Zakat Sebagai Pilar Penyeimbang Harta dan Jiwa Muslim
03/11/2025 | Penulis: Listy
Zakat Sebagai Pilar Penyeimbang Harta dan Jiwa Muslim
Zakat adalah salah satu dari lima rukun Islam yang memiliki peran sentral, bukan hanya sebagai ibadah ritual, tetapi juga sebagai instrumen vital dalam mewujudkan keadilan sosial dan pemerataan ekonomi umat. Sebagai seorang Muslim, memahami dan menunaikan beragam jenis zakat adalah sebuah kewajiban dan bukti ketundukan kita kepada Allah SWT.
Artikel ini akan mengupas tuntas berapa macam zakat yang wajib ditunaikan, beserta peran strategis BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) dalam memastikan dana suci ini sampai kepada para mustahik (penerima zakat) yang berhak.
Dua Jenis Utama Zakat: Fitrah dan Maal
Secara umum, kewajiban zakat bagi seorang Muslim terbagi menjadi dua kategori utama, yang masing-masing memiliki waktu dan objeknya sendiri:
1. Zakat Fitrah (Zakat Jiwa)
Zakat Fitrah adalah zakat wajib yang ditunaikan oleh setiap individu Muslim, baik laki-laki maupun perempuan, tua maupun muda, yang mampu. Tujuannya adalah untuk menyucikan diri setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan dan memastikan fakir miskin dapat turut merayakan Hari Raya Idulfitri dengan layak.
-
Waktu Tunaian: Sejak awal Ramadan hingga sebelum pelaksanaan Salat Idulfitri.
-
Objek Zakat: Makanan pokok di daerah yang bersangkutan (misalnya, beras di Indonesia).
-
Besaran: Umumnya setara dengan 1 sha' atau sekitar 2,5 kg (atau 3,5 liter) makanan pokok per jiwa. Pembayaran juga sering diizinkan dalam bentuk uang tunai yang setara dengan harga makanan pokok tersebut.
2. Zakat Maal (Zakat Harta)
Zakat Maal adalah zakat yang dikenakan atas segala jenis harta yang dimiliki oleh seorang Muslim, dengan syarat harta tersebut telah mencapai Nisab (batas minimum kekayaan yang wajib dizakati) dan Haul (masa kepemilikan genap satu tahun hijriah). Inilah kategori zakat yang jenisnya beragam dan seringkali menjadi objek pertanyaan umat.
Ragam Zakat Maal yang Wajib Diketahui
Zakat Maal memiliki cakupan yang luas, sesuai dengan perkembangan jenis kekayaan di era modern. Berikut adalah beberapa jenis Zakat Maal yang paling relevan bagi umat Islam:
A. Zakat Emas, Perak, dan Logam Mulia
Zakat ini wajib dikeluarkan atas simpanan emas, perak, atau logam mulia lainnya yang bukan perhiasan yang dipakai sehari-hari, setelah mencapai nisab.
-
Nisab Emas: 85 gram emas murni.
-
Nisab Perak: 595 gram perak murni.
-
Kadar Zakat: 2,5% dari total kepemilikan setelah genap satu tahun (haul).
B. Zakat Perniagaan (Perdagangan)
Zakat ini dikenakan atas modal, keuntungan, dan aset lancar yang diperdagangkan.
-
Nisab: Senilai 85 gram emas.
-
Kadar Zakat: 2,5% dari total harta niaga setelah dikurangi utang dan kerugian, dan genap satu tahun (haul).
C. Zakat Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan
Zakat ini dikeluarkan saat panen tiba.
-
Nisab: Setara 653 kg beras atau makanan pokok setempat.
-
Kadar Zakat:
-
10% jika diairi tanpa biaya (misalnya tadah hujan).
-
5% jika diairi dengan biaya (misalnya irigasi berbayar).
D. Zakat Profesi atau Penghasilan
Inilah jenis zakat yang paling umum ditunaikan di masa kini, dikenakan atas penghasilan yang diperoleh dari gaji, upah, atau pekerjaan profesional.
-
Nisab: Senilai 85 gram emas.
-
Kadar Zakat: 2,5% dari penghasilan kotor (bruto) atau bersih (netto) yang diterima. Zakat ini dapat dikeluarkan setiap kali menerima penghasilan (seperti Qiyas terhadap zakat pertanian), atau setelah terkumpul selama satu tahun.
E. Zakat Hewan Ternak (Peternakan)
Wajib dikeluarkan atas kepemilikan hewan ternak tertentu (unta, sapi/kerbau, kambing/domba) yang mencapai nisab dan haul, dengan perhitungan yang sangat spesifik dalam ilmu Fiqih.
F. Zakat Rikaz (Harta Temuan)
Zakat yang dikenakan atas harta terpendam yang ditemukan.
-
Nisab dan Haul: Tidak disyaratkan. Zakat dikeluarkan segera setelah harta ditemukan.
-
Kadar Zakat: 20% dari total harta temuan.
Memahami macam-macam zakat adalah langkah awal. Langkah selanjutnya adalah menunaikannya melalui lembaga terpercaya seperti BAZNAS. Dengan berzakat, kita bukan hanya membersihkan harta dan jiwa kita, tetapi juga secara aktif berpartisipasi dalam menciptakan keseimbangan dan keadilan sosial di tengah masyarakat. Mari jadikan zakat sebagai gaya hidup, penanda bahwa kita peduli pada saudara seiman yang membutuhkan.
Tunaikan zakat Anda hari ini, dan rasakan keberkahan harta yang membersihkan jiwa serta menyejahterakan umat!
Artikel Lainnya
Zakat Instrumen Pemberdayaan Sosial dan Penguatan Ekonomi Umat
Peran BAZNAS Surabaya dalam Optimalisasi Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah
WUJUDKAN SENYUM ANAK YATIM DENGAN ZAKAT
5 Manfaat Nyata Zakat untuk Anda dan Masyarakat
Efektivitas Platform Online Zakat Digital dalam Mengukur Kepercayaan Penyaluran Dana Umat
Digitalisasi ZIS: Peluang dan Tantangan di Era Ekonomi Digital

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
