WhatsApp Icon

Lansia 80 Tahun Kembali Memeluk Islam Melalui UMC BAZNAS Surabaya

24/05/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Surabaya

Bagikan:URL telah tercopy
Lansia 80 Tahun Kembali Memeluk Islam Melalui UMC BAZNAS Surabaya

Hidayah Datang di Masa Senja

Surabaya, 24 Mei 2026 – Momen penuh haru dan syukur mewarnai kegiatan layanan pembinaan mualaf yang dilaksanakan oleh Unit Mualaf Center (UMC) BAZNAS Kota Surabaya di RS Soewandhie Surabaya. Seorang lansia bernama Sami (80 tahun) secara resmi mengucapkan ikrar syahadat dan kembali memeluk agama Islam pada Minggu (24/5/2026).

Prosesi ikrar syahadat dilaksanakan di ruang perawatan RS Soewandhie Surabaya dan dipandu oleh tim UMC BAZNAS Kota Surabaya. Meski dalam kondisi kesehatan yang menurun dan tengah menjalani perawatan, Sami menunjukkan keyakinan serta tekad yang kuat untuk kembali kepada agama Islam yang sejatinya merupakan agama yang dianut oleh keluarga besarnya.

Berdasarkan keterangan keluarga, Sami sebelumnya sempat berpindah keyakinan akibat pengaruh lingkungan pergaulan dan teman-teman di sekitarnya. Namun demikian, anak-anak serta keluarga tidak pernah berhenti memberikan dukungan, nasihat, dan doa agar beliau kembali kepada ajaran Islam.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Di usia senja yang telah mencapai 80 tahun, Allah SWT memberikan hidayah kepada Sami untuk kembali mengucapkan dua kalimat syahadat. Dengan didampingi keluarga dan tim UMC BAZNAS Kota Surabaya, beliau mantap menyatakan diri kembali menjadi seorang muslim.

Keluarga mengungkapkan rasa syukur atas keputusan yang diambil Sami. Mereka mengaku telah lama berikhtiar dan mendoakan agar beliau memperoleh ketenangan hati serta kembali kepada agama Islam. Alhamdulillah, harapan tersebut terwujud di tengah masa perawatan yang sedang dijalani.

Ketua UMC BAZNAS Kota Surabaya menyampaikan bahwa layanan pendampingan mualaf merupakan salah satu bentuk kepedulian dalam memberikan bimbingan, pendampingan, serta penguatan akidah bagi para mualaf maupun masyarakat yang ingin kembali memeluk Islam.

Kisah Sami menjadi bukti bahwa hidayah Allah SWT dapat hadir kapan saja tanpa mengenal usia, latar belakang, maupun kondisi seseorang. Peristiwa ini juga mengajarkan pentingnya kesabaran keluarga dalam memberikan dukungan dan doa kepada orang-orang tercinta agar tetap berada di jalan yang diridhai-Nya.

 

Semoga Sami senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keistiqamahan dalam menjalankan ajaran Islam serta mendapatkan pendampingan yang baik dalam memperdalam pemahaman keislamannya.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Surabaya.

Lihat Daftar Rekening →