Dari Layar ke Dunia Nyata: Ke Mana Perginya 2,5% Zakat Digital Anda?
15/01/2026 | Penulis: Sahroh
Dari Layar ke Dunia Nyata: Ke Mana Perginya 2,5% Zakat Digital Anda?
Pernah tidak pas lagi buka M-Banking atau aplikasi dompet digital lainnya muncul notifikasi “Sudahkah Anda Zakat Hari Ini?”. Di era digital saat ini memberikan banyak kemudahan dalam kehidupan manusia dari berbagai aspek, termasuk dalam kewajiban membayar zakat. Di era saat ini membayar zakat sudah bisa dilakukan dimana dan kapan saja, tidak harus datang ke lembaga penghimpun zakat. Hanya dengan beberapa klik saja sahabat zakat sudah bisa melaksanakan kewajiban (membayar zakat), secara otomatis saldo erekening akan berkurang sebesar 2,5%. Namun pernah tidak muncul pertanyaan kemana saja perginya 2,5% uang yang sudah kalian transfer? Apakah benar bisa membuat perubahan di dunia nyata.?
Tahu tidak, bahwasannya uang yang sahabat zakat keluarkan tidak hanya habis untuk dikonsumsi dalam sekali makan saja, lembaga zakat modern sekarang sudah banyak menyalurkan zakat yang tunaikan dalam bentuk zakat produktif. Uang sahabat zakat bisa menjadi modal bagi seorang ibu atau kepala rumah tangga yang kurang mampu untuk membuka/melanjutkan usahanya. Dengan hal tersebut sahabat zakat tidak hanya memberi meraka makan, tetapi memberi mereka alat/mesin untuk mereka mencari makan sendiri tanpa harus bergantung terus menerus pada uluran kita. Tidak hanya itu saja, uang yang sahabat keluarkan untuk zakat juga bisa membantu anak dari seorang yang tidak mampu untuk melanjutkan sekolahnya. Hanya dengan satu kali klik tanpa disadari kalian telah menjadi salah satu orang yang terlibat dalam mencetak generasi hebat untuk masa depan.
Selain dari dua hal diatas, yang tak kalah penting untuk sahabat zakat ketahui, saat terjadi bencana alam atau krisis kemanusiaan dana dari lembaga sosial merupakan salah satu dana tercepat yang bisa dikerahkan. 2,5% uang yang dikeluarkan yang mungkin kecil bagi kita sangat bermakna bagi mereka para korban bencana alam dan krisis manusia. Uang yang dikeluarkan berubah menjadi obat-obatan, tempat tinggal darurat, dan kebutuhan sehari-hari yang mereka butuhkan saat itu juga. Pada saat kondisi tersebut secara tidak langsung kita sudah pahlawan bagi mereka. Karena dalam kondisi tersebut kehadiran dan uluran tangan kita menjadi obat yang paling mereka butuhkan. Dengan kepedulian sosial menciptakan lingkungan yang saling menguatkan satu sama lain. Besar bukan dampak dari 2,5% uang yang kita keluarkan untuk zakat, selain sebagai bentuk ketaatan kita kepada sang pencipta tetapi juga sebagai bentuk kepedulian kita kepada sesama makhluk-Nya yang membutuhkan.
Lalu kenapa harus melalui Aplikasi/Web resmi dari sebuah lembaga sosial/zakat? Kan bisa kita memberinya langsung. Memberi langsung memang tidak salah, akan tetapi yang perlu kita ketahui bahwasannya membayar zakat melalui lembaga resmi memliki beberapa keunggulan jika dibandingkan kita sendiri yang memberinya. Membayar zakat melalui lembaga resmi memiliki beberapa keunggulan strategis yang sulit dicapai jika kita memberinya secara personal seperti: pemerataan distribusi, keamanan syariah dan administrasi, dan yang paling penting dana yang terhimpun di lembaga zakat akan dikelola dan disalurkan ke tempat yang dapat memberikan efek skala besar dan jangka panjang bagi penerimanya. Bayangkan, hanya dengan satu kali konfirmasi pembayaran di layar smartphone, sahabat zakat sudah ikut terlibat untuk membangun masa depan seseorang. Sahabat zakat tidak perlu turun langsung ke lapangan sendiri untuk mencari siapa yang paling lapar atau siapa yang putus sekolah, lembaga zakat resmi sudah melakukannya dengan cara yang paling profesional dan transparan.
Artikel Lainnya
Menghadapi Dinamika Ekonomi Akhir Tahun: Zakat sebagai Jaring Pengaman Finansial Keluarga
Ketika Berbagi Menjadi Jalan untuk Menguatkan Sesama
Tak Hanya Memberi Bantuan, Begini Cara BAZNAS Kota Surabaya Hadir untuk Masyarakat
Menghadirkan Layanan Zakat di Tengah Perubahan Digital
Sedikit yang Kita Berikan, Besar Manfaatnya: Bersama BAZNAS Menguatkan Sesama
Ketika Alat Kerja Mengubah Harapan menjadi Penghasilan: Ikhtiar BAZNAS Surabaya
Keteladanan Rasulullah dalam Merespons Musibah: Peran BAZNAS dan Dana ZIS dalam Tanggap Darurat Bencana
Dari Pintu ke Pintu hingga Pendidikan, BAZNAS Kota Surabaya Hadir untuk Masyarakat
Menjaga Martabat Lansia Dhuafa: Program Perlindungan Sosial dan Layanan Kesehatan Terpadu BAZNAS
Ketika Rezeki yang Disisihkan Menjadi Jalan bagi Kehidupan yang Lebih Baik
Hari Jadi Jawa Timur ke-81, Momentum Wujudkan Jawa Timur Unggul, Maju, Berkelanjutan
Meneruskan Cahaya Kepedulian di Bulan Rabiul Akhir: Zakat sebagai Pelindung Umat di Masa Bencana
Hari Kesaktian Pancasila 2026: BAZNAS Surabaya Hidupkan Kepedulian melalui Zakat
Meneruskan Cahaya Rabiul Akhir: Menjelmakan Keteladanan Rasulullah Melalui Zakat Produktif
Dari Rumah hingga Ruang Belajar, BAZNAS Kota Surabaya Hadir Membawa Masyarakat

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Surabaya.
Lihat Daftar Rekening →