WhatsApp Icon

Bukan Sekadar Donasi: Bagaimana Zakat Mengubah Pahlawan Keluarga Menjadi Wirausaha

07/08/2026  |  Penulis: Leli - Magang

Bagikan:URL telah tercopy
Bukan Sekadar Donasi: Bagaimana Zakat Mengubah Pahlawan Keluarga Menjadi Wirausaha

Zakat Mengubah Pahlawan Keluarga Menjadi Wirausaha

Di sudut-sudut Kota Surabaya, selalu ada kisah tentang ketangguhan. Dari seorang ibu tunggal yang merajik kue basah di dapur sempitnya hingga seorang ayah yang menjajakan makanan dengan sepeda tua demi membiayai sekolah anak-anaknya. Mereka adalah pahlawan keluarga sosok yang pantang menyerah meski roda kehidupan sering kali berputar di bawah.

Bagi mereka, bertahan hidup bukan sekadar soal pemenuhan piring nasi besok pagi, melainkan tentang kepastian masa depan. Di sinilah BAZNAS Kota Surabaya hadir membawa sudut pandang baru: dana zakat tidak boleh berhenti sebagai santunan sesaat, melainkan harus menjadi jembatan menuju kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.

Memutar Roda Zakat dari Konsumtif ke Produktif

Selama ini, bayangan masyarakat umum terhadap zakat sering kali terbatas pada bantuan pangan atau uang tunai yang langsung habis. Tentu, bantuan kedaruratan semacam itu tetap krusial dalam situasi krisis. Namun, untuk memutus rantai kemiskinan secara permanen, pendekatan yang dibutuhkan adalah pemberdayaan.

Melalui program pendayagunaan zakat produktif, BAZNAS Kota Surabaya mengalokasikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari para muzakki untuk modal wirausaha bagi keluarga prasejahtera. Bantuan ini diberikan dalam bentuk sarana usaha lengkap—seperti rombong/gerobak kuliner modern, bahan baku awal, hingga alat-alat produksi yang memadai. Dengan memiliki sarana usaha mandiri, para pahlawan keluarga kini punya instrumen nyata untuk menjemput rezeki setiap hari.

Pendampingan Berkelanjutan: Dituntun Sampai Berhasil

Pemberian modal hanyalah langkah awal. Kunci utama kesuksesan program wirausaha BAZNAS Kota Surabaya terletak pada proses pendampingan yang intensif (incubation & mentorship). Banyak pelaku UMKM pemula yang memiliki semangat tinggi, tetapi terkendala pada tata kelola keuangan dasar atau pemasaran.

Dengan pendampingan ini, para pelaku usaha binaan tidak merasa sendirian menghadapi kerasnya persaingan usaha di kota besar seperti Surabaya.

Dari Penerima Bantuan Menjadi Pembayar Zakat

Dampak nyata dari zakat produktif dapat dirasakan dari pergeseran taraf hidup para penerima manfaat. Banyak dari mereka yang awalnya kesulitan memenuhi kebutuhan pokok bulanan, kini mampu mengantongi pendapatan stabil, menabung untuk pendidikan anak, bahkan menyisihkan sebagian hasilnya untuk infak harian.

Menggerakkan Roda Ekonomi Lokal Kota Surabaya

Pemberdayaan wirausaha berbasis zakat ini secara tidak langsung memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di Surabaya. Sektor UMKM yang tangguh di tingkat kampung dan kelurahan menjadi benteng utama dalam menjaga stabilitas ekonomi kota.

Setiap bungkus makanan yang terjual dari rombong binaan BAZNAS adalah bukti bahwa dana zakat yang dikelola secara profesional, transparan, dan tepat sasaran mampu melahirkan geliat ekonomi baru di Kota Pahlawan.

Bagikan:URL telah tercopy

Artikel Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Surabaya.

Lihat Daftar Rekening →