Berita Terbaru
BAZNAS SURABAYA LAKUKAN KAJIAN DAMPAK ZAKAT 2024
Surabaya, (25 September 2024) - Untuk memahami dan mengevaluasi manfaat dari zakat yang telah disalurkan kepada mustahik, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya melakukan Kajian Dampak Zakat (KDZ) dengan mengadakan survei kepada mustahik.
Perlu diketahui bahwa Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kota surabaya ini telah menyalurkan bantuan kepada mustahik di wilayah Kota Surabaya.
Kajian Dampak Zakat (KDZ) ini dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi seberapa efektif zakat yang disalurkan kepada mustahik, apakah memberikan manfaat, memiliki dampak positif, dan mampu membawa perubahan yang baik bagi mereka, atau sebaliknya Kegitan KDZ ini dilaksanakan di beberapa titik lokasi yang ada di Kota Surabaya, selama satu minggu ke 31 Kecamatan di Surabaya.
Kegiatan Kajian Dampak Zakat (KDZ) ini dilakukan oleh relawan BASNAZ kota Surabaya dan mahasiswa magang dari UIN Sunan Ampel Surabaya. Kegiatan KDZ ini dilakukan secara langsung dating kerumah mustahik penerima bantuan dari BAZNAS Kota Surabaya.
Salah satu penerima bantuan zakat asal kelurahan Prada Kalikendal, ibu kana Susanti menuturkan bahwa bantuan yang ia terima berupa rombong yang diterma untuk berjualan. Sebelumnya, dia mengajukan bantuan kepada pihak BAZNAS Kota Surabaya dikarenakan ia hanya berjulan menggunakan meja kecil.
“Dulu saya jualan hanya menggunakan meja kecil, jualan gorengan kalau menggunakan meja makananya seperti tidak higienis karena terkena debu jualan nya disamping jalan, akhirnya saya coba mengajukan bantuan ke BAZNAS Kota Surabaya,” tuturnya.
Ibu Kana Susanti ini hanya berjulan gorengan, setelah mendapatkan bantuan dari BAZNAS Kota Surabaya ia berhasil menambah barang dagangannya yang semula hanya berjualan gorengan saja, kini ia juga minuman kemasan dan juga nasi.
Lebih jauh, ia mengaku merasa sangat terbantu setelah menerima bantuan modal untuk berjualan. Ia sebelumnya kesulitan dalam mengelola keuangan keluarganya susah untuk membayar kos kosan yang ditempati. “Setelah mendapatkan rombong ini alhamdulillah bisa memenuhi untuk kehidupan sehari-hari dan masih bisa sedikit menabung walaupun sedikit dari hasil jualan saya merasa sangat terbantu, senang, dan sangat berterima kasih,” ujarnya.
BERITA25/09/2024 | Alfi.R
BAZNAS Kota Surabaya Perkuat Layanan Kesehatan dengan Resmikan Bengkel Sehat Mandiri
Surabaya, 23 September 2024 – BAZNAS Kota Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan meresmikan Bengkel Sehat Mandiri yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Surabaya. Peresmian ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu di Kota Surabaya.
Program Bengkel Sehat Mandiri hadir sebagai pusat layanan kesehatan yang menawarkan berbagai fasilitas medis untuk masyarakat yang membutuhkan. Kerja sama antara BAZNAS dan Dinas Kesehatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga Surabaya, terutama yang tidak memiliki akses yang memadai ke layanan kesehatan.
Dalam Peresmian ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Dr. Ikhsan, S.Psi., MM., Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Ibu Nanik Sukristina, SKM., M.Kes., Ketua BAZNAS Kota Surabaya, Moch. Hamzah, ST., MM., Pemerintah Kota Surabaya dan Bapak Camat Sukolilo.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kota Surabaya menyampaikan bahwa “inilah salah satu trobosan cita-cita bapak walikota dalam rangka untuk meningkatkan kesejahteraan di Kota Surabaya”. Ujarnya
Dan juga Ketua BAZNAS Kota Surabaya menyampaikan bahwa program ini sejalan dengan misi lembaga dalam mendukung dan memberdayakan masyarakat melalui bantuan kesehatan. “Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang membantu meringankan beban masyarakat, dan Bengkel Sehat Mandiri ini adalah salah satu wujud nyata dari upaya kami,” ujarnya.
Layanan di Bengkel Sehat Mandiri ini memiliki 4 unit usaha UMKM yaitu; 1. Batik, 2. Sablon, 3. Jahit, 4. Memasak. Dimana peralatan pendukung tersebut merupakan bantuan dari BAZNAS Kota Surabaya.
Ke depan, BAZNAS Kota Surabaya dan Dinas Kesehatan berencana memperluas cakupan program ini agar lebih banyak masyarakat yang terbantu. Program ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif dalam menciptakan kota yang sehat dan sejahtera.
BERITA23/09/2024 | Otnay
Nasi Jumat Berkah Bergizi BAZNAS: Membangun Kepedulian di Surabaya
Surabaya, 20 September 2024 – Dalam semangat berbagi yang menginspirasi, BAZNAS Kota Surabaya bertepatan dengan hari Jum'at yang penuh berkah, bersama mahasiswa magang dari UIN Sunan Ampel Surabaya sukses melaksanakan program "Nasi Jumat Berkah yang Bergizi". Berbagai bentuk kebaikan dan tebar kebermanfaatan digalang oleh BAZNAS Kota Surabaya dengan berbagi nasi jumat berkah kepada mereka yang membutuhkan, khususnya di lingkungan sekitar masjid-masjid dan sekitar jalan di Kota Surabaya.
Giat berbagi “Nasi Jumat Berkah” ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kota Surabaya untuk menebar kebermanfaatan melalui kegiatan sosial yang berkelanjutan. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Kota Surabaya tidak hanya memberikan ceramah kepada mustahik di masjid, tetapi juga menjelajahi sudut-sudut kota untuk menjangkau masyarakat yang kurang beruntung. Baik diberikan kepada penjaga makam, penjual bunga, satpam, tukang angkot, tukang becak, pemulung, dan berbagai kalangan lainnya yang mungkin terabaikan.
Kegiatan ini juga menciptakan momen berharga bagi rekan dan mahasiswa magang yang terlibat. Senyum bahagia terpancar dari wajah penerima "Nasi Jumat Berkah yang Bergizi", diiringi ucapan terima kasih dan doa tulus untuk BAZNAS Kota Surabaya serta para muzakki. Dengan setiap porsi yang disalurkan, program ini memberikan harapan baru bagi mereka yang berjuang untuk keluarga. Kegiatan ini bukan sekedar persembahan, namun juga memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian di tengah masyarakat. Mari kita teruskan gerakan mulia ini untuk mewujudkan Surabaya yang lebih peduli dan sejahtera bagi semua!
Jadilah Bagian dari Kebahagiaan Mereka! Gerakannya terbentuknya Sadar Zakat untuk menciptakan kebahagiaan dan kebermanfaatan bagi mustahik. Mari tunaikan zakat, infaq, dan shodaqoh di BAZNAS Kota Surabaya, untuk keberkahan bagi kita semua.
BERITA20/09/2024 | aisyah
Perkuat Kesadaran Digitalisasi Zakat, BAZNAS RI Gelar Rakernis Transformasi Digital Nasional dan Zakathon 2024
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya, mendelegasikan 1 Pimpinan dan 1 Staf Pelaksana untuk mengikuti Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Transformasi Digital Nasional dan Zakathon 2024, sebagai upaya meningkatkan kesadaran terhadap peran penting teknologi bagi pengelolaan zakat.
Acara yang dilangsungkan selama tiga hari, dari Selasa hingga Kamis (17-19) September 2024 di Jakarta tersebut dihadiri Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. HM Nadratuzzaman Hosen, MS, M.Ec, PhD, Pimpinan BAZNAS RI ?Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan ?S.Ag, M.Si. CFRM, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional Achmad Sudrajat, Lc, MA CFRM, serta Deputi I Bidang Pengumpulan, M. Arifin Purwakananta.
Hadir pula, Territory Account Manager PT Sysware Indonesia Jessy Claudia, Division Manager Google Cloud Metrodata PT Metrodata Electronics Kasriandi, serta Head Department Islamic Organization & Socio Business Solution BSI Akhsin Muammar.
Ketua BAZNAS RI, Prof.Dr.KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, Rakernis Transformasi Digital Nasional dan Zakathon 2024 merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran terhadap peran penting teknologi bagi pengelolaan zakat, sehingga meningkatkan kualitas pelayanan terhadap umat.
“Di tengah perubahan teknologi yang begitu cepat, kami di BAZNAS menyadari pentingnya beradaptasi dan memanfaatkan teknologi digital untuk mengelola zakat dengan lebih efisien, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan begitu, potensi zakat yang sangat besar di Indonesia dapat dikelola secara optimal dan tepat sasaran,” ujar Kiai Noor dalam acara bertema Penerapan RKAT, Pengelolaan dan Laporan Keuangan Berbasis SIMBA.
Menurut Kiai Noor, Rakernis Transformasi Digital Nasional ini merupakan momentum penting untuk mengkonsolidasikan strategi, memperkuat infrastruktur teknologi, serta mengintegrasikan sistem zakat berbasis digital di seluruh wilayah Indonesia.
Kiai Noor menambahkan, BAZNAS terus berupaya melakukan transformasi digital salah satunya melalui Sistem Manajemen Informasi BAZNAS (SIMBA). Menurutnya, SIMBA ini harus diikuti BAZNAS Pusat hingga daerah.
“Mari kita ikuti Rakernis Transformasi Digital Nasional ini sebaik-baiknya. Ini adalah wajib bagi kami, dan ini adalah sesuatu yang harus kami sempurnakan, untuk menyempurnakan BAZNAS itu sendiri,” ucapnya.
Kiai Noor juga berharap, kegiatan ini tidak hanya menghasilkan diskusi dan inovasi, tetapi juga memperkuat kolaborasi antarinstansi, lembaga, dan individu untuk membangun ekosistem zakat digital yang lebih kuat dan berkemajuan.
Kegiatan Rakornis Bidang Transformasi Digital Nasional BAZNAS 2024 ini dihadiri oleh 250 peserta yang terdiri atas BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia, juga perwakilan mahasiswa peserta Zakathon 2024.
BERITA18/09/2024 | Otnay
BAZNAS Kota Surabaya Hadiri Peresmian SPBUN Pertama di Kota Surabaya
Surabaya, 13 September 2024 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya turut serta menghadiri acara peresmian Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) yang digelar oleh Pemerintah Kota Surabaya. Acara ini dilaksanakan pada siang hari di jl cumpat no.1 surabaya dengan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dari lingkungan Pemkot Surabaya, para nelayan, serta perwakilan dari berbagai organisasi masyarakat.
Dalam peresmian SPBUN ini, turut dihadiri oleh Eksekutif General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Aji Anom Purwasakti, Ketua Umum Persatuan Nelayan Indonesia, Deni Setiawan, Wakil Ketua Baznas Kota Surabaya, Abdul Halim, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Tanjung Perak Surabaya, Theresia Wahyu Dianti, dan Ketua Koperasi Jasa Bahari, Ahmad Sukron. Tak hanya itu, Hadir pula Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim yang diwakili oleh Andrio Himawan, serta jajaran Kepala Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Kota Surabaya.
SPBUN ini merupakan inisiatif dari Pemkot Surabaya untuk mendukung nelayan lokal dalam mendapatkan akses bahan bakar yang lebih mudah dan terjangkau. Dengan adanya SPBUN ini, diharapkan dapat membantu meningkatkan efisiensi kerja para nelayan dan mendorong perekonomian sektor kelautan di Surabaya.
Wakil Ketua BAZNAS Kota Surabaya, Drs. dll. Abd. Halim AF yang hadir dalam acara tersebut, menyampaikan bahwa kegagalannya sangat mengapresiasi langkah Pemerintah Kota dalam mendukung masyarakat nelayan. Ia menegaskan, BAZNAS juga siap berkontribusi untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui program-program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.
“BAZNAS siap bersinergi dengan Pemerintah Kota Surabaya dalam berbagai program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya nelayan. Kami berharap, dengan adanya SPBUN ini, nelayan bisa lebih terbantu dalam aktivitas mereka sehari-hari,” ujar Abd. Halim.
Peresmian SPBUN ini juga diharapkan dapat menjadi solusi bagi kendala yang selama ini dihadapi para nelayan terkait dengan ketersediaan bahan bakar. Selain itu, SPBUN ini juga akan mengawasi secara ketat untuk memastikan ketersediaan dan distribusi bahan bakar berjalan dengan lancar dan tepat sasaran.
Acara peresmian diakhiri dengan peninjauan langsung ke fasilitas SPBUN dan penyerahan bantuan simbolis kepada para nelayan oleh pihak Pemkot serta tamu undangan. Dengan hadirnya SPBUN, diharapkan nelayan di Surabaya dapat lebih berdaya dan perekonomian sektor perikanan semakin berkembang.
BERITA13/09/2024 | Otnay
Ketua BAZNAS Kota Surabaya Hadiri Penyerahan Beasiswa PPG dan Guru PAI Se-Surabaya
Surabaya, 11 September 2024 – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya, Moch. Hamzah,ST., MM., secara resmi menghadiri acara penyerahan beasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) serta bantuan untuk guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di tingkat TK, SD, dan SMP se-Kota Surabaya.
Acara yang berlangsung di Convention Hall Arief Rahman Hakim Surabaya ini berhasil membagikan 731 beasiswa kepada para pendidik se kota surabaya yang dihadiri oleh Yusuf Masruh selaku Kepala Dispendik Kota Surabaya, Dr. H. Pardi M.Pd.I selaku Kepala Kemenag Kota Surabaya, dan Juga Prof.Dr.Ach. Muhibbin Zuhri, M.Ag selaku Guru Besar UINSA Surabaya.
Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, tujuan diberikannya beasiswa ini adalah untuk memudahkan para guru mendapatkan tunjangan profesi guru (TPG). “Jadi guru-guru yang berada di bawah Kementerian Agama (Kemenag) ini tidak bisa mendapatkan izin profesi guru jika tidak mengikuti PPG ini,” kata Wali Kota Eri.
Di samping itu Ketua BAZNAS Kota Surabaya, Moch. Hamzah, ST., MM. menjelaskan, “Penyerahan beasiswa ini adalah bentuk komitmen Pemerintah Kota Surabaya untuk mendukung para pendidik dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Surabaya. Saya rasa bantuan ini dapat meringankan beban mereka dan memberikan motivasi tambahan untuk terus memberikan yang terbaik bagi anak-anak didik khususnya di Kota Surabaya ini". Kata Ketua BAZNAS Moch. Hamzah.
BERITA11/09/2024 | Otnay
Studi Tiru BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara ke BAZNAS Kota Surabaya
Surabaya, 3 September 2024 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Utara mengadakan kajian tiru ke BAZNAS Kota Surabaya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah di wilayahnya. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari praktik terbaik dan strategi yang diterapkan oleh BAZNAS Kota Surabaya yang telah dikenal sukses dalam pengelolaan dana zakat.
Kedatangan dari BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara dipimpin oleh Wakil Ketua I serta pelaksana yang disambut langsung oleh Pimpinan, Pelaksana dan Staf BAZNAS Kota Surabaya. Dalam pertemuan yang berlangsung di kantor BAZNAS Kota Surabaya, kedua belah pihak membahas berbagai aspek terkait pengelolaan zakat, mulai dari sistem administrasi, sistem manajemen, hingga program-program pemberdayaan masyarakat yang efektif.
Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara, Imam Hanafi, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapabilitas pengelolaan zakat di Kalimantan Utara.
“Alhamdulillah setelah berada disin (BAZNAS Kota Surabaya) kami banyak belajar baik dari Pimpinan-pimpinan yang ada di BAZNAS Kota Surabaya dan InsyaAllah apa yang sudah saya dapatkan akan kami terapkan di BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara sesuai situasi dan kondisi yang ada di BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara , ”dia.
Selama kunjungan, pelaksana BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara juga bisa berdiskusi secara langsung dengan pelaksana dan staf BAZNAS Kota Surabaya, termasuk program pendidikan, kesehatan, dakwah dan ekonomi. BAZNAS Kota Surabaya juga menampilkan sistem digital yang digunakan untuk mempermudah proses pengumpulan dan pendistribusian zakat.
Ketua BAZNAS Kota Surabaya, Moch. Hamzah ST., MM., mengungkapkan rasa senangnya menerima kunjungan tersebut.
“Sebagai penghargaan setinggi-tingginya atas kepercayaan, atas kehadiran di sini juga kepada kami BAZNAS Kota Surabaya yang hari ini menampilkan bentuk silaturahim bagi kami yang luar biasa melibatkan sesama pelaku pengelola zakat,” ujarnya.
Kunjungan kaji tiru ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat jaringan dan kolaborasi antar lembaga amil zakat di Indonesia, guna memastikan bahwa manfaat zakat dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara diharapkan dapat mengadopsi dan menyesuaikan beberapa praktik yang diperoleh selama kunjungan ini agar lebih efektif dalam melaksanakannya.
Sumber : Media BAZNAS Kota Surabaya
BERITA03/09/2024 | Otnay
Mantapkan Sistem Manajemen BAZNAS Kota Surabaya Gelar Rapat Pleno Akhir Agustus 2024
Surabaya, 30 Agustus 2024 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya mengadakan rapat pleno akhir bulan Agustus 2024 dengan fokus utama pada pemantapan sistem manajemen lembaga. Rapat ini berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Surabaya dan dihadiri oleh seluruh pimpinan serta pelaksana dan staf BAZNAS Kota Surabaya.
Ketua BAZNAS Kota Surabaya, Moch. Hamzah, ST., MM., memimpin rapat dengan agenda utama yang fokus pada evaluasi dan peningkatan sistem manajemen internal. Dalam sambutannya, Moch. Hamzah, ST., MM. pentingnya memiliki sistem manajemen yang efektif untuk menjamin operasional lembaga berjalan lancar dan program-program yang berkualitas serta dapat dijalankan secara optimal.
Selama rapat, seluruh pimpinan serta pelaksana dan staf membahas berbagai aspek dari sistem manajemen BAZNAS, termasuk mekanisme pengumpulan dan pendistribusian zakat, manajemen anggaran, serta proses pelaporan dan audit. Diskusi mendalam dilakukan untuk mengidentifikasi potensi perbaikan dan menyusun langkah-langkah strategi guna meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas.
Salah satu poin penting dari rapat ini adalah penerapan teknologi informasi dalam sistem manajemen. BAZNAS Kota Surabaya berencana memperbarui perangkat lunak manajemen zakat dan sistem pelaporan untuk mempermudah pemantauan dan evaluasi program. Selain itu, pengembangan pelatihan untuk staf juga menjadi agenda penting guna memastikan semua anggota tim memahami dan dapat menjalankan sistem baru dengan efektif.
Rapat pleno juga membahas tentang perlunya prosedur operasional penyesuaian untuk meningkatkan transparansi dan tanggung jawab dalam pelayanan kepada masyarakat. Para pimpinan serta pelaksana dan staf BAZNAS Kota Surabaya sepakat untuk melakukan perbaikan berkelanjutan dan melibatkan pemangku kepentingan dalam proses evaluasi untuk mendapatkan masukan konstruktif.
Di akhir rapat, Moch. Hamzah, ST., MM. mengajak seluruh pengurus dan staf untuk bekerja sama dalam melaksanakan rencana perbaikan yang telah disusun. Ia menekankan bahwa pemantapan sistem manajemen ini adalah langkah penting untuk memastikan BAZNAS Kota Surabaya dapat terus menjalankan tugas dan fungsinya dengan lebih baik, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat umum, khususnya Kota Surabaya.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi website resmi BAZNAS Kota Surabaya di [https://kotasurabaya.baznas.go.id].
Sumber: Media BAZNAS Kota Surabaya
BERITA30/08/2024 | Otnay
BAZNAS Kota Surabaya Bersama Mahasiswa PMI UINSA Lakukan Monitoring dan Survei Penerima Manfaat Rombong UMKM
Kamis, 29 Agustus 2024 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program bantuan rombong (gerobak usaha). Untuk memastikan program ini berjalan efektif dan memberikan dampak positif, tim relawan BAZNAS Kota Surabaya dan mahasiswa PMI UINSA melakukan monitoring dan survey langsung kepada para penerima manfaat di lapangan.
Kegiatan monitoring dan survei ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan rombong yang telah disalurkan kepada masyarakat, serta mengidentifikasi kendala dan tantangan yang dihadapi oleh para pelaku usaha kecil yang menerima bantuan tersebut. Tim monitoring dari BAZNAS Kota Surabaya menyambangi 19 titik lokasi usaha penerima manfaat yang tersebar wilayah Kelurahan Kali Rungkut.
Salah satu penerima manfaat bantuan rombong (gerobak usaha) yakni Siti Aslifah, seorang pedagang makanan lontong kupang di wilayah samping Kelurahan Kali Rungkut, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS. "Alhamdulillah, rombong ini sangat membantu saya. Usaha saya jadi lebih tertata dan penghasilan saya pun meningkat sejak mendapatkan bantuan ini," ujar Siti Aslifah.
Kegiatan monitoring dan survey ini merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar bermanfaat. Program bantuan rombong ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kota Surabaya dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat kecil dan menengah melalui pemberdayaan usaha mikro. Hingga saat ini, BAZNAS telah menyalurkan ratusan rombong kepada para pedagang kaki lima di berbagai wilayah di Kota Surabaya.
Dengan adanya kegiatan monitoring dan survey ini, BAZNAS Kota Surabaya berharap dapat terus meningkatkan kualitas program pemberdayaan ekonomi sehingga lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. BAZNAS juga berencana untuk melanjutkan program ini di masa mendatang, dengan penyaluran bantuan yang lebih merata dan pendampingan yang lebih intensif.
BERITA29/08/2024 | Ilmi
Ketua BAZNAS Kota Surabaya Jadi Narasumber dalam Diskusi Pembiayaan Kesenjangan Pendanaan WASH di Jawa Timur
Surabaya, 29 Agustus 2024 – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya, Moch. Hamzah, ST, MM. berperan sebagai narasumber dalam Diskusi Pembiayaan Kesenjangan Pendanaan Air, Sanitasi, dan Kebersihan (WASH) di Jawa Timur. Acara yang diadakan oleh UNICEF Surabaya ini berlangsung di Kampus B Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya.
Diskusi ini bertujuan untuk membahas dan mencari solusi atas tantangan pendanaan yang dihadapi dalam sektor WASH, yang mencakup akses terhadap air bersih, fasilitas sanitasi yang memadai, dan kebersihan lingkungan. Acara ini juga merupakan upaya untuk mengidentifikasi bagaimana sumber daya, termasuk zakat, dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kesenjangan yang ada di provinsi ini.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Surabaya menyampaikan pentingnya peran zakat dalam mendukung proyek-proyek WASH. “Zakat memiliki potensi besar untuk membantu dalam meningkatkan infrastruktur sanitasi dan akses air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap kontribusi zakat dapat lebih dimaksimalkan untuk menyelesaikan masalah kesenjangan pendanaan di sektor ini,” ungkapnya.
Diskusi ini melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, organisasi non-pemerintah, serta akademisi, untuk memberikan perspektif yang komprehensif mengenai permasalahan dan solusi yang dapat diterapkan.
Acara ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pendanaan dan implementasi proyek-proyek WASH di Jawa Timur.
BERITA29/08/2024 | Otnay
BAZNAS Kota Surabaya Serahkan Sertifikat UPZ kepada Masjid Cheng Hoo Surabaya
Surabaya, 23 Agustus 2024 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya hari ini secara resmi menyerahkan sertifikat Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kepada Masjid Cheng Hoo Surabaya dalam sebuah acara yang berlangsung di kompleks masjid.
Acara penyerahan sertifikat ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, pengurus BAZNAS, serta jamaah Masjid Cheng Hoo. Sertifikat UPZ ini menandai pengakuan dan pemberian hak kepada Masjid Cheng Hoo untuk mengumpulkan dan mengelola zakat secara mandiri sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengumpulan zakat di wilayah Surabaya.
Wakil Ketua BAZNAS Kota Surabaya, Drs. Marjuki, MA. dalam perayaannya mengungkapkan, “Tinggal secara struktural sesering mungkin untuk mengadakan sosialisasi tentang hak dan kewajiban seorang muslim, terutama di sini tentang kewajiban membayar zakat . Karena apa? Di sebagian harta kita ada haknya orang miskin,” ujar beliau
Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Cheng Hoo Surabaya, Ustadz Hasan, menyatakan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. “Selama ini sering melakukan kegiatan-kegiatan baksos. Semoga dengan adanya UPZ ini maka semakin banyak yang mau berinfaq dan bersodaqah serta membayar zakat bisa melalui Cheng Hoo,” ujarnya.
Acara diakhiri dengan doa bersama dan sesi ramah tamah antara pengurus BAZNAS dan jamaah masjid. Dengan adanya sertifikat UPZ ini, pengelolaan zakat yang dikelola di Surabaya akan semakin efisien dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
BERITA23/08/2024 | Otnay
Webinar Optimalisasi Gerakan Sadar Zakat Kunci Menuju Indonesia Emas
Surabaya, 21 Agustus 2024 – BAZNAS Kota Surabaya, bekerja sama dengan mahasiswa magang dari Universitas Darussalam Gontor, sukses menyelenggarakan webinar bertajuk "Optimalisasi Gerakan Sadar Zakat: Kunci Menuju Indonesia Emas" pada hari ini. Acara ini berlangsung dengan lancar dan menghadirkan diskusi mendalam mengenai pentingnya zakat dalam pembangunan sosial dan ekonomi Indonesia.
Webinar yang diadakan secara berani ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang peran Zakat dalam mencapai tujuan Indonesia Emas, serta bagaimana mengoptimalkan Gerakan Sadar Zakat di tingkat lokal. Acara ini juga menjadi platform bagi para peserta untuk berbagi ide dan strategi guna memaksimalkan potensi zakat dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Surabaya, Moch. Hamzah, ST., MM. menyampaikan pentingnya kolaborasi antara lembaga zakat dan institusi pendidikan untuk memperluas dampak zakat.
“Pengelolaan zakat harus mengikuti perkembangan-perkembangan yang ada karena itu mengoptimalkan lembaga zakat itu sangat penting karena zakat yang dikelola dengan baik maka manfaatnya juga menjadi kebaikan bagi umat itu sendiri” ujar Moch. Hamzah, ST., MM.
Webinar ini menghadirkan tiga sumber kompeten:
1. KH Kamil Thobroni, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Surabaya, yang membahas tentang pengelolaan zakat dalam konteks lokal dan syariah.
2. Muhammad Abdul Aziz, SHI, M.Si, Dosen Fakultas Syariah UNIDA Gontor, yang menjelaskan aspek syariah dalam zakat serta bagaimana mengintegrasikannya dengan regulasi yang berlaku.
3. Widya Hapsari Murima, Duta BAZNAS Provinsi Jawa Timur, yang berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan zakat di tingkat provinsi.
Mahasiswa magang Universitas Darussalam Gontor juga berpartisipasi aktif dalam acara ini, mulai dari perancangan materi hingga pelaksanaan teknis webinar. Keterlibatan mereka diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kapasitas dan kepedulian mahasiswa terhadap isu-isu sosial yang penting.
Sebagai penutup, peserta webinar diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi langsung dengan para narasumber. Banyak peserta yang mengungkapkan apresiasi atas terselenggaranya acara ini dan berharap agar inisiatif serupa dapat terus dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya zakat dalam mencapai kesejahteraan bersama.
BAZNAS Kota Surabaya dan Universitas Darussalam Gontor berkomitmen untuk terus bekerja sama dalam berbagai program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pencapaian Indonesia Emas di masa depan.
BERITA21/08/2024 | Otnay
Upaya Ketua BAZNAS Kota Surabaya Optimalkan Pengelolaan Zakat Sesuai Perkembangan Zaman
Surabaya, 21 Agustus 2024 – BAZNAS Kota Surabaya berhasil menyelenggarakan webinar bertajuk "Optimalisasi Gerakan Sadar Zakat: Kunci Menuju Indonesia Emas" hari ini. Acara ini merupakan hasil kolaborasi dengan mahasiswa magang dari Universitas Darussalam Gontor (UNIDA Gontor) dan bertujuan untuk membahas peran zakat dalam pembangunan sosial-ekonomi serta strategi optimalisasi pengelolaannya.
Zakat saat ini tidak hanya dipandang sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga sebagai instrumen penting dalam pengelolaan sosial-ekonomi yang memerlukan pendekatan profesional dan regulasi yang baik. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Surabaya berupaya untuk memastikan bahwa pengelolaan zakat dilakukan dengan standar yang tinggi.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Surabaya, Moch. Hamzah, S.T, MM, seterusnya perlu pengelolaan zakat yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Pengelolaan zakat harus mengikuti perkembangan yang ada. Oleh karena itu, optimalisasi lembaga zakat sangatlah penting karena zakat yang dikelola dengan baik akan memberikan manfaat yang signifikan bagi umat,” ujar Moch. Hamzah, ST., MM.
Beliau juga menguraikan tiga unsur utama yang harus dipenuhi dalam pengelolaan zakat:
1. Aman Syar'i: Pengelolaan zakat harus mematuhi ketentuan syariah sebagai lembaga keagamaan.
2. Aman Regulasi: Pengelolaan zakat harus sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku di Indonesia.
3. Aman NKRI: Pengelolaan zakat harus mencerminkan semangat Negara Kesatuan Republik Indonesia, sehingga tidak hanya mengakomodasi kepentingan wilayah tertentu atau BAZNAS di tingkat provinsi, tetapi juga memiliki perspektif nasional yang menyeluruh.
Webinar ini juga menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten, antara lain KH Kamil Thobroni, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Surabaya; Muhammad Abdul Aziz, SHI, M.Si., Dosen Fakultas Syariah UNIDA Gontor; dan Widya Hapsari Murima, Duta BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Diskusi dalam webinar ini bertujuan untuk memperluas pemahaman peserta tentang pengelolaan zakat yang efektif dan sesuai dengan perkembangan terkini.
Peserta acara terdiri dari mahasiswa, staf pelaksana BAZNAS Kota Surabaya, serta masyarakat umum yang tertarik dengan topik zakat. Melalui acara ini, diharapkan tercipta sinergi yang lebih baik dalam pengelolaan zakat serta kontribusi positif dalam pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas.
BERITA21/08/2024 | Otnay
Ketua BAZNAS Kota Surabaya Hadiri Upacara HUT Ke-79 Kemerdekaan RI di Halaman Balai Kota Surabaya
Surabaya, 17 Agustus 2024 — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya, Moch. Hamzah S.T., M.T., menghadiri undangan Pemerintah Kota Surabaya dalam upacara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung di Halaman Balai Kota Surabaya pagi ini.
Upacara dimulai pada pukul 07.00 WIB dan dipimpin oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, pejabat pemerintahan, serta anggota TNI dan Polri. Dalam suasana khidmat dan penuh khidmat tersebut, Moch. Hamzah bersama para undangan lainnya mengikuti rangkaian upacara yang meliputi pengibaran bendera merah putih dan pembacaan teks proklamasi.
Moch. Hamzah S.T., M.T., menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan upacara yang berjalan lancar dan sukses. "Hari Kemerdekaan adalah saat yang tepat untuk merefleksikan perjuangan para pahlawan dan memperkuat komitmen kita terhadap bangsa dan negara. Semoga semangat kemerdekaan ini dapat terus menyinari langkah kita dalam melaksanakan tugas-tugas sosial dan kemanusiaan," ujar Moch. Hamzah setelah upacara.
Selain itu, acara tersebut juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan yang menampilkan kekayaan budaya dan semangat kebangsaan. Moch. Hamzah berharap, peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI ini dapat memperkuat rasa persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat serta memotivasi semua pihak untuk berkontribusi lebih dalam pembangunan dan kesejahteraan bangsa.
BERITA17/08/2024 | Otnay
BAZNAS KOTA SURABAYA DAN BSP SALURKAN 1000 PAKET SEMBAKO UNTUK VETERAN KOTA SURABAYA
Surabaya – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-79 tahun, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya membagikan 871 paket sembako kepada Veteran diseluruh Kecamatan se-Kota Surabaya pada (15/08).
Hal tersebut dirasa tepat mengingat bagaimana jasa dan perjuangan yang dilakukan oleh para Veteran yang ada di Kota Surabaya dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia pada masa lampau.
Bekerja sama dengan Bangga Surabaya Peduli (BSP) dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dinas Sosial Kota Surabaya untuk menyalurkan total 1000 paket sembako untuk para Veteran Kota Surabaya. Penyerahan secara simbolis akan dilaksanakan pada Sabtu 17 Agustus 2024 di Balai Kota Surabaya bertepatan dengan Upacara Peringatan HUT Republik Indonesia yang ke-79.
Zulfikar Muhammad Handyarsyah, Pelaksana Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat mengatakan bahwa pembagian sembako ini sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan untuk kemanfaatan para Veteran.
“Baznas mempunyai kewajiban atas penyaluran bantuan ini karena salah satu bentuk penghargaan dan penghormatan yang bisa diberikan kepada mereka. Selain itu bisa dimanfaatkan langsung untuk veteran dan keluarganya. Semoga yang Baznas Kota Surabaya berikan kepada pejuang veteran memberi manfaat yang mulia, setidaknya membantu memenuhi kebutuhan hidup.”. – ujar Zulfikar
BERITA16/08/2024 | Humas Baznas Kota Surabaya
Laksanakan Studi Banding, BAZNAS Kota Semarang Bangga Dengan Inovasi BAZNAS Kota Surabaya
Laksanakan Studi Banding, BAZNAS Kota Semarang Bangga Dengan Inovasi BAZNAS Kota Surabaya
14/08/2024 admin
FacebookTwitterWhatsAppCopy LinkLineShare
Surabaya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya kembali menerima studi banding. Kali ini BAZNAS Kota Semarang yang datang untuk bersilaturahmi serta melaksanakan studi banding dan bertukar pikiran tentang berbagai program yang ada di kedua lembaga tersebut.
Studi banding tersebut dilaksanakan di ruang meeting BAZNAS Kota Surabaya yang berlokasi di jalan Medokan Asri Timur Surabaya pada Selasa (13/08/2024).
Ketua BAZNAS Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara mengaku bahwa banyak hal dia pelajari BAZNAS Kota Surabaya, terutama berbagai inovasi dan kreativitas dalam hal pentasarufan.
“Tentunya salah satu yang paling menarik adalah bagaimana bisa mengumpulkan zakat, infak, shodaqoh yang sangat luar biasa signifikan peningkatannya. Dan ini merupakan bahan saya untuk bisa membuat BAZNAS Kota Semarang untuk bisa eksis dan lebih bisa bermanfaat,” tuturnya.
Ia mengaku bangga dengan BAZNAS Kota Surabaya yang sudah terdigitalisasi serta bertransformasi ke arah modern sehingga menurutnya, hal tersebut merupakan sesuatu yang paling menarik.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Surabaya, Moh Hamzah mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk solidaritas terhadap sesama pengelola zakat.
“Sebenarnya karakter (pengelolaan zakat) sama, tinggal kita itu banyak (melakukan) brainstorming tentang masalah bagaimana mengoptimalkan dan memproduktifkan kinerja pengelola BAZNAS khususnya di perkotaan,” paparnya.
Hamzah menambahkan bahwa pertemuan tersebut telah menemukan titik temu sehingga tinggal diperlukan berbagai pengembangan baik dari segi manajemen yang saat ini banyak mengarah ke arah digitalisasi termasuk inovasi serta kreativitas.
“Bagaimana dalam kita meng-create program-program yang bisa banyak memberikan manfaat untuk masyarakat,” imbuhnya.
Hamzah juga berharap bahwa pertemuan tesebut dapat ditindaklanjuti, khususnya oleh BAZNAS Kota Surabaya.
“Banyak hal yang kita dapatkan, termasuk pendekatan-pendekatan dan inovasi, khususnya kepada kelompok komunitas masyarakat swasta, baik pengusaha maupun perorangan yang begitu luar biasa dari Kota Semarang, sehingga bisa signifikan sekali pengumpulannya. Dan BAZNAS Kota Surabaya akan mencoba melakakukan model-model yang sudah dilakukan oleh BAZNAS Kota Semarang,” pungkasnya. (Ich)
BERITA14/08/2024 | Ich
Gandeng BAZNAS Kota Surabaya, Dinas Kesehatan Luncurkan Griya Sehat untuk Pengobatan Alternatif
Surabaya – Dinas Kesehatan Kota Surabaya dengan menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya meresmikan Griya Sehat yang berlokasi di Dukuh Kupang, Surabaya. Griya Sehat tersebut diresmikan secara langsung oleh Wakil Wali Kota Surabaya, Amuji pada Jum'at (09/08/2024) Siang.
Griya Sehat sendiri merupakan komitmen Pemerintah Kota Surabaya untuk meningkatkan layanan di bidang kesehatan, serta menjadi alternatif bagi warga Surabaya yang memerlukan perawatan selain rumah sakit.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Nanik Sukristina dalam Berbagai menuturkan bahwa peresmian Griya Sehat ini merupakan bentuk kerjasama dengan BAZNAS Kota Surabaya serta merupakan tindak lanjut dari permendes yang mensyaratkan agar wilayah Kota Surabaya mewujudkan layanan kesehatan komplementer.
“Selama ini kita kenal pelayanan medis, tapi nantinya kita usahakan pelayanan tradisional komplementer, di mana aset Pemerintah Kota Surabaya ini nantinya dimanfaatkan sebagai Griya Sehat, di mana di dalamnya kita melakukan pelayanan-pelayanan akupuntur, aromaterapi, pengobatan metode herbal, kemudian bekam (bekam ) terapeutik ),” tuturnya.
Ia menambahkan untuk anak-anak berkebutuhan khusus terdapat pelayanan dokter spesialis seperti fisioterapi, terapi okupasi, serta pelayanan lainnya.
Selain itu, ia mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Surabaya yang sudah sangat membantu berdirinya Griya Sehat.
“Semoga ke depan dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar khusunya serta masyarakat Surabaya pada umumnya,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji menuturkan bahwa Griya Sehat merupakan usulan dari Pemerintah Kota Surabaya.
“Griya Sehat ini kami usulkan kepada pemerintah pusat agar menjadi program nasional dengan Surabaya sebagai pelopornya. Kami bangga dengan hasil kerja keras tenaga medis lulusan Unair dan fisioterapis yang telah memberikan kontribusi besar dalam pembangunan fasilitas ini,” ungkapnya.
Menurut pria yang akrab disapa Cak Ji ini, Griya Sehat ini tidak hanya dibangun untuk melayani warga Surabaya tetapi juga terbuka bagi mereka yang berdomisili di luar kota. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya Griya Sehat sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memperluas akses kesehatan yang berkualitas.
Ditemui secara terpisah, Ketua BAZNAS Kota Surabaya, Moh Hamzah menuturkan bahwa Griya sehat diperuntukkan untuk melayani masyarakat miskin yang perlu untuk terapi serta pemijitan tradisional yang mana hal tersebut tidak tersedia di puskesmas.
“Sehingga masyarakat yang tidak mampu atau masyarakat umum bisa melakukan pengobatan tradisional ataupun terapi melalui Griya Sehat yang mana ini dikelola oleh Dinas Kesehatan khususnya UPZ (Unit Pengumpul Zakat) Dinas Kesehatan,” tuturnya.
Hamzah menambahkan bahwasanya semua biaya yang dikeluarkan BAZNAS Kota Surabaya diperuntukkan untuk masyarakat gamis (keluarga miskin) yang kesulitan dalam pembiayaan terapi.
“Karena pada prinsipnya pengobatan yang dilakukan di Griya Sehat tidak ada di Kecamatan maupun di puskesmas, sehingga perlu adanya Griya Sehat yang bisa melakukan pelayanan dan perlakuan khusus untuk mereka yang membutuhkan terapi maupun pengobatan di luar kedokteran,” tutupnya. (Ich)
BERITA09/08/2024 | Ich
Tangis Haru Ibu Murni Melihat Rumahnya Selesai Dibedah Oleh BAZNAS Kota Surabaya
Surabaya – Ibu Murni tak kuasa menahan air matanya saat melihat rumahnya telah selesai dibedah oleh Tim Bedah Rumah BAZNAS Kota Surabaya. Warga lansia yang tinggal di Pulo Wonokromo tersebut tidak curiga, rumahnya yang hampir roboh kini terlihat kokoh.
Hal tersebut disampaikannya saat Tim Bedah Rumah BAZNAS Kota Surabaya menyambangi kediamannya pada Jum'at (02/08/2024).
“ Keturutan (terkabul untuk diperbaiki rumahnya),” ujarnya di depan salah satu Tim Bedah Rumah, Maskur.
Ia menceritakan betapa nelangsanya dia di tengah rumah saudaranya berdiri kokoh, namun rumahnya sendiri terancam rubuh.
“ yok'opo kabeh omahe dulurku apik-apik, aku omahe elek. Aamin Alhamdulillah terus pemerintah sing mbedah (bagaima semua rumah saudaraku bagus-bagus, tetapi rumahku jelek. Aamin Alhamdulillah kemudian dapat bantuan dibedah oleh pemerintah),” kisahnya.
Ibu dari enam orang anak ini mengaku bahwa keenam anaknya kini menetap di beberapa wilayah. Sedangkan Ibu Murni sendiri hidup dengan mengandalkan bantuan kiriman uang dari anak-anaknya.
Ibu Murni mengaku sangat senang telah menyelesaikan bedah rumahnya. Ia sungguh tak menyangka atas bantuan tersebut.
BERITA03/08/2024 | Ich
Lagi, Walikota Serahkan Bantuan Tebus Ijazah Baznas kepada 754 siswa
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya, kembali memberikan bantuan biaya tebus ijazah untuk pelajar jenjang SMA/SMK/MA swasta di Kota Surabaya. Pada kesempatan ini, bantuan diberikan langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, didampingi jajaran Baznas Kota Surabaya kepada 754 Siswa-siswi di Convention Hall, Jalan Arif Rahman Hakim, Sabtu (27/7/24).
Dalam Perayaannya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan kepada para pelajar yang mendapatkan bantuan tebus ijazah, agar menjadi pemuda tangguh dan bisa membahagiakan kedua orang tuanya. “Bisa menerima ijazahnya kembali untuk melanjutkan dan menggunakan ijazah itu untuk kepentingan kuliah, atau kepentingan kerja,” katanya.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Eri Cahyadi juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh ASN Pemkot Surabaya, yang telah membayarkan zakatnya selama ini melalui BAZNAS Kota Surabaya.
Dirinya menegaskan bahwa biaya tebus ijazah yang diberikan selama ini, bukan berasal dari dirinya atau Pemerintah Kota, tetapi murni dari zakat para ASN Pemkot. “Ini bukan menggunakan uang Pemkot, apalagi wali kotanya. Tapi, ini uang seluruh ASN Kota Surabaya yang dengan ikhlas membayarkan kewajiban zakatnya melalui Baznas Kota Surabaya, untuk kepentingan masyarakat yang masuk kategori asnaf zakat,” paparnya.
Wali Kota Eri juga berpesan kepada seluruh penerima bantuan tebus ijazah hari ini, untuk memiliki mental baja dan mau berjuang, agar kehidupannya lebih baik di masa depan. “Setelah diberi ijazah harus bisa berjuang, jangan punya mental lemah, tapi mental yang tangguh, untuk membahagiakan orang tua. Saya juga titip kepada orang tua, agar menjaga putra putri dari hal-hal negatif, kalau anaknya pulang malam, segera menelepon.” ungkap Eri Cahyadi.
Untuk diketahui, mulai Nopember 2021 hingga saat ini, zakat dari ASN Pemkot Surabaya disalurkan melalui BAZNAS Kota Surabaya. Dana zakat yang dikelola Baznas Kota Surabaya disalurkan kepada mustahik (warga yang berhak menerima zakat) dalam program lima pilar, salah satunya pilar pendidikan.
Sinergi Baznas dan Pemkot Surabaya telah terjalin baik hingga Baznas Kota Surabaya meraih BAZNAS RI AWARD 2023 untuk kategori Program Pendidikan Terbaik. Dan kembali menerima anugerah BAZNAS RI AWARD 2024 kategori Koordinasi Terbaik dengan Pemerintah Daerah dan kategori Baznas Kota dengan Pengumpulan Terbaik.
Seiring dengan itu, Walikota Surabaya juga menerima penghargaan BAZNAS RI AWARD tiga tahun berurut-urut untuk kategori Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik tahun 2022 hingga 2024.
BERITA27/07/2024 | Otnay
BAZNAS KOTA SURABAYA SALURKAN RP80 JUTA UNTUK SANTUNAN YATIM
Surabaya – Sekitar Rp80 juta rupiah didonasikan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya untuk pelaksanaan kepada santunan kepada 2300 anak yatim yang digelar oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Surabaya, Sabtu (13/07/2024). Santunan anak yatim yang digelar di Balai Kota Surabaya tersebut dihadiri oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Ketua GOW Surabaya, Rini Indriyani dengan turut memberikan santunan kepada ribuan anak yatim yang hadir di pagi tersebut. Tidak hanya Wali Kota Eri Cahyadi dan Ketua GOW Rini Indriyani, pada acara ini juga hadir para istri jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Surabaya, yang tergabung di GOW Surabaya. Selain itu, juga hadir dari jajaran stakeholder yang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, pemberian santunan kepada 2300 anak yatim ini dalam rangka menyambut 10 Muharram 1446 Hijriyah. Di kesempatan ini, mengucapkan banyak terima kasih kepada semua yang hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan ini. “Kalau sudah seperti ini, pasti Surabaya akan terjaga dari azab dan bala Gusti Allah. Karena sedekah yang diberikan hari ini, insyaallah menghilangkan dari bala,” tuturnya kala memberikan sambutan. Di kesempatan ini, Wali Kota Eri mengajak ribuan anak yatim yang hadir untuk bersama-sama mendoakan Kota Surabaya, agar terhindar dari segala bala bencana. Ia berharap, dengan doanya para anak yatim, maka Surabaya akan diberikan rasa aman dan nyaman, serta guyub rukun warganya. “Saya matur nuwun (terima kasih) kepada orang-orang yang hebat memberikan sesuatu yang dicintainya untuk beribadah kepada Allah dengan cara memberikan sedekahnya kepada anak yatim. Semoga di 10 Muharram ini, akan memberikan berkah kepada Kota Surabaya,” harapnya. Di samping itu, Ketua GOW Rini Indriyani mengucapkan terima kasihnya kepada BAZNAS Kota Surabaya yang telah berkontribusi di acara santunan tersebut. “Banyak terima kasih kepada Ibu Siti Fatimah Sukri bersama rekan-rekan dari Yayasan Bhakti Persatuan yang ikut memberikan santunan kepada 2300 anak yatim. Terima kasih juga kepada BAZNAS Surabaya yang telah memberikan bantuan Rp80,5 juta,” kata Rini. Selain itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui GOW juga mendapatkan bantuan berupa alat tulis dan snack dari Siantar Top yang diberikan kepada anak yatim. Ia menambahkan, pemberian santunan kepada anak yatim ini diharapkan juga bisa menjadi agenda tahunan ke depannya. “Kami berharap anak-anak menjadi lebih bahagia dan sehat, tentunya juga akan menjadi berkah untuk kita semuanya. Mohon doanya, agar tahun bisa semakin bertambah lagi anak yatim yang akan kita bantu,” pungkasnya.
BERITA14/07/2024 | Ken

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Surabaya.
Lihat Daftar Rekening →