WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Surabaya Terima Kunjungan Kerja BAZNAS Kota Jambi

Surabaya, 26 Agustus 2026 – BAZNAS Kota Surabaya menerima kunjungan kerja BAZNAS Kota Jambi di Kantor BAZNAS Kota Surabaya pada Rabu (26/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi pengalaman dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Rombongan BAZNAS Kota Jambi terdiri dari unsur Kesejahteraan Rakyat (Kesra), jajaran pimpinan BAZNAS Kota Jambi, serta pelaksana. Kehadiran rombongan disambut oleh jajaran BAZNAS Kota Surabaya dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat

Kunjungan kerja tersebut menjadi ruang diskusi dan pertukaran informasi mengenai tata kelola kelembagaan, pengumpulan dan pendistribusian ZIS, pelayanan kepada muzaki dan mustahik, serta pengembangan berbagai program yang dilaksanakan oleh masing-masing BAZNAS daerah.

Melalui pertemuan ini, BAZNAS Kota Surabaya dan BAZNAS Kota Jambi juga saling berbagi praktik baik yang dapat menjadi referensi dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dorong Tata Kelola ZIS yang Profesional

BAZNAS Kota Surabaya menyambut positif kunjungan kerja tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat jejaring dan kolaborasi antarlembaga BAZNAS di daerah.

Diharapkan, kunjungan kerja BAZNAS Kota Jambi ke BAZNAS Kota Surabaya dapat semakin mempererat hubungan kelembagaan serta mendorong pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang profesional, transparan, akuntabel, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

26/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Kota Padang Kunjungi BAZNAS Kota Surabaya untuk Kaji Tiru Pengelolaan Zakat

Surabaya, 20 Agustus 2026BAZNAS Kota Surabaya menerima kunjungan BAZNAS Kota Padang dalam rangka silaturahim dan kaji tiru pengelolaan zakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Surabaya pada Kamis (20/8/2026).

Kunjungan BAZNAS Kota Padang disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, S.T., MM., bersama seluruh pimpinan, pelaksana, dan staf BAZNAS Kota Surabaya.

Rombongan BAZNAS Kota Padang terdiri dari Ketua, Wakil Ketua I, Wakil Ketua II, Wakil Ketua III, Wakil Ketua IV, Sekretaris, Kepala Bidang I, Kepala Bidang II, serta Kepala Bidang IV.

Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, S.T., MM., menyambut hangat kedatangan rombongan BAZNAS Kota Padang. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dengan semangat saling berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan zakat.

Kaji Tiru Pengelolaan Zakat dan Tata Kelola BAZNAS

Kegiatan kaji tiru BAZNAS Kota Padang ke BAZNAS Kota Surabaya bertujuan mempererat silaturahim sekaligus menjadi ruang berbagi pengetahuan terkait tata kelola kelembagaan dan pengelolaan zakat.

Dalam pertemuan tersebut, kedua lembaga berdiskusi mengenai berbagai program, sistem pengelolaan, serta pengalaman dalam menjalankan tugas penghimpunan, pendistribusian, pendayagunaan zakat, administrasi, dan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Surabaya dan BAZNAS Kota Padang diharapkan dapat saling mengambil praktik baik yang dapat diterapkan dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah.

Kunjungan kaji tiru tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antarlembaga BAZNAS dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, akuntabel, serta memberikan manfaat yang semakin luas bagi muzaki dan mustahik.

20/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Surabaya Terima Piagam Penghargaan atas Kontribusi Program Rutilahu bagi Warga Surabaya

Surabaya, 17 Agustus 2026 – BAZNAS Kota Surabaya menerima piagam penghargaan atas kontribusinya dalam mendukung Program Bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bagi Warga Kota Surabaya. Penghargaan tersebut diberikan setelah pelaksanaan prosesi Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.

Piagam penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi dan sinergi BAZNAS Kota Surabaya dalam mendukung Pemerintah Kota Surabaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui bantuan perbaikan rumah bagi warga yang membutuhkan.

Program Rutilahu merupakan salah satu upaya nyata dalam menghadirkan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Melalui dukungan berbagai pihak, program ini diharapkan mampu membantu meningkatkan kualitas hidup warga serta memberikan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat.

Ketua BAZNAS Kota Surabaya menerima penghargaan tersebut sebagai bentuk pengakuan atas peran BAZNAS Kota Surabaya yang selama ini turut berkontribusi dalam program-program sosial dan kemanusiaan di Kota Surabaya.

Penghargaan ini sekaligus menjadi motivasi bagi BAZNAS Kota Surabaya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Surabaya dan seluruh pihak terkait dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Dengan semangat kemerdekaan, BAZNAS Kota Surabaya berkomitmen untuk terus mengoptimalkan peran zakat, infak, dan sedekah dalam membantu masyarakat serta mendukung terwujudnya Surabaya yang semakin sejahtera dan berkeadilan.

Semangat kemerdekaan, semangat berbagi, dan semangat menghadirkan kebermanfaatan untuk sesama.

17/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Surabaya Dukung Khitanan Massal Gratis bagi Anak Keluarga Kurang Mampu

SURABAYA, 15 Agustus 2026 — BAZNAS Kota Surabaya terus memperkuat kepedulian sosial melalui dukungan terhadap khitanan massal gratis bagi 280 anak dari keluarga kurang mampu. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Wanita Surabaya, Sabtu (15/8/2026).

Khitanan massal ini merupakan hasil kolaborasi antara Dharma Wanita, BAZNAS Kota Surabaya, dan Bangga Surabaya Peduli sebagai bentuk sinergi dalam memberikan pelayanan dan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sebanyak 280 anak mengikuti proses khitan secara gratis tanpa biaya. Para peserta mayoritas berasal dari keluarga menengah ke bawah dan masyarakat kurang mampu di Kota Surabaya.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Surabaya memberikan dukungan berupa uang saku, bingkisan, dan tas kepada seluruh peserta khitan. Dukungan ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan sekaligus membantu meringankan kebutuhan keluarga penerima manfaat.

Kegiatan khitanan massal turut dihadiri Wali Kota Surabaya, Ketua PKK Kota Surabaya, jajaran pimpinan BAZNAS Kota Surabaya, pimpinan Bangga Surabaya Peduli, serta pengurus Dharma Wanita.

BAZNAS Surabaya Dorong Sinergi untuk Masyarakat Kurang Mampu

Dukungan BAZNAS Surabaya dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen untuk terus menghadirkan program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kolaborasi lintas lembaga juga menjadi langkah penting untuk memperluas jangkauan pelayanan kepada keluarga yang membutuhkan.

Melalui khitanan massal gratis ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan layanan khitan tanpa biaya, tetapi juga memperoleh perhatian dan dukungan sosial dari berbagai pihak.

BAZNAS Kota Surabaya berharap kolaborasi semacam ini dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata semangat “Amanah Muzaki, Bahagia Mustahik”, bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.

15/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Surabaya
BAZNAS Surabaya Salurkan Alat Bantu Dengar untuk Warga Krembangan Melalui Program Layanan Kesehatan

SURABAYA – BAZNAS Surabaya kembali menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat melalui penyaluran alat bantu dengar kepada salah satu warga Kecamatan Krembangan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (9/7/2026) di Kantor Kecamatan Krembangan.

Penerima manfaat dalam kegiatan ini adalah Winarti, warga Jalan Krembangan Jaya Utara 5 Nomor 20A, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan. Bantuan alat bantu dengar diberikan sebagai bentuk kepedulian BAZNAS Kota Surabaya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang mengalami gangguan pendengaran.

