Transparansi dan Akuntabilitas Dana ZIS BAZNAS Surabaya terhadap Kepercayaan Publik
09/01/2026 | Penulis: Intan
BAZNAS Surabaya terhadap Kepercayaan Publik
Dalam sistem ekonomi Islam, Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) memiliki peran penting secara strategis, terutama sebagai alat untuk meningkatkan kesejahteraan dan mengakhiri kemiskinan. Kepercayaan publik sangat penting untuk keberlanjutan lembaga pengelola zakat karena kesadaran masyarakat untuk membayar zakat melalui lembaga resmi. Dalam situasi ini, transparansi dan akuntabilitas merupakan komponen penting untuk membangun kepercayaan masyarakat, bukan hanya kebutuhan administratif. Sebagai lembaga ZIS resmi di tingkat daerah, BAZNAS Kota Surabaya diharapkan dapat mengelola dana publik secara profesional, terbuka, dan bertanggung jawab.
Dalam pengelolaan dana ZIS, transparansi dapat didefinisikan sebagai transparansi lembaga dalam memberikan informasi kepada publik tentang bagaimana dana dikumpulkan, dikelola, dan didistribusikan. Prinsip ini sangat penting karena dana yang dikelola BAZNAS merupakan amanah masyarakat yang harus dikelola dengan baik dan digunakan dengan cara yang jelas. Melalui publikasi berbagai program dan kegiatan, serta dokumentasi kegiatan dan pemanfaatan media digital dan media sosial, BAZNAS Surabaya menunjukkan upaya untuk menerapkan transparansi. Masyarakat dapat lebih memahami bagaimana dan untuk apa dana ZIS digunakan dengan mengakses informasi tentang program-program seperti Surabaya Cerdas, Surabaya Sehat, Surabaya Berdaya, Surabaya Berdakwah, dan Surabaya Sigap.
Transparansi tidak hanya sebatas pada penyebaran informasi; itu juga berarti bahwa informasi dapat diakses dengan mudah dan jelas. Informasi harus mudah dipahami oleh masyarakat umum, bukan hanya kalangan tertentu. Jadi, transparansi membantu lembaga zakat berkomunikasi dengan masyarakat dan mendidik publik tentang pentingnya pengelolaan zakat yang profesional. Selain transparansi, akuntabilitas adalah bagian penting dari manajemen dana ZIS. Nilai amanah menjadi landasan utama bagi amil zakat dalam menjalankan tugasnya karena akuntabilitas menuntut adanya pertanggungjawaban yang jelas atas setiap dana yang dikumpulkan dan disalurkan, yang mencakup pertanggungjawaban administratif, keuangan, serta pertanggungjawaban moral dan sosial. Dalam perspektif Islam, akuntabilitas memiliki dimensi yang lebih luas karena dipertanggungjawabkan tidak hanya kepada manusia tetapi juga kepada Allah SWT.
Dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, pengelolaan zakat di Indonesia memiliki dasar hukum yang kuat secara kelembagaan. Undang-undang ini menetapkan bahwa zakat harus dikelola secara terencana, transparan, dan akuntabel dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menanggulangi kemiskinan. Sebagai bagian dari sistem pengelolaan zakat nasional, BAZNAS Surabaya harus menerapkan prinsip-prinsip tersebut dalam setiap operasinya. Dengan peraturan ini, akuntabilitas tidak hanya menjadi kewajiban moral tetapi juga kewajiban hukum.
Jika tidak ada akuntabilitas, transparansi dapat menimbulkan keraguan, dan akuntabilitas tanpa transparansi dapat mengurangi partisipasi masyarakat. Hubungan antara transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik saling mempengaruhi satu sama lain. Ketika masyarakat percaya bahwa zakat yang mereka titipkan dikelola dengan benar, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi penerima zakat (mustahik), kepercayaan publik akan meningkat. Kepercayaan publik dalam hal ini terbentuk melalui proses yang berkelanjutan daripada secara instan.
Efektivitas program BAZNAS Surabaya sangat memengaruhi kepercayaan masyarakat. Jika dana ZIS didistribusikan dengan cara yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti bantuan pendidikan bagi siswa yang berasal dari keluarga miskin, bantuan kesehatan, pemberdayaan ekonomi melalui bantuan usaha produktif, dan bantuan sosial dan kebencanaan, maka keberhasilan pengelolaan dana ZIS dapat diukur dengan jelas. Ketika masyarakat melihat dan merasakan manfaat nyata dari dana zakat yang diberikan, persepsi masyarakat akan semakin positif.
Pengelolaan dana ZIS tidak seharusnya terbatas pada pemberian bantuan jangka pendek dari sudut pandang reflektif. Selain itu, transparansi dan akuntabilitas idealnya mencakup menilai dampak jangka panjang dari tindakan yang diambil. Untuk mengetahui sejauh mana program mampu meningkatkan kemandirian mustahik dan mengurangi ketergantungan mereka pada bantuan, evaluasi berbasis dampak menjadi penting. Oleh karena itu, pengelolaan ZIS tidak hanya memenuhi tujuan administratif, tetapi juga berkontribusi pada perubahan sosial yang berkelanjutan.
BAZNAS Surabaya menghadapi tantangan sekaligus peluang dalam era teknologi informasi saat ini dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Penyampaian informasi interaktif, publikasi kegiatan secara real time, dan digitalisasi laporan adalah beberapa cara untuk meningkatkan keterlibatan publik. Penguatan sistem informasi adalah langkah strategis untuk membangun kepercayaan publik yang lebih luas karena masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki harapan yang tinggi terhadap keterbukaan informasi.
Pada akhirnya, transparansi dan akuntabilitas merupakan bagian dari upaya untuk menjaga amanah umat dan bukan sekadar kewajiban formal. BAZNAS Surabaya telah menunjukkan kemajuan dalam menciptakan sistem pengelolaan dana ZIS yang lebih transparan dan bertanggung jawab. Diharapkan untuk meningkatkan kepercayaan publik di masa mendatang melalui peningkatan kedua elemen ini, bersama dengan inovasi pengelolaan dan evaluasi berbasis dampak. Ada keyakinan yang kuat bahwa zakat dapat berfungsi dengan baik sebagai alat untuk meningkatkan keadilan sosial dan kesejahteraan ekonomi masyarakat Surabaya.
Artikel Lainnya
Digitalisasi ZIS: Peluang dan Tantangan di Era Ekonomi Digital
Relevansi Milenial dan Gen Z Terkait Zakat Profesi vs. Zakat Maal di Era Digital
5 Manfaat Nyata Zakat untuk Anda dan Masyarakat
Mengenal Lembaga BAZNAS dalam Sudut Pandang Perspektif Sosiologi
Tata Kelola Zakat yang Efektif
Efektivitas Platform Online Zakat Digital dalam Mengukur Kepercayaan Penyaluran Dana Umat

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
