Gandeng Fatayat NU, Dorong UMKM Fatayat Naik Kelas Lewat Pendampingan dan Workshop Kaji Indonesia
08/11/2025 | Penulis: Otnay
Dorong UMKM Fatayat Naik Kelas lewat Pendampingan & Workshop Kaji Indonesia
Surabaya, 8 November 2025 – Sinergi pemberdayaan ekonomi terus diperkuat oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya bersama PC Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Surabaya melalui program pendampingan UMKM perempuan . Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas usaha agar mampu naik kelas, mandiri, berdaya saing, serta melek digital .
Program pemberdayaan ini diselenggarakan di Aula Dinas Koperasi dan UMKM Kota Surabaya, Siola Mall, Jl. Tunjungan No. 1–3, Genteng, Surabaya , yang dikenal sebagai sentra pengembangan UMKM di Kota Pahlawan.
Puluhan kader Fatayat dan pelaku UMKM Binaan hadir mewakili berbagai sektor usaha seperti kuliner rumahan, minuman olahan, fesyen muslim, hingga produk ekonomi kreatif bernilai lokal. Kegiatan berjalan dalam dua sesi besar, yakni pendampingan UMKM oleh BAZNAS Kota Surabaya , kemudian dilanjutkan dengan workshop mentor bisnis dari Kaji Indonesia bersama Bapak Ari Prabowo .
Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H.Moch. Hamzah, ST, MM , menegaskan bahwa tujuan utama program ini bukan hanya sekedar menyalurkan bantuan, tetapi memperkuat kapasitas usaha melalui pendampingan berkelanjutan .
"Kami ingin UMKM yang didampingi tidak hanya bertahan, tetapi tumbuh dan berkembang. Kami berharap para pelaku usaha bisa naik level, memperluas pemasaran, dan pada akhirnya mengubah status dari penerima manfaat menjadi pemberi manfaat," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua PC Fatayat NU Surabaya menilai kemitraan ini menjadi momentum penting bagi perempuan untuk memperkuat ekonomi keluarga melalui usaha produktif.
“Perempuan memiliki peran strategis dalam perekonomian keluarga. Dengan program ini, kader Fatayat tidak hanya berdaya secara sosial, tetapi juga semakin kuat secara ekonomi. Ilmu yang diberikan sangat aplikatif dan relevan dengan kebutuhan usaha masa kini,” tuturnya.
Memasuki sesi workshop, Bapak Ari Prabowo dari Kaji Indonesia mengarahkan peserta pada penguatan pola pikir bisnis, strategi pemasaran modern, serta optimalisasi platform digital untuk penjualan dan branding UMKM.
Dalam paparannya, Bapak Ari menekankan bahwa UMKM di era digital harus menggabungkan kualitas produk dengan storytelling, personal branding, dan pemanfaatan media sosial sebagai etalase utama .
“Jangan hanya menjual produk, tapi jual juga narasi. Konsumen sekarang ingin merasa terhubung. Produk yang kuat identitasnya lebih mudah diingat dan berpeluang besar berkembang di pasar digital,” jelasnya di hadapan peserta.
Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan UMKM perempuan Surabaya untuk lebih profesional, terstruktur, dan siap bersaing di pasar yang luas. Melalui kolaborasi BAZNAS Kota Surabaya, PC Fatayat NU, dan Kaji Indonesia, program ini semakin kuat dengan kombinasi pemberdayaan berbasis komunitas, pendampingan usaha, dan edukasi pemasaran digital .
Melalui gerakan ini, BAZNAS Kota Surabaya optimis semakin banyak pelaku UMKM perempuan yang naik kelas, produktif, dan berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi keluarga maupun daerah .
Berita Lainnya
BAZNAS Gelar Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Mengantisipasi Bencana Hidrometeorologi Tahun 2025
Program Jumat Berkah: Zakat yang Menghidupkan Solidaritas Sosial di Kota Surabaya
Dari Masjid untuk Nusantara: UPZ Baiturrochman Buka Posko Donasi Peduli Bencana Sumatra dan Aceh
Dukung Pembangunan Berkelanjutan, Ketua BAZNAS Kota Surabaya Dampingi Walikota Tinjau Audit Struktur Ponpes Sidoresmo
Kolaborasi Dakwah, BAZNAS Surabaya Cetak 175 Amil dan Nadhir Profesional Lewat Madrasah Batch 1
BAZNAS Surabaya Hadiri Rapat Kerja Teknis Membasuh Luka Palestina, Perkuat Sinergi Penghimpunan Nasional

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