Penyaluran bantuan dihadiri oleh Staf Kesejahteraan Rakyat Kecamatan Krembangan, Staf Kesra Kelurahan Kemayoran, relawan dan peserta magang BAZNAS Surabaya, serta penerima manfaat bersama keluarga.

Program bantuan alat bantu dengar merupakan bagian dari pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah di bidang kesehatan. Melalui program ini, BAZNAS Surabaya berupaya membantu masyarakat agar dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik serta meningkatkan kemandirian dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

Selain memberikan bantuan, kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara BAZNAS Surabaya dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan dalam memastikan pelayanan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu faktor penting agar setiap bantuan tersalurkan secara tepat sasaran.

Bagi penerima manfaat, alat bantu dengar diharapkan mampu memberikan perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari kemudahan berkomunikasi dengan keluarga hingga mendukung aktivitas sosial di lingkungan tempat tinggalnya.

BAZNAS Surabaya akan terus mengembangkan berbagai program kesehatan sebagai bentuk kepedulian terhadap mustahik, sehingga manfaat dana zakat tidak hanya dirasakan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

 

Melalui amanah para muzaki, BAZNAS Surabaya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Surabaya agar semakin banyak warga yang dapat merasakan manfaat program-program kemaslahatan umat.

 
09/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Surabaya

Berita Terbaru

Jelang Ramadan 2026, BAZNAS RI Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi Pengemudi Ojek di 15 Titik Jabodetabek
Jelang Ramadan 2026, BAZNAS RI Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi Pengemudi Ojek di 15 Titik Jabodetabek
Menjelang Ramadan 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi pengemudi ojek melalui program Shelter Ojek Sehat (SOS). Program yang dijalankan oleh Rumah Sehat BAZNAS (RSB) ini menyasar pengemudi ojek online dan pangkalan di 15 titik wilayah Jabodetabek sebagai upaya meningkatkan akses kesehatan bagi pekerja sektor informal. Program layanan kesehatan gratis BAZNAS ini menjadi bagian dari komitmen menghadirkan manfaat zakat yang langsung dirasakan masyarakat. Melalui Shelter Ojek Sehat, para pengemudi mendapatkan pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, kolesterol, asam urat, konsultasi medis, hingga pemberian obat dan vitamin secara cuma-cuma. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menyampaikan program ini merupakan ikhtiar menyambut Ramadan dengan menghadirkan layanan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, kondisi kesehatan yang baik sangat penting agar para pengemudi dapat menjalankan ibadah puasa sekaligus tetap produktif bekerja. Ia menegaskan, kesehatan merupakan fondasi utama produktivitas, khususnya bagi pekerja informal yang bergantung pada aktivitas harian di jalan. Program Shelter Ojek Sehat juga menjadi wujud pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh penerima. Direktur Pendistribusian BAZNAS RI, Ahmad Fikri, menjelaskan program ini berlangsung selama sepekan, mulai 11 hingga 18 Februari 2026, dengan target menjangkau sekitar 2.000 penerima manfaat. Kegiatan perdana digelar di Stasiun Depok Baru, Jawa Barat, sebagai salah satu titik strategis berkumpulnya pengemudi ojek. Menurut Fikri, momentum pra-Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat kondisi kesehatan para driver. Dengan tubuh yang sehat, para pengemudi diharapkan tetap semangat mencari nafkah dan dapat menjalankan ibadah puasa dengan optimal. Wakil Ketua BAZNAS Kota Depok, Agus Dwi Cahyono, menilai program ini sebagai bentuk kolaborasi strategis antara BAZNAS RI dan BAZNAS daerah dalam memperluas manfaat zakat. Ia menyebutkan, menjelang Ramadan kebutuhan rumah tangga cenderung meningkat sehingga para pengemudi perlu kondisi fisik yang prima. Menurutnya, layanan kesehatan yang hadir langsung di lokasi aktivitas pengemudi sangat membantu karena mudah diakses tanpa mengganggu jam kerja. Hal ini memperlihatkan pendekatan pelayanan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat pekerja. Apresiasi juga datang dari Kepala Dinas Sosial Kota Depok, Utang Wardaya, yang menilai program ini sebagai bentuk kepedulian sosial dan kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Sinergi lintas lembaga dinilai penting untuk memperkuat solidaritas sosial menjelang Ramadan. Manfaat program Shelter Ojek Sehat dirasakan langsung oleh para pengemudi. Salah satu penerima manfaat, Muhammad Kotip (58), mengaku terbantu karena dapat memeriksa kesehatan tanpa harus pergi ke fasilitas kesehatan formal. Ia merasa lebih siap menyambut Ramadan setelah mendapatkan pemeriksaan dan obat gratis. Hal serupa disampaikan Tri Juliana (29), pengemudi ojek online yang menilai layanan ini sangat bermanfaat, terutama untuk deteksi kesehatan menjelang puasa. Ia berharap program kesehatan gratis dari BAZNAS dapat dilakukan secara rutin agar para pengemudi tetap sehat dan produktif. Melalui program Shelter Ojek Sehat, BAZNAS RI menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat prasejahtera. Inisiatif ini diharapkan memperkuat peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan sosial sekaligus membantu para pengemudi ojek menyambut Ramadan dengan kondisi tubuh yang sehat dan siap beribadah.
BERITA12/02/2026 | Humas Baznas Surabaya
Kolaborasi BAZNAS RI dan DKM Burj Al-Bakrie Luncurkan Program Sedekah Barang untuk Permudah Masyarakat Bersedekah
Kolaborasi BAZNAS RI dan DKM Burj Al-Bakrie Luncurkan Program Sedekah Barang untuk Permudah Masyarakat Bersedekah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkolaborasi dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Burj Al-Bakrie meluncurkan Program Sedekah Barang guna mempermudah masyarakat dalam bersedekah secara praktis dan bermanfaat. Program ini diresmikan di Masjid Burj Al-Bakrie, Jakarta, pada Selasa (10/2/2026), melalui penyediaan fasilitas drop box sedekah barang di sejumlah titik strategis kawasan perkantoran Bakrie Group. Peluncuran program sedekah barang BAZNAS ini menjadi inovasi sosial yang bertujuan mendorong budaya berbagi di lingkungan perkotaan. Fasilitas drop box tersedia di tiga lokasi, yakni Masjid Al-Bakrie Taman Rasuna di kawasan Rasuna Epicentrum, Masjid Wisma Bakrie di Gedung Wisma Bakrie Jalan H.R. Rasuna Said, serta Masjid Burj Al-Bakrie di Bakrie Tower. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan memudahkan jemaah dan pekerja kantor untuk menyalurkan barang layak pakai yang masih memiliki nilai ekonomi. Deputi BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si., menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara BAZNAS RI dan DKM Masjid Burj Al-Bakrie. Menurutnya, program sedekah barang merupakan langkah inovatif untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern yang menginginkan cara bersedekah yang sederhana namun berdampak luas. Ia menjelaskan, sedekah tidak selalu harus berbentuk uang tunai. Barang-barang yang masih bernilai ekonomis dapat disalurkan untuk membantu sesama sekaligus mengurangi pemborosan. Melalui program ini, jemaah diajak membangun gaya hidup berbagi, di mana setiap kunjungan ke masjid dapat disertai dengan membawa barang untuk disedekahkan. Imdadun berharap kolaborasi antara BAZNAS RI, Bakrie Group, Masjid Burj Al-Bakrie, dan Bakrie Amanah dapat terus berkembang dalam berbagai program sosial lainnya. Sinergi ini dinilai penting untuk memperluas jangkauan manfaat dan memperkuat peran masjid sebagai pusat kegiatan sosial kemasyarakatan. Sementara itu, Kepala Divisi Penguatan Pengumpulan LAZ Nasional BAZNAS RI, H. Abdul Kahfi, menegaskan bahwa seluruh barang yang terkumpul melalui drop box akan dikelola secara amanah dan profesional. Barang-barang sedekah tersebut akan dikonversi menjadi nilai rupiah untuk mendukung berbagai program BAZNAS, termasuk pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan mustahik di seluruh Indonesia. Menurut Kahfi, masjid memiliki peran strategis bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat solusi sosial. Dengan adanya drop box sedekah barang di lingkungan masjid, diharapkan semangat berbagi dapat menjadi bagian dari keseharian jemaah dan memperkuat solidaritas sosial. Ketua DKM Masjid Burj Al-Bakrie, H. Zulfikar Irsyad, turut menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut. Ia mengungkapkan bahwa respons jemaah terhadap program sedekah barang cukup positif. Tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan adanya kebutuhan akan fasilitas bersedekah yang mudah diakses. Ia menegaskan, pengelolaan sedekah barang sepenuhnya dipercayakan kepada BAZNAS RI karena memiliki jaringan luas dan data penerima manfaat yang terverifikasi. Kepercayaan ini diharapkan memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui program sedekah barang ini, kolaborasi BAZNAS RI dan DKM Burj Al-Bakrie diharapkan mampu memperkuat budaya filantropi di tengah masyarakat perkotaan. Inisiatif tersebut menjadi langkah konkret dalam menghadirkan kemudahan bersedekah sekaligus memperluas manfaat sosial bagi umat dan masyarakat luas.
BERITA11/02/2026 | Humas Baznas Surabaya
FKB Cilegon Salurkan Infak Kemanusiaan Palestina Rp100 Juta melalui BAZNAS RI
FKB Cilegon Salurkan Infak Kemanusiaan Palestina Rp100 Juta melalui BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia kembali menerima infak bantuan untuk Palestina sebesar Rp100 juta dari Forum Komunikasi Bersama (FKB) Ormas Islam Kecamatan Cilegon. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, pada Selasa (10/2/2026), sebagai wujud kepedulian berkelanjutan masyarakat terhadap krisis kemanusiaan di Palestina. Infak kemanusiaan Palestina ini merupakan penyaluran kedua dari FKB Ormas Islam Kecamatan Cilegon. Donasi yang dihimpun mencerminkan solidaritas masyarakat dalam membantu warga Palestina yang terdampak konflik, khususnya di wilayah Gaza. Penyaluran melalui BAZNAS RI diharapkan dapat memastikan bantuan tersampaikan secara aman, transparan, dan tepat sasaran. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan, Prof. Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec , menyampaikan apresiasi atas komitmen masyarakat Kecamatan Cilegon. Ia menegaskan bahwa setiap donasi yang diterima BAZNAS memiliki makna besar dalam memperkuat dukungan kemanusiaan bagi Palestina. Menurutnya, bantuan yang disalurkan tidak hanya fokus pada nilai materi, tetapi juga membawa semangat kemanusiaan dan doa dari masyarakat Indonesia. BAZNAS memastikan dana infak akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Palestina, termasuk dukungan gizi dan ketahanan hidup bagi korban konflik di Gaza. Zainulbahar menambahkan, BAZNAS RI terus mengupayakan penyaluran bantuan kemanusiaan Palestina melalui jalur Mesir dengan menggandeng mitra terpercaya. Upaya ini dilakukan karena akses langsung menuju wilayah Gaza, khususnya Rafah, masih terbatas. Ia menegaskan bahwa seluruh proses pendistribusian bantuan dijalankan sesuai prinsip 3A , yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, guna menjamin akuntabilitas dan keamanan penyaluran. Sementara itu, Camat Cilegon Maman Herman, SE, MM , yang mewakili FKB Ormas Islam Kecamatan Cilegon, menjelaskan bahwa penggalangan donasi dilakukan melalui kolaborasi berbagai lembaga keagamaan. Organisasi yang terlibat antara lain MUI, DMI, ICMI, BKPRMI, dan FPAKSI, bersama unsur Forkopimcam. Sinergi tersebut memperkuat gerakan sosial masyarakat dalam membantu Palestina. Pengumpulan dana dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui program Subuh Keliling, Jumat Keliling, dan Khatmil Quran Keliling. Selain itu, kegiatan penggalangan juga menjangkau musala-musala agar keterlibatan masyarakat semakin luas. Selama kurang lebih tiga bulan, pengumpulan donasi berjalan secara konsisten dan menjadi agenda rutin tahunan. Maman berharap, infak yang disalurkan melalui BAZNAS RI tidak hanya memberikan manfaat materiil, tetapi juga menjadi wujud doa dan dukungan moral bagi rakyat Palestina. Ia menilai kebersamaan masyarakat dalam aksi kemanusiaan ini dapat menumbuhkan semangat persaudaraan global. Kegiatan menyampaikan bantuan juga melibatkan sejumlah pejabat BAZNAS RI dan tokoh masyarakat, di antaranya Direktur Perencanaan ZIS-DSKL Nasional BAZNAS RI Dr. Ahmad Hambali, S.Ag., MH , Kepala Divisi Pengumpulan Ritel BAZNAS RI Arief Budiman , Ketua DMI Kecamatan Cilegon Dr. H. Agus Hasan Setiawan, MM , Sekretaris MUI Kecamatan Cilegon Ust. H. Muhyiddin, M.Pd.I , Lurah Ketileng Hilman Setiaji, S.Pd.I, MM , serta perwakilan BAZNAS Kota Cilegon Dr. H. Isomudin, SH, M.Pd. Melalui kolaborasi lintas lembaga dan partisipasi aktif masyarakat, BAZNAS RI terus memperkuat keinginan dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan Palestina. Dukungan berkelanjutan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga Palestina sekaligus mempertegas komitmen Indonesia dalam aksi solidaritas kemanusiaan global.
BERITA11/02/2026 | Humas Baznas Surabaya
Pelatihan Fundraising 2026 BAZNAS Kota Surabaya Tingkatkan Kapasitas Amil di Era Digital
Pelatihan Fundraising 2026 BAZNAS Kota Surabaya Tingkatkan Kapasitas Amil di Era Digital
Surabaya, 7 Februari 2026 — BAZNAS Kota Surabaya menggelar Pelatihan Fundraising 2026 sebagai upaya memperkuat strategi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di era digital. Kegiatan ini berlangsung di Universitas Muhammadiyah Surabaya, tepatnya di Gedung Fakultas Ilmu Kesehatan UMSURA, dan diikuti oleh para amil serta pengelola zakat dari berbagai unit layanan. Kegiatan ini turut dihadiri oleh pimpinan BAZNAS Kota Surabaya, perwakilan Bapemkesra Surabaya, serta peserta yang lolos seleksi pendaftaran sejumlah 100 orang dari kalangan mahasiswa dan generasi Z. Kehadiran para pemangku kepentingan dan peserta muda tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat sinergi pengelolaan zakat sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam gerakan filantropi Islam di Kota Surabaya. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, S.T., M.M., menyampaikan bahwa pelatihan fundraising menjadi langkah strategis untuk meningkatkan profesionalisme amil dalam menghadapi tantangan zaman. Ia menegaskan pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam pengelolaan ZIS agar manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. “Melalui pelatihan ini, kami berharap seluruh peserta mampu mengembangkan strategi fundraising yang kreatif, transparan, dan akuntabel. Dengan begitu, kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat akan semakin meningkat,” ujarnya. Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber dari BAZNAS Republik Indonesia, yakni H. Fitriansyah Agus Setiawan, S.Sos., M.I.Kom., CFRM, Kepala Direktorat Pengumpulan BAZNAS RI, serta Halimatussa Diah, Staf Senior Fundraising Digital BAZNAS RI. Keduanya membagikan wawasan strategis terkait penguatan fundraising berbasis teknologi, komunikasi publik, serta optimalisasi kampanye digital untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat. Dalam pemaparannya, H. Fitriansyah Agus Setiawan menekankan pentingnya profesionalisme amil dalam membangun kepercayaan publik. Ia menjelaskan bahwa strategi fundraising modern tidak hanya berfokus pada pengumpulan dana, tetapi juga pada transparansi, akuntabilitas, dan pengelolaan hubungan dengan para muzaki. Sementara itu, Halimatussa Diah memaparkan perkembangan fundraising digital yang semakin relevan di tengah perubahan perilaku masyarakat. Pemanfaatan media sosial, platform digital, serta pendekatan komunikasi yang kreatif dinilai menjadi kunci dalam menjangkau generasi muda dan memperluas dampak pengelolaan ZIS. Melalui Pelatihan Fundraising 2026 ini, BAZNAS Kota Surabaya berharap para peserta mampu mengimplementasikan strategi fundraising yang inovatif dan berkelanjutan. Dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, diharapkan pengelolaan ZIS dapat semakin optimal dalam mendukung program-program pemberdayaan masyarakat dan kesejahteraan umat di Surabaya. Pelatihan ini menjadi bagian dari langkah strategis BAZNAS Kota Surabaya untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, sekaligus memperkuat peran lembaga zakat sebagai motor penggerak solidaritas sosial dan pembangunan kesejahteraan masyarakat.
BERITA07/02/2026 | Otnay
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Zakat Tunai di Kecamatan Wiyung
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Zakat Tunai di Kecamatan Wiyung
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya melaksanakan kegiatan penyaluran zakat tunai di wilayah Kecamatan Wiyung, Kota Surabaya, 04 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen BAZNAS dalam memastikan pendistribusian dana zakat terlaksana secara tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran zakat tunai dilakukan secara langsung dengan mendatangi kediaman penerima manfaat. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan BAZNAS Kota Surabaya, aparat wilayah setempat, serta pihak terkait lainnya. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi wujud sinergi dan pengawasan bersama dalam pelaksanaan pendistribusian zakat agar berjalan sesuai dengan prinsip syariah dan ketentuan yang berlaku. Zakat tunai diberikan kepada mustahik sebagai bentuk kepedulian sosial untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, khususnya bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan ekonomi. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban hidup penerima manfaat serta memberikan dukungan moral agar tetap semangat dalam menjalani kehidupan. Perwakilan BAZNAS Kota Surabaya menyampaikan bahwa penyaluran zakat tunai ini merupakan amanah dari para muzakki yang telah mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS. Oleh karena itu, BAZNAS senantiasa berupaya menjaga transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran dalam setiap program pendistribusian zakat. Melalui kegiatan penyaluran zakat tunai ini, BAZNAS Kota Surabaya terus memperkuat peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan. Ke depan, BAZNAS berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas jangkauan pendistribusian, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak demi mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dan berdaya.
BERITA05/02/2026 | M. Juan
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Bantuan Zakat Tunai
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Bantuan Zakat Tunai
Surabaya Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat melalui program penyaluran zakat tunai. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung kepada salah satu warga penerima manfaat di Surabaya, dengan didampingi oleh jajaran pengurus dan relawan BAZNAS. Dalam kegiatan tersebut, tim BAZNAS menyerahkan bantuan zakat tunai sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan ekonomi. Penyaluran ini merupakan bagian dari program pemberdayaan dan perlindungan sosial yang rutin dilaksanakan guna membantu meringankan beban penerima manfaat. Perwakilan BAZNAS Kota Surabaya menyampaikan bahwa zakat yang dihimpun dari para muzaki (pembayar zakat) dikelola secara amanah dan disalurkan secara tepat sasaran kepada mustahik (penerima zakat). Program zakat tunai ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar penerima serta mendukung keberlangsungan hidup yang lebih layak. BAZNAS Kota Surabaya terus berupaya memperluas jangkauan penyaluran zakat, infak, dan sedekah agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Selain zakat tunai, BAZNAS juga memiliki berbagai program sosial dan pemberdayaan ekonomi sebagai upaya meningkatkan kemandirian masyarakat. Dengan adanya program ini, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat semakin kuat, serta mampu menciptakan kesejahteraan yang lebih merata.
BERITA05/02/2026 | BAZNAS Kota Surabaya
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Bantuan Rombong UMKM melalui UPZ Jambangan
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Bantuan Rombong UMKM melalui UPZ Jambangan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penyaluran zakat produktif. BAZNAS Kota Surabaya menyalurkan bantuan berupa rombong UMKM kepada salah satu pelaku usaha mikro melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Jambangan, yang berlokasi di Kecamatan Jambangan, Kota Surabaya. (03/02/2026) Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program Surabaya Berdaya, sebuah program unggulan BAZNAS Kota Surabaya yang berfokus pada penguatan usaha mikro dan kecil agar mampu tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan. Bantuan rombong usaha diberikan sebagai sarana pendukung kegiatan usaha agar penerima manfaat dapat meningkatkan kualitas layanan, memperluas jangkauan penjualan, serta memperbaiki tampilan usaha yang lebih layak dan higienis. Dalam kegiatan tersebut, penyerahan bantuan dilakukan secara langsung dan disaksikan oleh perwakilan BAZNAS Kota Surabaya, pengurus UPZ Jambangan, serta pihak wilayah setempat. Kehadiran berbagai pihak ini menjadi bentuk sinergi dan dukungan bersama dalam upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis zakat. Melalui bantuan ini, diharapkan penerima manfaat dapat meningkatkan kapasitas usaha, menambah pendapatan, serta memperkuat perekonomian keluarga. BAZNAS Kota Surabaya berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pendayagunaan zakat secara produktif, tepat sasaran, dan sesuai dengan prinsip syariah demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
BERITA05/02/2026 | M. juan
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Bantuan Bed Medis untuk Warga Kalijudan
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Bantuan Bed Medis untuk Warga Kalijudan
Surabaya, 02 Febuari 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya kembali menyalurkan bantuan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan berupa bed medis diberikan kepada Ibu Suprihatin, warga Kalijudan I/25, Surabaya. Bantuan bed medis tersebut disalurkan sebagai bentuk kepedulian BAZNAS Kota Surabaya terhadap masyarakat dhuafa yang membutuhkan fasilitas kesehatan penunjang perawatan di rumah. Kondisi kesehatan penerima manfaat yang memerlukan perawatan khusus menjadi dasar BAZNAS dalam memberikan bantuan ini. Perwakilan BAZNAS Kota Surabaya menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program Surabaya Sehat, yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) para muzaki. Program ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan kesehatan yang layak. “BAZNAS Kota Surabaya berkomitmen untuk memastikan dana zakat yang dihimpun dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi mustahik, khususnya dalam aspek kesehatan,” ujarnya. Ibu Suprihatin dan keluarga menyampaikan rasa syukur serta terima kasih atas bantuan yang diberikan. Kehadiran bed medis ini diharapkan dapat membantu proses perawatan dan meningkatkan kenyamanan selama masa pemulihan. Melalui program bantuan kesehatan ini, BAZNAS Kota Surabaya menegaskan perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, profesional, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Surabaya.
BERITA03/02/2026 | M. Juan
BAZNAS Surabaya Kembali Raih Opini WTP atas Audit Keuangan Tahun 2025
BAZNAS Surabaya Kembali Raih Opini WTP atas Audit Keuangan Tahun 2025
Surabaya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi kagum dengan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Audit Keuangan Tahun 2025. Opini tersebut diberikan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Kuncara Budi Santosa dan Rekan sebagai auditor independen. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS Kota Surabaya dalam menerapkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan profesional dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Opini WTP merupakan predikat tertinggi dalam audit laporan keuangan, yang menunjukkan bahwa laporan keuangan disajikan secara wajar sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. Ketua BAZNAS Kota Surabaya menyampaikan rasa terima kasih dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan, khususnya para muzaki, munfiq, dan masyarakat Surabaya. Capaian ini tidak lepas dari kerja keras seluruh jajaran BAZNAS Kota Surabaya dalam menjaga integritas, kepatuhan, serta konsistensi pengelolaan dana umat. “Opini WTP ini merupakan amanah sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan pengelolaan zakat yang profesional, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh para mustahik,” ujarnya. Audit keuangan tersebut dilaksanakan terhadap laporan keuangan Tahun 2025 dan secara resmi ditetapkan pada tanggal 15 Januari 2026 di Jakarta. Proses audit dilakukan secara menyeluruh, meliputi aspek pencatatan, pelaporan, serta pemaparan terhadap peraturan dan prinsip akuntansi yang berlaku. Keberhasilan mempertahankan opini WTP ini juga sejalan dengan semangat RAKSAZA (Gerakan Sadar Zakat Surabaya) yang terus digalakkan oleh BAZNAS Kota Surabaya, sebagai upaya membangun kepercayaan masyarakat dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat. Ke depan, BAZNAS Kota Surabaya berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan inovasi program pendayagunaan zakat, serta memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak demi mewujudkan kesejahteraan umat dan mengentaskan kemiskinan di Kota Surabaya.
BERITA02/02/2026 | Humas Baznas Surabaya
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Bantuan Bedah Rumah untuk Warga Kurang Mampu
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Bantuan Bedah Rumah untuk Warga Kurang Mampu
Surabaya, 29 Januari 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program Bedah Rumah bagi warga kurang mampu. Pada Kamis (29/1), BAZNAS menyalurkan bantuan perbaikan rumah kepada tiga penerima manfaat yang berada di wilayah Wonokusumo Lor, Sidotopo Jaya, dan Sidoyoso. Tiga penerima manfaat tersebut adalah Khoiriyah, warga Wonokusumo Lor Gg. 12 No. 9, Ansori Noer, warga Sidotopo Jaya III A No. 48, serta Alir Ridho, warga Sidoyoso II/30. Ketiganya dinilai memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan Bedah Rumah setelah melalui proses verifikasi dan peninjauan lapangan oleh tim BAZNAS Kota Surabaya. Program Bedah Rumah ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang tinggal di hunian tidak layak agar dapat memiliki tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan nyaman. Bantuan yang diberikan meliputi perbaikan bagian rumah yang rusak, seperti lantai, dinding, atap, serta fasilitas dasar lainnya yang menunjang kelayakan hunian. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh tim BAZNAS Kota Surabaya dengan pendampingan dari unsur wilayah setempat. Selain menyerahkan bantuan, tim juga melakukan pengecekan kondisi rumah guna memastikan bahwa perbaikan yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan masing-masing penerima manfaat. Khoiriyah, salah satu penerima bantuan, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Selama ini, kondisi rumah yang ditempatinya dinilai kurang layak dan membutuhkan perbaikan, terutama pada bagian struktur bangunan. Bantuan Bedah Rumah ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan serta keamanan tempat tinggal bagi dirinya dan keluarga. Hal serupa juga dirasakan oleh Ansori Noer dan Alir Ridho. Dengan adanya program Bedah Rumah dari BAZNAS, mereka berharap dapat memiliki hunian yang lebih layak, sehingga dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik dan sehat. BAZNAS Kota Surabaya menyampaikan bahwa program Bedah Rumah merupakan bagian dari pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzakki. Dana tersebut disalurkan kepada masyarakat yang berhak sebagai wujud kepedulian sosial dan upaya mengurangi kesenjangan sosial di tengah masyarakat. Melalui program ini, BAZNAS tidak hanya berfokus pada bantuan konsumtif, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup jangka panjang. Rumah yang layak diharapkan dapat menjadi fondasi penting bagi keluarga untuk hidup lebih sejahtera dan produktif. BAZNAS Kota Surabaya berkomitmen untuk terus melaksanakan program-program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Ke depan, BAZNAS akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat guna memperluas jangkauan program Bedah Rumah agar semakin banyak warga kurang mampu yang dapat merasakan manfaatnya.
BERITA02/02/2026 | BAZNAS Kota Surabaya
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Bantuan Bedah Rumah di Kecamatan Genteng
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Bantuan Bedah Rumah di Kecamatan Genteng
BAZNAS Kota Surabaya menyalurkan bantuan bedah rumah kepada warga kurang mampu di kawasan Kapasari, Kecamatan Genteng, Surabaya, pada Selasa (28/1/2026). Program ini bertujuan membantu masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni agar memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh perwakilan BAZNAS Kota Surabaya bersama unsur pemerintah setempat dan tokoh masyarakat. Bantuan tersebut menandai dimulainya proses perbaikan rumah sesuai kebutuhan penerima manfaat. Program bedah rumah merupakan bagian dari pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola secara amanah. Melalui program ini, BAZNAS berharap dapat meningkatkan kualitas hidup mustahik sekaligus mendorong kepedulian sosial masyarakat. Penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan. BAZNAS Kota Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program sosial berkelanjutan demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kota Surabaya.
BERITA28/01/2026 | M. Juan
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Bantuan Bedah Rumah di Tegalsari
BAZNAS Kota Surabaya Salurkan Bantuan Bedah Rumah di Tegalsari
BAZNAS Kota Surabaya menyalurkan bantuan bedah rumah kepada warga kurang mampu di Jalan Kedondong Pasar Kecil, Kecamatan Tegalsari, Surabaya, Rabu (28/1/2026). Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang menempati rumah tidak layak huni agar memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan sehat. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh perwakilan BAZNAS Kota Surabaya bersama unsur pemerintah setempat dan tokoh masyarakat. Bantuan tersebut menjadi tanda dimulainya proses perbaikan rumah yang sebelumnya mengalami kerusakan dan keterbatasan dari sisi struktur bangunan serta kelayakan hunian. Program bedah rumah merupakan bagian dari pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari masyarakat. Melalui pengelolaan yang amanah dan tepat sasaran, BAZNAS berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi mustahik sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka. Penerima bantuan menyampaikan rasa syukur atas kepedulian BAZNAS Kota Surabaya. Melalui program ini, diharapkan penerima manfaat dapat menjalani kehidupan dengan lebih layak, sementara BAZNAS terus mendorong partisipasi masyarakat dalam menunaikan ZIS untuk memperluas dampak sosial yang berkelanjutan.
BERITA28/01/2026 | M. Juan
BAZNAS Surabaya Gelar Peringatan Harlah BAZNAS ke-25
BAZNAS Surabaya Gelar Peringatan Harlah BAZNAS ke-25
Surabaya — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya memperingati Hari Lahir (Harlah) BAZNAS ke-25 pada Selasa, 27 Januari 2026. Peringatan ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang pengelolaan zakat nasional sekaligus penguatan komitmen BAZNAS dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara amanah, profesional, dan transparan untuk kemaslahatan umat, dengan mengusung tema “Zakat Menguatkan Indonesia.” Peringatan Harlah ke-25 BAZNAS diisi dengan rangkaian kegiatan keagamaan berupa khotmil Al-Qur'an, tahlil, dan doa bersama. Kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur atas 25 tahun kiprah BAZNAS dalam melayani umat, sekaligus ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan, kelancaran, dan penguatan peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial dan ekonomi umat. Ketua BAZNAS Kota Surabaya, Moch. Hamzah, ST., MT., dalam Berbagainya menyampaikan bahwa Harlah ke-25 BAZNAS bukan sekedar peringatan usia lembaga, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen pengelolaan zakat yang berdampak nyata bagi masyarakat. “Selama 25 tahun, BAZNAS telah tumbuh dan berkembang menjadi lembaga yang dipercaya masyarakat. Ini adalah amanah besar yang harus terus kita jaga dengan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat,” ujar Hamzah. Ia menegaskan bahwa zakat memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi bangsa, khususnya dalam menjawab tantangan kemiskinan dan ketimpangan. “Melalui tema Zakat Menguatkan Indonesia, kami ingin menegaskan bahwa zakat bukan hanya ibadah individu, tetapi juga kekuatan kolektif untuk membangun kemandirian umat dan kesejahteraan bangsa,” tambahnya. Selama 25 tahun perjalanannya, BAZNAS terus hadir di tengah masyarakat sebagai lembaga resmi pengelola zakat dengan berbagai program pendayagunaan yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Program-program tersebut mencakup pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan mustahik, penguatan ekonomi umat, serta dukungan di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial kemanusiaan. Momentum Harlah ke-25 ini diharapkan dapat semakin meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat melalui BAZNAS, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat dalam mewujudkan Indonesia yang lebih sejahtera, adil, dan berdaya.
BERITA27/01/2026 | Alfa
Christine Maria Retno Susanti Resmi Memeluk Islam melalui UMC BAZNAS Kota Surabaya
Christine Maria Retno Susanti Resmi Memeluk Islam melalui UMC BAZNAS Kota Surabaya
Surabaya — Unit Muallaf Center (UMC) BAZNAS Kota Surabaya kembali memfasilitasi prosesi ikrar muallaf yang berlangsung khidmat di Masjid Rahmat Kembang Kuning pada Minggu, 25 Januari 2026. Dalam kesempatan tersebut, Christine Maria Retno Susanti secara resmi memeluk agama Islam setelah melalui perjalanan spiritual yang mendalam dan penuh kesadaran. Prosesi ikrar dipandu oleh pembimbing dari UMC BAZNAS Kota Surabaya dan disaksikan oleh pengurus masjid serta jamaah yang hadir. Dengan suara mantap dan penuh keyakinan, Christine mengucapkan dua kalimat syahadat sebagai tanda resmi keislamannya. Keputusan tersebut diambil tanpa paksaan dari pihak mana pun, melainkan murni atas dasar hidayah dan keyakinan pribadi. Sebelumnya, Christine diketahui menganut agama Kristen. Seiring berjalannya waktu, ia mengaku semakin tertarik mempelajari ajaran Islam. Dari proses pembelajaran tersebut, ia merasakan ketenangan batin dan kemantapan hati yang mendorongnya untuk mengambil keputusan besar dalam hidupnya. “Saya memeluk Islam secara sadar tanpa paksaan. Saya merasakan Islam memberikan ketenangan dan keyakinan dalam hati. Saya yakin Islam adalah agama yang paling benar,” ungkap Christine usai prosesi ikrar dengan penuh haru. Unit Muallaf Center (UMC) BAZNAS Kota Surabaya berperan penting dalam mendampingi proses pengucapan syahadat tersebut. Tidak hanya memfasilitasi ikrar, UMC juga berkomitmen memberikan pelatihan berkelanjutan kepada para muallaf, termasuk bimbingan dasar keislaman, tata cara ibadah, pembelajaran membaca Al-Qur'an, serta penguatan akhlak dan pemahaman nilai-nilai Islam. Perwakilan UMC BAZNAS Kota Surabaya menyampaikan bahwa pendampingan terhadap muallaf merupakan bagian dari upaya dakwah dan pelayanan sosial keagamaan. Kehadiran UMC diharapkan dapat menjadi wadah yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang ingin mempelajari Islam atau menyatakan diri sebagai muallaf. Suasana prosesi berlangsung hangat dan penuh rasa persaudaraan. Para jamaah yang hadir turut memberikan doa dan dukungan moral kepada Christine agar senantiasa istiqamah dalam menjalankan ajaran Islam. Momen tersebut mencerminkan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial yang menjadi ciri khas komunitas Muslim. Menjadi keputusan muallaf merupakan langkah penting dalam perjalanan spiritual seseorang. Christine mengaku telah melalui proses perenungan panjang sebelum akhirnya mantap mengucapkan syahadat. Ia menyatakan kesiapannya untuk terus belajar dan memperdalam pemahaman agama dengan bimbingan dari UMC BAZNAS Kota Surabaya. Fenomena meningkatnya jumlah muallaf di Indonesia menunjukkan tingginya minat masyarakat dalam mempelajari Islam. Akses informasi yang semakin luas, baik melalui literatur maupun media digital, membuka peluang bagi banyak orang untuk memahami ajaran Islam secara lebih mendalam. Dalam konteks ini, peran lembaga seperti UMC BAZNAS Kota Surabaya menjadi sangat penting dalam memberikan pendampingan yang tepat. Bagi Christine, tanggal 25 Januari 2026 menjadi titik awal perjalanan hidup yang baru. Ia berharap dapat menjalani kehidupan sebagai seorang Muslimah dengan penuh ketenangan, keyakinan, dan semangat untuk terus memperbaiki diri. Dukungan dari keluarga, lingkungan, serta komunitas keislaman menjadi modal penting dalam proses adaptasi tersebut. Prosesi ikrar muallaf yang difasilitasi oleh Unit Muallaf Center BAZNAS Kota Surabaya ini tidak hanya menjadi acara pribadi bagi Christine, tetapi juga menjadi inspirasi tentang pentingnya kebebasan berkeyakinan dan pencarian makna hidup. Keputusan yang diambil secara sadar dan penuh keyakinan mencerminkan perjalanan spiritual yang patut dihargai. Melalui pendampingan berkelanjutan dari UMC BAZNAS Kota Surabaya, diharapkan Christine dapat tumbuh menjadi Muslimah yang kuat dalam iman dan berakhlak mulia. Perjalanan barunya sebagai muallaf menjadi simbol harapan, ketenangan, dan keyakinan dalam menapaki kehidupan yang lebih bermakna.
BERITA25/01/2026 | Otnay
BAZNAS  Surabaya Lakukan Kunjungan Kerja dan Silaturahmi ke BAZNAS Kabupaten Magetan
BAZNAS Surabaya Lakukan Kunjungan Kerja dan Silaturahmi ke BAZNAS Kabupaten Magetan
Magetan — BAZNAS Kota Surabaya melaksanakan kunjungan kerja dan silaturahmi ke BAZNAS Kabupaten Magetan sebagai upaya memperkuat sinergi antar lembaga pengelola zakat. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus berbagi inspirasi dalam pengelolaan dan pendayagunaan zakat. Dalam kunjungan tersebut, kedua pihak berdiskusi mengenai berbagai program unggulan, inovasi pemberdayaan mustahik, serta strategi penguatan peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi wadah saling belajar dan bertukar pengalaman guna meningkatkan efektivitas program zakat yang berdampak luas. BAZNAS Kota Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus menjalin kolaborasi dengan BAZNAS daerah lain, termasuk BAZNAS Kabupaten Magetan, dalam rangka memperkuat ekosistem zakat yang profesional, transparan, dan berkelanjutan. Melalui kunjungan kerja dan silaturahmi ini, BAZNAS Kota Surabaya berharap terbangun kerja sama yang semakin solid sehingga mampu menebar kebermanfaatan yang lebih luas bagi umat. Sinergi antar BAZNAS diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang optimal dan berdampak nyata.
BERITA23/01/2026 | Alfa
BAZNAS Surabaya Lakukan Kunjungan Lapangan ke Sentra Peternakan Ayam di Magetan
BAZNAS Surabaya Lakukan Kunjungan Lapangan ke Sentra Peternakan Ayam di Magetan
Magetan — BAZNAS Kota Surabaya melaksanakan kunjungan lapangan ke Sentra Peternakan Ayam di Kabupaten Magetan sebagai upaya memperkuat program pemberdayaan ekonomi umat, khususnya di sektor peternakan. Kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus forum diskusi terkait pengembangan peternakan ayam yang berkelanjutan. Dalam kunjungan tersebut, BAZNAS Kota Surabaya menggali informasi mengenai budidaya ayam varietas Kuntara 4 dan Elba, yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Kedua varietas ayam ini dapat dibudidayakan mulai dari skala ternak rumahan hingga skala yang lebih profesional, sehingga sangat relevan untuk diterapkan dalam program pemberdayaan mustahik. Melalui diskusi bersama pengelola sentra peternakan, BAZNAS Kota Surabaya membahas berbagai aspek teknis dan manajerial, mulai dari sistem pemeliharaan, efisiensi pakan, hingga peluang pengembangan usaha peternakan ayam sebagai sumber pendapatan yang berkelanjutan bagi masyarakat. BAZNAS Kota Surabaya berharap kunjungan ini dapat menjadi langkah awal terbangunnya sinergi dan kolaborasi berkelanjutan dengan berbagai pihak, dalam rangka optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah untuk program pemberdayaan ekonomi umat. Sektor peternakan diharapkan mampu menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Melalui program-program produktif seperti ini, BAZNAS Kota Surabaya terus berkomitmen menghadirkan manfaat zakat yang berdampak nyata serta mendorong terwujudnya perekonomian umat yang kuat dan berdaya saing.
BERITA22/01/2026 | Alfa
BAZNAS Surabaya Tinjau Rumah Tidak Layak Huni di Tanjung Perak
BAZNAS Surabaya Tinjau Rumah Tidak Layak Huni di Tanjung Perak
Surabaya, 15 Januari 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya bersama Pemerintah Kota Surabaya melakukan outreach lapangan ke rumah milik Rukmini Rachman, warga Jl. Teluk Nibung Barat III No. 7, Kelurahan Tanjung Perak, Kecamatan Pabean Cantian, Kamis (15/1). Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung kondisi rumah tidak layak huni yang akan menjadi pertimbangan dalam program Bedah Rumah / Rumah Layak Huni. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Surabaya Ir. H. Armuji, staf kecamatan dan kelurahan setempat, unsur tiga pilar, pengurus RT/RW, KSH, serta tim BAZNAS Kota Surabaya. Dari hasil peninjauan, rumah yang dihuni lima anggota keluarga ini dinilai tidak layak huni. Sebagian bangunan ambruk, terutama di area kamar yang sebelumnya ditempati oleh lansia penderita stroke dan katarak. Lantai rumah masih berupa urugan gragal yang rawan banjir dan lembab, sementara atap halaman depan mengalami kerusakan parah. Dalam rencana tindak lanjut, BAZNAS Surabaya akan memfokuskan perbaikan pada lantai rumah, atap yang rusak, instalasi listrik, dinding, serta pengecatan ulang. Sebelumnya, keluarga ini telah menerima bantuan kursi roda dan zakat tunai berkala dari BAZNAS. Ketua BAZNAS Kota Surabaya menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama pemerintah kota untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat kurang mampu. Hasil peninjauan lapangan akan dibahas dalam rapat pleno pimpinan BAZNAS Surabaya guna menentukan langkah selanjutnya.
BERITA19/01/2026 | BAZNAS Kota Surabaya
BAZNAS Kota Surabaya Dukung Khitanan Massal HAB ke-80 Kemenag RI, Wujud Sinergi Zakat dan Wakaf Berkelanjutan
BAZNAS Kota Surabaya Dukung Khitanan Massal HAB ke-80 Kemenag RI, Wujud Sinergi Zakat dan Wakaf Berkelanjutan
Surabaya – BAZNAS Kota Surabaya turut berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan khitanan massal dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia, yang diselenggarakan di Kantor Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya, Selasa (24/12/2025). Kegiatan sosial ini merupakan hasil kolaborasi antara Kemenag Kota Surabaya, BAZNAS Kota Surabaya, Asosiasi Dokter Khitan Indonesia (ASDOKI), serta Perwakilan BWI Kota Surabaya. Sinergi lintas lembaga ini menjadi bukti nyata optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola secara amanah dan produktif. Ketua Panitia, H. Muhammad Yahya, menyampaikan bahwa kegiatan khitanan massal ini dapat terlaksana dengan baik berkat dukungan penuh dari BAZNAS Kota Surabaya. BAZNAS memfasilitasi berbagai kebutuhan kegiatan, mulai dari akomodasi jasa dokter, transportasi peserta, hingga dukungan teknis lainnya, sehingga pelaksanaan berjalan lancar dan optimal. Dalam sambutannya, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Surabaya, H. Mas Kamil Thobroni, S.Hi, menegaskan bahwa skema kegiatan ini memiliki nilai manfaat yang berkelanjutan. Dana zakat yang dihimpun tidak hanya dimanfaatkan untuk kegiatan sosial sesaat, tetapi dikelola menjadi dana abadi. Hasil dari jasa dokter khitan tersebut selanjutnya akan diwakafkan kepada Perwakilan BWI Kota Surabaya, sehingga manfaatnya dapat terus dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang. Sementara itu, Pimpinan ASDOKI, Dr. Sukma Sahadewa, menyampaikan bahwa khitan merupakan salah satu anjuran penting bagi umat Islam yang berdampak langsung pada peningkatan kesehatan individu. Melalui kegiatan khitanan massal ini, ASDOKI berkomitmen memberikan layanan medis yang profesional, aman, dan sesuai standar kesehatan. Pelaksanaan khitanan massal menggunakan metode Techno Klem, yaitu metode khitan modern yang minim pendarahan, proses relatif cepat, serta memberikan kenyamanan lebih bagi anak. Seluruh tindakan dilakukan oleh dokter dan tenaga medis berpengalaman, sehingga peserta dapat menjalani proses khitan dengan aman dan tenang. Kepala Kemenag Kota Surabaya, Dr. Muhammad Muslim, S.Ag., M.Sy, mengapresiasi sinergi seluruh pihak, khususnya BAZNAS Kota Surabaya, yang telah berkontribusi besar dalam menyukseskan kegiatan ini. Ia menyampaikan rasa syukur karena dikelilingi oleh banyak pihak yang memiliki kepedulian sosial tinggi dan semangat kolaborasi. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program sosial yang berdampak nyata, berkelanjutan, dan selaras dengan prinsip pengelolaan zakat yang profesional, transparan, serta berorientasi pada kemaslahatan umat.
BERITA24/12/2025 | Otnay
BAZNAS Kota Surabaya Gelar Rakor UPZ OPD dan Kecamatan serta Luncurkan E-Dashboard
BAZNAS Kota Surabaya Gelar Rakor UPZ OPD dan Kecamatan serta Luncurkan E-Dashboard
Surabaya – BAZNAS Kota Surabaya menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) OPD dan UPZ Kecamatan se-Kota Surabaya, disertai peluncuran E-Dashboard BAZNAS Kota Surabaya, pada Selasa, 23 Desember 2025, bertempat di Siola Mall Lantai 4, Surabaya. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Bapemkesra Kota Surabaya, Drs. Arief Budiarto, M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya penguatan sinergi antara BAZNAS, Pemerintah Kota Surabaya, serta UPZ OPD dan UPZ Kecamatan guna mengoptimalkan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Rakor ini dihadiri segenap pimpinan BAZNAS Kota Surabaya, Kepala dan jajaran Bapemkesra, serta tamu undangan UPZ OPD dan UPZ Kecamatan se-Kota Surabaya. Forum ini menjadi ruang konsolidasi strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi kelembagaan, serta meningkatkan efektivitas penghimpunan dan penyaluran ZIS di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Surabaya H. Moch. Hamzah, S.T., M.M. menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bapemkesra Kota Surabaya, khususnya Mas Akbar, atas dukungan dan kolaborasi dalam pengembangan E-Dashboard BAZNAS Kota Surabaya. Ia menilai inovasi digital ini sebagai langkah konkret dalam mewujudkan tata kelola zakat yang modern, transparan, dan akuntabel. Ketua BAZNAS Kota Surabaya juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh jajaran UPZ OPD dan UPZ Kecamatan yang selama ini konsisten membersamai dan berkontribusi aktif dalam mendukung pelaksanaan program dan kegiatan BAZNAS Kota Surabaya. Peran UPZ dinilai sangat strategis sebagai ujung tombak penghimpunan ZIS sekaligus mitra utama dalam memperluas jangkauan manfaat zakat bagi masyarakat. Rakor turut membahas sejumlah agenda penting, antara lain penguatan peran UPZ OPD dan UPZ Kecamatan, peningkatan koordinasi lintas sektor, serta standarisasi tata kelola dan pelaporan ZIS. Seluruh UPZ didorong untuk menjalankan pengelolaan zakat secara tertib administrasi, profesional, dan sesuai regulasi yang berlaku. Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Kota Surabaya secara resmi meluncurkan E-Dashboard BAZNAS Kota Surabaya sebagai sistem monitoring dan alat bantu administrasi pengelolaan ZIS. Sistem ini mendukung surat-menyurat, pelaporan LPJ dan laporan keuangan, pencetakan Bukti Setor Zakat, serta monitoring nominal zakat ASN secara real time, guna meningkatkan efektivitas kerja, transparansi, dan akuntabilitas lembaga. Kegiatan ditutup dengan pemaparan teknis penggunaan e-dashboard, diskusi interaktif, serta sesi tanya jawab bersama peserta. Melalui rakor dan peluncuran sistem digital ini, BAZNAS Kota Surabaya optimistis kolaborasi dengan UPZ OPD dan UPZ Kecamatan akan semakin kuat dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kota Surabaya.
BERITA23/12/2025 | Otnay
Rapat Kerja IV BAZNAS Kota Surabaya Digelar, Fokus Perkuat Pengelolaan Zakat Tahun 2026
Rapat Kerja IV BAZNAS Kota Surabaya Digelar, Fokus Perkuat Pengelolaan Zakat Tahun 2026
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja (Raker) IV pada Selasa, 17 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam rangka evaluasi kinerja tahun 2025 sekaligus perumusan arah kebijakan dan program kerja BAZNAS Kota Surabaya untuk tahun 2026. Rapat kerja diikuti oleh Ketua BAZNAS Kota Surabaya, para wakil ketua, kepala bidang, serta seluruh jajaran pelaksana. Rapat Kerja IV BAZNAS Kota Surabaya diselenggarakan sebagai bentuk lembaga komitmen dalam menjaga profesionalisme, akuntabilitas, dan transparansi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Forum ini menjadi ruang konsolidasi internal guna memastikan seluruh program berjalan selaras dengan visi BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat. Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H.Moch. Hamzah, ST, MM., dalam Berbagainya menegaskan bahwa Rapat Kerja IV memiliki peran penting dalam memperkuat fondasi kelembagaan BAZNAS. Menurutnya, pengelolaan zakat harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman serta kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis. “Evaluasi dan perencanaan yang matang adalah kunci agar zakat benar-benar mampu menjadi instrumen peningkatan kesejahteraan umat,” ujarnya. Dalam Raker IV ini, Ketua Pelaksana memaparkan laporan kinerja sepanjang tahun 2025 meliputi Bidang Pengumpulan, Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelapran serta Bidang Administrasi dan SDM. Pemaparan tersebut mencakup capaian program, tingkat serapan anggaran, inovasi yang telah dijalankan, serta berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan. Bidang Pengumpulan menyoroti pentingnya penguatan strategi penghimpunan ZIS melalui optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ), kolaborasi dengan instansi pemerintah dan swasta, serta pemanfaatan platform digital. Peningkatan literasi zakat di masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda, menjadi perhatian utama agar potensi zakat di Kota Surabaya dapat terus meningkat secara berkelanjutan. Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan menegaskan komitmen BAZNAS Kota Surabaya dalam menghadirkan program-program yang tepat sasaran dan fokus pada pemberdayaan mustahik. Program bantuan pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi umat, hingga respon kebencanaan menjadi fokus utama agar zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif dan berjangka panjang. Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan BAZNAS Kota Surabaya juga membahas penguatan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Pengelolaan dana ZIS yang sesuai dengan regulasi dan standar pelaporan menjadi prioritas untuk menjaga kepercayaan muzaki. Selain itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) amil zakat juga menjadi agenda strategis guna mendukung kinerja organisasi yang semakin profesional. Sementara Bidang Administrasi dan SDM menekankan pentingnya penguatan tata kelola kelembagaan, peningkatan disiplin kerja, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia amil zakat. Fokus pembahasan meliputi penataan administrasi yang teratur dan terintegrasi, peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan evaluasi kinerja, serta penguatan etos kerja dan profesionalisme amil. Langkah ini dinilai krusial untuk mendukung efektivitas pelaksanaan program dan memastikan pelayanan BAZNAS Kota Surabaya berjalan optimal, responsif, dan berkelanjutan. Selain pemaparan dari masing-masing bidang, Rapat Kerja IV BAZNAS Kota Surabaya juga menghadirkan laporan kinerja dari sejumlah unit pelaksana, yakni Unit Media, Unit Bedah Rumah, Unit Muallaf Center, serta Unit BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS Kota Surabaya. Setiap unit menyampaikan evaluasi program, dampak kegiatan kepada mustahik, serta rencana penguatan program ke depan guna mendukung optimalisasi pelayanan dan pendayagunaan zakat di Kota Surabaya. Dalam suasana diskusi yang konstruktif, berbagai masukan dan rekomendasi yang disampaikan oleh peserta rapat sebagai bahan penyempurnaan rencana kerja tahun 2026. Sinergi antarbidang ditekankan sebagai kunci keberhasilan pelaksanaan program, sehingga seluruh proses penghimpunan hingga pendistribusian zakat dapat berjalan efektif dan terintegrasi. Melalui Rapat Kerja IV ini, BAZNAS Kota Surabaya meneguhkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Hasil Raker akan dibahas dalam dokumen rencana kerja dan menjadi pedoman pelaksanaan program pada tahun mendatang. Dengan perencanaan yang matang dan kerja sama yang solid, BAZNAS Kota Surabaya optimis mampu memberikan kontribusi nyata dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan warga Kota Surabaya. Rapat Kerja IV BAZNAS Kota Surabaya ditutup dengan semangat kebersamaan dan integritas seluruh jajaran, sejalan dengan tekad menjadikan zakat sebagai solusi sosial yang berkelanjutan bagi umat.
BERITA18/12/2025 | Humas Baznas Surabaya
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Surabaya.

Lihat Daftar Rekening →