WhatsApp Icon

Optimalisasi Zakat di Era Gen Z di Kota Surabaya

27/10/2025  |  Penulis: Listy

Bagikan:URL telah tercopy
Optimalisasi Zakat di Era Gen Z di Kota Surabaya

Gambaran Era Gen Z Optimalkan Zakat

Zakat, sebagai salah satu rukun Islam, memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di kalangan Generasi Z (Gen Z) yang kini mendominasi populasi. Di Surabaya, optimalisasi zakat di era digital menjadi tantangan dan peluang yang harus dimanfaatkan oleh lembaga amil zakat (LAZ) untuk menjangkau generasi muda ini.

Perilaku Masyarakat Gen Z Terhadap Zakat

Gen Z, yang berusia antara 15 hingga 25 tahun, menunjukkan minat yang bervariasi dalam menyalurkan zakat. Penelitian menunjukkan bahwa akuntabilitas lembaga zakat sangat mempengaruhi minat mereka untuk membayar zakat secara online. Semakin tinggi tingkat akuntabilitas lembaga zakat, semakin besar pula ketertarikan Gen Z untuk berpartisipasi dalam pembayaran zakat secara digital

Namun, meskipun digitalisasi telah merambah ke berbagai aspek kehidupan, masih terdapat kecenderungan untuk memilih metode pembayaran konvensional. Sebuah studi menemukan bahwa 84% muzakki lebih memilih membayar zakat secara tunai dibandingkan dengan metode online. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada kemajuan dalam digitalisasi, faktor-faktor seperti budaya, sosial, dan psikologis tetap berperan penting dalam keputusan mereka.

Strategi Optimalisasi Zakat

Untuk mengoptimalkan pengumpulan zakat dari Gen Z di Surabaya, beberapa strategi dapat diterapkan:

  1. Penggunaan Aplikasi Digital: BAZNAS perlu mengembangkan aplikasi yang user-friendly dan transparan untuk memudahkan pembayaran zakat. Aplikasi seperti "Zakatkita" telah terbukti membantu dalam penghimpunan dana zakat.
  1. Edukasi dan Sosialisasi: Mengadakan webinar dan seminar mengenai pentingnya zakat dan cara menyalurkannya dengan benar dapat meningkatkan kesadaran masyarakat. BAZNAS Surabaya telah melaksanakan webinar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang peran zakat dalam pembangunan sosial dan ekonomi.
  1. Kolaborasi dengan Institusi Pendidikan: Kerja sama antara lembaga zakat dan universitas dapat memperluas jangkauan edukasi tentang zakat. Mahasiswa dapat berperan sebagai agen perubahan dalam menyebarkan informasi mengenai pentingnya menyalurkan zakat.
  2. Pemasaran Melalui Media Sosial: Memanfaatkan platform media sosial untuk kampanye sadar zakat dapat menarik perhatian Gen Z yang aktif di dunia digital. Ini termasuk penggunaan influencer untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

Optimalisasi zakat di era Gen Z di Kota Surabaya memerlukan pendekatan yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi dan perilaku masyarakat. Dengan memanfaatkan aplikasi digital, meningkatkan akuntabilitas lembaga zakat, serta melakukan edukasi yang efektif, potensi pengumpulan zakat dari generasi muda dapat dimaksimalkan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Bagikan:URL telah tercopy
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat