berlaku.
Keberhasilan mempertahankan opini WTP ini juga sejalan dengan semangat RAKSAZA (Gerakan Sadar Zakat Surabaya) yang terus digalakkan oleh BAZNAS Kota Surabaya, sebagai upaya membangun kepercayaan masyarakat dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat.
Ke depan, BAZNAS Kota Surabaya berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan inovasi program pendayagunaan zakat, serta memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak demi mewujudkan kesejahteraan umat dan mengentaskan kemiskinan di Kota Surabaya.
BERITA02/02/2026 | Humas Baznas Surabaya
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Bantuan Bedah Rumah untuk Warga Kurang Mampu
Surabaya, 29 Januari 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program Bedah Rumah bagi warga kurang mampu. Pada Kamis (29/1), BAZNAS menyalurkan bantuan perbaikan rumah kepada tiga penerima manfaat yang berada di wilayah Wonokusumo Lor, Sidotopo Jaya, dan Sidoyoso.
Tiga penerima manfaat tersebut adalah Khoiriyah, warga Wonokusumo Lor Gg. 12 No. 9, Ansori Noer, warga Sidotopo Jaya III A No. 48, serta Alir Ridho, warga Sidoyoso II/30. Ketiganya dinilai memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan Bedah Rumah setelah melalui proses verifikasi dan peninjauan lapangan oleh tim BAZNAS Kota Surabaya.
Program Bedah Rumah ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang tinggal di hunian tidak layak agar dapat memiliki tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan nyaman. Bantuan yang diberikan meliputi perbaikan bagian rumah yang rusak, seperti lantai, dinding, atap, serta fasilitas dasar lainnya yang menunjang kelayakan hunian.
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh tim BAZNAS Kota Surabaya dengan pendampingan dari unsur wilayah setempat. Selain menyerahkan bantuan, tim juga melakukan pengecekan kondisi rumah guna memastikan bahwa perbaikan yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan masing-masing penerima manfaat.
Khoiriyah, salah satu penerima bantuan, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Selama ini, kondisi rumah yang ditempatinya dinilai kurang layak dan membutuhkan perbaikan, terutama pada bagian struktur bangunan. Bantuan Bedah Rumah ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan serta keamanan tempat tinggal bagi dirinya dan keluarga.
Hal serupa juga dirasakan oleh Ansori Noer dan Alir Ridho. Dengan adanya program Bedah Rumah dari BAZNAS, mereka berharap dapat memiliki hunian yang lebih layak, sehingga dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik dan sehat.
BAZNAS Kota Surabaya menyampaikan bahwa program Bedah Rumah merupakan bagian dari pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzakki. Dana tersebut disalurkan kepada masyarakat yang berhak sebagai wujud kepedulian sosial dan upaya mengurangi kesenjangan sosial di tengah masyarakat.
Melalui program ini, BAZNAS tidak hanya berfokus pada bantuan konsumtif, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup jangka panjang. Rumah yang layak diharapkan dapat menjadi fondasi penting bagi keluarga untuk hidup lebih sejahtera dan produktif. BAZNAS Kota Surabaya berkomitmen untuk terus melaksanakan program-program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Ke depan, BAZNAS akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat guna memperluas jangkauan program Bedah Rumah agar semakin banyak warga kurang mampu yang dapat merasakan manfaatnya.
BERITA02/02/2026 | BAZNAS Kota Surabaya
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Bantuan Bedah Rumah di Kecamatan Genteng
BAZNAS Kota Surabaya menyalurkan bantuan bedah rumah kepada warga kurang mampu di kawasan Kapasari, Kecamatan Genteng, Surabaya, pada Selasa (28/1/2026). Program ini bertujuan membantu masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni agar memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh perwakilan BAZNAS Kota Surabaya bersama unsur pemerintah setempat dan tokoh masyarakat. Bantuan tersebut menandai dimulainya proses perbaikan rumah sesuai kebutuhan penerima manfaat.
Program bedah rumah merupakan bagian dari pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola secara amanah. Melalui program ini, BAZNAS berharap dapat meningkatkan kualitas hidup mustahik sekaligus mendorong kepedulian sosial masyarakat.
Penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan. BAZNAS Kota Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program sosial berkelanjutan demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kota Surabaya.
BERITA28/01/2026 | M. Juan
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Bantuan Bedah Rumah di Tegalsari
BAZNAS Kota Surabaya menyalurkan bantuan bedah rumah kepada warga kurang mampu di Jalan Kedondong Pasar Kecil, Kecamatan Tegalsari, Surabaya, Rabu (28/1/2026). Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang menempati rumah tidak layak huni agar memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan sehat.
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh perwakilan BAZNAS Kota Surabaya bersama unsur pemerintah setempat dan tokoh masyarakat. Bantuan tersebut menjadi tanda dimulainya proses perbaikan rumah yang sebelumnya mengalami kerusakan dan keterbatasan dari sisi struktur bangunan serta kelayakan hunian.
Program bedah rumah merupakan bagian dari pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari masyarakat. Melalui pengelolaan yang amanah dan tepat sasaran, BAZNAS berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi mustahik sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka.
Penerima bantuan menyampaikan rasa syukur atas kepedulian BAZNAS Kota Surabaya. Melalui program ini, diharapkan penerima manfaat dapat menjalani kehidupan dengan lebih layak, sementara BAZNAS terus mendorong partisipasi masyarakat dalam menunaikan ZIS untuk memperluas dampak sosial yang berkelanjutan.
BERITA28/01/2026 | M. Juan
BAZNAS Surabaya Gelar Peringatan Harlah BAZNAS ke-25
Surabaya — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya memperingati Hari Lahir (Harlah) BAZNAS ke-25 pada Selasa, 27 Januari 2026. Peringatan ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang pengelolaan zakat nasional sekaligus penguatan komitmen BAZNAS dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara amanah, profesional, dan transparan untuk kemaslahatan umat, dengan mengusung tema “Zakat Menguatkan Indonesia.”
Peringatan Harlah ke-25 BAZNAS diisi dengan rangkaian kegiatan keagamaan berupa khotmil Al-Qur'an, tahlil, dan doa bersama. Kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur atas 25 tahun kiprah BAZNAS dalam melayani umat, sekaligus ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan, kelancaran, dan penguatan peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial dan ekonomi umat.
Ketua BAZNAS Kota Surabaya, Moch. Hamzah, ST., MT., dalam Berbagainya menyampaikan bahwa Harlah ke-25 BAZNAS bukan sekedar peringatan usia lembaga, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen pengelolaan zakat yang berdampak nyata bagi masyarakat.
“Selama 25 tahun, BAZNAS telah tumbuh dan berkembang menjadi lembaga yang dipercaya masyarakat. Ini adalah amanah besar yang harus terus kita jaga dengan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat,” ujar Hamzah.
Ia menegaskan bahwa zakat memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi bangsa, khususnya dalam menjawab tantangan kemiskinan dan ketimpangan.
“Melalui tema Zakat Menguatkan Indonesia, kami ingin menegaskan bahwa zakat bukan hanya ibadah individu, tetapi juga kekuatan kolektif untuk membangun kemandirian umat dan kesejahteraan bangsa,” tambahnya.
Selama 25 tahun perjalanannya, BAZNAS terus hadir di tengah masyarakat sebagai lembaga resmi pengelola zakat dengan berbagai program pendayagunaan yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Program-program tersebut mencakup pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan mustahik, penguatan ekonomi umat, serta dukungan di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial kemanusiaan.
Momentum Harlah ke-25 ini diharapkan dapat semakin meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat melalui BAZNAS, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat dalam mewujudkan Indonesia yang lebih sejahtera, adil, dan berdaya.
BERITA27/01/2026 | Alfa
Christine Maria Retno Susanti Resmi Memeluk Islam melalui UMC BAZNAS Kota Surabaya
Surabaya — Unit Muallaf Center (UMC) BAZNAS Kota Surabaya kembali memfasilitasi prosesi ikrar muallaf yang berlangsung khidmat di Masjid Rahmat Kembang Kuning pada Minggu, 25 Januari 2026. Dalam kesempatan tersebut, Christine Maria Retno Susanti secara resmi memeluk agama Islam setelah melalui perjalanan spiritual yang mendalam dan penuh kesadaran.
Prosesi ikrar dipandu oleh pembimbing dari UMC BAZNAS Kota Surabaya dan disaksikan oleh pengurus masjid serta jamaah yang hadir. Dengan suara mantap dan penuh keyakinan, Christine mengucapkan dua kalimat syahadat sebagai tanda resmi keislamannya. Keputusan tersebut diambil tanpa paksaan dari pihak mana pun, melainkan murni atas dasar hidayah dan keyakinan pribadi.
Sebelumnya, Christine diketahui menganut agama Kristen. Seiring berjalannya waktu, ia mengaku semakin tertarik mempelajari ajaran Islam. Dari proses pembelajaran tersebut, ia merasakan ketenangan batin dan kemantapan hati yang mendorongnya untuk mengambil keputusan besar dalam hidupnya.
“Saya memeluk Islam secara sadar tanpa paksaan. Saya merasakan Islam memberikan ketenangan dan keyakinan dalam hati. Saya yakin Islam adalah agama yang paling benar,” ungkap Christine usai prosesi ikrar dengan penuh haru.
Unit Muallaf Center (UMC) BAZNAS Kota Surabaya berperan penting dalam mendampingi proses pengucapan syahadat tersebut. Tidak hanya memfasilitasi ikrar, UMC juga berkomitmen memberikan pelatihan berkelanjutan kepada para muallaf, termasuk bimbingan dasar keislaman, tata cara ibadah, pembelajaran membaca Al-Qur'an, serta penguatan akhlak dan pemahaman nilai-nilai Islam.
Perwakilan UMC BAZNAS Kota Surabaya menyampaikan bahwa pendampingan terhadap muallaf merupakan bagian dari upaya dakwah dan pelayanan sosial keagamaan. Kehadiran UMC diharapkan dapat menjadi wadah yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang ingin mempelajari Islam atau menyatakan diri sebagai muallaf.
Suasana prosesi berlangsung hangat dan penuh rasa persaudaraan. Para jamaah yang hadir turut memberikan doa dan dukungan moral kepada Christine agar senantiasa istiqamah dalam menjalankan ajaran Islam. Momen tersebut mencerminkan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial yang menjadi ciri khas komunitas Muslim.
Menjadi keputusan muallaf merupakan langkah penting dalam perjalanan spiritual seseorang. Christine mengaku telah melalui proses perenungan panjang sebelum akhirnya mantap mengucapkan syahadat. Ia menyatakan kesiapannya untuk terus belajar dan memperdalam pemahaman agama dengan bimbingan dari UMC BAZNAS Kota Surabaya.
Fenomena meningkatnya jumlah muallaf di Indonesia menunjukkan tingginya minat masyarakat dalam mempelajari Islam. Akses informasi yang semakin luas, baik melalui literatur maupun media digital, membuka peluang bagi banyak orang untuk memahami ajaran Islam secara lebih mendalam. Dalam konteks ini, peran lembaga seperti UMC BAZNAS Kota Surabaya menjadi sangat penting dalam memberikan pendampingan yang tepat.
Bagi Christine, tanggal 25 Januari 2026 menjadi titik awal perjalanan hidup yang baru. Ia berharap dapat menjalani kehidupan sebagai seorang Muslimah dengan penuh ketenangan, keyakinan, dan semangat untuk terus memperbaiki diri. Dukungan dari keluarga, lingkungan, serta komunitas keislaman menjadi modal penting dalam proses adaptasi tersebut.
Prosesi ikrar muallaf yang difasilitasi oleh Unit Muallaf Center BAZNAS Kota Surabaya ini tidak hanya menjadi acara pribadi bagi Christine, tetapi juga menjadi inspirasi tentang pentingnya kebebasan berkeyakinan dan pencarian makna hidup. Keputusan yang diambil secara sadar dan penuh keyakinan mencerminkan perjalanan spiritual yang patut dihargai.
Melalui pendampingan berkelanjutan dari UMC BAZNAS Kota Surabaya, diharapkan Christine dapat tumbuh menjadi Muslimah yang kuat dalam iman dan berakhlak mulia. Perjalanan barunya sebagai muallaf menjadi simbol harapan, ketenangan, dan keyakinan dalam menapaki kehidupan yang lebih bermakna.
BERITA25/01/2026 | Otnay
BAZNAS Surabaya Lakukan Kunjungan Kerja dan Silaturahmi ke BAZNAS Kabupaten Magetan
Magetan — BAZNAS Kota Surabaya melaksanakan kunjungan kerja dan silaturahmi ke BAZNAS Kabupaten Magetan sebagai upaya memperkuat sinergi antar lembaga pengelola zakat. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus berbagi inspirasi dalam pengelolaan dan pendayagunaan zakat.
Dalam kunjungan tersebut, kedua pihak berdiskusi mengenai berbagai program unggulan, inovasi pemberdayaan mustahik, serta strategi penguatan peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi wadah saling belajar dan bertukar pengalaman guna meningkatkan efektivitas program zakat yang berdampak luas.
BAZNAS Kota Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus menjalin kolaborasi dengan BAZNAS daerah lain, termasuk BAZNAS Kabupaten Magetan, dalam rangka memperkuat ekosistem zakat yang profesional, transparan, dan berkelanjutan.
Melalui kunjungan kerja dan silaturahmi ini, BAZNAS Kota Surabaya berharap terbangun kerja sama yang semakin solid sehingga mampu menebar kebermanfaatan yang lebih luas bagi umat. Sinergi antar BAZNAS diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang optimal dan berdampak nyata.
BERITA23/01/2026 | Alfa
BAZNAS Surabaya Lakukan Kunjungan Lapangan ke Sentra Peternakan Ayam di Magetan
Magetan — BAZNAS Kota Surabaya melaksanakan kunjungan lapangan ke Sentra Peternakan Ayam di Kabupaten Magetan sebagai upaya memperkuat program pemberdayaan ekonomi umat, khususnya di sektor peternakan. Kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus forum diskusi terkait pengembangan peternakan ayam yang berkelanjutan.
Dalam kunjungan tersebut, BAZNAS Kota Surabaya menggali informasi mengenai budidaya ayam varietas Kuntara 4 dan Elba, yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Kedua varietas ayam ini dapat dibudidayakan mulai dari skala ternak rumahan hingga skala yang lebih profesional, sehingga sangat relevan untuk diterapkan dalam program pemberdayaan mustahik.
Melalui diskusi bersama pengelola sentra peternakan, BAZNAS Kota Surabaya membahas berbagai aspek teknis dan manajerial, mulai dari sistem pemeliharaan, efisiensi pakan, hingga peluang pengembangan usaha peternakan ayam sebagai sumber pendapatan yang berkelanjutan bagi masyarakat.
BAZNAS Kota Surabaya berharap kunjungan ini dapat menjadi langkah awal terbangunnya sinergi dan kolaborasi berkelanjutan dengan berbagai pihak, dalam rangka optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah untuk program pemberdayaan ekonomi umat. Sektor peternakan diharapkan mampu menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui program-program produktif seperti ini, BAZNAS Kota Surabaya terus berkomitmen menghadirkan manfaat zakat yang berdampak nyata serta mendorong terwujudnya perekonomian umat yang kuat dan berdaya saing.
BERITA22/01/2026 | Alfa
BAZNAS Surabaya Tinjau Rumah Tidak Layak Huni di Tanjung Perak
Surabaya, 15 Januari 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya bersama Pemerintah Kota Surabaya melakukan outreach lapangan ke rumah milik Rukmini Rachman, warga Jl. Teluk Nibung Barat III No. 7, Kelurahan Tanjung Perak, Kecamatan Pabean Cantian, Kamis (15/1). Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung kondisi rumah tidak layak huni yang akan menjadi pertimbangan dalam program Bedah Rumah / Rumah Layak Huni.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Surabaya Ir. H. Armuji, staf kecamatan dan kelurahan setempat, unsur tiga pilar, pengurus RT/RW, KSH, serta tim BAZNAS Kota Surabaya. Dari hasil peninjauan, rumah yang dihuni lima anggota keluarga ini dinilai tidak layak huni. Sebagian bangunan ambruk, terutama di area kamar yang sebelumnya ditempati oleh lansia penderita stroke dan katarak. Lantai rumah masih berupa urugan gragal yang rawan banjir dan lembab, sementara atap halaman depan mengalami kerusakan parah.
Dalam rencana tindak lanjut, BAZNAS Surabaya akan memfokuskan perbaikan pada lantai rumah, atap yang rusak, instalasi listrik, dinding, serta pengecatan ulang. Sebelumnya, keluarga ini telah menerima bantuan kursi roda dan zakat tunai berkala dari BAZNAS.
Ketua BAZNAS Kota Surabaya menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama pemerintah kota untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat kurang mampu. Hasil peninjauan lapangan akan dibahas dalam rapat pleno pimpinan BAZNAS Surabaya guna menentukan langkah selanjutnya.
BERITA19/01/2026 | BAZNAS Kota Surabaya
BAZNAS Kota Surabaya Dukung Khitanan Massal HAB ke-80 Kemenag RI, Wujud Sinergi Zakat dan Wakaf Berkelanjutan
Surabaya – BAZNAS Kota Surabaya turut berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan khitanan massal dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia, yang diselenggarakan di Kantor Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya, Selasa (24/12/2025).
Kegiatan sosial ini merupakan hasil kolaborasi antara Kemenag Kota Surabaya, BAZNAS Kota Surabaya, Asosiasi Dokter Khitan Indonesia (ASDOKI), serta Perwakilan BWI Kota Surabaya. Sinergi lintas lembaga ini menjadi bukti nyata optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola secara amanah dan produktif.
Ketua Panitia, H. Muhammad Yahya, menyampaikan bahwa kegiatan khitanan massal ini dapat terlaksana dengan baik berkat dukungan penuh dari BAZNAS Kota Surabaya. BAZNAS memfasilitasi berbagai kebutuhan kegiatan, mulai dari akomodasi jasa dokter, transportasi peserta, hingga dukungan teknis lainnya, sehingga pelaksanaan berjalan lancar dan optimal.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Surabaya, H. Mas Kamil Thobroni, S.Hi, menegaskan bahwa skema kegiatan ini memiliki nilai manfaat yang berkelanjutan. Dana zakat yang dihimpun tidak hanya dimanfaatkan untuk kegiatan sosial sesaat, tetapi dikelola menjadi dana abadi. Hasil dari jasa dokter khitan tersebut selanjutnya akan diwakafkan kepada Perwakilan BWI Kota Surabaya, sehingga manfaatnya dapat terus dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang.
Sementara itu, Pimpinan ASDOKI, Dr. Sukma Sahadewa, menyampaikan bahwa khitan merupakan salah satu anjuran penting bagi umat Islam yang berdampak langsung pada peningkatan kesehatan individu. Melalui kegiatan khitanan massal ini, ASDOKI berkomitmen memberikan layanan medis yang profesional, aman, dan sesuai standar kesehatan.
Pelaksanaan khitanan massal menggunakan metode Techno Klem, yaitu metode khitan modern yang minim pendarahan, proses relatif cepat, serta memberikan kenyamanan lebih bagi anak. Seluruh tindakan dilakukan oleh dokter dan tenaga medis berpengalaman, sehingga peserta dapat menjalani proses khitan dengan aman dan tenang.
Kepala Kemenag Kota Surabaya, Dr. Muhammad Muslim, S.Ag., M.Sy, mengapresiasi sinergi seluruh pihak, khususnya BAZNAS Kota Surabaya, yang telah berkontribusi besar dalam menyukseskan kegiatan ini. Ia menyampaikan rasa syukur karena dikelilingi oleh banyak pihak yang memiliki kepedulian sosial tinggi dan semangat kolaborasi.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program sosial yang berdampak nyata, berkelanjutan, dan selaras dengan prinsip pengelolaan zakat yang profesional, transparan, serta berorientasi pada kemaslahatan umat.
BERITA24/12/2025 | Otnay
BAZNAS Kota Surabaya Gelar Rakor UPZ OPD dan Kecamatan serta Luncurkan E-Dashboard
Surabaya – BAZNAS Kota Surabaya menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) OPD dan UPZ Kecamatan se-Kota Surabaya, disertai peluncuran E-Dashboard BAZNAS Kota Surabaya, pada Selasa, 23 Desember 2025, bertempat di Siola Mall Lantai 4, Surabaya.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Bapemkesra Kota Surabaya, Drs. Arief Budiarto, M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya penguatan sinergi antara BAZNAS, Pemerintah Kota Surabaya, serta UPZ OPD dan UPZ Kecamatan guna mengoptimalkan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Rakor ini dihadiri segenap pimpinan BAZNAS Kota Surabaya, Kepala dan jajaran Bapemkesra, serta tamu undangan UPZ OPD dan UPZ Kecamatan se-Kota Surabaya. Forum ini menjadi ruang konsolidasi strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi kelembagaan, serta meningkatkan efektivitas penghimpunan dan penyaluran ZIS di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Surabaya H. Moch. Hamzah, S.T., M.M. menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bapemkesra Kota Surabaya, khususnya Mas Akbar, atas dukungan dan kolaborasi dalam pengembangan E-Dashboard BAZNAS Kota Surabaya. Ia menilai inovasi digital ini sebagai langkah konkret dalam mewujudkan tata kelola zakat yang modern, transparan, dan akuntabel.
Ketua BAZNAS Kota Surabaya juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh jajaran UPZ OPD dan UPZ Kecamatan yang selama ini konsisten membersamai dan berkontribusi aktif dalam mendukung pelaksanaan program dan kegiatan BAZNAS Kota Surabaya. Peran UPZ dinilai sangat strategis sebagai ujung tombak penghimpunan ZIS sekaligus mitra utama dalam memperluas jangkauan manfaat zakat bagi masyarakat.
Rakor turut membahas sejumlah agenda penting, antara lain penguatan peran UPZ OPD dan UPZ Kecamatan, peningkatan koordinasi lintas sektor, serta standarisasi tata kelola dan pelaporan ZIS. Seluruh UPZ didorong untuk menjalankan pengelolaan zakat secara tertib administrasi, profesional, dan sesuai regulasi yang berlaku.
Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Kota Surabaya secara resmi meluncurkan E-Dashboard BAZNAS Kota Surabaya sebagai sistem monitoring dan alat bantu administrasi pengelolaan ZIS. Sistem ini mendukung surat-menyurat, pelaporan LPJ dan laporan keuangan, pencetakan Bukti Setor Zakat, serta monitoring nominal zakat ASN secara real time, guna meningkatkan efektivitas kerja, transparansi, dan akuntabilitas lembaga.
Kegiatan ditutup dengan pemaparan teknis penggunaan e-dashboard, diskusi interaktif, serta sesi tanya jawab bersama peserta. Melalui rakor dan peluncuran sistem digital ini, BAZNAS Kota Surabaya optimistis kolaborasi dengan UPZ OPD dan UPZ Kecamatan akan semakin kuat dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kota Surabaya.
BERITA23/12/2025 | Otnay
Rapat Kerja IV BAZNAS Kota Surabaya Digelar, Fokus Perkuat Pengelolaan Zakat Tahun 2026
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja (Raker) IV pada Selasa, 17 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam rangka evaluasi kinerja tahun 2025 sekaligus perumusan arah kebijakan dan program kerja BAZNAS Kota Surabaya untuk tahun 2026. Rapat kerja diikuti oleh Ketua BAZNAS Kota Surabaya, para wakil ketua, kepala bidang, serta seluruh jajaran pelaksana.
Rapat Kerja IV BAZNAS Kota Surabaya diselenggarakan sebagai bentuk lembaga komitmen dalam menjaga profesionalisme, akuntabilitas, dan transparansi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Forum ini menjadi ruang konsolidasi internal guna memastikan seluruh program berjalan selaras dengan visi BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.
Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H.Moch. Hamzah, ST, MM., dalam Berbagainya menegaskan bahwa Rapat Kerja IV memiliki peran penting dalam memperkuat fondasi kelembagaan BAZNAS. Menurutnya, pengelolaan zakat harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman serta kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis. “Evaluasi dan perencanaan yang matang adalah kunci agar zakat benar-benar mampu menjadi instrumen peningkatan kesejahteraan umat,” ujarnya.
Dalam Raker IV ini, Ketua Pelaksana memaparkan laporan kinerja sepanjang tahun 2025 meliputi Bidang Pengumpulan, Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelapran serta Bidang Administrasi dan SDM. Pemaparan tersebut mencakup capaian program, tingkat serapan anggaran, inovasi yang telah dijalankan, serta berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan.
Bidang Pengumpulan menyoroti pentingnya penguatan strategi penghimpunan ZIS melalui optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ), kolaborasi dengan instansi pemerintah dan swasta, serta pemanfaatan platform digital. Peningkatan literasi zakat di masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda, menjadi perhatian utama agar potensi zakat di Kota Surabaya dapat terus meningkat secara berkelanjutan.
Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan menegaskan komitmen BAZNAS Kota Surabaya dalam menghadirkan program-program yang tepat sasaran dan fokus pada pemberdayaan mustahik. Program bantuan pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi umat, hingga respon kebencanaan menjadi fokus utama agar zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif dan berjangka panjang.
Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan BAZNAS Kota Surabaya juga membahas penguatan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Pengelolaan dana ZIS yang sesuai dengan regulasi dan standar pelaporan menjadi prioritas untuk menjaga kepercayaan muzaki. Selain itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) amil zakat juga menjadi agenda strategis guna mendukung kinerja organisasi yang semakin profesional.
Sementara Bidang Administrasi dan SDM menekankan pentingnya penguatan tata kelola kelembagaan, peningkatan disiplin kerja, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia amil zakat. Fokus pembahasan meliputi penataan administrasi yang teratur dan terintegrasi, peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan evaluasi kinerja, serta penguatan etos kerja dan profesionalisme amil. Langkah ini dinilai krusial untuk mendukung efektivitas pelaksanaan program dan memastikan pelayanan BAZNAS Kota Surabaya berjalan optimal, responsif, dan berkelanjutan.
Selain pemaparan dari masing-masing bidang, Rapat Kerja IV BAZNAS Kota Surabaya juga menghadirkan laporan kinerja dari sejumlah unit pelaksana, yakni Unit Media, Unit Bedah Rumah, Unit Muallaf Center, serta Unit BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS Kota Surabaya. Setiap unit menyampaikan evaluasi program, dampak kegiatan kepada mustahik, serta rencana penguatan program ke depan guna mendukung optimalisasi pelayanan dan pendayagunaan zakat di Kota Surabaya.
Dalam suasana diskusi yang konstruktif, berbagai masukan dan rekomendasi yang disampaikan oleh peserta rapat sebagai bahan penyempurnaan rencana kerja tahun 2026. Sinergi antarbidang ditekankan sebagai kunci keberhasilan pelaksanaan program, sehingga seluruh proses penghimpunan hingga pendistribusian zakat dapat berjalan efektif dan terintegrasi.
Melalui Rapat Kerja IV ini, BAZNAS Kota Surabaya meneguhkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Hasil Raker akan dibahas dalam dokumen rencana kerja dan menjadi pedoman pelaksanaan program pada tahun mendatang. Dengan perencanaan yang matang dan kerja sama yang solid, BAZNAS Kota Surabaya optimis mampu memberikan kontribusi nyata dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan warga Kota Surabaya.
Rapat Kerja IV BAZNAS Kota Surabaya ditutup dengan semangat kebersamaan dan integritas seluruh jajaran, sejalan dengan tekad menjadikan zakat sebagai solusi sosial yang berkelanjutan bagi umat.
BERITA18/12/2025 | Humas Baznas Surabaya
Hasil Gotong Royong Warga Gununganyar Lor, UPZ Masjid Baiturrochman Serahkan Donasi ke BAZNAS Surabaya
Surabaya (16/12/25) — UPZ Masjid Baiturrochman RW 01 Gununganyar Lor secara resmi menyerahkan hasil donasi POSKO BERSAMA Peduli Bencana Sumatra & Aceh kepada BAZNAS Kota Surabaya. Donasi tersebut merupakan hasil penggalangan dana selama lima hari, terhitung sejak 6 hingga 10 Desember 2025.
Dari aksi kemanusiaan ini, UPZ Masjid Baiturrochman berhasil menghimpun dana sebesar Rp16.000.000 serta berbagai kebutuhan pokok. Seluruh bantuan tersebut disalurkan melalui BAZNAS Kota Surabaya untuk selanjutnya didistribusikan kepada para korban bencana di wilayah Sumatra dan Aceh.
Sekretaris UPZ Masjid Baiturrochman, Maskur Nasrulloh, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas tingginya partisipasi warga. “Capaian ini adalah bukti bahwa semangat solidaritas warga Gununganyar Lor tetap menyala. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang diuji,” ungkapnya.
Dari kalangan generasi muda, Abdul Jabbar, perwakilan Gen-Z RW 01 Gununganyar Lor, menegaskan bahwa aksi ini menjadi momentum kebangkitan pemuda dalam kerja-kerja sosial. “Sudah saatnya kita bangkit bersama demi kemaslahatan umat. Bukan hanya berbicara, tetapi hadir dengan aksi nyata,” tegasnya.
Penyerahan donasi ini menegaskan peran UPZ Masjid Baiturrochman sebagai simpul kepedulian umat di tingkat akar rumput. Gununganyar Lor kembali membuktikan diri sebagai kampung yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan, kepedulian sosial, dan kemanusiaan yang melampaui batas wilayah.
BERITA16/12/2025 | Otnay
Dari Masjid untuk Nusantara: UPZ Baiturrochman Buka Posko Donasi Peduli Bencana Sumatra dan Aceh
Surabaya — UPZ Masjid Baiturrochman di bawah naungan BAZNAS Kota Surabaya kembali menunjukkan kiprahnya sebagai motor penggerak kepedulian sosial. Melalui pembentukan POSKO BERSAMA Peduli Bencana Sumatera & Aceh , UPZ Masjid Baiturrochman menggandeng seluruh elemen masyarakat RW 01 Gununganyar Lor untuk bersatu dalam aksi kemanusiaan yang sarat nilai gotong royong.
Gerakan open donasi ini dibuka selama 6–10 Desember 2025 sebagai bentuk empati dan solidaritas kepada masyarakat di Sumatera dan Aceh yang terdampak bencana. Posko donasi berpusat di lingkungan Masjid Baiturrochman dan terbuka bagi seluruh warga yang ingin menyalurkan bantuan, baik berupa dana maupun kebutuhan pokok.
Keterlibatan masyarakat terlihat begitu kuat. Berbagai unsur ikut ambil bagian, mulai dari Takmir dan Remas Masjid Baiturrochman, NU Gununganyar Lor, Fatayat–Muslimat NU, GP Ansor, Banser, IPNU–IPPNU, JANGOP, KSH, PKK, pengurus RT/RW , hingga organisasi kemasyarakatan lainnya.
Sekretaris UPZ Masjid Baiturrochman, Maskur Nasrulloh , menyampaikan bahwa pembukaan posko ini diharapkan menjadi pemantik kepedulian bersama. “Kami ingin memberikan contoh kepada seluruh UPZ se-Surabaya agar aktif membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Sumatera dan Aceh. Ini adalah bagian dari ikhtiar bersama mewujudkan Surabaya sebagai Kota Zakat dan Kampung Madani di setiap wilayah,” ujarnya.
Aksi open donasi ini juga menjadi ruang kolaborasi lintas generasi, mempertemukan semangat para tokoh masyarakat dengan energi pemuda dalam satu tujuan mulia: membantu sesama.
BERITA16/12/2025 | Otnay
Kolaborasi Dakwah, BAZNAS Surabaya Cetak 175 Amil dan Nadhir Profesional Lewat Madrasah Batch 1
Surabaya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya sukses menggelar Madrasah Amil dan Nadhir – Batch 1 pada Sabtu, 06 Desember 2025. Bertempat di Gedung Bapeddalitbang Kota Surabaya, Jl. Pacar No. 8, Ketabang, Genteng, acara ini dihadiri oleh 175 Amil dan Nadhir yang berasal dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid dan UPZ Kecamatan BAZNAS Kota Surabaya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para pengelola zakat dan wakaf di Kota Pahlawan.
Acara dibuka secara resmi dengan sambutan hangat dari Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, ST., MM. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran Amil dan Nadhir yang profesional dalam memaksimalkan potensi zakat dan wakaf untuk kesejahteraan umat. Dukungan penuh dari Pemerintah Kota Surabaya juga diwujudkan melalui kehadiran dan sambutan dari Kepala Bapemkesra Kota Surabaya, Dr. Arief Boediarto, M.Si.
Sesi utama kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian Keynote Speaker oleh Guru Besar ternama, Prof. Dr. KH. Ahmad Muhibbin Zuhri, M.Ag. Beliau memberikan pandangan strategis mengenai peran sentral Amil dan Nadhir dalam ekosistem filantropi Islam modern.
Inti dari Madrasah Amil & Nadhir ini adalah penyampaian materi secara panel yang dimoderatori oleh Drs. H. Marjuki, MA. Sesi panel ini berfokus pada dua aspek penting. Materi Keamilan disampaikan oleh H.M. Kamil Thobroni, membahas secara mendalam tata kelola dan prinsip-prinsip profesionalisme dalam pengelolaan zakat. Sementara itu, materi Kenadziran disampaikan oleh Muhammad Yahya, S.Pd.I, M.A, mengupas tuntas aspek hukum, manajerial, dan pengembangan aset wakaf.
Madrasah Amil & Nadhir Batch 1 ini menjadi langkah konkret BAZNAS Kota Surabaya dalam memastikan pengelolaan zakat dan wakaf dilaksanakan secara syar’i, amanah, dan berdampak luas bagi masyarakat Surabaya.
BERITA09/12/2025 | Imam
Gandeng Fatayat NU, Dorong UMKM Fatayat Naik Kelas Lewat Pendampingan dan Workshop Kaji Indonesia
Surabaya, 8 November 2025 – Sinergi pemberdayaan ekonomi terus diperkuat oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya bersama PC Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Surabaya melalui program pendampingan UMKM perempuan . Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas usaha agar mampu naik kelas, mandiri, berdaya saing, serta melek digital .
Program pemberdayaan ini diselenggarakan di Aula Dinas Koperasi dan UMKM Kota Surabaya, Siola Mall, Jl. Tunjungan No. 1–3, Genteng, Surabaya , yang dikenal sebagai sentra pengembangan UMKM di Kota Pahlawan.
Puluhan kader Fatayat dan pelaku UMKM Binaan hadir mewakili berbagai sektor usaha seperti kuliner rumahan, minuman olahan, fesyen muslim, hingga produk ekonomi kreatif bernilai lokal. Kegiatan berjalan dalam dua sesi besar, yakni pendampingan UMKM oleh BAZNAS Kota Surabaya , kemudian dilanjutkan dengan workshop mentor bisnis dari Kaji Indonesia bersama Bapak Ari Prabowo .
Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H.Moch. Hamzah, ST, MM , menegaskan bahwa tujuan utama program ini bukan hanya sekedar menyalurkan bantuan, tetapi memperkuat kapasitas usaha melalui pendampingan berkelanjutan .
"Kami ingin UMKM yang didampingi tidak hanya bertahan, tetapi tumbuh dan berkembang. Kami berharap para pelaku usaha bisa naik level, memperluas pemasaran, dan pada akhirnya mengubah status dari penerima manfaat menjadi pemberi manfaat," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua PC Fatayat NU Surabaya menilai kemitraan ini menjadi momentum penting bagi perempuan untuk memperkuat ekonomi keluarga melalui usaha produktif.
“Perempuan memiliki peran strategis dalam perekonomian keluarga. Dengan program ini, kader Fatayat tidak hanya berdaya secara sosial, tetapi juga semakin kuat secara ekonomi. Ilmu yang diberikan sangat aplikatif dan relevan dengan kebutuhan usaha masa kini,” tuturnya.
Memasuki sesi workshop, Bapak Ari Prabowo dari Kaji Indonesia mengarahkan peserta pada penguatan pola pikir bisnis, strategi pemasaran modern, serta optimalisasi platform digital untuk penjualan dan branding UMKM.
Dalam paparannya, Bapak Ari menekankan bahwa UMKM di era digital harus menggabungkan kualitas produk dengan storytelling, personal branding, dan pemanfaatan media sosial sebagai etalase utama .
“Jangan hanya menjual produk, tapi jual juga narasi. Konsumen sekarang ingin merasa terhubung. Produk yang kuat identitasnya lebih mudah diingat dan berpeluang besar berkembang di pasar digital,” jelasnya di hadapan peserta.
Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan UMKM perempuan Surabaya untuk lebih profesional, terstruktur, dan siap bersaing di pasar yang luas. Melalui kolaborasi BAZNAS Kota Surabaya, PC Fatayat NU, dan Kaji Indonesia, program ini semakin kuat dengan kombinasi pemberdayaan berbasis komunitas, pendampingan usaha, dan edukasi pemasaran digital .
Melalui gerakan ini, BAZNAS Kota Surabaya optimis semakin banyak pelaku UMKM perempuan yang naik kelas, produktif, dan berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi keluarga maupun daerah .
BERITA08/11/2025 | Otnay
10 Amil BAZNAS Kota Surabaya Resmi Tersertifikasi Tingkat Nasional Wujud Profesionalisme Pengelolaan Zakat
Surabaya (BAZNAS News) – Dalam upaya memperkuat profesionalisme dan meningkatkan mutu pengelolaan zakat di daerah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya mencatat capaian penting pada tahun 2025. Sebanyak 10 orang amil dari 16 orang yang terdiri dari 5 pimpinan dan 5 pelaksana bidang telah resmi tersertifikasi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BAZNAS Republik Indonesia.
Langkah ini menjadi bukti komitmen BAZNAS Kota Surabaya untuk senantiasa menjaga kualitas, kredibilitas, dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Sertifikasi ini sekaligus mempertegas peran amil sebagai tenaga profesional yang berkompeten, sesuai dengan standar nasional yang ditetapkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
5 Pimpinan BAZNAS Kota Surabaya Raih Sertifikasi Amil Pimpinan
Dalam daftar penerima sertifikasi tersebut, lima pimpinan BAZNAS Kota Surabaya berhasil meraih Sertifikasi Amil Pimpinan, yaitu:
H. Moch. Hamzah, ST., MM. – Ketua BAZNAS Kota Surabaya
Dr. Marjuki, MA. – Wakil Ketua I
H. M. Kamil Thobroni, S.HI. – Wakil Ketua II
Drs. Ec. Abd Halim AF – Wakil Ketua III
Muhammad Riduwan, S.Ag. – Wakil Ketua IV
Kelima pimpinan ini dinyatakan kompeten dalam skema Sertifikasi Amil Pimpinan BAZNAS, yang menilai kemampuan mereka dalam aspek strategis pengelolaan lembaga zakat, mulai dari tata kelola organisasi, kebijakan distribusi, hingga strategi pemberdayaan mustahik.
Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian ini.
“Alhamdulillah, sertifikasi ini menjadi pengakuan atas profesionalitas amil di Surabaya. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas agar pengelolaan zakat semakin amanah, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar beliau.
Lima Pelaksana Bidang BAZNAS Kota Surabaya Tersertifikasi Kualifikasi Level 3
Selain pimpinan, lima pelaksana bidang BAZNAS Kota Surabaya juga berhasil lulus dalam Sertifikasi Skema Kualifikasi Level 3 Bidang Pengelolaan Zakat, yakni:
Imam Syafii Mustofa – Kepala Pelaksana
Muhammad Fachrudin – Pelaksana Bidang I (Pengumpulan)
Zulfikar Muhammad Handiyarsyah – Pelaksana Bidang II (Pendistribusian dan Pendayagunaan)
Listiyowati – Pelaksana Bidang III (Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan)
Ali Mahput Efendi – Pelaksana Bidang IV (SDM, Umum, dan Administrasi)
Sertifikasi ini membuktikan bahwa para pelaksana memiliki kompetensi teknis dalam menjalankan operasional zakat sesuai dengan standar Manajemen Mutu Pengelolaan Zakat Nasional. Mulai dari penghimpunan, pendistribusian, hingga pendayagunaan zakat untuk program pemberdayaan mustahik.
Pelaksana Bidang II, Zulfikar Muhammad Handiyarsyah, menyampaikan bahwa sertifikasi ini menjadi motivasi bagi seluruh tim untuk bekerja lebih profesional.
“Menjadi amil tidak hanya tentang niat ibadah, tetapi juga tanggung jawab besar. Dengan sertifikasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa pengelolaan zakat di Surabaya dilakukan secara terukur, terarah, dan akuntabel,” ungkapnya.
Wujud Profesionalisme dan Kepercayaan Publik
Sertifikasi amil merupakan salah satu implementasi dari Transformasi Digital dan Profesionalisasi Amil Zakat Nasional yang dicanangkan oleh BAZNAS RI. Tujuannya agar seluruh amil di Indonesia memiliki kompetensi yang sama, baik dalam aspek manajerial, teknis, maupun spiritual.
Dengan tersertifikasinya sepuluh amil BAZNAS Kota Surabaya, lembaga ini kini menjadi salah satu contoh daerah yang berhasil menegakkan standar profesional dalam tata kelola zakat. Hal ini sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS sebagai lembaga zakat resmi pemerintah yang aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI.
Ketua BAZNAS RI dalam beberapa kesempatan juga menekankan bahwa profesionalisasi amil merupakan kunci menuju pengelolaan zakat yang berkelanjutan dan berdampak besar bagi kesejahteraan umat. Dengan sumber daya manusia yang kompeten, BAZNAS dapat memastikan setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah dikelola secara efektif dan tepat sasaran.
Langkah Nyata Membangun Amil Unggul di Kota Pahlawan
Keberhasilan ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh amil zakat di Surabaya untuk terus berbenah diri. Sertifikasi bukanlah akhir, tetapi awal dari proses peningkatan kualitas pelayanan umat.
Ke depan, BAZNAS Kota Surabaya berkomitmen untuk terus melakukan pelatihan, pengembangan kompetensi, serta pembinaan berkelanjutan agar setiap amil mampu menjawab tantangan zaman dan memberikan pelayanan terbaik kepada muzaki dan mustahik.
Dengan semangat profesional, amanah, dan penuh tanggung jawab, BAZNAS Kota Surabaya siap menjadi lembaga zakat yang unggul dan terpercaya — menginspirasi pengelolaan zakat nasional yang berorientasi pada kesejahteraan dan kemaslahatan umat.
BERITA05/11/2025 | Zul

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Surabaya.
Lihat Daftar Rekening →