WhatsApp Icon

Qiyamul Lail BAZNAS Surabaya: Menguatkan Iman, Menggerakkan Kepedulian

12/03/2026  |  Penulis: Intan

Bagikan:URL telah tercopy
Qiyamul Lail BAZNAS Surabaya: Menguatkan Iman, Menggerakkan Kepedulian

Qiyamul Lail BAZNAS Surabaya: Menguatkan Iman, Menggerakkan Kepedulian

Suasana malam di Kota Surabaya terasa lebih khusyuk ketika kegiatan qiyamul lail digelar oleh BAZNAS Kota Surabaya. Program ini menjadi salah satu ikhtiar untuk memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya pada momentum bulan Ramadan yang penuh berkah. Di tengah kesibukan aktivitas harian, qiyamul lail menghadirkan ruang hening untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus merefleksikan tanggung jawab sosial sebagai sesama muslim.

Qiyamul lail merupakan ibadah malam yang memiliki keutamaan besar dalam Islam. Dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh BAZNAS Surabaya ini, para peserta diajak melaksanakan salat malam secara berjamaah, membaca Al-Qur’an, berzikir, serta mendengarkan tausiyah yang memberikan motivasi untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan. Rangkaian ibadah tersebut dirancang tidak hanya sebagai rutinitas seremonial, tetapi sebagai sarana pembinaan ruhani yang menyentuh hati. Suasana malam yang tenang semakin memperkuat kekhusyukan, menjadikan setiap doa dan munajat terasa lebih mendalam.

Kegiatan qiyamul lail ini tidak hanya diikuti oleh jajaran pengurus dan relawan BAZNAS Surabaya, tetapi juga melibatkan masyarakat umum yang ingin merasakan ibadah malam secara berjamaah. Kehadiran berbagai elemen masyarakat menciptakan kebersamaan yang hangat dan penuh kekeluargaan. Para peserta saling berbagi cerita, saling menguatkan dalam kebaikan, serta mempererat ukhuwah Islamiyah. Momentum ini menjadi bukti bahwa masjid dan kegiatan keagamaan dapat menjadi pusat pembinaan spiritual sekaligus sosial.

Lebih dari sekadar ibadah malam, qiyamul lail yang digelar BAZNAS Surabaya juga menjadi sarana edukasi tentang pentingnya kepedulian terhadap sesama. Dalam tausiyah yang disampaikan, peserta diingatkan bahwa ibadah tidak berhenti pada hubungan vertikal dengan Allah SWT, tetapi harus tercermin dalam hubungan horizontal dengan sesama manusia. Kepedulian sosial inilah yang menjadi ruh dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

Melalui kegiatan ini, peserta juga diberikan pemahaman mengenai peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Zakat bukan hanya kewajiban yang menggugurkan tanggung jawab, melainkan sarana strategis untuk membantu mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan pengelolaan yang profesional dan amanah, dana zakat dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada para mustahik melalui program pendidikan, kesehatan, bantuan kemanusiaan, hingga pemberdayaan ekonomi produktif.

Qiyamul lail juga menjadi momentum refleksi diri. Dalam suasana malam yang hening, setiap individu diajak mengevaluasi perjalanan hidup, memperbaiki niat, serta memperkuat komitmen untuk terus berbuat kebaikan. Ibadah yang dilakukan diharapkan tidak berhenti sebagai pengalaman spiritual sesaat, tetapi berlanjut dalam bentuk sikap dan perilaku nyata di kehidupan sehari-hari.

Semangat kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa iman dan kepedulian sosial adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Semakin kuat keimanan seseorang, seharusnya semakin besar pula empati dan kontribusinya bagi masyarakat. Melalui qiyamul lail, BAZNAS Surabaya menegaskan perannya bukan hanya sebagai pengelola dana umat, tetapi juga sebagai penggerak nilai-nilai spiritual dan sosial.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan tumbuh masyarakat yang lebih religius, peduli, dan saling membantu. Qiyamul lail menjadi simbol bahwa keheningan malam dapat melahirkan kekuatan besar untuk perubahan, baik dalam diri individu maupun dalam kehidupan sosial secara luas.

Bagikan:URL telah tercopy
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat