WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Surabaya Dukung Khitanan Massal HAB ke-80 Kemenag RI, Wujud Sinergi Zakat dan Wakaf Berkelanjutan

Surabaya – BAZNAS Kota Surabaya turut berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan khitanan massal dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia, yang diselenggarakan di Kantor Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya, Selasa (24/12/2025).

Kegiatan sosial ini merupakan hasil kolaborasi antara Kemenag Kota Surabaya, BAZNAS Kota Surabaya, Asosiasi Dokter Khitan Indonesia (ASDOKI), serta Perwakilan BWI Kota Surabaya. Sinergi lintas lembaga ini menjadi bukti nyata optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola secara amanah dan produktif.

Ketua Panitia, H. Muhammad Yahya, menyampaikan bahwa kegiatan khitanan massal ini dapat terlaksana dengan baik berkat dukungan penuh dari BAZNAS Kota Surabaya. BAZNAS memfasilitasi berbagai kebutuhan kegiatan, mulai dari akomodasi jasa dokter, transportasi peserta, hingga dukungan teknis lainnya, sehingga pelaksanaan berjalan lancar dan optimal.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Surabaya, H. Mas Kamil Thobroni, S.Hi, menegaskan bahwa skema kegiatan ini memiliki nilai manfaat yang berkelanjutan. Dana zakat yang dihimpun tidak hanya dimanfaatkan untuk kegiatan sosial sesaat, tetapi dikelola menjadi dana abadi. Hasil dari jasa dokter khitan tersebut selanjutnya akan diwakafkan kepada Perwakilan BWI Kota Surabaya, sehingga manfaatnya dapat terus dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang.

Sementara itu, Pimpinan ASDOKI, Dr. Sukma Sahadewa, menyampaikan bahwa khitan merupakan salah satu anjuran penting bagi umat Islam yang berdampak langsung pada peningkatan kesehatan individu. Melalui kegiatan khitanan massal ini, ASDOKI berkomitmen memberikan layanan medis yang profesional, aman, dan sesuai standar kesehatan.

Pelaksanaan khitanan massal menggunakan metode Techno Klem, yaitu metode khitan modern yang minim pendarahan, proses relatif cepat, serta memberikan kenyamanan lebih bagi anak. Seluruh tindakan dilakukan oleh dokter dan tenaga medis berpengalaman, sehingga peserta dapat menjalani proses khitan dengan aman dan tenang.

Kepala Kemenag Kota Surabaya, Dr. Muhammad Muslim, S.Ag., M.Sy, mengapresiasi sinergi seluruh pihak, khususnya BAZNAS Kota Surabaya, yang telah berkontribusi besar dalam menyukseskan kegiatan ini. Ia menyampaikan rasa syukur karena dikelilingi oleh banyak pihak yang memiliki kepedulian sosial tinggi dan semangat kolaborasi.

 

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program sosial yang berdampak nyata, berkelanjutan, dan selaras dengan prinsip pengelolaan zakat yang profesional, transparan, serta berorientasi pada kemaslahatan umat.

24/12/2025 | Kontributor: Otnay
BAZNAS Kota Surabaya Gelar Rakor UPZ OPD dan Kecamatan serta Luncurkan E-Dashboard

Surabaya – BAZNAS Kota Surabaya menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) OPD dan UPZ Kecamatan se-Kota Surabaya, disertai peluncuran E-Dashboard BAZNAS Kota Surabaya, pada Selasa, 23 Desember 2025, bertempat di Siola Mall Lantai 4, Surabaya.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Bapemkesra Kota Surabaya, Drs. Arief Budiarto, M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya penguatan sinergi antara BAZNAS, Pemerintah Kota Surabaya, serta UPZ OPD dan UPZ Kecamatan guna mengoptimalkan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Rakor ini dihadiri segenap pimpinan BAZNAS Kota Surabaya, Kepala dan jajaran Bapemkesra, serta tamu undangan UPZ OPD dan UPZ Kecamatan se-Kota Surabaya. Forum ini menjadi ruang konsolidasi strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi kelembagaan, serta meningkatkan efektivitas penghimpunan dan penyaluran ZIS di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Surabaya H. Moch. Hamzah, S.T., M.M. menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bapemkesra Kota Surabaya, khususnya Mas Akbar, atas dukungan dan kolaborasi dalam pengembangan E-Dashboard BAZNAS Kota Surabaya. Ia menilai inovasi digital ini sebagai langkah konkret dalam mewujudkan tata kelola zakat yang modern, transparan, dan akuntabel.

Ketua BAZNAS Kota Surabaya juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh jajaran UPZ OPD dan UPZ Kecamatan yang selama ini konsisten membersamai dan berkontribusi aktif dalam mendukung pelaksanaan program dan kegiatan BAZNAS Kota Surabaya. Peran UPZ dinilai sangat strategis sebagai ujung tombak penghimpunan ZIS sekaligus mitra utama dalam memperluas jangkauan manfaat zakat bagi masyarakat.

Rakor turut membahas sejumlah agenda penting, antara lain penguatan peran UPZ OPD dan UPZ Kecamatan, peningkatan koordinasi lintas sektor, serta standarisasi tata kelola dan pelaporan ZIS. Seluruh UPZ didorong untuk menjalankan pengelolaan zakat secara tertib administrasi, profesional, dan sesuai regulasi yang berlaku.

Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Kota Surabaya secara resmi meluncurkan E-Dashboard BAZNAS Kota Surabaya sebagai sistem monitoring dan alat bantu administrasi pengelolaan ZIS. Sistem ini mendukung surat-menyurat, pelaporan LPJ dan laporan keuangan, pencetakan Bukti Setor Zakat, serta monitoring nominal zakat ASN secara real time, guna meningkatkan efektivitas kerja, transparansi, dan akuntabilitas lembaga.

 

Kegiatan ditutup dengan pemaparan teknis penggunaan e-dashboard, diskusi interaktif, serta sesi tanya jawab bersama peserta. Melalui rakor dan peluncuran sistem digital ini, BAZNAS Kota Surabaya optimistis kolaborasi dengan UPZ OPD dan UPZ Kecamatan akan semakin kuat dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kota Surabaya.

23/12/2025 | Kontributor: Otnay
Rapat Kerja IV BAZNAS Kota Surabaya Digelar, Fokus Perkuat Pengelolaan Zakat Tahun 2026

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja (Raker) IV pada Selasa, 17 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam rangka evaluasi kinerja tahun 2025 sekaligus perumusan arah kebijakan dan program kerja BAZNAS Kota Surabaya untuk tahun 2026. Rapat kerja diikuti oleh Ketua BAZNAS Kota Surabaya, para wakil ketua, kepala bidang, serta seluruh jajaran pelaksana.

Rapat Kerja IV BAZNAS Kota Surabaya diselenggarakan sebagai bentuk lembaga komitmen dalam menjaga profesionalisme, akuntabilitas, dan transparansi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Forum ini menjadi ruang konsolidasi internal guna memastikan seluruh program berjalan selaras dengan visi BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.

Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H.Moch. Hamzah, ST, MM., dalam Berbagainya menegaskan bahwa Rapat Kerja IV memiliki peran penting dalam memperkuat fondasi kelembagaan BAZNAS. Menurutnya, pengelolaan zakat harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman serta kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis. “Evaluasi dan perencanaan yang matang adalah kunci agar zakat benar-benar mampu menjadi instrumen peningkatan kesejahteraan umat,” ujarnya.

Dalam Raker IV ini, Ketua Pelaksana memaparkan laporan kinerja sepanjang tahun 2025 meliputi Bidang Pengumpulan, Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelapran serta Bidang Administrasi dan SDM. Pemaparan tersebut mencakup capaian program, tingkat serapan anggaran, inovasi yang telah dijalankan, serta berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan.

Bidang Pengumpulan menyoroti pentingnya penguatan strategi penghimpunan ZIS melalui optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ), kolaborasi dengan instansi pemerintah dan swasta, serta pemanfaatan platform digital. Peningkatan literasi zakat di masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda, menjadi perhatian utama agar potensi zakat di Kota Surabaya dapat terus meningkat secara berkelanjutan.

Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan menegaskan komitmen BAZNAS Kota Surabaya dalam menghadirkan program-program yang tepat sasaran dan fokus pada pemberdayaan mustahik. Program bantuan pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi umat, hingga respon kebencanaan menjadi fokus utama agar zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif dan berjangka panjang.

Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan BAZNAS Kota Surabaya juga membahas penguatan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Pengelolaan dana ZIS yang sesuai dengan regulasi dan standar pelaporan menjadi prioritas untuk menjaga kepercayaan muzaki. Selain itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) amil zakat juga menjadi agenda strategis guna mendukung kinerja organisasi yang semakin profesional.

Sementara Bidang Administrasi dan SDM menekankan pentingnya penguatan tata kelola kelembagaan, peningkatan disiplin kerja, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia amil zakat. Fokus pembahasan meliputi penataan administrasi yang teratur dan terintegrasi, peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan evaluasi kinerja, serta penguatan etos kerja dan profesionalisme amil. Langkah ini dinilai krusial untuk mendukung efektivitas pelaksanaan program dan memastikan pelayanan BAZNAS Kota Surabaya berjalan optimal, responsif, dan berkelanjutan.

Selain pemaparan dari masing-masing bidang, Rapat Kerja IV BAZNAS Kota Surabaya juga menghadirkan laporan kinerja dari sejumlah unit pelaksana, yakni Unit Media, Unit Bedah Rumah, Unit Muallaf Center, serta Unit BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS Kota Surabaya. Setiap unit menyampaikan evaluasi program, dampak kegiatan kepada mustahik, serta rencana penguatan program ke depan guna mendukung optimalisasi pelayanan dan pendayagunaan zakat di Kota Surabaya.

Dalam suasana diskusi yang konstruktif, berbagai masukan dan rekomendasi yang disampaikan oleh peserta rapat sebagai bahan penyempurnaan rencana kerja tahun 2026. Sinergi antarbidang ditekankan sebagai kunci keberhasilan pelaksanaan program, sehingga seluruh proses penghimpunan hingga pendistribusian zakat dapat berjalan efektif dan terintegrasi.

Melalui Rapat Kerja IV ini, BAZNAS Kota Surabaya meneguhkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Hasil Raker akan dibahas dalam dokumen rencana kerja dan menjadi pedoman pelaksanaan program pada tahun mendatang. Dengan perencanaan yang matang dan kerja sama yang solid, BAZNAS Kota Surabaya optimis mampu memberikan kontribusi nyata dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan warga Kota Surabaya.

Rapat Kerja IV BAZNAS Kota Surabaya ditutup dengan semangat kebersamaan dan integritas seluruh jajaran, sejalan dengan tekad menjadikan zakat sebagai solusi sosial yang berkelanjutan bagi umat.

18/12/2025 | Kontributor: Humas Baznas Surabaya
Dari Masjid untuk Nusantara: UPZ Baiturrochman Buka Posko Donasi Peduli Bencana Sumatra dan Aceh

Surabaya — UPZ Masjid Baiturrochman di bawah naungan BAZNAS Kota Surabaya kembali menunjukkan kiprahnya sebagai motor penggerak kepedulian sosial. Melalui pembentukan POSKO BERSAMA Peduli Bencana Sumatera & Aceh , UPZ Masjid Baiturrochman menggandeng seluruh elemen masyarakat RW 01 Gununganyar Lor untuk bersatu dalam aksi kemanusiaan yang sarat nilai gotong royong.

Gerakan open donasi ini dibuka selama 6–10 Desember 2025 sebagai bentuk empati dan solidaritas kepada masyarakat di Sumatera dan Aceh yang terdampak bencana. Posko donasi berpusat di lingkungan Masjid Baiturrochman dan terbuka bagi seluruh warga yang ingin menyalurkan bantuan, baik berupa dana maupun kebutuhan pokok.

Keterlibatan masyarakat terlihat begitu kuat. Berbagai unsur ikut ambil bagian, mulai dari Takmir dan Remas Masjid Baiturrochman, NU Gununganyar Lor, Fatayat–Muslimat NU, GP Ansor, Banser, IPNU–IPPNU, JANGOP, KSH, PKK, pengurus RT/RW , hingga organisasi kemasyarakatan lainnya.

Sekretaris UPZ Masjid Baiturrochman, Maskur Nasrulloh , menyampaikan bahwa pembukaan posko ini diharapkan menjadi pemantik kepedulian bersama.
“Kami ingin memberikan contoh kepada seluruh UPZ se-Surabaya agar aktif membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Sumatera dan Aceh. Ini adalah bagian dari ikhtiar bersama mewujudkan Surabaya sebagai Kota Zakat dan Kampung Madani di setiap wilayah,” ujarnya.

 

Aksi open donasi ini juga menjadi ruang kolaborasi lintas generasi, mempertemukan semangat para tokoh masyarakat dengan energi pemuda dalam satu tujuan mulia: membantu sesama.

16/12/2025 | Kontributor: Otnay
Hasil Gotong Royong Warga Gununganyar Lor, UPZ Masjid Baiturrochman Serahkan Donasi ke BAZNAS Surabaya

Surabaya (16/12/25) — UPZ Masjid Baiturrochman RW 01 Gununganyar Lor secara resmi menyerahkan hasil donasi POSKO BERSAMA Peduli Bencana Sumatra & Aceh kepada BAZNAS Kota Surabaya. Donasi tersebut merupakan hasil penggalangan dana selama lima hari, terhitung sejak 6 hingga 10 Desember 2025.

Dari aksi kemanusiaan ini, UPZ Masjid Baiturrochman berhasil menghimpun dana sebesar Rp16.000.000 serta berbagai kebutuhan pokok. Seluruh bantuan tersebut disalurkan melalui BAZNAS Kota Surabaya untuk selanjutnya didistribusikan kepada para korban bencana di wilayah Sumatra dan Aceh.

Sekretaris UPZ Masjid Baiturrochman, Maskur Nasrulloh, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas tingginya partisipasi warga.
“Capaian ini adalah bukti bahwa semangat solidaritas warga Gununganyar Lor tetap menyala. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang diuji,” ungkapnya.

Dari kalangan generasi muda, Abdul Jabbar, perwakilan Gen-Z RW 01 Gununganyar Lor, menegaskan bahwa aksi ini menjadi momentum kebangkitan pemuda dalam kerja-kerja sosial.
“Sudah saatnya kita bangkit bersama demi kemaslahatan umat. Bukan hanya berbicara, tetapi hadir dengan aksi nyata,” tegasnya.

Penyerahan donasi ini menegaskan peran UPZ Masjid Baiturrochman sebagai simpul kepedulian umat di tingkat akar rumput. Gununganyar Lor kembali membuktikan diri sebagai kampung yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan, kepedulian sosial, dan kemanusiaan yang melampaui batas wilayah.

16/12/2025 | Kontributor: Otnay

Berita Terbaru

Upaya Ketua BAZNAS Kota Surabaya Optimalkan Pengelolaan Zakat Sesuai Perkembangan Zaman
Upaya Ketua BAZNAS Kota Surabaya Optimalkan Pengelolaan Zakat Sesuai Perkembangan Zaman
Surabaya, 21 Agustus 2024 – BAZNAS Kota Surabaya berhasil menyelenggarakan webinar bertajuk "Optimalisasi Gerakan Sadar Zakat: Kunci Menuju Indonesia Emas" hari ini. Acara ini merupakan hasil kolaborasi dengan mahasiswa magang dari Universitas Darussalam Gontor (UNIDA Gontor) dan bertujuan untuk membahas peran zakat dalam pembangunan sosial-ekonomi serta strategi optimalisasi pengelolaannya. Zakat saat ini tidak hanya dipandang sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga sebagai instrumen penting dalam pengelolaan sosial-ekonomi yang memerlukan pendekatan profesional dan regulasi yang baik. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Surabaya berupaya untuk memastikan bahwa pengelolaan zakat dilakukan dengan standar yang tinggi. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Surabaya, Moch. Hamzah, S.T, MM, seterusnya perlu pengelolaan zakat yang adaptif terhadap perkembangan zaman. “Pengelolaan zakat harus mengikuti perkembangan yang ada. Oleh karena itu, optimalisasi lembaga zakat sangatlah penting karena zakat yang dikelola dengan baik akan memberikan manfaat yang signifikan bagi umat,” ujar Moch. Hamzah, ST., MM. Beliau juga menguraikan tiga unsur utama yang harus dipenuhi dalam pengelolaan zakat: 1. Aman Syar'i: Pengelolaan zakat harus mematuhi ketentuan syariah sebagai lembaga keagamaan. 2. Aman Regulasi: Pengelolaan zakat harus sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku di Indonesia. 3. Aman NKRI: Pengelolaan zakat harus mencerminkan semangat Negara Kesatuan Republik Indonesia, sehingga tidak hanya mengakomodasi kepentingan wilayah tertentu atau BAZNAS di tingkat provinsi, tetapi juga memiliki perspektif nasional yang menyeluruh. Webinar ini juga menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten, antara lain KH Kamil Thobroni, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Surabaya; Muhammad Abdul Aziz, SHI, M.Si., Dosen Fakultas Syariah UNIDA Gontor; dan Widya Hapsari Murima, Duta BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Diskusi dalam webinar ini bertujuan untuk memperluas pemahaman peserta tentang pengelolaan zakat yang efektif dan sesuai dengan perkembangan terkini. Peserta acara terdiri dari mahasiswa, staf pelaksana BAZNAS Kota Surabaya, serta masyarakat umum yang tertarik dengan topik zakat. Melalui acara ini, diharapkan tercipta sinergi yang lebih baik dalam pengelolaan zakat serta kontribusi positif dalam pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas.
BERITA21/08/2024 | Otnay
Ketua BAZNAS Kota Surabaya Hadiri Upacara HUT Ke-79 Kemerdekaan RI di Halaman Balai Kota Surabaya
Ketua BAZNAS Kota Surabaya Hadiri Upacara HUT Ke-79 Kemerdekaan RI di Halaman Balai Kota Surabaya
Surabaya, 17 Agustus 2024 — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya, Moch. Hamzah S.T., M.T., menghadiri undangan Pemerintah Kota Surabaya dalam upacara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung di Halaman Balai Kota Surabaya pagi ini. Upacara dimulai pada pukul 07.00 WIB dan dipimpin oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, pejabat pemerintahan, serta anggota TNI dan Polri. Dalam suasana khidmat dan penuh khidmat tersebut, Moch. Hamzah bersama para undangan lainnya mengikuti rangkaian upacara yang meliputi pengibaran bendera merah putih dan pembacaan teks proklamasi. Moch. Hamzah S.T., M.T., menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan upacara yang berjalan lancar dan sukses. "Hari Kemerdekaan adalah saat yang tepat untuk merefleksikan perjuangan para pahlawan dan memperkuat komitmen kita terhadap bangsa dan negara. Semoga semangat kemerdekaan ini dapat terus menyinari langkah kita dalam melaksanakan tugas-tugas sosial dan kemanusiaan," ujar Moch. Hamzah setelah upacara. Selain itu, acara tersebut juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan yang menampilkan kekayaan budaya dan semangat kebangsaan. Moch. Hamzah berharap, peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI ini dapat memperkuat rasa persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat serta memotivasi semua pihak untuk berkontribusi lebih dalam pembangunan dan kesejahteraan bangsa.
BERITA17/08/2024 | Otnay
BAZNAS KOTA SURABAYA DAN BSP SALURKAN 1000 PAKET SEMBAKO UNTUK VETERAN KOTA SURABAYA
BAZNAS KOTA SURABAYA DAN BSP SALURKAN 1000 PAKET SEMBAKO UNTUK VETERAN KOTA SURABAYA
Surabaya – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-79 tahun, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya membagikan 871 paket sembako kepada Veteran diseluruh Kecamatan se-Kota Surabaya pada (15/08). Hal tersebut dirasa tepat mengingat bagaimana jasa dan perjuangan yang dilakukan oleh para Veteran yang ada di Kota Surabaya dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia pada masa lampau. Bekerja sama dengan Bangga Surabaya Peduli (BSP) dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dinas Sosial Kota Surabaya untuk menyalurkan total 1000 paket sembako untuk para Veteran Kota Surabaya. Penyerahan secara simbolis akan dilaksanakan pada Sabtu 17 Agustus 2024 di Balai Kota Surabaya bertepatan dengan Upacara Peringatan HUT Republik Indonesia yang ke-79. Zulfikar Muhammad Handyarsyah, Pelaksana Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat mengatakan bahwa pembagian sembako ini sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan untuk kemanfaatan para Veteran. “Baznas mempunyai kewajiban atas penyaluran bantuan ini karena salah satu bentuk penghargaan dan penghormatan yang bisa diberikan kepada mereka. Selain itu bisa dimanfaatkan langsung untuk veteran dan keluarganya. Semoga yang Baznas Kota Surabaya berikan kepada pejuang veteran memberi manfaat yang mulia, setidaknya membantu memenuhi kebutuhan hidup.”. – ujar Zulfikar
BERITA16/08/2024 | Humas Baznas Kota Surabaya
Laksanakan Studi Banding, BAZNAS Kota Semarang Bangga Dengan Inovasi BAZNAS Kota Surabaya
Laksanakan Studi Banding, BAZNAS Kota Semarang Bangga Dengan Inovasi BAZNAS Kota Surabaya
Laksanakan Studi Banding, BAZNAS Kota Semarang Bangga Dengan Inovasi BAZNAS Kota Surabaya 14/08/2024 admin FacebookTwitterWhatsAppCopy LinkLineShare Surabaya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya kembali menerima studi banding. Kali ini BAZNAS Kota Semarang yang datang untuk bersilaturahmi serta melaksanakan studi banding dan bertukar pikiran tentang berbagai program yang ada di kedua lembaga tersebut. Studi banding tersebut dilaksanakan di ruang meeting BAZNAS Kota Surabaya yang berlokasi di jalan Medokan Asri Timur Surabaya pada Selasa (13/08/2024). Ketua BAZNAS Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara mengaku bahwa banyak hal dia pelajari BAZNAS Kota Surabaya, terutama berbagai inovasi dan kreativitas dalam hal pentasarufan. “Tentunya salah satu yang paling menarik adalah bagaimana bisa mengumpulkan zakat, infak, shodaqoh yang sangat luar biasa signifikan peningkatannya. Dan ini merupakan bahan saya untuk bisa membuat BAZNAS Kota Semarang untuk bisa eksis dan lebih bisa bermanfaat,” tuturnya. Ia mengaku bangga dengan BAZNAS Kota Surabaya yang sudah terdigitalisasi serta bertransformasi ke arah modern sehingga menurutnya, hal tersebut merupakan sesuatu yang paling menarik. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Surabaya, Moh Hamzah mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk solidaritas terhadap sesama pengelola zakat. “Sebenarnya karakter (pengelolaan zakat) sama, tinggal kita itu banyak (melakukan) brainstorming tentang masalah bagaimana mengoptimalkan dan memproduktifkan kinerja pengelola BAZNAS khususnya di perkotaan,” paparnya. Hamzah menambahkan bahwa pertemuan tersebut telah menemukan titik temu sehingga tinggal diperlukan berbagai pengembangan baik dari segi manajemen yang saat ini banyak mengarah ke arah digitalisasi termasuk inovasi serta kreativitas. “Bagaimana dalam kita meng-create program-program yang bisa banyak memberikan manfaat untuk masyarakat,” imbuhnya. Hamzah juga berharap bahwa pertemuan tesebut dapat ditindaklanjuti, khususnya oleh BAZNAS Kota Surabaya. “Banyak hal yang kita dapatkan, termasuk pendekatan-pendekatan dan inovasi, khususnya kepada kelompok komunitas masyarakat swasta, baik pengusaha maupun perorangan yang begitu luar biasa dari Kota Semarang, sehingga bisa signifikan sekali pengumpulannya. Dan BAZNAS Kota Surabaya akan mencoba melakakukan model-model yang sudah dilakukan oleh BAZNAS Kota Semarang,” pungkasnya. (Ich)
BERITA14/08/2024 | Ich
Gandeng BAZNAS Kota Surabaya, Dinas Kesehatan Luncurkan Griya Sehat untuk Pengobatan Alternatif
Gandeng BAZNAS Kota Surabaya, Dinas Kesehatan Luncurkan Griya Sehat untuk Pengobatan Alternatif
Surabaya – Dinas Kesehatan Kota Surabaya dengan menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya meresmikan Griya Sehat yang berlokasi di Dukuh Kupang, Surabaya. Griya Sehat tersebut diresmikan secara langsung oleh Wakil Wali Kota Surabaya, Amuji pada Jum'at (09/08/2024) Siang. Griya Sehat sendiri merupakan komitmen Pemerintah Kota Surabaya untuk meningkatkan layanan di bidang kesehatan, serta menjadi alternatif bagi warga Surabaya yang memerlukan perawatan selain rumah sakit. Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Nanik Sukristina dalam Berbagai menuturkan bahwa peresmian Griya Sehat ini merupakan bentuk kerjasama dengan BAZNAS Kota Surabaya serta merupakan tindak lanjut dari permendes yang mensyaratkan agar wilayah Kota Surabaya mewujudkan layanan kesehatan komplementer. “Selama ini kita kenal pelayanan medis, tapi nantinya kita usahakan pelayanan tradisional komplementer, di mana aset Pemerintah Kota Surabaya ini nantinya dimanfaatkan sebagai Griya Sehat, di mana di dalamnya kita melakukan pelayanan-pelayanan akupuntur, aromaterapi, pengobatan metode herbal, kemudian bekam (bekam ) terapeutik ),” tuturnya. Ia menambahkan untuk anak-anak berkebutuhan khusus terdapat pelayanan dokter spesialis seperti fisioterapi, terapi okupasi, serta pelayanan lainnya. Selain itu, ia mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Surabaya yang sudah sangat membantu berdirinya Griya Sehat. “Semoga ke depan dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar khusunya serta masyarakat Surabaya pada umumnya,” ucapnya. Sementara itu, Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji menuturkan bahwa Griya Sehat merupakan usulan dari Pemerintah Kota Surabaya. “Griya Sehat ini kami usulkan kepada pemerintah pusat agar menjadi program nasional dengan Surabaya sebagai pelopornya. Kami bangga dengan hasil kerja keras tenaga medis lulusan Unair dan fisioterapis yang telah memberikan kontribusi besar dalam pembangunan fasilitas ini,” ungkapnya. Menurut pria yang akrab disapa Cak Ji ini, Griya Sehat ini tidak hanya dibangun untuk melayani warga Surabaya tetapi juga terbuka bagi mereka yang berdomisili di luar kota. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya Griya Sehat sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memperluas akses kesehatan yang berkualitas. Ditemui secara terpisah, Ketua BAZNAS Kota Surabaya, Moh Hamzah menuturkan bahwa Griya sehat diperuntukkan untuk melayani masyarakat miskin yang perlu untuk terapi serta pemijitan tradisional yang mana hal tersebut tidak tersedia di puskesmas. “Sehingga masyarakat yang tidak mampu atau masyarakat umum bisa melakukan pengobatan tradisional ataupun terapi melalui Griya Sehat yang mana ini dikelola oleh Dinas Kesehatan khususnya UPZ (Unit Pengumpul Zakat) Dinas Kesehatan,” tuturnya. Hamzah menambahkan bahwasanya semua biaya yang dikeluarkan BAZNAS Kota Surabaya diperuntukkan untuk masyarakat gamis (keluarga miskin) yang kesulitan dalam pembiayaan terapi. “Karena pada prinsipnya pengobatan yang dilakukan di Griya Sehat tidak ada di Kecamatan maupun di puskesmas, sehingga perlu adanya Griya Sehat yang bisa melakukan pelayanan dan perlakuan khusus untuk mereka yang membutuhkan terapi maupun pengobatan di luar kedokteran,” tutupnya. (Ich)
BERITA09/08/2024 | Ich
Tangis Haru Ibu Murni Melihat Rumahnya Selesai Dibedah Oleh BAZNAS Kota Surabaya
Tangis Haru Ibu Murni Melihat Rumahnya Selesai Dibedah Oleh BAZNAS Kota Surabaya
Surabaya – Ibu Murni tak kuasa menahan air matanya saat melihat rumahnya telah selesai dibedah oleh Tim Bedah Rumah BAZNAS Kota Surabaya. Warga lansia yang tinggal di Pulo Wonokromo tersebut tidak curiga, rumahnya yang hampir roboh kini terlihat kokoh. Hal tersebut disampaikannya saat Tim Bedah Rumah BAZNAS Kota Surabaya menyambangi kediamannya pada Jum'at (02/08/2024). “ Keturutan (terkabul untuk diperbaiki rumahnya),” ujarnya di depan salah satu Tim Bedah Rumah, Maskur. Ia menceritakan betapa nelangsanya dia di tengah rumah saudaranya berdiri kokoh, namun rumahnya sendiri terancam rubuh. “ yok'opo kabeh omahe dulurku apik-apik, aku omahe elek. Aamin Alhamdulillah terus pemerintah sing mbedah (bagaima semua rumah saudaraku bagus-bagus, tetapi rumahku jelek. Aamin Alhamdulillah kemudian dapat bantuan dibedah oleh pemerintah),” kisahnya. Ibu dari enam orang anak ini mengaku bahwa keenam anaknya kini menetap di beberapa wilayah. Sedangkan Ibu Murni sendiri hidup dengan mengandalkan bantuan kiriman uang dari anak-anaknya. Ibu Murni mengaku sangat senang telah menyelesaikan bedah rumahnya. Ia sungguh tak menyangka atas bantuan tersebut.
BERITA03/08/2024 | Ich
Lagi, Walikota Serahkan Bantuan Tebus Ijazah Baznas kepada 754 siswa
Lagi, Walikota Serahkan Bantuan Tebus Ijazah Baznas kepada 754 siswa
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya, kembali memberikan bantuan biaya tebus ijazah untuk pelajar jenjang SMA/SMK/MA swasta di Kota Surabaya. Pada kesempatan ini, bantuan diberikan langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, didampingi jajaran Baznas Kota Surabaya kepada 754 Siswa-siswi di Convention Hall, Jalan Arif Rahman Hakim, Sabtu (27/7/24). Dalam Perayaannya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan kepada para pelajar yang mendapatkan bantuan tebus ijazah, agar menjadi pemuda tangguh dan bisa membahagiakan kedua orang tuanya. “Bisa menerima ijazahnya kembali untuk melanjutkan dan menggunakan ijazah itu untuk kepentingan kuliah, atau kepentingan kerja,” katanya. Pada kesempatan itu, Wali Kota Eri Cahyadi juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh ASN Pemkot Surabaya, yang telah membayarkan zakatnya selama ini melalui BAZNAS Kota Surabaya. Dirinya menegaskan bahwa biaya tebus ijazah yang diberikan selama ini, bukan berasal dari dirinya atau Pemerintah Kota, tetapi murni dari zakat para ASN Pemkot. “Ini bukan menggunakan uang Pemkot, apalagi wali kotanya. Tapi, ini uang seluruh ASN Kota Surabaya yang dengan ikhlas membayarkan kewajiban zakatnya melalui Baznas Kota Surabaya, untuk kepentingan masyarakat yang masuk kategori asnaf zakat,” paparnya. Wali Kota Eri juga berpesan kepada seluruh penerima bantuan tebus ijazah hari ini, untuk memiliki mental baja dan mau berjuang, agar kehidupannya lebih baik di masa depan. “Setelah diberi ijazah harus bisa berjuang, jangan punya mental lemah, tapi mental yang tangguh, untuk membahagiakan orang tua. Saya juga titip kepada orang tua, agar menjaga putra putri dari hal-hal negatif, kalau anaknya pulang malam, segera menelepon.” ungkap Eri Cahyadi. Untuk diketahui, mulai Nopember 2021 hingga saat ini, zakat dari ASN Pemkot Surabaya disalurkan melalui BAZNAS Kota Surabaya. Dana zakat yang dikelola Baznas Kota Surabaya disalurkan kepada mustahik (warga yang berhak menerima zakat) dalam program lima pilar, salah satunya pilar pendidikan. Sinergi Baznas dan Pemkot Surabaya telah terjalin baik hingga Baznas Kota Surabaya meraih BAZNAS RI AWARD 2023 untuk kategori Program Pendidikan Terbaik. Dan kembali menerima anugerah BAZNAS RI AWARD 2024 kategori Koordinasi Terbaik dengan Pemerintah Daerah dan kategori Baznas Kota dengan Pengumpulan Terbaik. Seiring dengan itu, Walikota Surabaya juga menerima penghargaan BAZNAS RI AWARD tiga tahun berurut-urut untuk kategori Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik tahun 2022 hingga 2024.
BERITA27/07/2024 | Otnay
BAZNAS KOTA SURABAYA SALURKAN RP80 JUTA UNTUK SANTUNAN YATIM
BAZNAS KOTA SURABAYA SALURKAN RP80 JUTA UNTUK SANTUNAN YATIM
Surabaya – Sekitar Rp80 juta rupiah didonasikan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya untuk pelaksanaan kepada santunan kepada 2300 anak yatim yang digelar oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Surabaya, Sabtu (13/07/2024). Santunan anak yatim yang digelar di Balai Kota Surabaya tersebut dihadiri oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Ketua GOW Surabaya, Rini Indriyani dengan turut memberikan santunan kepada ribuan anak yatim yang hadir di pagi tersebut. Tidak hanya Wali Kota Eri Cahyadi dan Ketua GOW Rini Indriyani, pada acara ini juga hadir para istri jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Surabaya, yang tergabung di GOW Surabaya. Selain itu, juga hadir dari jajaran stakeholder yang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, pemberian santunan kepada 2300 anak yatim ini dalam rangka menyambut 10 Muharram 1446 Hijriyah. Di kesempatan ini, mengucapkan banyak terima kasih kepada semua yang hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan ini. “Kalau sudah seperti ini, pasti Surabaya akan terjaga dari azab dan bala Gusti Allah. Karena sedekah yang diberikan hari ini, insyaallah menghilangkan dari bala,” tuturnya kala memberikan sambutan. Di kesempatan ini, Wali Kota Eri mengajak ribuan anak yatim yang hadir untuk bersama-sama mendoakan Kota Surabaya, agar terhindar dari segala bala bencana. Ia berharap, dengan doanya para anak yatim, maka Surabaya akan diberikan rasa aman dan nyaman, serta guyub rukun warganya. “Saya matur nuwun (terima kasih) kepada orang-orang yang hebat memberikan sesuatu yang dicintainya untuk beribadah kepada Allah dengan cara memberikan sedekahnya kepada anak yatim. Semoga di 10 Muharram ini, akan memberikan berkah kepada Kota Surabaya,” harapnya. Di samping itu, Ketua GOW Rini Indriyani mengucapkan terima kasihnya kepada BAZNAS Kota Surabaya yang telah berkontribusi di acara santunan tersebut. “Banyak terima kasih kepada Ibu Siti Fatimah Sukri bersama rekan-rekan dari Yayasan Bhakti Persatuan yang ikut memberikan santunan kepada 2300 anak yatim. Terima kasih juga kepada BAZNAS Surabaya yang telah memberikan bantuan Rp80,5 juta,” kata Rini. Selain itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui GOW juga mendapatkan bantuan berupa alat tulis dan snack dari Siantar Top yang diberikan kepada anak yatim. Ia menambahkan, pemberian santunan kepada anak yatim ini diharapkan juga bisa menjadi agenda tahunan ke depannya. “Kami berharap anak-anak menjadi lebih bahagia dan sehat, tentunya juga akan menjadi berkah untuk kita semuanya. Mohon doanya, agar tahun bisa semakin bertambah lagi anak yatim yang akan kita bantu,” pungkasnya.
BERITA14/07/2024 | Ken
CERITA IBU MUJI ASTUTI, KEUNTUNGAN BERTAMBAH SEJAK PEROLEH ROMBONG BAZNAS
CERITA IBU MUJI ASTUTI, KEUNTUNGAN BERTAMBAH SEJAK PEROLEH ROMBONG BAZNAS
Surabaya – Ibu Muji Astuti terlihat sedang asyik mengulek bumbu kacang untuk melayani para pelanggan saat Tim Media BAZNAS Kota Surabaya menyambangi lapak di mana Ibu Muji, nama yang biasa dipanggil berjualan menjajakan jualannya di sekitaran jalan raya Kedung Asem, Surabaya pada Rabu (03/07/2024). Dengan ditemani 2 orang koleganya, Ibu Muji setiap hari berjualan nasi pecel tumpang selepas subuh hingga jam 8 pagi, lalu menu jualannya diganti dengan rujak dan lontong mie hingga siang hari. Warga Kedung Baruk, Surabaya ini mengaku sebelum mendapatkan rombong UKM dari BAZNAS Kota Surabaya pada Idul Fitri lalu, dengan menggunakan meja apaadanya. Kini, setelah mendapatkan rombong BAZNAS, Ibu Muji lebih leluasa untuk menaruh berbagai bahan yang akan dia olah. “Ya senang mas, sudah lama (pengajuannya), kog gak dapat-dapat (rombongnya), sudah daftar lama gitu,” ungkapnya. Dia mengaku bahwa ada keinginan untuk mengembangkan usahanya lagi, namun terrhalang oleh modal yang terbatas. Bahkan ia mengaku bahwa uang modal selalu diputar untuk membeli bahan berjualan yang lain. “Lebih bagus yang ini (keuntungannya), pakai rombong sudah lumayan,” pungkasnya.
BERITA03/07/2024 | Ich
BAZNAS KOTA SURABAYA TERIMA 4 MAHASISWA GONTOR UNTUK MAGANG
BAZNAS KOTA SURABAYA TERIMA 4 MAHASISWA GONTOR UNTUK MAGANG
Surabaya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya menerima 4 orang mahasiswa asal Universitas Darussalam Gontor untuk magang dan belajar pengelolaan ZIS di kantor BAZNAS Kota Surabaya pada Senin (01/07/2024). Kedatangan para mahasiswa tersebut disambut gembira oleh pimpinan, pegawai dan staff BAZNAS Kota Surabaya. Dosen pembimbing keempat mahasiswa, Anisa Silfi mengaku senang atas diterimanya mahasiswa untuk belajar, sehingga kedepannya mampu berperan untuk masyarakat yang lebih luas. “Alhamdulillah, tentunya kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Kota Surabaya yang dengan senang hati menerima mahasiswa kami untuk belajar di kantor ini,” tuturnya. Wakil Ketua 1 BAZNAS Kota Surabaya, Drs. H. Marjuki, MA menuturkan bahwa dirinya bersenang hati untuk menerima kedatangan mereka, sehingga nantinya mereka dapat belajar dengan baik tentang pengelolaan ZIS. “Silakan belajar apa saja tentang pengelolaan zakat, infak maupun sedekah di sini, sehingga nantinya ilmu yang didapat dari sini dapat diterapkan ke masyarakat yang lebih luas,” tuturnya. Sementara itu, Ketua Pelaksana BAZNAS Kota Surabaya, Imam Syafi’i mengaku gembira atas kedatangan para tersebut. “Kami berharap dengan adanya mahasiswa magang tersebut, kinerja BAZNAS Kota Surabaya untuk melayani masyarakat Surabaya lebih cepat dan lebih baik lagi,” pungkasnya. Sebagai informasi, para mahasiswa tersebut akan magang di BAZNAS Kota Surabaya selama kurun waktu 2 bulan ke depan hingga akhir Agustus 2024.
BERITA01/07/2024 | Otnay
SONGSONG AJARAN BARU, PEMKOT SURABAYA GELAR KHITAN MASSAL DI LIMA WILAYAH
SONGSONG AJARAN BARU, PEMKOT SURABAYA GELAR KHITAN MASSAL DI LIMA WILAYAH
Surabaya – Dalam rangka menyongsong tahun ajaran baru 2024/2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar khitanan massal untuk anak-anak PAUD, TK, SD, dan SMP di Kota Surabaya, Sabtu (22/6/2024).Khitan massal ini digelar bekerjasama dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Surabaya, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Surabaya, dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kota Surabaya, dan Bangga Surabaya Peduli (BSP).Khitan massal kali ini, turut dihadiri oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani beserta jajaran staff yang lain.Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menuturkan bahwa tujuan digelarnya khitan massal hari ini adalah untuk mengajarkan kepada anak-anak tentang pentingnya kesehatan diri sesuai dengan ajaran agama.“Kepada semua orang tua yang hadir, saya titip ketika sudah khitan, maka ajarkan kebaikan-kebaikan. Karena salah satu ajaran agama Islam, kewajibannya anak laki-laki itu dikhitan. Nah, ini ternyata tidak hanya Islam yang mengajarkan khitan, karena khitan ini juga ada dampak positifnya,” tuturnya.Khitan massal ini digelar di lima titik wilayah Kota Surabaya. Diantaranya, SMP Negeri 1, SMP Negeri 19, SMP Negeri 11, SMP Negeri 26, dan SMP Negeri 21 Kota Surabaya. Dalam khitan massal ini diikuti oleh 536 anak-anak, terdiri dari PAUD, TK, SD, hingga SMP.Wali Kota Eri berharap, anak-anak yang dikhitan hari ini memiliki akhlak yang bagus di ke depannya. Selain itu, ia juga berharap, seluruh sekolah SD-SMP baik itu negeri maupun swasta yang ada di Surabaya, menjadi semakin berkah.“Dan semoga gurunya juga diberikan rezeki barokah dan melimpah, serta diberi kesabaran dalam mendidik anak-anaknya di sekolah. Surabaya akan menjadi kota yang luar biasa kalau memiliki guru-guru yang juga luar biasa,” harapnya.Dalam kesempatan ini, Wali Kota Eri juga memberikan hadiah sepeda kepada anak-anak yang khitan. Hadiah sepeda itu diberikan setelah anak-anak yang dikhitan berhasil menjawab pertanyaan dari Wali Kota Eri.Selain itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Yusuf Masruh mengatakan, khitan massal ini sengaja digelar pada saat menjelang tahun ajaran baru. Karena pada saat ini, para siswa PAUD, TK, SD, dan SMP saat ini masih dalam masa libur sekolah.“Karena kan ini pas momen liburan, di samping itu juga dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-731,” kata Yusuf.Yusuf berharap, adanya khitan massal ini menjadi pembelajaran penting bagi orang tua, siswa, dan guru di Kota Surabaya. “Karena dari segi syariat agama, khitan itu diwajibkan bagi anak laki-laki. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai pembelajaran pada anak-anak akan pentingnya gotong royong antar sesama,” pungkasnya.
BERITA23/06/2024 | Ich
GANDENG BAZNAS KOTA SURABAYA, WALI KOTA ERI RESMIKAN RAP DUKUH MENANGGAL
GANDENG BAZNAS KOTA SURABAYA, WALI KOTA ERI RESMIKAN RAP DUKUH MENANGGAL
Surabaya – Dengan didampingi Ketua Tim Pengerak (TP) PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meresmikan Rumah Anak Prestasi (RAP) Dukuh Menanggal Kamis (20/6/2024).RAP yang berada di Jalan Dukuh Menanggal XII No 6, Surabaya tersebut adalah pengembangan dari RAP Kedung Cowek, RAP Nginden Semolo, dan RAP Sonokwijenan.Sebagai informasi, dalam peresmian tersebut Pemerintah Kota Surabaya bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya.Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, RAP keempat ini bertujuan untuk mewadahi kreativitas anak-anak disabilitas, khususnya yang berada di wilayah Surabaya selatan.“Dengan berdirinya RAP di Surabaya selatan ini, membuktikan bahwa kita saling menguatkan. Artinya, pembangunan Sumber Daya Alam (SDM) dilakukan merata, terutama untuk anak yang memiliki kelebihan kita siapkan,” tutur Wali Kota Eri.Dia menambahkan bahwa RAP Dukuh Menanggal dilengkapi dengan fasilitas yang lebih lengkap dari tiga RAP sebelumnya. Untuk itu, dirinya berharap agar keempat RAP di setiap wilayah Kota Surabaya saling bersinergi memberikan pelatihan terbaik untuk anak-anak disabilitas.“RAP Dukuh Menanggal ini paling besar dan fasilitasnya paling lengkap. Jadi nanti saling bersinergi, misalnya anak-anak yang ada di RAP Nginden atau Kedung Cowek bisa melanjutkan terapinya yang kurang di RAP Dukuh Menanggal, yang alatnya lebih lengkap,” paparnya.Wali Kota Eri menjelaskan, secara keseluruhan fasilitas di keempat RAP hampir sama. Hanya saja di RAP Dukuh Menanggal lebih dilengkapi untuk alat terapi bagi anak-anak berkebutuhan khusus.”Sebenarnya sama, tapi di sini alatnya lebih lengkap untuk terapinya,” imbuhnya.
BERITA21/06/2024 | Ich
UMC BAZNAS SURABAYA KEMBALI DAMPINGI 11 ORANG UNTUK JADI MUALLAF
UMC BAZNAS SURABAYA KEMBALI DAMPINGI 11 ORANG UNTUK JADI MUALLAF
Surabaya – Unit Muallaf Center (UMC) BAZNAS Kota Surabaya kembali mendampingi 11 orang untuk pengukuhan ikrar di Masjid Rahmat, Kembang Kuning, Surabaya, Ahad (09/06/2024).Pengukuhan ikrar yang dipimpin oleh KH. Muchit Murtadho tersebut dilaksanakan pasca salat subuh secara berjama’ah dengan disaksikan para jama’ah salat subuh di masjid tersebut.Ketua UMC BAZNAS Kota Surabaya, M. Mundir menuturkan bahwa pendampingan tersebut merupakan komitmen dari UMC BAZNAS Kota Surabaya untuk selalu memberikan pendampingan dalam berbagai aspek terhadap para Muallaf.“Terlebih lagi muallaf merupakan salah satu asnaf yang berhak untuk menerima zakat,” imbuhnya.Sementara itu, salah satu Muallaf, Eko Soni merasa bersyukur atas ikrar dirinya sebagai seorang muallaf. Dia menambahkan bahwa dirinya menjadi seorang muallaf karena ditakdirkan oleh Allah swt.“dengan kesabaran hati, iman kami, untuk membaiat kami yang kami yakini kebenarannya,” tuturnya.Eko Soni sendiri beserta 4 orang anaknya mengikrarkan dirinya sebagai seorang muallaf.
BERITA09/06/2024 | Otnay
BAZNAS KOTA SURABAYA TASYARUFKAN BANTUAN UNTUK 3 ORANG PENERIMA MANFAAT
BAZNAS KOTA SURABAYA TASYARUFKAN BANTUAN UNTUK 3 ORANG PENERIMA MANFAAT
Surabaya – Rasa haru dan bahagia tidak bisa disembunyikan oleh Ibu Uci (warga Kendangsari), Ibu Hermiati (Warga Simorejo Sari), serta Ibu Karmina (Warga Darmo Indah Sari) saat tim BAZNAS Kota Surabaya menyambangi kediaman msing-masing pada Kamis (06/06/2024). Kedatangan tim BAZNAS Kota Surabaya untuk mentasyarufkan bantuan yang telah mereka minta sebelumnya sesuai prosedural. Salah satu penerima manfaat, Ibu Karmina merasa bersyukur atas bantuan yang diberikan, yakni berupa uang tunai, sembako serta kursi roda untuk suaminya, yakni Djoenaedi Ali yang mengalami pendarahan otak dan berujung stroke sejak 20 Februari 2022, sehingga membutuhkan membutuhkan alat bantu. “Alhamdulillah, mudah-mudahan bermanfaat (untuk) bapak Djoenaedi Ali, (dan) semoga BAZNAS juga tetap melayani masyarakat, semoga tambah lebih baik dan peduli dengan masyarakat yang lebih luas,” tuturnya. Sementara itu, Ibu Hermiati yang menerima bantuan zakat tunai beserta alat press untuk menyegel gelas plastik merasa bersyukur dan berterima kasih, bahkan ia tidak bisa menyembunyikan rasa harunya karena akhirnya menerima bantuan tersebut. “Terima kasih BAZNAS Kota Surabaya atas bantuannya, saya sangat terima kasih sekali, terharu saya menerima ini,” imbuhnya.
BERITA07/06/2024 | Ken
DAPUR LESTARI BAGIKAN NASI KOTAK JUM’AT BERKAH
DAPUR LESTARI BAGIKAN NASI KOTAK JUM’AT BERKAH
SURABAYA – Badan Amil Zakat Nasional Kota Surabaya (BAZNAS) Kota Surabaya memberikan bantuan kepada Dapur Lestari yang berlokasi di Wonorejo Tegalsari, Jum’at (31/05/2024).Bantuan tersebut diberikan karena dapur lestari rutin memberikan bantuan permakanan dalam bentuk nasi kotak yang dibagikan setiap jum’at dalam rangka memenuhi kebutuhan kepada para warga lansia, warga miskin serta warga pra miskin yang berada di wilayah tersebut.“Alhamdulillah, acara pagi ini terlaksana dengan baik dengan total penerima 100 orang, “ tutur salah satu pengurus Dapur Lestari, Ery Mirawati.Ia mengucapkan rasa terima kasinya kepada para donatur yang telah membagikan rezekinya kepada para lansia dan kepada kurang mampu.“Terima kasih kepada BAZNAS Kota Surabaya yang telah membantu dan men-support Dapur Lestari yang berada di Wonorejo Tegalsari, mudah-mudahan amal kebaikan dan seluruh kegiatan BAZNAS Surabaya dapat tercapai, ungkapnya.
BERITA31/05/2024 | Otnay
WALI KOTA ERI CAHYADI PUJI KETERLIBATAN BAZNAS KOTA SURABAYA UNTUK RUMAH ANAK PRESTASI
WALI KOTA ERI CAHYADI PUJI KETERLIBATAN BAZNAS KOTA SURABAYA UNTUK RUMAH ANAK PRESTASI
SURABAYA – Dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-731 Kota Surabaya, Pemerintah Kota Surabaya beserta seluruh stakeholder dan jajaran yang ada di pemerintahan Kota Surabaya, menggelar Konser Anak Istimewa yang diselenggarakan di Graha YKP, Rabu (29/05/2024).Dalam pagelaran tersebut juga ditampilkan berbagai produk karya anak-anak istimewa Kota Surabaya. Bahkan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi beserta istri, Rini Eri Cahyadi dan jugaWakil Wali Kota Surabaya menyempatkan diri untuk melihat produk-produk mereka sambil memberikan apresiasi tinggi.Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Eri Cahyadi menuturkan bahwa Konser Anak Istimewa ini bukan hanya sekadar wadah untuk pertunjukan, tapi juga wujud komitmen bersama Pemkot Surabaya dengan seluruh stakeholder yang ada di Kota Surabaya. Menurutnya, Surabaya adalah tempat yang menjunjung tinggi persamaan derajat dan hak.“Jadi, semua makhluk Tuhan yang ada di Kota Surabaya ini harus memiliki hak dan derajat yang sama, memiliki kesempatan yang sama untuk mengeluarkan dan menunjukkan kemampuan yang dimilikinya tanpa melihat kondisi apapun,” tuturnya.Oleh sebab itu, dirinya memastikan bahwa konser tersebut bertujuan memberikan kesempatan yang sama bagi anak-anak istimewa Kota Surabaya untuk menampilkan semua serta bakat yang mereka miliki,. Selain itu, Wali Kota Eri Cahyadi bersama Wakil Wali Kota Armuji terus berkomitmen untuk menyediakan tempat serta fasilitas umum yang bisa dinikmati juga oleh anak-anak istimewa Kota Surabaya.“Kita terus menyempurnakan apa yang sudah kita lakukan. Kalau rumah anak prestasi itu tempat anak-anak istimewa ini mengasah kemampuannya, mulai dari menjahit, bernyanyi, menggambar dan sebagainya. Nah, konser ini tempat untuk menampilkan bakat-bakat itu. Makanya, saya berharap dari konser ini bisa memunculkan anak-anak istimewa yang semakin percaya diri dan menjadi yang terbaik dibanding yang lainnya,” imbuhnya.Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Eri Cahyadi juga menyampaikan terima kasihnya kepada BAZNAS Kota Surabaya yang telah memfasilitasi berbagai keperluan yang diperlukan bagi anak Istimewa Kota Surabaya.“Bagaimana kita terus membantu, bantuan dari BAZNAS juga ya, jadi semua orang yang meletakkan (Zakat, Infak dan Sedekah) di BAZNAS Kota Surabaya, maka itu juga membantu Rumah Anak Prestasi. Jadi ada seperti alat apa yang dibantu oleh BAZNAS. Karena ini saya katakan semua stakeholder yang ada di Kota Surabaya ini saling bergerak, bersinergi membangun Kota Surabaya secara bersama,” pungkasnya.
BERITA29/05/2024 | Otnay
UMC BAZNAS SURABAYA DAMPINGI IKRAR 7 MUALAF, SALAH SATUNYA INFLUENCER TERNAMA
UMC BAZNAS SURABAYA DAMPINGI IKRAR 7 MUALAF, SALAH SATUNYA INFLUENCER TERNAMA
SURABAYA – Unit Muallaf Center (UMC) BAZNAS Kota Surabaya kembali malaksanakan pendampingan pengikraran mualaf terhadap 7 orang mualaf. Kali ini pengikraran tersebut dilaksanakan di Masjid Rahmat yang berlokasi di jalan Kembang Kuning Surabaya dan disaksikan langsung oleh para jama’ah, Ahad (26/05/2024).Sebagai informasi, pengikraran yang dilaksanakan di Masjid Rahmat dilaksanakan selesap salat subuh, berbeda dengan pengikraran yang dilaksanakan di Masjid Muhammad Cheng Hoo Surabaya yang dilaksanakan pada jam 8 pagi.Pengikraran terhadap para mualaf tersebut dipimpin langsung oleh Imam Masjid Rahmat, KH. A. Muchit Murtadho dan disiarkan secara langsung melalui kanal radio Yasmara yanng merupakan milik yayasan di masjid tersebut.Ketua UMC BAZNAS Kota Surabaya, M. Mundir menuturkan sesungguhnya pengikraran dilaksanakan terhadap 8 orang, tetapi 1 orang berhalangan hadir dalam prosesi pengikraran tersebut.“Setelah menjadi muslim, (mereka) menjadi muslim yang betul-betul menjadi muslim yang sesungguhnya dengan melaksanakan salat kemudian ibadah dan kewajiban yang lainnya. Tidak goyang keimanannya serta semakin bertambah kuat dan semakin tambah mantap dengan pilihannya yang benar untuk menjadi seorang mualaf,” harapnya sebagaimana yang dikatakan pada media center BAZNAS Kota Surabaya.Sementara itu, salah satu muallaf, Muhammad Nico Kevin mengaku gembira atas pengikraran mualaf terhadap dirinya. Kegembiraan tersebut didasarkan karena dengan dirinya menjadi seorang mualaaf, dia merasa memiliki banyak saudara.“Semoga (dengan menjadi seorang mualaf) bisa jadi manusia yang lebih baik,” tutur influencer yang juga pemilik akun instagram @garasi_warmob tersebut.Di akhir acara, UMC mentasyarufkan zakat kepada para mualaf tersebut dan ditutp dengan foto bersama.
BERITA26/05/2024 | Ich
GANDENG BAZNAS KOTA SURABAYA,NU CARE-LAZISNU TANDES BERIKAN BANTUAN KURSI RODA DAN UANG TUNAI
GANDENG BAZNAS KOTA SURABAYA,NU CARE-LAZISNU TANDES BERIKAN BANTUAN KURSI RODA DAN UANG TUNAI
Surabaya – NU Care-Lembaga Amil Zakat, lnfaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Tandes, Kota Surabaya dengan menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya menyalurkan kursi roda serta sejumlah uang tunai kepada kiai kampung yang mengalami penyakit stroke, saraf dan komplikasi, Rabu (15/05/2024) Ketua NU Care-LAZISNU Tandes, Lutfi Ansori menuturkan bahwa penyaluran tersebut sebagai wujud kepedulian kepada para tokoh masyarakat yang telah membaktikan dirinya untuk mengurusi umat. “Beliau adalah Kiai Khaelani, kiai kampung yang masih aktif mengisi ceramah di kampung-kampung. Selain itu beliau juga masih tercatat sebagai pengurus aktif Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Tandes sebagai wakil Rais Syuriah,” tuturnya sebgaimana yang dilansir dari NU Online Jatim. Lebih lanjut dia berharap bahwa dengan adanya bantuan ini, paling tidak dapat meringankan kebutuhan sehari-hari Kiai Khaelani, sebagaimana yang telah diketahui banyak masyarakat masih membutuhkan berbagai petuah serta arahan dari Kiai Khaelani. “Kursi roda dan santunan uang tunai perbulan sudah kami salurkan kepada beliau. Tentunya di sini NU Care-Lazisnu yang merupakan stakeholder dari pada BAZNAS dan UPZ Kecamatan Tandes saling bekerja sama khususnya dalam bidang kemanusiaan penyaluran zakat kepada masyarakat,” terangnya. Menurutnya, masyarakat yang tidak mampu khususnya yang sudah tertera di 8 Asnaf (yang berhak menerima zakat). Semoga terus bermanfaat dan semakin banyak umat yang terbantu. Sementara itu, Kepala Seksi Kejahteraan (Kasi Kesra) dan UPZ Kecamatan Tandes, Dwi Hariyono merasa terbantu dengan adanya kordinasi bersama NU Care-Lazisnu dan Baznas dalam membantu meringankan kesulitan-kesulitan yang ada di masyarakat. “Tidak mungkin pemerintah dapat mengkoordinir sendiri tanpa adanya bantuan dari stakeholder organisasi masyarakat yang ada di tingkatan paling bawah. Justru dangan kita menginformasikan seperti ini dapat mengawal jalannya penyaluran dana dari masyarakat dan kembali kepada masyarakat juga, sehingga dapat lebih mudah serta lebih transparan,” pungkasnya.
BERITA18/05/2024 | Ich
UMC KEMBALI IKRARKAN 2 MUALLAF DI MASJID MUHAMMAD CHENG HO SURABAYA
UMC KEMBALI IKRARKAN 2 MUALLAF DI MASJID MUHAMMAD CHENG HO SURABAYA
Surabaya – Unit Muallaf Center BAZNAS KOTA Surabaya melaksanakannya pendampingan Ikrar Muallaf bagi 2 orang yang dilaksanakan di Masjid Muhammad Cheng Ho Surabaya, Ahad (12/05/2024). Kedua orang yang mengikrarkan dirinya sebagai muallaf, yakni Johanes Georgorious Gozalie dan Sri Soediarti. Pengikraran yang didampingi oleh PITI (Persatuan Islam Tionghoa Indonesia) tersebut juga disaksikan oleh ibu-ibu jama’ah rutin masjid Muhammad Cheng Ho Surabaya. Ketua UMC BAZNAS Kota Surabaya, M. Mundir menuturkan bahwasanya BAZNAS Kota Surabaya siap memberikan pendampingan maupun bimbingan terhadap para Muallaf untuk menjadi muslim yang baik, terlebih muallaf termasuk 9 golongan ashnaf. “Kita siap untuk melakukan bimbingan kemudian pembinaan bagi para muallaf tersebut,” tutrnya. Sementara itu, Salah satu muallaf, Johanes Georgorious Gozalie mengaku senang atas pengikraran dirinya sebagai muallaf. “Senang, karena akhirnya bisa memeluk agama yang selama ini diidamkan,” imbuhnya. Dia berharap bahwa setelah dirinya melaksanakan pengikraran, ia akan menjadi pribadi yang lebih baik kedepannya. (Otnay)
BERITA12/05/2024 | Otnay
BAZNAS KOTA SURABAYA BAGIKAN SANTUNAN 1000 ANAK YATIM, 4000 SEMBAKO DHUAFA SERTA 90 ROMBONG DAN MODAL USAHA
BAZNAS KOTA SURABAYA BAGIKAN SANTUNAN 1000 ANAK YATIM, 4000 SEMBAKO DHUAFA SERTA 90 ROMBONG DAN MODAL USAHA
Dalam menyemarakkan Ramadhan 1445 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya membagikan santunan kepada 1000 anak yatim, 4000 paket sembako untuk dhuafa serta 90 rombong beserta modal usahanya yang bertempat di Balaikota Surabaya, Sabtu (23/03/2024). Kegiatan yang dimulai pagi hingga siang hari tersebut dihadiri oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Ketua TP PKK Surabaya Rini Indriyani, Jajaran BAZNAS Jawa Timur serta para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya. Eri Cahyadi menuturkan bahwa kegiatan tersebut menunjukkan bahwa apabila umat Islam bersatu, maka tidak akan pernah ada kemiskinan di Kota Surabaya. “kalau warga Kota Surabaya yang memiliki rezeki berlimpah, yang memiliki kewajiban zakat, infak dan shodaqoh, maka bisa dikumpulkan menjadi satu, melihat data kemiskinan yang ada di Kota Surabaya” tutur Eri. Ia menambahkan bahwa ketika hal tersebut disentuh dengan anggaran pemerintah serta ditambah dengan zakat, infak serta sedekah dari para muzakki, maka warga Kota Surabaya akan sejahtera. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Surabaya Moch Hamzah menuturkan bahwa selain menyalurkan santunan dan paket sembako, BAZNAS Kota Surabaya juga menyalurkan rombong beserta modal usahanya. “supaya mereka (penerima bantuan rombong dan modal usaha) bisa produktif dan bisa meningkatkan kelayakan hidup di keluarganya,” jelasnya. Selain itu, ia mengucapkan terima kasihnya kepada Pemerintah Kota Surabaya atas kepercayaan yang diberikan dalam pengumpulan zakat dari para aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Surabaya, sehingga perolehan zakat di BAZNAS Kota Surabaya, terbesar se-Indonesia. “Terima kasih, ini kebanggan kami sebagai warga Kota Surabaya. Atas kepercayaan Bapak Wali Kota Eri kepada kami sebagai pengelola zakat di Surabaya, kami mengucapkan terima kasih,” ungkapnya. Sebagai informasi, dalam kegiatan tersebut juga disalurkan 1000 paket bantuan untuk warga miskin di Kota Surabaya dari keluarga besar Haji Sukri.
BERITA24/03/2024 | Ich
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat