WhatsApp Icon

Kenapa Zakat Punya Banyak Jalur Penyaluran? Mengenal Lima Pilar Program BAZNAS Surabaya

21/09/2026  |  Penulis: Putri - Magang

Bagikan:URL telah tercopy
Kenapa Zakat Punya Banyak Jalur Penyaluran? Mengenal Lima Pilar Program BAZNAS Surabaya

Lima Pilar Program BAZNAS Surabaya

Ketika berbicara tentang zakat, sebagian orang mungkin masih membayangkan bantuan dalam bentuk uang atau kebutuhan pokok. Padahal, kebutuhan masyarakat tidak selalu sama. Ada yang membutuhkan dukungan pendidikan, layanan kesehatan, bantuan ekonomi, pertolongan saat kondisi darurat, hingga pendampingan dalam bidang keagamaan.

Perbedaan kebutuhan tersebut membuat penyaluran dana ZIS tidak hanya berjalan dalam satu bentuk. Di BAZNAS Kota Surabaya, berbagai program dikelompokkan ke dalam lima pilar utama, yaitu Surabaya Cerdas, Surabaya Sehat, Surabaya Berdaya, Surabaya Sigap, dan Surabaya Berdakwah. Kelima pilar tersebut menjadi bagian dari arah pelaksanaan program BAZNAS Surabaya.

Lima Pilar, Lima Ruang Kepedulian

Surabaya Cerdas berfokus pada bidang pendidikan. Pilar ini menjadi ruang bagi berbagai program yang berkaitan dengan dukungan pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kemudian ada Surabaya Sehat, yang berkaitan dengan kebutuhan kesehatan. Bentuk dukungannya dapat disesuaikan dengan kondisi penerima, sehingga bantuan tidak selalu hadir dalam bentuk yang sama.

Berikutnya, Surabaya Berdaya berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat. Pada pilar ini, perhatian tidak hanya diarahkan pada kebutuhan saat ini, tetapi juga pada upaya mendukung masyarakat agar memiliki keberdayaan dalam bidang ekonomi maupun kehidupan sosial.

Sementara itu, Surabaya Sigap berkaitan dengan respons terhadap kondisi kemanusiaan dan kebutuhan yang membutuhkan penanganan. Pilar ini menunjukkan bahwa dana ZIS juga dapat berperan ketika masyarakat menghadapi situasi yang tidak terduga.

Terakhir, Surabaya Berdakwah mencakup kegiatan yang berkaitan dengan dakwah dan kehidupan keagamaan masyarakat.

Mengapa Harus Dibagi Menjadi Beberapa Pilar?

Pembagian tersebut bukan berarti zakat memiliki tujuan yang berbeda-beda. Justru, kelima pilar tersebut membantu menggambarkan luasnya kebutuhan masyarakat yang dapat menjadi perhatian dalam pengelolaan ZIS.

Seseorang mungkin membutuhkan bantuan pendidikan, sementara orang lain menghadapi persoalan kesehatan. Di tempat lain, ada masyarakat yang membutuhkan dukungan untuk mengembangkan usaha atau membutuhkan bantuan karena kondisi darurat.

Dengan adanya beberapa bidang program, pengelolaan ZIS dapat diarahkan sesuai dengan kebutuhan yang dihadapi masyarakat. Jadi, penyaluran zakat tidak harus dipahami sebagai satu jenis bantuan yang diberikan dengan pola yang sama kepada semua penerima.

Dari Dana ZIS Menjadi Beragam Bentuk Manfaat

Lima pilar BAZNAS Surabaya menunjukkan bahwa satu dana yang dikelola melalui lembaga dapat memiliki banyak bentuk pemanfaatan. Dana ZIS yang dihimpun tidak berhenti sebagai angka dalam pencatatan, tetapi diarahkan untuk mendukung berbagai kebutuhan melalui program yang tersedia.

Hal ini juga membuat masyarakat lebih mudah melihat bahwa zakat memiliki ruang manfaat yang luas. Kontribusi yang diberikan melalui ZIS dapat mendukung pendidikan, kesehatan, pemberdayaan, respons kemanusiaan, maupun kegiatan dakwah sesuai dengan ketentuan dan program yang dijalankan.

Pada akhirnya, memahami lima pilar BAZNAS Surabaya bukan hanya tentang menghafal nama program. Lebih dari itu, masyarakat dapat melihat bahwa kebutuhan sosial memiliki banyak sisi. Karena itu, pengelolaan ZIS pun membutuhkan ruang penyaluran yang beragam agar dapat menjangkau kebutuhan tersebut.

Bagikan:URL telah tercopy

Artikel Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Surabaya.

Lihat Daftar Rekening →