Zakat Sebagai Energi Transformasi Kota Pahlawan
10/11/2025 | Penulis: Fachrudin
Zakat Sebagai Energi Transformasi Kota Pahlawan
Surabaya adalah kota yang sarat semangat kepahlawanan, sebuah etos yang kini dihidupkan kembali melalui instrumen zakat. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya berdiri sebagai garda terdepan dalam mengelola potensi filantropi Islam, mengubah kewajiban agama menjadi energi kolektif yang mendongkrak kesejahteraan sosial-ekonomi masyarakat. Bangkit Bersama BAZNAS Surabaya bukan sekadar slogan, melainkan sebuah ajakan untuk berkolaborasi mewujudkan kota yang adil, mandiri, dan berkeadilan.
BAZNAS Surabaya, yang kembali diaktifkan dan diperkuat sinerginya dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, telah menempatkan dirinya sebagai mitra strategis dalam upaya pengentasan kemiskinan dan percepatan pembangunan manusia. Kekuatan ini bersumber dari kolaborasi penthahelix: muzakki (pemberi zakat), mustahik (penerima zakat), BAZNAS sebagai pengelola, Pemkot, dan media/masyarakat.
1. Lima Pilar Program: Menjangkau Kesejahteraan Menyeluruh
Untuk memastikan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) disalurkan secara efektif dan berdampak jangka panjang, BAZNAS Kota Surabaya menjalankan program utama yang terangkum dalam Lima Pilar Kesejahteraan:
|
Pilar Program |
Fokus Utama |
Dampak Kualitas Hidup |
|---|---|---|
|
Surabaya Cerdas |
Bantuan pendidikan, beasiswa, dan program Tebus Ijazah. |
Memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas SDM dan akses pendidikan formal. |
|
Surabaya Sehat |
Layanan kesehatan gratis, bantuan biaya pengobatan, dan intervensi gizi untuk cegah stunting. |
Menjamin kesehatan mustahik agar mampu beraktivitas dan beribadah secara optimal. |
|
Surabaya Berdaya |
Zakat produktif: modal usaha, alat kerja, dan pelatihan kewirausahaan. |
Mentransformasi mustahik dari penerima menjadi produsen yang mandiri secara ekonomi. |
|
Surabaya Sigap |
Tanggap bencana, bantuan insidental, dan kemanusiaan. |
Memberikan perlindungan sosial cepat dalam situasi darurat dan mendesak. |
|
Surabaya Takwa |
Pembinaan spiritual dan bantuan sarana ibadah. |
Meningkatkan kualitas keimanan dan ketenangan batin masyarakat. |
Transformasi Ekonomi Melalui Surabaya Berdaya
Program Surabaya Berdaya menjadi sorotan utama. Zakat produktif difokuskan pada penguatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dhuafa. Mustahik tidak hanya diberi ikan, melainkan diberi kail (modal) dan jaring (pelatihan). Melalui program ini, banyak mustahik yang sebelumnya berjualan dengan modal seadanya, kini mampu mengembangkan dagangannya, meningkatkan pendapatan, dan bahkan mampu menyewa tempat tinggal yang lebih layak.
2. Sinergi Kuat: Zakat Tepat Sasaran Berbasis Data
Keberhasilan BAZNAS Surabaya tidak lepas dari kolaborasi erat dengan Pemkot. Wali Kota Surabaya sendiri mendorong ASN untuk aktif berzakat, menciptakan potensi dana yang besar.
a. Integrasi dengan Data MBR
BAZNAS Kota Surabaya menggunakan data Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang dimiliki Pemkot. Integrasi ini memastikan bantuan zakat tidak tumpang tindih dengan program APBD, melainkan saling melengkapi dan memperkuat intervensi pemerintah. Misalnya, Pemkot fokus pada perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), sementara BAZNAS masuk dengan bantuan modal usaha atau beasiswa pendidikan.
b. Menjangkau yang Paling Rentan
Melalui kolaborasi dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan, BAZNAS Surabaya mampu menyalurkan bantuan kepada kelompok yang paling rentan, seperti penyandang disabilitas yang membutuhkan kursi roda khusus, atau anak-anak dari keluarga miskin yang terancam putus sekolah. Zakat menjadi solusi cepat untuk kebutuhan mendesak yang belum terkaver penuh oleh anggaran rutin.
3. Amanah dan Profesionalisme: Fondasi Kepercayaan
Dalam upaya membangun kembali kepercayaan publik, BAZNAS Kota Surabaya mengadopsi prinsip-prinsip transparansi dan akuntabilitas yang tinggi.
a. Digitalisasi dan Keterbukaan
Kemudahan pembayaran zakat melalui kanal digital, transfer bank, dan layanan jemput zakat memudahkan muzakki menunaikan kewajibannya. Di sisi penyaluran, kegiatan audit dan Kajian Dampak Zakat (KDZ) rutin dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas program dan memastikan dana betul-betul memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi mustahik.
b. Membangun Profesionalisme Amil
BAZNAS Surabaya juga berinvestasi pada peningkatan kompetensi amil (pengelola zakat) melalui sertifikasi nasional. Hal ini menjamin pengelolaan dana dilakukan secara profesional, sesuai dengan syariat (fikih zakat) dan regulasi negara, sehingga muzakki semakin yakin bahwa zakat mereka berada di tangan yang amanah.
Penutup: Kontribusi Anda Adalah Kebangkitan Kita
Program-program BAZNAS Surabaya adalah bukti nyata bahwa zakat adalah modal sosial terbarukan yang mampu menggerakkan kebangkitan umat. Setiap rupiah ZIS yang ditunaikan menjadi fondasi bagi keluarga dhuafa untuk bangkit dari keterpurukan, meraih pendidikan, kesehatan, dan kemandirian ekonomi.
Bangkit Bersama BAZNAS Surabaya adalah panggilan kepada seluruh elemen masyarakat Kota Pahlawan ASN, pengusaha, profesional, dan warga. Dengan menunaikan zakat melalui BAZNAS Surabaya, Anda telah menjadi bagian dari solusi untuk mewujudkan Surabaya yang maju, sejahtera, dan penuh berkah.
Artikel Lainnya
Hikmah Setelah Gajian untuk Infak dan Sedekah
WUJUDKAN SENYUM ANAK YATIM DENGAN ZAKAT
Efektivitas Platform Online Zakat Digital dalam Mengukur Kepercayaan Penyaluran Dana Umat
Peran BAZNAS Surabaya dalam Optimalisasi Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah
Landasan Zakat, Infaq/Sedekah Menurut Regulasi: Panduan untuk Umat Islam
Ukur Capaian Program BAZNAS Surabaya: Sudahkah Lima Pilar Memberi Dampak Nyata?

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
