WhatsApp Icon

Ustman Bin Affan adalah Sosok Sahabat Dermawan Yang Gemar Tunaikan Zakat

03/11/2025  |  Penulis: Dini

Bagikan:URL telah tercopy
Ustman Bin Affan adalah Sosok Sahabat Dermawan Yang Gemar Tunaikan Zakat

Ustman Bin Affan adalah Sosok Sahabat Dermawan Yang Gemar Tunaikan Zakat

Dalam sejarah Islam, banyak kisah para sahabat Nabi Muhammad SAW yang menjadi teladan bagi umat hingga hari ini. Salah satu sahabat yang terkenal dengan kedermawanannya adalah Utsman bin Affan radhiyallahu ‘anhu, seorang pengusaha sukses yang menjadikan hartanya sebagai jalan menuju ridha Allah SWT. Kisah beliau menjadi inspirasi besar bagi umat Islam tentang pentingnya berbagi, berzakat, dan membantu sesama, terutama di tengah kondisi sosial ekonomi yang masih timpang.

1. Sosok Dermawan yang Dicintai Rasulullah SAW

Utsman bin Affan merupakan sahabat ketiga yang memeluk Islam melalui dakwah Abu Bakar Ash-Shiddiq. Beliau dikenal sebagai seorang pedagang yang kaya raya, namun rendah hati dan lembut hatinya. Kekayaan yang dimilikinya tidak membuatnya lalai, justru menjadi alat untuk memperjuangkan Islam.

Suatu ketika, umat Islam di Madinah dilanda krisis air. Saat itu, hanya ada satu sumur bernama Sumur Raumah milik seorang Yahudi yang menjual air dengan harga tinggi. Melihat kesulitan umat, Rasulullah SAW bersabda:

“Siapa yang membeli sumur Raumah dan menjadikannya untuk umat, maka baginya surga.”
Tanpa ragu, Utsman bin Affan membeli sumur itu dan menghibahkannya untuk masyarakat. Sejak saat itu, air mengalir gratis bagi seluruh kaum Muslimin.

Kisah ini menunjukkan bagaimana Utsman memahami bahwa harta hanyalah titipan. Ia menunaikan kewajiban sosialnya bukan karena ingin dipuji, melainkan karena keimanannya kepada Allah SWT.

2. Teladan Zakat dan Infak di Masa Rasulullah SAW

Dalam banyak kesempatan, Utsman menjadi contoh nyata tentang arti zakat dan infak yang sesungguhnya. Saat Rasulullah SAW menggalang dana untuk Perang Tabuk, Utsman bin Affan menyumbangkan 1.000 dinar emas, 900 unta, dan 100 kuda untuk perjuangan Islam. Rasulullah bahkan bersabda:

“Tidak ada yang dapat membahayakan Utsman setelah apa yang ia lakukan hari ini.”
(HR. Tirmidzi)

Kisah ini menjadi bukti bahwa zakat, infak, dan sedekah adalah bentuk nyata keimanan. Ia tidak menunggu kaya raya untuk berbagi, tetapi menjadikan berbagi sebagai jalan keberkahan. Inilah nilai yang juga dipegang teguh oleh BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) saat ini.

3. Spirit Utsman dalam Gerakan Zakat Modern

Semangat Utsman bin Affan dalam membantu umat melalui hartanya kini dihidupkan kembali melalui berbagai program BAZNAS Kota Surabaya. Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS menjadi perantara antara muzaki (pemberi zakat) dan mustahik (penerima zakat).
Dana zakat yang terkumpul tidak hanya disalurkan untuk kebutuhan konsumtif seperti sembako dan kesehatan, tetapi juga didayagunakan secara produktif melalui bantuan modal usaha, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi umat.

Dengan semangat keikhlasan seperti Utsman bin Affan, BAZNAS berupaya menghadirkan zakat yang bukan sekadar memberi, melainkan membangun kemandirian mustahik. Dari zakat tumbuh kebaikan, dari sedekah lahir keberkahan.

4. Zakat: Kekuatan Sosial Umat Islam

Zakat bukan hanya kewajiban individu, tetapi juga solusi sosial untuk mengurangi kesenjangan ekonomi. Rasulullah SAW bersabda:

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka.”
(QS. At-Taubah: 103)

Melalui zakat, harta menjadi bersih, hati menjadi tenang, dan masyarakat menjadi kuat. Utsman bin Affan memahami hal itu, sehingga setiap hartanya selalu diarahkan untuk kemaslahatan umat.

Kini, peran itu dilanjutkan oleh lembaga seperti BAZNAS Kota Surabaya, yang memastikan dana zakat tersalurkan dengan tepat sasaran, transparan, dan profesional.

5. Ajakan untuk Menghidupkan Semangat Berzakat

Di era modern ini, umat Islam memiliki kesempatan besar untuk meneladani para sahabat Nabi dengan cara yang relevan: menunaikan zakat melalui lembaga resmi seperti BAZNAS. Dengan satu klik melalui aplikasi digital, website, atau UPZ kecamatan, muzaki dapat menyalurkan zakatnya dengan mudah dan aman.

Setiap zakat yang Anda tunaikan bukan hanya membantu mustahik hari ini, tetapi juga membangun masa depan mereka agar mandiri. Seperti Utsman bin Affan yang menyalurkan hartanya untuk umat, zakat Anda akan menjadi ladang pahala yang mengalir tanpa henti.

Kesimpulan

Kisah Utsman bin Affan radhiyallahu ‘anhu mengajarkan bahwa kekayaan sejati bukanlah seberapa banyak harta yang dimiliki, tetapi seberapa banyak manfaat yang dapat diberikan kepada orang lain.
Semangat beliau hidup dalam gerakan zakat masa kini yang dijalankan oleh BAZNAS Kota Surabaya, lembaga yang mengemban amanah umat untuk menebar kebaikan dan keadilan sosial.

Mari meneladani kedermawanan Utsman bin Affan dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Surabaya. Karena setiap rupiah zakat yang kita keluarkan adalah wujud cinta kepada Allah, kepada Rasul, dan kepada sesama manusia.

Bagikan:URL telah tercopy

Artikel Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Surabaya.

Lihat Daftar Rekening →