Keutamaan Qiyamullail: Menghidupkan Malam untuk Mendekatkan Diri kepada Allah SWT
11/03/2026 | Penulis: septya
Keutamaan Qiyamullail: Menghidupkan Malam untuk Mendekatkan Diri kepada Allah SWT
Qiyamullail merupakan salah satu ibadah sunnah yang memiliki kedudukan sangat mulia dalam Islam. Ibadah ini dilakukan pada waktu malam setelah shalat Isya hingga menjelang waktu Subuh. Dalam praktiknya, qiyamullail tidak hanya terbatas pada shalat malam seperti tahajud, tetapi juga mencakup berbagai bentuk ibadah lainnya seperti membaca Al-Qur’an, berdzikir, berdoa, serta melakukan muhasabah diri. Melalui ibadah ini, seorang muslim berusaha mendekatkan diri kepada Allah SWT dalam suasana malam yang tenang dan penuh kekhusyukan.
Secara bahasa, qiyamullail berasal dari kata qiyam yang berarti berdiri dan lail yang berarti malam. Dalam pengertian syariat, qiyamullail adalah menghidupkan malam atau sebagian waktu malam dengan berbagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Para ulama menjelaskan bahwa qiyamullail tidak hanya sebatas shalat tahajud, tetapi mencakup seluruh aktivitas ibadah yang dilakukan pada malam hari, seperti tilawah Al-Qur’an, dzikir, doa, dan mempelajari ilmu agama. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT memberikan anjuran kepada umat Islam untuk melaksanakan ibadah pada malam hari. Salah satu ayat yang sering dijadikan rujukan tentang pentingnya qiyamullail adalah firman Allah dalam Surah Al-Isra ayat 79:
“Dan pada sebagian malam hari, lakukanlah shalat tahajud sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al-Isra: 79).
Ayat tersebut menunjukkan bahwa ibadah malam memiliki kedudukan istimewa di sisi Allah SWT. Orang-orang yang membiasakan diri untuk beribadah pada malam hari dijanjikan derajat yang tinggi serta kedekatan dengan Allah SWT. Malam menjadi waktu yang penuh ketenangan sehingga memungkinkan seorang hamba untuk berdoa dan bermunajat dengan penuh kekhusyukan tanpa gangguan aktivitas duniawi.
Keutamaan qiyamullail tidak hanya disebutkan dalam Al-Qur’an, tetapi juga dijelaskan dalam berbagai hadits Nabi Muhammad SAW. Dalam hadits riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim disebutkan bahwa siapa yang menghidupkan malam Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni. Selain itu, Rasulullah SAW juga menjadikan qiyamullail sebagai kebiasaan beliau. Diriwayatkan oleh Aisyah binti Abu Bakar bahwa Muhammad biasanya tidur di awal malam lalu bangun di akhir malam untuk melaksanakan shalat, yang menunjukkan bahwa waktu terbaik untuk qiyamullail adalah pada sepertiga malam terakhir ketika doa lebih mudah dikabulkan.
Qiyamullail memiliki banyak keutamaan bagi seorang muslim. Ibadah ini menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menunjukkan kesungguhan dan keikhlasan seorang hamba dalam mencari ridha-Nya. Selain itu, qiyamullail juga dapat menjadi penghapus dosa, mencegah perbuatan maksiat, serta memberikan ketenangan hati dan kekuatan spiritual. Keutamaan qiyamullail semakin besar pada bulan Ramadhan. Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah malam seperti shalat tarawih, tahajud, dan membaca Al-Qur’an. Bahkan Muhammad meningkatkan ibadahnya pada sepuluh malam terakhir Ramadhan karena di dalamnya terdapat malam yang sangat mulia, yaitu Lailatul Qadar, yang pahalanya lebih baik daripada seribu bulan.
Dengan demikian, qiyamullail merupakan ibadah yang memiliki keutamaan besar dalam Islam. Ibadah ini tidak hanya menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi kesempatan bagi seorang muslim untuk memperbaiki diri, memohon ampunan, serta mendapatkan ketenangan hati. Oleh karena itu, sudah sepatutnya umat Islam berusaha membiasakan diri untuk menghidupkan malam dengan berbagai bentuk ibadah. Meskipun dimulai dari hal yang sederhana dan dalam waktu yang singkat, konsistensi dalam melaksanakan qiyamullail akan membawa dampak spiritual yang besar dalam kehidupan seorang muslim.
Artikel Lainnya
BAZNAS: Pilar Filantropi Islam dalam Mewujudkan Kesejahteraan dan Keadilan Sosia
Memperkuat Toleransi sebagai Fondasi Harmoni Sosial dan Kesejahteraan Bersama BAZNAS Surabaya
Memperkuat Toleransi, Kunci Menjaga Stabilitas dan Keharmonisan Sosial
Awal Syawal Jadi Momentum Baru Berbagi, BAZNAS Surabaya Ajak Masyarakat Tetap Istiqomah
Momentum Transformasi Spiritual dan Penguatan Kepedulian Sosial Berkelanjutan di Bulan Syawal bersama BAZNAS Surabaya
Peran BAZNAS dalam Mengoptimalkan Keberkahan Bulan Syawal
Syawal: Awal Baru Setelah Kemenangan
Melanjutkan Cahaya Ramadhan di Bulan Syawal
Hari Paskah dan Semangat Berbagi: Refleksi Kepedulian Bersama ala BAZNAS Surabaya
Membangun Solidaritas Antar Umat, Fondasi Kuat Kehidupan Sosial yang Harmonis
Merajut Kebaikan di Bulan Syawal Bersama BAZNAS Surabaya
Bulan Syawal Momentum Kembali ke Fitrah dan Memperkuat Kepedulian Bersama BAZNAS Surabaya
Kebiasaan Baik yang Mulai Hilang Setelah Ramadhan: Apa yang Harus Dijaga di Bulan Syawal?
Syawal sebagai Awal Transformasi Diri: Dari Spirit Ramadhan Menuju Kepedulian Berkelanjutan
Syawal sebagai Momentum Kepedulian Sosial Bersama BAZNAS Kota Surabaya

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Surabaya.
Lihat Daftar Rekening →