WhatsApp Icon

Kelola Duit Pintar, Berbagi Juga Lancar: Tips Menyisihkan Uang untuk Zakat dan Sedekah

12/11/2025  |  Penulis: Ubaid

Bagikan:URL telah tercopy
Kelola Duit Pintar, Berbagi Juga Lancar: Tips Menyisihkan Uang untuk Zakat dan Sedekah

Tips Menyisihkan Uang untuk Zakat & Sedekah

Buat kamu yang lagi mulai kerja atau baru kuliah sambil nyari duit sampingan, pasti ngerasain gimana susahnya ngatur uang bulanan. Buat bayar kos, beli makan, nongkrong sama temen, sampe belanja online yang kadang nggak penting-penting amat. Eh, pas akhir bulan malah bingung duitnya kemana aja.

Tapi tau nggak sih? Ternyata ngatur uang itu nggak harus bikin kamu pelit atau nggak bisa senang-senang. Justru dengan financial planning yang bener, kamu bisa tetep enjoy hidup sambil sisain duit buat masa depan DAN berbagi dengan sesama lewat zakat dan sedekah. Keren kan?

Kenapa Sih Harus Ngatur Uang?

Simple aja: supaya nggak zonk di akhir bulan. Banyak anak muda yang ngerasa gajinya selalu kurang padahal nominalnya lumayan. Masalahnya bukan di penghasilannya, tapi di cara kelolanya.

Plus, dengan ngatur uang dari sekarang, kamu udah mulai nabung buat keperluan mendadak, investasi, atau bahkan nabung nikah (buat yang udah siap komitmen, hehe). Dan yang paling penting, kamu juga bisa lebih konsisten berbagi lewat zakat dan sedekah tanpa bikin dompet jebol.

Cara Kelola Uang ala Anak Muda

1. Catat Pengeluaran (Serius, Ini Penting!)

Download aplikasi pencatat keuangan atau bikin spreadsheet sederhana. Catat semua pengeluaran, sekecil apapun. Kopi 15 ribu? Catat. Parkir 2 ribu? Catat juga. Sebulan kemudian, kamu bakal kaget sendiri liat duit kamu kemana aja.

2. Pake Rumus 50-30-20

Ini rumus simpel yang banyak dipake financial planner:

  • 50% buat kebutuhan pokok (kos, makan, transport, cicilan)

  • 30% buat lifestyle (nongkrong, hobi, belanja)

  • 20% buat tabungan & investasi (termasuk dana darurat)

Nah, khusus buat zakat dan sedekah, bisa kamu masukkan ke dalam kategori kebutuhan pokok atau bikin alokasi khusus dari budget lifestyle atau tabungan. Fleksibel kok, yang penting konsisten.

3. Otomatis Aja Biar Nggak Lupa

Begitu gajian atau dapet uang, langsung pisahin duitnya sesuai budget. Bisa pake fitur auto-debit ke rekening terpisah atau envelope system (pisahin uang cash ke amplop-amplop beda). Jadi kamu nggak tergoda buat belanja duluan baru nabung.

Zakat & Sedekah: Berbagi Sambil Berkah

Nah, ini yang kadang dilupain. Buat kamu yang muslim, zakat itu wajib kalau udah memenuhi nisab (punya harta tertentu dalam waktu satu tahun). Sedangkan sedekah itu sunnah tapi pahalanya luar biasa.

Berapa Sih yang Harus Disisihkan?

Zakat Penghasilan (Profesi):

  • Sebesar 2,5% dari penghasilan bersih per bulan

  • Misalnya gajimu 5 juta, zakatnya 125 ribu/bulan

  • Atau kamu bisa kumpulin dulu, terus bayar di akhir tahun

Sedekah:

  • Nggak ada patokan minimal, sesuka hati dan seikhlasnya

  • Bisa 1% dari penghasilan atau nominal tertentu yang kamu tentuin sendiri

  • Yang penting konsisten, meski kecil

Tips Menyisihkan Zakat & Sedekah:

1. Hitung Dulu, Sisihkan Duluan Begitu gajian, langsung hitung zakatnya dan pisahkan. Jangan tunggu akhir bulan, nanti keburu habis.

2. Bikin Rekening atau E-Wallet Khusus Pake rekening terpisah atau e-wallet khusus buat zakat dan sedekah. Jadi nggak kecampur sama uang belanja atau jajan.

3. Manfaatin Aplikasi Zakat Online Sekarang banyak lembaga zakat yang punya aplikasi, kayak Baznas, Rumah Zakat, atau Dompet Dhuafa. Bisa langsung transfer kapan aja, bahkan ada yang ada fitur autodebet tiap bulan.

4. Sedekah Jariyah Itu Investasi Akhirat Kalau bisa, gabungin sedekah dengan sedekah jariyah (pahalanya terus mengalir). Misalnya bantu biayain anak yatim sekolah, atau ikut program wakaf produktif.

5. Nggak Harus Gedein, yang Penting Rutin Daripada sedekah gede tapi cuma sekali-kali terus lupa, mendingan kecil tapi konsisten tiap bulan. Misalnya 50 ribu per bulan buat sedekah rutin, lumayan kan?

Mindset yang Harus Diubah

"Nanti aja kalo gajinya udah gedean" ← Ini yang paling bahaya. Kebiasaan berbagi itu dilatih dari sekarang. Percaya deh, rezeki nggak bakal kemana, malah sering nambah berkah.

"Uangku aja nggak cukup, masa mau sedekah?" ← Justru sedekah bisa bikin kamu lebih bijak kelola uang. Kamu jadi lebih aware sama pengeluaran nggak penting.

"Zakat itu buat orang kaya" ← Salah besar! Selama kamu punya penghasilan dan memenuhi nisab, kamu udah wajib zakat. Dan trust me, kamu udah lebih beruntung dari banyak orang.

Action Plan Buat Bulan Depan

Yuk mulai dari hal kecil:

  1. Minggu 1: Download aplikasi pencatat keuangan, mulai catat semua pengeluaran

  2. Minggu 2: Review pengeluaran, identifikasi mana yang boros

  3. Minggu 3: Bikin budget 50-30-20, tentukan alokasi zakat & sedekah

  4. Minggu 4: Daftar di aplikasi zakat online, set reminder bulanan

Penutup: Small Steps, Big Impact

Ngatur uang sambil berbagi itu bukan hal yang mustahil. Dengan planning yang bener dan niat yang kuat, kamu bisa tetep enjoy hidup, nabung buat masa depan, DAN jadi orang yang lebih bermanfaat buat orang lain.

Remember: Rezeki nggak cuma soal berapa yang kamu terima, tapi juga berapa yang kamu bagikan. Uang yang kamu keluarin buat zakat dan sedekah itu investasi terbaik yang pahalanya nggak bakal putus, bahkan sampai kamu nggak ada.

Jadi, siap mulai dari sekarang? ????

Bagikan:URL telah tercopy
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat